"Abang... "
"ASTAGA NAGA!"
Alesha datang si ikuti alana di belakangnya. Mata alana memelotot kala melihat kelakuan anak dan mantunya di atas sofa kini. Langsung saja dia berjongkok dan menutup kedua mata putrinya dengan tangan.
Kompak sean serta agatha menoleh, tautan keduanya terlepas seketika. Melihat kedatangan alana serta alesha sontak keduanya meloncat. Saling menjauhkan diri dan merapikan pakaiannya. Tersenyum kikuk dan menghampiri mertuanya.
"Em mommy kapan kesini?" tanya agatha basa basi. Senyum aneh terlihat di bibirnya.
Alana melepaskan tangannya dari mata sang putri. Lalu menatap menantunya yang tampak kikuk merona.
"Barusan. Tadi mommy sama alesha jalan jalan ke mall mampir dulu kesini sebelum pulang". Ujar alana.
Agatha mengangguk, menoleh sekilas pada suaminya yang duduk santai di sofa.
"Tapi kayaknya mommy datang nya bukan di waktu yang pas deh. Mommy pulang aja ya? Kalian lanjutin lagi". Ujar alana merasa bersalah. Ikut malu juga dia melihat kelakukan anak dan mantunya.
Dia pun kembali menggiring anak bungsunya untuk segera keluar. Agatha tak mampu mencegah, sebab dia sudah terlanjur malu karena kepergok.
Setelah kepergian sang mertua Agatha baru lah berbalik, menatap sean dengan kesal. Sean malah tersenyum geli, terkekeh cowok itu melihat wajah merah istrinya.
"Kenapa? Kesel? Ayo lanjutin lagi mumpung mommy udah pulang". Ujar sean.
Agatha mendelik tajam mendengar ucapan suaminya. " enggak. Enak aja!" tolaknya.
"Sana ganti baju. Gue mau masak". Ujar Agatha melenggang pergi menuju dapur.
Sean malah tersenyum aneh, cowok itu menatap kepergian istrinya dengan menggigit bibir bawahnya.
Manis, batinnya laknat. Kan membayangkan adegan tadi malah ingin lagi. Ingin rasa nya dia mengumpat pada sang mommy karena mengganggunya, tetapi dia masih memikirkan nasibnya. Tak mau dia jadi anak durhaka. Pada akhirnya Sean memilih mengganti bajunya.
..
Malam harinya ternyata alesha merengek ingin bertemu dengan abang dan kakak iparnya. Alhasil kini ke tiga orang itu saling mengobrol lewat video call.
"Kakak cantik kapan kakak cantik main ke sini lagi?" tanya si kecil alesha.
Satu kamera penuh oleh wajahnya, dengan berkuasa bocah tk itu mengambil alih ponsel mommynya. Bahkan alana minta ikut melihat pun tak di beri.
"Nanti kalau sekolah kakak sudah libur, kakak main kesana". Jawab Agatha.
"Kapan sekolah kakak libur? Sekolah aku udah libur dari kemarin". Curhat alesha.
"Minggu depan kakak kesana. Sekarang kakak lared pnjm m. M. mgi ujian, jadi gak bisa main sama ale".
Tampak alesha cemberut di seberang sana. "huh, masih lama kalau gitu". Keluh nya.
"Tadi mommy ajak ale kesana tapi malah tutup mata ale dan pulang. Padahal ale pengen banget main sama kakak, tapi mommy larang. Katanya gak boleh ganggu kakak sama abang yang lagi hangat hangatnya, kalau di ganggu nanti dede bayi nya gak jadi." ucap alesha dengan polosnya.
Alana ketat ketir, dia mencoba mengambil ponsel nya dari sang putri.
"Sini sayang ponselnya, coba pamitan. Kakaknya mau tidur udah malam." ujar Alana.
Alesha menoleh pada mommynya sekilas lalu kembali menatap Agatha. "Kakak udah ngantuk Yah? Padahal ale masih kangen."
"Sayang besok kan kakaknya mau sekolah. Nanti kalau kak aga telat ke sekolah gara gara telponan lama sama kamu gimana?" nasihat Alana.
Tatapan sedih terpatri di wajah bocah kecil itu. Dia untuk akhirnya berpamitan meski dengan berat hati.
"Yaudah. Dadah kakak cantik selamat bobo. Jangan malam tidurnya nanti telat sekolah."
"Iya. Ale juga jangan malam malam bobonya ya? Nanti kalau libur kakak main kesana. Selamat bobo".
Tut!
Agatha mematikan panggilannya. Wajahnya masih merona mendengar ucapan polos alesha tadi. Atensi nya beralih menatap Sean yang berada di samping nya.
Cowok itu sedari tadi anteng memainkan game online di ponselnya. Bahkan mungkin tak mendengarkan obrolannya dengan sang adik bungsu cowok itu.
Tak ingin mengganggu Agatha memilih menyimpan ponselnya dan menarik selimut. Masih sedikit canggung di antara mereka setelah kejadian di sofa yang gagal itu. Beberapa kali Agatha menghindar dari Sean, bahkan hanya di tatap pun Agatha merasa kikuk.
Setelah memenangkan permainanan nya Sean pun menyimpan ponselnya dan ikut masuk ke dalam selimut. Memeluk Agatha dengan erat tanpa sang empu sadari karena gadis itu sudah berada di alam mimpi.
Sean tatap Agatha sebentar, sambil menahan senyumnya cowok itu menggigit bibir bawahnya. Tahu lah apa yang di lihatnya, jika berdua begini terlebih sudah sah sudah pasti isi pikiran nya melayang kesana.
Cup!
Cup!
Laknat memang, memanfaatkan gadis di depannya yang sedang tak sadar dengan mencuri beberapa kali ciuman dari bibirnya.
"Manis banget bibir lo. Pake apa sih? Pengen gue emut deh". Sean bergumam sembari menahan rasa gemas ingin mencium lagi dan lagi.
"Lo cantik banget semenjak jadi istri gue". Ucap Sean dengan narsis nya.
Pria itu tatap lamat lamat seluruh wajah Agatha lalu beegiling guling menahan rasa salting. Bibirnya melengkung dan kembali mengambil satu ciuman dari sang istri.
Setelahnya dia pun ikut tidur dengan memeluk gadis itu, wajahnya dia tenggelamkan pada tekuk leher Agatha. Tak peduli jika besok pagi gadis itu akan marah marah.
...****************...
geesss mau curhat!
aku punya temen yang akrab banget sama aku, dia tuh baik banget sama kayak orang tuanya baik. karena udah berteman cukup lama aku kadang nitip beberapa barang sama temen ku itu. dia juga kadang suka nitip sama aku, intinya kita saling titip menitip.
tapi setelah beberapa minggu, aku kan nitip nya gak cuma sekali dua kali, tapi gak sering juga cuma ya kadang kadang sama kayak dia ke aku. nah ada beberapa temenku yang lain yang tiba tiba ngomong sama aku.
dia bilang gini. "eh kamu gak ngerasa aneh gitu sama sikap orang tua si T?".
si t itu temenku yang sering aku titipin gitu. btw yang bilang gitu tuh tetangga nya si t ya.
nah dari sana aku kayak bingung. terus aku tanya dong 'enggak tuh, emang kenapa?' aku tanya gitu.
terus dia bilang. "maaf banget kalau nyinggung, tapi kayak nya kamu harus tahu deh. ibu atau bapak nya si t itu sering ngejelekin kamu. katanya kerjaannya cuma bisa titip titip barang doang, gak tahu apa di rumah itu sempit. malah nitip nitip barang, bikin repot aja. si ibu/bpk t itu gak cuma sekali, dia selalu marah marah dan ngumbar ngumbar sampe orang tua aku juga tahu".
" menurut aku sih, kayak nya kamu harus berhenti deh nitipin barang sama si t. bukan gak suka ya aku cuma kasih saran aja, takut nanti nama kamu malah jelek di sini". gitu kata dia.
tempat tinggal aku dan mereka berdua itu berjauhan ya. nah dari sana aku kayak langsung merasa sedikit tersinggung lah, padahal aku udah minta izin dan mereka ngizinin. barang yang aku titipin juga gak yang besar besar, itu pun kadang di Pinjam sama si t.
nah dari sana aku tarik semua barang barang aku. gak pernah aku nitip lagi barang barang sama di t ini. satu hari setelah aku ambil barang aku kasih beberapa makanan dan uang. bukan dari aku sebenarnya dari orang tua ku. aku kan selalu cerita ke mereka tentang hal itu, dan waktu itu orang tua ku ada rezeki lebih lah lumayan.
katanya gak enak nitip terus tanpa ngasih apa apa. akhirnya orang tuaku pun ngasih makanan sama uang sedikit.
pas aku kasih uang dan makanan dari orang tua ku itu, orang tua si t ini kayak yang seneng banget gitu yang udah berharap banget. yang awalnya jutek juga lngsung baik dong.
sekitar satu bulan aku gak ada nitip apa apa lagi sama dia, aku main lah ke rumah nya. terus si ibu dari si t ini kayak bilang gini ke aku.
"eh, kenapa gak nitip barang lagi di sini?"
ya aku jawab takut ngerepotin dong, gitu aku bilang. terus ibu si t ini jawab lagi.
"ngerepotin apa sih? enggak kok. jangan sungkan sungkan, kalau memang ada yang ingin di titipkan titipkan saja".
"oh iya, gimana kabar mama kamu? sehat sehat? makasih loh untuk makanan yang waktu itu enak enak banget. kalau pulang titip salam ya buat mama kamu".
dari situ aku kayak langsung heran gitu. ada ya manusia yang kayak gini? aku bertanya dalam hati. ya meski aku jawab iya iya aja.
menurut kalian gimana gess?
ini beneran cerita nyata ya, aku alamin sekitar tiga empat bulanan yang lalu kalau gak salah.
cerita nya segini dulu ya. selamat malam❤️🔥❤️🔥❤️🔥💐💐
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
kalea rizuky
g usah nitip aja kak barang apa sih pake titip np g di simpen di rmh sendiri cobak
2024-09-08
1
G
lanjut
2023-11-29
0