BUGG..
Caroline menabrak tubuh seseorang, wanita itu mendongakkan kepalanya. Ternyata yang ada di depannya adalah sang suami.
"Hehehe.., sayang kamu sudah pulang ya." ucap Caroline yang malah mengatakan itu.
"Mau kabur ya sayang?" tanya Erik.
Caroline langsung berdiri membersihkan pakaiannya. "Kenapa aku harus kabur? Memangnya kenapa aku harus kabur?" Caroline malah membalik situasi.
Ya seperti itulah wanita itu, bertambah usia tidak membuatnya semakin menjadi wanita yang tidak menyebalkan. Tetap saja dia selalu membuat orang lain salah situasi.
"Sudahlah papa, lebih baik kita segera kembali. Kalau Papa ingin berdebat di sini silakan berdebat, aku sama paman Elios mau beristirahat dahulu." David hendak melarikan diri bersama dengan Elios.
Namun sayangnya mereka langsung kena tangkap Caroline. "Balik!" seru Caroline yang membuat David ataupun Elios tidak bisa kabur.
"Apa yang kamu lakukan, sayang? kamu tahu sendiri kan aku baru pulang dari perjalanan bisnis tapi istriku tidak ada di rumah. Memangnya kamu ingin melakukan apa?" tanya Erik yang terlihat ingin menggertak sang istri.
Caroline menunjukkan kekuasaannya, menunjukkan kekuatannya juga menunjukkan amarahnya. "Memangnya kamu ingin apa, sayang. Kamu ingin mencari penggantiku? kamu ingin mencari wanita lain, begitu?" dua tangan sudah berkacak pinggang sembari dua bola mata yang sudah melotot.
Erik langsung tertembak di tempat, pria itu tidak bisa melawan sang istri jika seperti ini.
"David, Elios. Ayo kita segera kembali, Papa sudah capek." Erik langsung pergi meninggalkan sang istri.
Beberapa anak buah Erik bersama Kelvin sudah membekuk habis orang-orang itu, Caroline terus mencibirkan bibirnya.
"Dasar pria tidak tahu diri, dia mau mengancamku? Oh iya, dia mau mengancamku?" Caroline terus mengomel panjang lebar.
Beberapa anak buah McQueen sudah berada di sana untuk menangkap orang-orang itu, Caroline hanya diam sembari terus mencibir kan bibirnya, dia mengoceh terus menerus tanpa henti.
Setelah beberapa hari kemudian ada sebuah kabar yang membuat Caroline dan Erik harus pergi ke suatu tempat. Mereka memberi peringatan kepada keempat anak mereka mengenai semua yang akan mereka lakukan.
"Kalian harus ingat, Jangan melakukan sesuatu yang membahayakan. Papa sama Mama mau pergi ke Jerman dahulu, jika kalian berani melakukan sesuatu yang berbahaya, lihat saja aku akan melintir kepala kalian." Caroline nampaknya mengancam anak-anaknya.
"Siap, ma!!" jawab si kembar serempak.
"Ingat, jangan membuat masalah Papa sama Mama ada urusan." Erik yang kemudian meminta John, Ruhan, Jason juga Paman McQueen untuk mengawasi anak-anaknya. sedangkan Erik, Caroline, Elios juga Kelvin akan pergi ke Jerman untuk urusan yang sangat penting.
*Satu Minggu kemudian*
"Kamu mau ke mana, Jesselyn?" tanya Daniel.
"Aku Ada urusan sedikit." jawab Jesselyn.
"Kamu mau kuliah atau mau kencan?" David yang langsung menanyakan hal itu.
"Ayolah David, Kenapa kamu selalu menanyakan hal itu? aku mau kencan kan itu tidak apa-apa." jawab Jesselyn.
"Tentu saja, memangnya siapa yang tidak memperbolehkan mu? lagian aku tidak akan memarahimu kok." jawab David.
Jesselyn langsung pergi meninggalkan saudara-saudaranya, hari ini memang Jesselyn ada janji dengan seseorang. Dia akan bertemu seorang pria untuk menyelidiki sesuatu, namun ketika saudara laki-lakinya mengira kalau dia akan melakukan kencan buta dengan seorang pria.
"Bagaimana?" tanya Daniel dan Joshua.
"Lebih baik kita ikuti dia, jika sampai terjadi sesuatu kepada Jesselyn. Bisa-bisa papa akan murkah, kamu tahu sendiri kan dia itu kesayangan papa." jawab Daniel.
"Lalu, apa dia benar-benar akan kencan buta?" tanya Joshua.
Tiga pria itu sedang bergosip, memang tidak diragukan lagi kalau mereka memang benar-benar anak-anak dari Caroline.
"Lebih baik kita cari tahu mengenai itu, kita pergi ikuti dia." David yang kemudian meminta Daniel untuk melacak beberapa barang yang sudah dibawa oleh Jesselyn.
"Kalau sampai kita ketahuan menaruh alat pelacak di barang-barangnya, bisa-bisa kita kehilangan nyawa. Kalian tahu kan pekerjaannya apa?" tanya Daniel.
"Apa kamu takut, Daniel? kamu kan sama seperti dia, Kalian berdua kan sama-sama ahli komputer masa kamu takut sama Jesselyn?" tanya David.
"Bukannya takut, kalian tahu seperti apa kalau dia marah. Wanita kalau marah dia seperti singa betina yang akan menguliti kita, menyisakan tulang belulang saja." jawab Daniel.
"Ya sudah kalau begitu, lebih baik kita mengikutinya secara diam-diam. Jika sampai dia mencari kekasih yang tidak kita sukai langsung kita coret dia dari daftar penduduk." ucap David yang membuat Joshua menatap saudaranya.
"Memangnya kamu bisa mencoret dia dari daftar penduduk? daripada seperti itu Kenapa tidak kita bom saja?" tanya Joshua yang malah membuat David dan Daniel langsung mencibirkan bibirnya.
"Kamu mau kepala mau aku tembak?" tanya David.
"Kalau kamu aku bom terlebih dahulu bagaimana?" tanya balik Joshua.
Tiga pria itu saling memamerkan keahlian mereka masing-masing.
Kalau sampai Mama tahu bisa-bisa kita akan ditembak semuanya, kalian tahu kan seperti apa Mama. Cepat, lebih baik kita ikuti Jesselyn."
akhirnya ketiga orang pemuda itu mengikuti Jesselyn yang hari ini akan menemui seorang pria.
Di salah satu hotel Jesselyn bertemu seorang pria di restoran hotel, janji bertemu pria itu untuk membahas mengenai pekerjaan yang akan dia terima.
"Itu adalah informasi mengenai pria itu, kamu harus bisa membuat pria itu percaya padamu." pinta pria tua.
"Memangnya apa yang harus aku lakukan, tuan?" tanya Jesselyn.
"Namanya adalah Alexander, dia adalah pengusaha yang sangat licik, dia sangat pandai melakukan kecurangan bisnis. Aku ingin Kamu mencuri semua data-data dari pria itu, Oh ya jangan lupa kamu harus bergerak cepat, kamu harus membuat pria itu tunduk padamu." ucap si pria tua.
Jesselyn tersenyum kepada pria tua yang ada di hadapannya.
"Apa Tuan benar-benar mau main-main denganku?"
"Apa maksudmu, Nona muda?" tanya Pria tua yang bernama Francisco.
"Alexander Francisco, Bukankah itu nama panjangnya? Kalau saya tidak salah informasi pria ini adalah putramu, bukan?" tanya Jesselyn sambil tersenyum.
gadis muda itu tentu saja tidak ingin dipermainkan oleh pria tua yang ada di hadapannya, walaupun informasi sekecil apapun dia tidak akan tertinggal.
"Hahaha, ternyata kamu benar-benar sangat jeli ya nona. Baiklah kalau begitu dengarkan Aku baik-baik, putraku sudah dipengaruhi oleh seorang wanita yang bernama Melania. wanita itu membuat putraku buta, membuat putraku kehilangan arah. Beberapa perusahaan milikku sudah dihancurkan olehnya, semua gara-gara wanita busuk itu. Aku ingin kamu masuk ke perusahaan itu, melacak semua informasi perusahaan yang aku miliki." pinta Francisco.
"Aku tidak bisa janji mengenai hal itu, Tuan. ini di luar pekerjaanku, aku tidak mungkin melakukan pekerjaan seperti ini." jawab Jesselyn.
"Aku akan membayar mu lima kali lipat dari perjanjian kita, jika kamu bisa membuat putraku tidak melakukan kebodohan-kebodohan itu akan ku jamin kamu akan mendapatkannya." jawab Francisco.
"Bukankah dia tinggal di tempat yang jauh? dia bukan pengusaha bukan. Yang aku tahu dia adalah seorang gangster, bukan? apalagi perkumpulannya itu perkumpulan para penjahat. Kamu ingin memasukkan aku di dunia seperti itu?" tanya Jesselyn.
Francisco tersenyum, Siapa yang tidak akan mengenal putri dari Caroline dan Eric Regan. pastinya Francisco tidak akan salah pilih teman. "Aku akan membayar mu 10 kali lipat, Jika kamu bisa membuat anakku meninggalkan dunia gelap itu. Dunia gangster dan segalanya itu membuat kepalaku pusing, dia terlibat begitu banyak masalah, Jika seperti ini terus dia bisa-bisa masuk penjara kemudian di hukum mati dan aku tidak punya keturunan lagi." jawab Francisco yang benar-benar sangat marah.
*Bersambung*
Mohon dukungannya untuk karyaku.
*Isteri bar-bar bos mafia
*My jodoh duren(duda keren)
*Mr. Dracula (Gadis bermata biru)
*Isteri bar-bar bos mafia(the legend)
Baca novelku yang lain, terima kasih 🥰👍❤️😊😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
itanungcik
lanjut bestie
2023-11-22
0
❤️🔥ℝ❤️🔥
wah kyknya jodoh"a ci jesselyn ya,.
2023-11-21
0