Skandal adalah hal yang biasa bagi selebriti dan inilah skandal pertamaku. Kemarin, aku jatuh dari tangga saat pulang dari premiere It's Convenient. Semenjak itu, semua berita dan media membicarakanku. Para fansku meminta klarifikasi dan aku mulai mendapat banyak tawaran wawancara. Tentu saja di setiap wawancara, hanya da stu pertanyaan yang paling ditonjolkan. Yaitu tentang kejadian aku jatuh dari tangga. AAAAAAA ini membuatku sangat stres. Gara-gara skandal ini, daya tahan tubuhku menurun dan aku sering mengalami demam. Tentu saja faktor pertama adalah stres. Dan memang benar, aku sangat stres. Crush sampai mengkhawatirkanku. Bu Sumiko menyarankan aku untuk pergi ke ruangan bimbingan konseling di sekolah. Dia juga memberiku sedikit nasihat bagaimana caranya agar aku bisa selamat dari skandal ini. "Amethyst, suhumu agak menurun." Crush berkata padaku. "Benarkah? Baguslah." Aku lalu menghela nafas. "Hei, kau tidak bisa terpuruk terus bukan? Ingat bagaimana kau bisa selamat dari keterpurukanmu saat kamu menjadi juara 2 lomba SURE Entertainment?" Aku mengangguk. Tentu saja. Bagaimana aku bisa melupakan itu? Masalahnya meskipun banyak yang memberiku nasihat, aku tidak yakin nasihat mereka akan mempan. Aku lalu melanjutkan istirahatku.
Keesokan harinya, aku diajak jalan pagi oleh Crush. Ia mengatakan padaku bahwa itu adalab bagian pemulihanku. Saat berjalan pagi di lingkungan sekitar The Fame Academy, kita bertemu dengan Clarity. "Hai, Clarity!!" Crush melambaikan tangannya. "Oh, hai. Hmm, kalian sedang berjalan pagi ya?" Crush dan aku mengangguk. "Kebetulan sekali, aku ingin membuat video senam untuk para viewerku. Kalian mau ikut dalam video bersamaku? Kalian ikut gerakanku saja." Crush dengan senang menjawab, "Oke!! Ayo mari kita senam!!" Awalnya aku ingin ikut, tapi tidak jadi. Aku menggelengkan kepala. "Eh, kau tidak mau ikut Amethyst?" Crush bertanya kepadaku. "Tidak. Aku akan melanjutkan jalan pagiku. Jika senam kalian sudah selesai, temui aku di fountain sekolah." Crush lalu mengacungkan jempalnya, "Okay!!" Aku lalu berjalan pergi ke fountain sekolah. Ini adalah weekend, jadi taman sekolah cukup sepi. Aku lalu duduk di sisi fountain tersebut dan aku...
Mulai menangis
Kenapa? Kenapa aku harus mengacaukan reputasiku saat pertama kali aku diperkenalkan kepada dunia? Padahal aku ingin orang-orang memiliki impresi yang bagus denganku. Awalnya, aku yakin aku bisa melewati masa-masa ini. Tetapi ternyata lebih susah daripada yang kubayangkan. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Bahkan semenjak skandal ini, aku mulai tidak aktif di sosial media. Haaa, apa yang akan terjadi dengan masa depanku. Tak lama kemudian Crush dan Clarity datang menemuiku. "Amethyst!!" Aku menatap mereka dan tersenyum lemah. "Hufft, aku sangat lelah, aku akan membeli minuman segar untuk kita, Clarity. Amethyst, apa kau mau minum juga?" Aku mengangguk lemah. Crush lalu bergegas pergi untuk mencari minum. Clarity lalu berpaling kepadaku dan bertanya, "Hei, kenapa kau tidak mau ikut video senamku tadi?" Aku menjawab dengan datar, "Kau tahu kan aku sedang mengalami skandal saat ini. Aku tidak ingin reputasimu hancur karena aku melakukan video bersamamu. Semua viwermu dapat melihat dan reputasimu bisa menurun karenaku. Jadi, kurasa keputusan bijak jika aku tidak masuk dalam videomu." Clarity kaget mendengar jawabanku.
Suasana menjadi tenang dan diam sebentar sebelum Clarity berbicara. "Kau dan aku memang berbeda." Aku menatap Clarity. "Kalau aku jadi kamu, aku akan melakukan apa saja untuk membuktikan kepada para fans bahwa aku adalah orang yang melakukan apa saja agar aku bisa keluar dari skandal. Meskipun dengan cara aneh sekalipun." Aku terdiam mendengarnya. Wait, Clarity adalah seorang influencer bukan? Apakah dia pernah memiliki skandal? "Uhmm, Clarity apakah kamu pernah punya skandal?" Clarity tersenyum kepadaku dan mengangguk. "Skandal itu terjadi saat aku mempromosikan barang palsu." Aku kaget denagn pernyataan Clarity. "Pada saat itu aku sangat naif, aku tidak tahu bahwa barang yang kukenakan di foto adalah barang palsu. Semenjak itu banyak sekali desainer yang mengecamku dan followersku semakin berkurang." Wow, ternyata Claroty memiliki skandal lebih beaar daripadaku. "Tetapi, aku sangat menyukai ketenaranku. Aku tidak rela hilang begitu saja. Maka dari itu, aku beralih menjadi beauty influencer. Aku bekerja sama dengan beberapa stylist kecil dan mempromosikan produk mereka serta tempat mereka bekerja. Hal seperti ini, membuat para fansku kembali dan followersku semakin banyak jumlahnya." Aku hanya bisa terdiam sembari mendengarkan cerita Clarity. Clarity benar, aku harus memikirkan suatu cara agar aku bisa keluar dari skandal ini.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali aku datang ke AMaze Studio. Di sana aku segera merekam lagu It's Convenient namun aku buat dalam berbagai versi. Staff studio memperbolehkanku untuk merekam lagu karena mereka suka dengan ideku. Jika sudah, aku akan merilis versi lagu-lagu tersebut di sosial media dan aku akan mengatakan pada para fansku bahwa selama ini aku jarang aktif di sosial media karena aku mengerjakan projek ini. Aku merekam sampai sore dan akhirnya kembali ke asrama. Di dalam asrama, aku melakukan proses pengeditan di laptopku. Setelah itu, besoknya lagi aku segera merilis semua laguku di sosmed. Aku tidak tahu akan viral atau tidak, namun aku memiliki keyakinan pasti akan viral. Di sisi lain, aku juga membuat video bersama Gray dan menyanyikan lagu dengan versi akustik. Aku juga berencana untuk merilisnya di sosial media. Crush dan Clarity mendukung penuh ideku. Sementara itu, orang-orang di panti asuhan adalah orang-orang yang paling menghiburku di masa-masa susahku ini. Terutama Bu Mulia dan Orchard.
1 hari kemudian, aku mendapat kabar dari Crush bahwa semua versi laguku telah viral dan para fans telah mengapresiasi kerja kerasku. AAAAAA Aku sangat bahagia. Akhirnya, aku bis aselamat dari skandal. Para media juga mulai menulis rating mereka terhadap versi laguku dan skandal jatuhku dari tangga mulai dilupakan. Well, meskipun akan diingat tetapi aku rasa efeknya tidak akan terlalu parah dengan masa depanku sebagai seorang artis ternama. Gray juga sangat senang, karena dengan bantuanku namanya mulai dikenal dan dia juga boleh mengikuti latihan band DEMO sebagai inspirasi untuknya. "Sepertinya keadaan sudah mulai membaik, bukan?" Crush tersenyum senang padaku. Aku pun mengangguk senang. Entah apa yang akan terjadi selanjutnya, aku akan melewatinya dengan semangat dan mempertahankan posisiku serta mencapai mimpiku. Inilah Amethyst. Bu Sumiko menyatakan betapa bangganya dirinya padaku. Bu Sumiko biasanya jarang memuji. Sekarang dia memujiku. Membuatku benar-benar senang. Dengan begini, aku bisa lebih semangat dalam mencapai impianku dan dalam hidupku. Amethyst is back on fire again!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments