Hari pertunangan telah tiba, Aksa damian menyematkan sebuah cincin berlian pada jari manis Elena. Acara pertunangan sengaja dibuat privat, hanya orang-orang terdekat yang mendapatkan kesempatan untuk hadir.
Aksa melihat perubahan signifikan pada wajah gadis gila itu, yah, Aksa memutuskan akan memanggil Elena dengan sebutan gadis gila.
Elena tampak sedih sepanjang acara berlangsung, ia sungguh penasaran kenapa gadis gila itu mendadak menjadi kalem?
“Kak, selamat atas pertunanganmu, aku berharap yang terbaik.” Rion memeluk kakak tirinya, ia tulus mengucapkan selamat pada kakaknya itu, meski Rion saudara tiri, tapi selama ini lelaki itu tak pernah melawannya.
Rion beralih mendekati calon kakak iparnya. “Hai, salam kenal. Aku Rion, adik kak Aksa.” ucapnya tersenyum.
Mata indah Elena menatap tajam, nafasnya terdengar sedikit berat, kepalanya berputar hebat.
Aksa menangkap getaran pada tubuh tunangannya, lelaki itu lantas melihat Elena hendak terjatuh, reflek kedua tangannya menopang tubuh sang gadis. Elena pingsan, sungguh diluar pemikirannya, seorang wanita gila juga bisa pingsan. Batinnya dalam hati.
...*******...
Pov Elena.
Namaku Elena, aku putri tunggal dari keluarga Dalvano. Dari kecil hidupku teramat sangat sempurna, kata orang, aku cantik, aku suka mendengar hal itu. Aku bahkan selalu menjadi juara sekolah, teman-teman selalu berebut ingin menjadi dekat denganku.
Orang tuaku selalu bilang, aku harus menjadi yang terbaik, selalu menjadi yang pertama dalam segala hal. Mereka juga bilang mempertahankan lebih sulit daripada meraih, sehingga aku harus senantiasa menjaga sikapku.
Namun yang terpenting bagiku adalah orang tuaku sangat menyayangiku, memberikan segala hal yang kumau. Tapi, andaikan suatu saat aku gagal menjadi yang terbaik lagi, apakah mereka masih tetap akan menyayangiku? Aku sungguh penasaran pada jawabnya.
Waktu berlalu begitu cepat, aku mulai beranjak dewasa. Aku belajar di luar negeri, dan di sanalah aku berjumpa dengannya, Delan. Itulah namanya saat berkenalan denganku.
Dia mencintaiku, begitupun diriku, dialah cinta pertamaku. Kami menjadi pasangan kekasih yang sangat manis. Aku bahkan bermimpi menikah dengannya, memiliki seorang anak dan kita hidup bahagia selamanya.
Suatu hari, datanglah seorang lelaki yang berani menyatakan cintanya padaku, tentu saja aku menolak, aku tipe wanita setia. Tapi, Delan marah, dia cemburu rupanya. Aku senang mengetahui fakta dia cemburu, bukankah itu tandanya cintanya tulus padaku?
“Kamu harus membuktikan cintamu padaku Elena.” Begitulah Delan menjawab, ketika aku bertanya apa yang bisa membuat rasa cemburunya menghilang.
“Dengan apa aku harus membuktikan bahwa aku hanya mencintaimu Delan?”
“Tidurlah denganku, jadilah milikku selamanya, akan kupastikan hanya aku yang bisa menyentuhmu.”
Aku sedikit terhenyak mendengar ucapannya, meski dilingkungan kami tinggal saat ini, hal itu sudah wajar. Bahkan mungkin, hanya aku yang masih bertahan dengan prinsipku ini. Yah, itu karena aku selalu diwanti-wanti oleh mama untuk tetap menjaga mahkotaku.
“kalau kamu tidak mau, itu artinya cintamu palsu Elena,” ucapnya berdiri hendak meninggalkanku.
Tentu saja aku takut, takut ditinggalkan olehnya. Hingga…terjadilah semua awal kehancuran yang kurasakan.
Aku menyerahkan keperawananku pada Delan kekasihku, ia nampak sangat puas, dan berjanji akan bertanggung jawab apapun yang terjadi.
Singkat cerita, aku hamil. Yah anak Delan tentunya, aku mengatakan hal ini pada kekasihku, namun apa yang kudapat? sebuah penghianatan.
Aku melihatnya sedang berhubungan badan dengan seorang wanita dalam apartemennya. Aku menangis, marah, kecewa semua bercampur baur dalam hati, memberikan efek rasa sakit tak terkira.
“Apakah kau yakin itu anakku Elena? jangan-jangan kau telah tidur dengan banyak lelaki dibelakangku.”
Masih teringat jelas ucapan yang membuat duniaku hancur seketika. Aku marah, aku menangis, meraung, hingga memohon pada akhirnya. Namun hanya pengusiran yang kudapat.
“Pergilah kau gundik. Aku telah puas mendapatkan keperawananmu. Dan janin diperutmu, aku tak yakin itu anakku, karena wanita jalang sepertimu memiliki banyak lelaki yang memujamu.”
Aah, sungguh kisah hidup yang tragis kan? dihancurkan, di khianati, diusir. Aku bisa saja gila. Namun aku mencoba bertahan demi janin dalam perutku yang tak bersalah.
Namun, seakan takdir belum puas mempermainkanku. Kehamilan pertamaku yang tergolong rewel, serta jauh dari orang tua, menjadikanku tak sengaja terjatuh saat hendak mandi.
Yah, aku keguguran. Janinku tak selamat. Aku menggila, menangis, berteriak bahkan menyakiti diriku sendiri. Hanya sahabatku Jessica yang setia menemaniku, tentunya setelah akhirnya mengetahui rahasia kelamku.
Dan sejak saat itu, aku benci lelaki, aku bertekad, selamanya akan hidup sendiri. Aku menjadi liar, tak bisa diatur oleh siapapun. Kecuali orang tuaku yang masih tak tahu apa-apa.
Hingga terjadilah perjodohan yang diatur papa, yang tak bisa kutolak. Menjadi jembatan untuk bertemu dia. Orang yang telah menghancurkan hidupku.
Aku baru tahu, Arion Delana Axelle adalah calon adik iparku, dia sengaja mendekatiku beberapa menit sebelum acara pertunangan dimulai.
“Kuberi kamu kesempatan Elena, urungkan pernikahan kalian, entah bagaimanapun caranya. Aku tidak mau kamu menikah dengan kakakku.
Dan, jika kamu menolak, jangan salahkan aku kalau aku akan membongkar semua rahasiamu dulu.”
“Bicaralah, katakanlah pada semua orang Delan, aku penasaran adakah dari mereka yang akan mempercayai ucapanmu yang tak mendasar itu?” ancamku padanya, meski sebenarnya hatiku gelisah. Rasa panik kembali menyerang mentalku.
“Kau kira aku tak punya rencana Elena sayang? kemarilah dan lihatlah ini.” ucapnya seraya memperlihatkan sebuah video dalam handphone nya.
Aku terkejut, hampir saja terjatuh. Karena dalam video itu, aku melihat kami tengah melakukan hubungan terlarang.
Gila, yah lelaki itu memang gila, dia merekam kejadian malam itu. Membuatku merasa benar-benar tidak berdaya.
Aku kebingungan, tak tahu harus berbuat apa. Aku reflek berlutut di hadapannya, memohon agar dia mau mengasihaniku. Memohon agar dia tak membongkar rahasiaku.
Dan satu syaratnya, dia ingin pernikahan ini gagal. Dia tidak ingin aku menjadi saudara iparnya. Awalnya ku kira itu karena masa lalu kami, namun pada akhirnya aku mengetahui satu fakta mengejutkan, dia berpura-pura baik kepada kakak tirinya, dia hanya ingin merebut Axelle group dari tangan pewaris sah.
Dan, satu hal lagi yang lucu, dia hanya anak gundik. Ibunya adalah selingkuhan Baskara, yang menjadi satu-satunya penyebab kematian mama Aksa.
Ingin rasanya ku bongkar semua ini pada Aksa damian si gila wanita itu, namun aku yakin dia tak akan dengan mudah mempercayaiku. Apalagi setelah apa yang kulakukan padanya saat makan malam pertama keluarga kita.
Aku stress, penyakit mental yang kulawan mati-matian bersama Jessica waktu itu, secara tiba-tiba kembali kurasakan, aku jadi mudah panik, aku jadi sering berhalusinasi, menjerit, marah, menangis, aku kacau, benar-benar kacau.
Aku tidak tega melihat mama dan papa yang kebingungan atas sikapku, mereka jadi sering menangis. Akankah aku harus jujur? tapi aku takut, aku tak ingin mengecewakannya. Aku berpikir diluar sana adakah seseorang yang bisa menolongku?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
Di Elva
intronya kepanjangan 😢
2024-01-21
0
ERiyy Alma
Masya Alloh, terimakasih banyak. Semoga kebaikan kaka terbalas berlipat ganda. Amiiiin. 🤲🥰
2023-11-26
0
Teteh Lia
3x nonton iklan buat Kaka author
2023-11-26
1