Inilah kematian

"Hahaha... pasti akan sangat menyenangkan membunuh mereka." ucap Daniel dengan penuh semangat.

"Kita selamatkan mereka." pinta Jesselyn.

"Kita singkirkan orang-orang ini terlebih dahulu, Setelah itu kita baru menolong mereka. Jika kita menolong mereka sebelum menghabisi orang-orang itu maka aku takut jika para korban akan dibunuh." ucap Daniel.

"Baiklah kalau begitu, lebih baik kita masuk dan menghabisi mereka." jawab Joshua dan David bersamaan.

Akhirnya mereka semuanya masuk ke dalam tempat itu untuk menyelamatkan para korban, walaupun sedikit susah namun mereka harus berusaha untuk mengeluarkan para korban. Ketika mereka menyelamatkan beberapa korban, seorang pria datang dengan senyum yang begitu menakutkan.

"Aku tidak terlalu suka jika ada orang yang berusaha untuk menggangguku." ucap seorang pria yang mendatangi si kembar.

Mereka berempat menoleh menatap sosok yang sudah ada di tempat itu. "Seharusnya kami yang mengatakan itu, kamu sudah membuat mereka semuanya seperti itu. Lihatlah kami akan memberikanmu pelajaran." jawab Daniel.

"Mundurlah kalian, aku akan menghabisi orang-orang ini." ucap pimpinan musuh.

Daniel mulai adu kekuatan dengan pria yang sudah menantangnya, pria itu menggunakan pukulannya untuk menyerang si pria. beberapa tendangan dan tinjuan dapat di tangkis oleh Daniel, beberapa pukulan juga mengenai dia.

"Hos.. hos..," nafas yang mulai memburu dengan tubuh yang sedikit sakit akibat tendangan dan pukulan dari musuh.

Jesselyn dan dua saudaranya tentu saja mereka juga mulai menyerang anak buah si pria. "Jika menggunakan tenaga kita bisa mati konyol di sini, lebih baik menggunakan senjata lebih efektif dan cepat selesai." David yang memang tidak terlalu pandai berkelahi itu lebih memilih untuk menggunakan senjata.

DOR!!

DOR!!

beberapa tembakan membuat beberapa anak buah si pria langsung tumbang tidak bernyawa, Jesselyn yang pandai berkelahi itu tentu dia sedikit menggunakan kekuatan tubuhnya. Dia menendang juga melakukan pukulan telak, diantara empat anak Caroline dan Erik hanya David yang tidak mempunyai pukulan berat. Daniel, Joshua dan Jesselyn mereka mempunyai pukulan berat karena mereka selalu berlatih bersama dengan Caroline dan Erik.

sedangkan David, dia lebih suka mengikuti Elios dan Kelvin untuk pergi ke perusahaan. pertarungan itu sedikit mengulur waktu, beberapa anak buah si pria sedikit demi sedikit mulai berkurang.

"Gila, aku baru merasakan melawan begitu banyak orang seperti ini. Ternyata organisasi ini sangat besar." ucap Jesselyn.

"Tentu saja, aku sudah bilang kan lebih baik kita bom tempat ini daripada kita menggunakan tenaga yang terlalu banyak." jawab Joshua.

"Kamu gila ya, Kamu ingin membunuh para korban juga!" bentak Jesselyn.

"Ya korbannya kita selamatkan dulu, Setelah itu kita bom tempat ini." jawab Joshua.

"Daripada kamu terus berbicara ngotot seperti itu cepat selamatkan korban-korban itu, setelah itu kita pikir jalan keluar yang lain." Jesselyn yang kemudian menyelamatkan beberapa anak yang tadi dia temui.

Sedangkan Joshua dan David mereka mencari tempat orang-orang yang dipenjarakan di tempat itu, David menelpon McQueen untuk memberitahu mengenai organisasi penjualan organ tubuh manusia yang ada di Meksiko. Pemuda itu menceritakan semuanya dia meminta bantuan McQueen untuk mengerahkan polisi ke tempat itu.

Walaupun McQueen sudah tidak menjadi polisi lagi namanya akan tetap menjadi legenda di kepolisian, setelah mereka menyelamatkan beberapa orang di tempat itu David juga memotret beberapa mayat yang sudah bergeletakan akibat diambil beberapa organ tubuh yang sangat penting.

"Siapa Kalian, beraninya kalian mengganggu pekerjaanku?" tanya Bos organisasi.

"Kami tidak perlu menjawabnya karena kami tidak ada urusan denganmu." jawab Daniel.

Pria itu sudah tidak bisa bergerak dengan leluasa karena tubuhnya luka parah akibat serangan Daniel, Mungkin sebentar lagi para polisi akan datang ke sini, lebih baik kita menyelamatkan orang-orang ini terlebih dahulu." Joshua dan David yang bergegas untuk menyelamatkan para korban.

Dari begitu banyak korban yang di bawah hanya beberapa korban yang selamat karena insiden itu, sekitar 15 anak masih selamat dan sekitar 10 hingga 12 orang dewasa yang masih terselamatkan. Sisanya sudah menjadi mayat yang ditumpuk di salah satu ruangan di tempat itu.

"Apa kita akan membunuhnya, Daniel?" tanya Joshua.

"Tidak, kita akan membuat dia membusuk di penjara." jawab Daniel.

"Kalau kita membunuhnya dia akan segera menuju akhirat, dia tidak akan merasakan siksaan seperti yang mereka lakukan untuk para korban ini." ucap Jesselyn.

Senyumnya benar-benar begitu menakutkan, Daniel dan lain menatap saudarinya itu, senyum itu seperti senyum yang dimiliki oleh Mama mereka.

"Kamu mau bermain-main sebentar, Jesselyn?" tanya Daniel.

"Tentu saja, saudaraku. Aku akan bermain-main sebentar, Oh ya aku akan membuat mereka.. Oh maaf, aku akan membuatnya hidup tidak mati pun dia akan memintanya." jawab Jesselyn.

Pisau yang berukuran 2 Jari itu sudah diambil oleh Jesselyn, dia menatap pria yang ada di depannya, pria yang mungkin berusia 40 atau 45 tahun itu menatap gadis muda yang ada di depannya. Tatapan mata seorang psikopat itu dapat dilihat di mata jesselin.

"Kamu ingin membunuhku?" tanya si pria.

"Tidak, aku tidak akan membunuhmu, akan sangat tidak baik untuk membunuhmu. Tapi akan kupastikan kamu mati mengenaskan seperti orang-orang yang kamu bunuh." jawab Jesselyn yang kemudian menggores tubuh si pria dengan pisau yang ada di tangannya.

"Kalian mau melihat pemandangan ini?" tanya Daniel kepada David dan Joshua.

Mereka berdua menggelengkan kepalanya.

"Kita jaga pintu luar saja, Jesselyn. Kamu bermain-main lah, kamu harus ingat jangan bunuh dia." ucap Daniel.

"Tentu saja, Daniel. Aku tidak akan membunuhnya, aku sudah bilang Kan aku pasti akan memberikan dia pelajaran yang sangat berharga." jawabnya.

Jesselyn menatap si pria dengan tatapan mata yang tidak bisa diibaratkan, pria itu menatap gadis muda yang begitu cantik, bermata begitu menggoda dan bibir yang begitu seksi. tangannya begitu dingin sedingin wajahnya ketika menatap dirinya.

"Lepaskan aku." pinta si pria.

"Tenanglah, Sayang. Aku tidak akan melepaskanmu, Aku akan memberikanmu pelajaran yang tidak akan pernah kamu lupakan. Kamu sudah membunuh banyak orang, bukan? tanganmu ini benar-benar tidak bisa dikontrol." ucap Jesselyn yang kemudian mulai menggores tangan si pria yang sudah diikat oleh Daniel.

senyum yang begitu mempesona itu ditunjukkan oleh Jesselyn, senyum yang begitu penuh dengan ancaman juga mengisyaratkan kematian.

"Kamu tahu, aku sangat benci dengan orang-orang seperti kalian. Aku sangat membenci makhluk seperti kalian." salah satu tangan Jesselyn mulai terangkat. dia menusuk paha pria itu dengan sangat keras.

ZLEPP..

"Aaaa!!!" suara teriakan dari bos organisasi.

"Hahaha.. kamu bisa berteriak juga ya, Aku kira kamu tidak akan berteriak ketika ada seseorang yang melukaimu."

"Kamu benar-benar wanita iblis." ucap si pria.

"Benar, aku adalah wanita iblis, aku akan memperlakukan orang yang sudah berbuat jahat seperti ini, aku akan membuat orang yang berbuat jahat mati mengenaskan." jawab Jesselyn.

*Bersambung*

Mohon dukungannya untuk karyaku.

*Isteri bar-bar bos mafia

*My jodoh duren(duda keren)

*Mr. Dracula (Gadis bermata biru)

*Isteri bar-bar bos mafia(the legend)

Baca novelku yang lain, terima kasih 🥰👍❤️😊😊

Terpopuler

Comments

Hafrian Faroli

Hafrian Faroli

Terimakasih up nya thor
Semangat buat karya nya

2023-11-27

0

❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥

❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥

☕☕☕ nya thor

2023-11-27

0

Endangdaman

Endangdaman

☕☕☕☕☕

2023-11-27

0

lihat semua
Episodes
1 Keluarga Tiada lawan.
2 Si kembar
3 Keahlian si kembar
4 Jesselyn
5 David
6 Mulut yang penuh rayuan
7 Pesta
8 Ada yang kesal
9 RENCANA JAHAT
10 Hadiah untuk kalian
11 Ada yang mulai suka
12 Alexander marah
13 Jesselyn Memuji Melania
14 Jesselyn bermain api
15 Para pembuat masalah
16 Henry mulai cuek
17 Jesselyn mulai cuek
18 Organisasi gelap
19 Hancurkan mereka
20 Inilah kematian
21 Ada yang cemburu
22 Mengejar Jesselyn
23 David yang jail
24 Mempermalukan Zalfa
25 Maafkan aku
26 Rahasia Alexander
27 Pria berbahaya
28 Pergilah dari sini
29 Apa kamu suka sama aku?
30 Henry cemburu
31 Mengantarkan Jesselyn
32 Alexander membawa Jesselyn
33 Roma
34 Alexander yang posesif
35 FRANCISCO PALSU
36 Terpenjara
37 Francisco mengejar Alexander
38 Alexander terluka
39 Waktu mulai berjalan
40 Kedatangan Caroline dan Erik ke Roma
41 Malaikat pencabut nyawa
42 Nikahi dia
43 Jebakan
44 Jebakan di Hotel A
45 KEDATANGAN HUGO
46 Halo hugo
47 Membusuk lah di penjara
48 S2. DANIEL
49 Wanita penggoda
50 Cornelia
51 Mengusik Daniel
52 Jangan mengusikku
53 Menghajar para preman
54 Emilia di culik
55 Menyelamatkan Emilia
56 Ke tempat Vero
57 Menyelamatkan Emilia
58 Emilia terluka
59 Kamu harus berjuang Emilia
60 Hukuman untuk Vero
61 Cornelia yang ganjen
62 Catatan sipil
63 Kamu hanyalah wanita murahan
64 Jangan berani menghinanya
65 Asalkan bersama
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Keluarga Tiada lawan.
2
Si kembar
3
Keahlian si kembar
4
Jesselyn
5
David
6
Mulut yang penuh rayuan
7
Pesta
8
Ada yang kesal
9
RENCANA JAHAT
10
Hadiah untuk kalian
11
Ada yang mulai suka
12
Alexander marah
13
Jesselyn Memuji Melania
14
Jesselyn bermain api
15
Para pembuat masalah
16
Henry mulai cuek
17
Jesselyn mulai cuek
18
Organisasi gelap
19
Hancurkan mereka
20
Inilah kematian
21
Ada yang cemburu
22
Mengejar Jesselyn
23
David yang jail
24
Mempermalukan Zalfa
25
Maafkan aku
26
Rahasia Alexander
27
Pria berbahaya
28
Pergilah dari sini
29
Apa kamu suka sama aku?
30
Henry cemburu
31
Mengantarkan Jesselyn
32
Alexander membawa Jesselyn
33
Roma
34
Alexander yang posesif
35
FRANCISCO PALSU
36
Terpenjara
37
Francisco mengejar Alexander
38
Alexander terluka
39
Waktu mulai berjalan
40
Kedatangan Caroline dan Erik ke Roma
41
Malaikat pencabut nyawa
42
Nikahi dia
43
Jebakan
44
Jebakan di Hotel A
45
KEDATANGAN HUGO
46
Halo hugo
47
Membusuk lah di penjara
48
S2. DANIEL
49
Wanita penggoda
50
Cornelia
51
Mengusik Daniel
52
Jangan mengusikku
53
Menghajar para preman
54
Emilia di culik
55
Menyelamatkan Emilia
56
Ke tempat Vero
57
Menyelamatkan Emilia
58
Emilia terluka
59
Kamu harus berjuang Emilia
60
Hukuman untuk Vero
61
Cornelia yang ganjen
62
Catatan sipil
63
Kamu hanyalah wanita murahan
64
Jangan berani menghinanya
65
Asalkan bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!