Hadiah untuk kalian

"Ada apa?" tanya Henry yang melihat beberapa orang sudah berlarian menuju salah satu ruangan.

"Itu, Tuan. Ada salah satu tamu wanita yang menghajar dua pelayan pria yang katanya hendak melecehkannya." jawab seorang wanita.

"Lalu?" tanya Henry kembali.

"Saya tidak tahu, tuan. Saya belum melihatnya, saya hanya dengar dari kata-kata orang saja." jawabnya. Setelah itu Wanita itu pergi untuk melihat apa yang terjadi.

Henry sendiri tentu saja dia ingin tahu, dia mencari keberadaan Jesselyn namun tidak ada di ruangan itu.

"Lepaskan aku!" teriak salah satu pria yang berusaha mencelakai Jesselyn.

"Enak sekali kalian mengatakan hal itu, kalian ingin melakukan apa padaku? kalian ingin menjebakku? dengarkan aku baik-baik, Aku bukan orang bodoh yang akan mudah kalian jebak." salah satu tangan Jesselyn memelintir tangan si pria.

"Krekk..," "Aaaa!!! ampun! ampuni aku!!" seru si pria.

"Kenapa aku harus mengampunimu, orang jahat seperti kalian itu tidak pantas diampuni, harusnya kalian itu aku bunuh." tegas Jesselyn.

Ada apa ini tanya salah satu pengusaha dua pelayan itu ingin melecehkan Gadis itu Tuan jawab beberapa wanita hentikan nona seru salah satu pengusaha ngeselin kita akan mau mendengarkan siapapun dia menata pengusaha itu dengan tatapan mata yang begitu tidak suka Kenapa Anda harus menghentikan saya tuan Apakah anda tidak tahu apa yang dilakukan oleh salah satu pegawai hotel ini benar-benar tidak bisa dimaafkan berani sekali mereka berusaha mencelakaiku ngeselin sudah mematahkan salah satu tangan pelayan itu lepaskan mereka saya akan mengurusnya hotel ucap manager hotel siapa yang akan suka diperlakukan seperti itu senyum yang begitu menjengkelkan ditunjukkan oleh Jesselyn dia menatap manager hotel kemudian kembali melakukan sesuatu yang membuat orang-orang yang ada di sana terperangah.

"Krekk..,"

Salah satu kaki dari dua pria itu dipatahkan oleh Jesselyn, dia benar-benar begitu murka dia benar-benar sudah kehilangan akal warasnya.

"Baiklah kalau begitu, bawa mereka ke kantor polisi. Aku ingin mereka dituntut atas tindakan pelecehan." ucap Jesselyn.

Zalfa yang melihat hal itu dia benar-benar sangat terkejut juga sangat takut, Ternyata wanita yang hendak dia celakai malah benar-benar begitu menakutkan.

"Bagaimana bisa wanita itu melakukan hal ini? dia mematahkan tangan dan kaki dua pria itu?" antara percaya dan tidak Zalfa melihat bagaimana kejamnya Jesselyn mematahkan kaki dan tangan dua pelayan itu.

Sebelum meninggalkan tempat itu Jesselyn kembali menatap dua pria itu.

"Oh ya, diantara mereka semua siapa yang menyuruhmu? jika kalian tidak membuka suara akan kupastikan kalian akan segera pergi ke akhirat. Kalian akan menemui malaikat pencabut nyawa." ucapnya. Jesselyn menatap 2 pria itu, tatapan mata gadis itu benar-benar sangat menakutkan.

Henry yang melihat hal itu dia sedikit tersenyum, ternyata masih ada juga wanita yang bisa membela dirinya.

"Ampun! ampuni kami!!" seru dua pria.

Raut wajah Zalfa begitu kebingungan dan ketakutan. "Bagaimana jika wanita itu tahu kalau aku yang melakukan hal ini? Bagaimana jika dua pria itu membuka suara."

"Cepat katakan Siapa yang menyuruh kalian!" seru Henry.

"Kami.. kami..," perkataan mereka belum selesai, Zalfa langsung meminta para petugas keamanan hotel untuk membawa dua pelayan itu.

"Bawa mereka! berani sekali mereka merusak pesta!" seru Zalfa.

Jesselyn menoleh, Gadis itu menatap Zalfa yang memerintahkan para petugas keamanan untuk membawa dua pelayan itu. Dari raut wajah Zalfa Jesselyn langsung bisa menarik kesimpulan kalau wanita itulah yang menyuruh dua pria itu untuk mencelakai dirinya.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Henry.

"Aku tidak apa-apa, tenang saja.'' jawab Jesselyn yang kemudian merapikan pakaiannya. Dengan menggunakan dress yang begitu seksi dia meliukkan tubuhnya, menghajar dua pria yang mencoba untuk mencelakainya.

"Aku benar-benar minta maaf karena aku tidak bisa melindungimu." Henry menghela nafasnya dengan sedikit frustasi.

"Tidak apa-apa, Tuan. Lagi pula kamu tidak akan tahu kan kalau akan ada kejadian seperti ini." jawab santai Jesselyn yang kemudian merapikan rambutnya.

Zalfa benar-benar kebingungan, dia menatap Jesselyn yang terlihat begitu santai Setelah dia menghajar bahkan mematahkan kaki dan tangan dua pelayan itu.

"Ayo kita pergi." ajak Henry.

Ketika Jesselyn berpapasan dengan Zalfa, langkah kakinya terhenti. "Jangan pernah main-main denganku, mereka berdua aku patahkan kaki dan tangannya, tapi untuk dirimu akan spesial." bisik Jesselyn di telinga Zalfa.

DEG..

Tubuh Zalfa langsung membeku, kata-kata yang diucapkan oleh Jesselyn seperti bom atom yang siap untuk meledakkannya. Dua matanya menatap Jesselyn tanpa berkedip sama sekali.

"Oh ya nona Zalfa, Terima kasih atas sambutannya dan terima kasih atas niat baik anda." ucap Jesselyn yang kemudian pergi dari pesta itu.

Siapa yang akan mau diperlakukan seperti itu, Jesselyn sudah menandai Zalfa sebagai target hitam, jika wanita itu tetap saja mau bermain-main maka dia harus menerima bagaimana hukum itu berjalan.

Alexander yang mendengar informasi itu dia juga mendatangi tempat Jesselyn menghajar dua pria itu, tatapan mata yang begitu takjub dari pria itu. Alexander bagaikan melihat sesuatu yang sangat berbeda, sesuatu yang membuat bibirnya tersenyum begitu lebar.

"Lebih baik kita pergi dari sini, Alexander. Aku sudah capek." Melania mengajak Alexander kembali ke apartemen mereka. wanita itu tahu kalau dari tadi kekasihnya itu terus menatap Jesselyn tanpa berkedip sama sekali.

Keesokan hari berita mengenai Jesselyn menghajar dua pelayan itu tersebar di perusahaan, banyak para gadis yang memuji Jesselyn karena dia berani melakukannya.

"Aku tidak mengira kalau kamu akan berani melakukan hal itu, Jesselyn." ucap salah satu teman kerja gadis itu.

"Tentu saja aku harus melakukannya, kalau aku tidak melakukannya pasti mereka akan melakukan sesuatu yang hina padaku."

"Tapi kebanyakan orang kan mereka tidak berani berkutik, apalagi kita sebagai seorang wanita kita hanya bisa diam, kalau kita melawan maka kita akan mendapatkan hasil yang paling buruk."

"Mengapa harus takut? sebagai seorang wanita kita harus bisa menjaga diri kita, kita tidak boleh diam saja dan melihat orang-orang itu mempermainkan kita, bukan?"

Para Gadis itu menganggukkan kepalanya.

"Oh ya, nanti siang kita makan bersama yuk. Aku ingin berbincang-bincang lebih banyak denganmu." ajak salah satu teman kerja Jesselyn.

"Aku tidak bisa, hari ini aku harus pergi bersama Tuan Alexander dan Tuan Henry." jawab Jesselyn.

"Memangnya kamu ke mana?"

"Sebenarnya aku ada tugas untuk melihat salah satu barang yang akan dikirim ke beberapa tempat." jawabnya. sekali lempar dua umpan akan didapatkan oleh Jesselyn. dia bisa mendapatkan informasi mengenai barang-barang ilegal yang diselundupkan Alexander. dia harus mendapatkan bukti konkrit agar bisa membuat pria itu ditangkap.

*Bersambung*

Mohon dukungannya untuk karyaku.

*Isteri bar-bar bos mafia

*My jodoh duren(duda keren)

*Mr. Dracula (Gadis bermata biru)

*Isteri bar-bar bos mafia(the legend)

Baca novelku yang lain, terima kasih 🥰👍❤️😊😊

Terpopuler

Comments

itanungcik

itanungcik

jessline titisan Caroline

2023-11-22

2

lihat semua
Episodes
1 Keluarga Tiada lawan.
2 Si kembar
3 Keahlian si kembar
4 Jesselyn
5 David
6 Mulut yang penuh rayuan
7 Pesta
8 Ada yang kesal
9 RENCANA JAHAT
10 Hadiah untuk kalian
11 Ada yang mulai suka
12 Alexander marah
13 Jesselyn Memuji Melania
14 Jesselyn bermain api
15 Para pembuat masalah
16 Henry mulai cuek
17 Jesselyn mulai cuek
18 Organisasi gelap
19 Hancurkan mereka
20 Inilah kematian
21 Ada yang cemburu
22 Mengejar Jesselyn
23 David yang jail
24 Mempermalukan Zalfa
25 Maafkan aku
26 Rahasia Alexander
27 Pria berbahaya
28 Pergilah dari sini
29 Apa kamu suka sama aku?
30 Henry cemburu
31 Mengantarkan Jesselyn
32 Alexander membawa Jesselyn
33 Roma
34 Alexander yang posesif
35 FRANCISCO PALSU
36 Terpenjara
37 Francisco mengejar Alexander
38 Alexander terluka
39 Waktu mulai berjalan
40 Kedatangan Caroline dan Erik ke Roma
41 Malaikat pencabut nyawa
42 Nikahi dia
43 Jebakan
44 Jebakan di Hotel A
45 KEDATANGAN HUGO
46 Halo hugo
47 Membusuk lah di penjara
48 S2. DANIEL
49 Wanita penggoda
50 Cornelia
51 Mengusik Daniel
52 Jangan mengusikku
53 Menghajar para preman
54 Emilia di culik
55 Menyelamatkan Emilia
56 Ke tempat Vero
57 Menyelamatkan Emilia
58 Emilia terluka
59 Kamu harus berjuang Emilia
60 Hukuman untuk Vero
61 Cornelia yang ganjen
62 Catatan sipil
63 Kamu hanyalah wanita murahan
64 Jangan berani menghinanya
65 Asalkan bersama
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Keluarga Tiada lawan.
2
Si kembar
3
Keahlian si kembar
4
Jesselyn
5
David
6
Mulut yang penuh rayuan
7
Pesta
8
Ada yang kesal
9
RENCANA JAHAT
10
Hadiah untuk kalian
11
Ada yang mulai suka
12
Alexander marah
13
Jesselyn Memuji Melania
14
Jesselyn bermain api
15
Para pembuat masalah
16
Henry mulai cuek
17
Jesselyn mulai cuek
18
Organisasi gelap
19
Hancurkan mereka
20
Inilah kematian
21
Ada yang cemburu
22
Mengejar Jesselyn
23
David yang jail
24
Mempermalukan Zalfa
25
Maafkan aku
26
Rahasia Alexander
27
Pria berbahaya
28
Pergilah dari sini
29
Apa kamu suka sama aku?
30
Henry cemburu
31
Mengantarkan Jesselyn
32
Alexander membawa Jesselyn
33
Roma
34
Alexander yang posesif
35
FRANCISCO PALSU
36
Terpenjara
37
Francisco mengejar Alexander
38
Alexander terluka
39
Waktu mulai berjalan
40
Kedatangan Caroline dan Erik ke Roma
41
Malaikat pencabut nyawa
42
Nikahi dia
43
Jebakan
44
Jebakan di Hotel A
45
KEDATANGAN HUGO
46
Halo hugo
47
Membusuk lah di penjara
48
S2. DANIEL
49
Wanita penggoda
50
Cornelia
51
Mengusik Daniel
52
Jangan mengusikku
53
Menghajar para preman
54
Emilia di culik
55
Menyelamatkan Emilia
56
Ke tempat Vero
57
Menyelamatkan Emilia
58
Emilia terluka
59
Kamu harus berjuang Emilia
60
Hukuman untuk Vero
61
Cornelia yang ganjen
62
Catatan sipil
63
Kamu hanyalah wanita murahan
64
Jangan berani menghinanya
65
Asalkan bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!