Sudah beberapa minggu semenjak aku memulai channel Youtubeku. Aku bisa berkata bahwa aku sudah memiliki beberapa subscriber dan follower Instagramku juga sedikit demi sedikit bertambah banyak. Sepulang sekolah, aku dan Crush pergi ke karaoke. Crush mengatakan padaku ada tempat karaoke yang baru dibuka dan tempatnya bagus. Menurutnya, ini adalah kesempatan bagus bagiku untuk meningkatkan kemampuan bernyanyiku. Aku setuju dengan idenya. Aku lalu berencana untuk membuat reels di Instagramku tentang kegiatan karaoke meskipun cuma secuplikan yang ku edit. Setelah cukup lama berkaraoke, Crush bertanya padaku. "Kau cukup sering aktif di media sosial ya sekarang?" Aku mengangguk kepada Crush. "Hmm, tetapi followermu bertambah sedikit demi sedikit. Kalau seperti ini, perkembangan popularitasmu akan lambat." Jujur saja, aku setuju dengan pendapatnya. Padahal aku sudha berusaha membuat konten yang menarik dan coverku bervariasi. Aku bersama Crush pulang ke asrama. Kita berdua beristirahat dan tidur.
Keesokan harinya, aku bertemu dengan Clarity yang terlihat sedang bingung. Terlihat sekali dari ekspresi wajahnya. "Hei, Clarity. Kamu kenapa?" Clarity tiba-tiba berbinar melihatku. "Amethyst, benar-benar waktu yang tepat." Aku bingung mengapa ia melihatku dengan sangat senang. Ia lalu berkata, "Amethyst! Maukah kau ikut ke aku ke acara yang diadakan oleh Beaute Perfume. Aku adalah salah satu orang yang di endorse olehnya. Tetapi masalahnya setelah melihat nama-nama yang diundang, aku tidak mengenal siapapaun dan aku takut sendirian..." Kurasa aku sudah tahu apa yang Clarity minta dariku. "Maka dari itu Amethyst, maukah kamu menjadi partnerku di acara ini? Kebetulan aku boleh membawa partner." Aku belum pernah pergi ke acara grand dan mewah terutama yang diadakan oleh merek-merek besar. "Hmm, bagaimana ya Clarity? Masalahnya aku belum terkenal dan aku belum pernah datang ke acara-acara seperti ini." Clarity tersenyum dengan pede dan berkata, "Kalau begitu aku akan mengubahmu supaya kau dapat menyesuaikan diri." Sepertinya Clarity tidak memberiku pilihan untuk berkata tidak. Akhirnya, aku menurutinya. Dia berjanji kepadaku bahwa ia akan menyiapkan baju yang bagus untukku dan melatihku agar aku dapat beretika seperti kelas atas.
Sesampainya di asrama, aku segera memberitahu Crush tentang apa yang Clarity katakan padaku. Dia tentu saja langsung senang dan mengatakan padaku bahwa ini adalah sebuah kesempatan agar aku bisa menambah followersku dan subscriber. Aku tidak terlalu mengerti maksudnya, namun setelah kupikir-pikir mungkin maksud Crush adalah aku bisa membangun koneksi dan aku bisa memperlihatkan kemampuanku di channel youtubeku untuk membuat mereka tertarik. Kurasa ini bisa dibilang sebagai kesempatan juga. Aku hanya khawatir jika di acara tersebut nanti aku salah bertindak. Tak lama kemudian, Clarity menelponku untuk pergi ke bangunan asramanya untuk mencoba sepatu dan dia akan melatihku. Aku bergegas ke sana dan aku segera disambut dengan sepatu hak tinggi yang biasa digunakan oleh para model. "Umm, Clarity apa kau yakin aku bisa berjalan dengan ini?" Dia menjawab dengan tegas, "Aku yakin semua wanita bisa. Memang konsekuensinya pertama kali berjalan dengan sepatu macam itu adalah kaki bengkak, lecet, dan sakit. Tetapi jika kau sudah terbiasa seperti aku, pasti bisa. Ayo, kenakan dan coba jalan!!!" Aku benar-benar berhati-hati dalam memakai sepatu ini. Setelah itu aku berjalan dengan pelan. "Hmm, lumayan untuk seorang pemula. Hanya membutuhkan dress yang tepat dan kau akan terlihat sangat anggun." Kuakui kakiku benar-benar sakit saat memakainya. Tetapi kurasa ini adalah salah satu realita yang tidak mengenakan menjadi selebriti cewek. Setelah itu, Clarity mengajarkan bagaimana cara aku berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarku saat acara tersebut. Kebanyakan yang datang di acara tersebut adalah orang-orang kaya, para investor, para model, dan influencer yang mendukung Beaute Perfume.
Aku selesai berlatih dengan Clarity dan keesokan harinnya adalah hari acara tiba. Aku segera melakukan fitting baju. "Lihat, bagus bukan. Ini adalah koleksi terbaru GLAM COUTURE." Aku melihat diriku di cermin. Belum pernah aku merasa semewah ini.
Aku dan Clarity bergegas untuk pergi ke acara tersebut. Sesampainya di sana aku menemukan beberapa wajah yang aku kenal. Kebanyakan dari mereka adalah fashion model. Ada beberapa orang-orang yang sudah tua. Sepertinya mereka para investor atau orang-orang kaya yang dibicarakan oleh Clarity. Hal yang membuatku tidak nyaman adalah saat aku masuk, beberapa mata telah tertuju padaku. Aku merasa sangat terintimidasi dan merasa bahwa mereka sedang nge-judge diriku. Namun, Clarity menenangkanku dan mengatakan bahwa mereka terpana dengan kencantikan dan styleku. Kurasa aku harus berpikir positif. Tak lama kemudian, seorang investor datang dan berbicara ke Clarity, meninggalkan aku sendirian. Clarity menyuruhku untuk pergi ke tempat pameran koleksi terbaru Beaute Perfume untuk menghibur diri. Akhirnya aku pergi ke sana. Aku juga mencoba tester parfumnya. Benar-benar bau yang berkelas. Ada satu parfum yang sangat aku suka baunya. Namanya adalah 'Imperfection'. Ketika aku melihat informasi parfumnya, sepertinya itu termasuk parfum best seller mereka. "Bau yang bagus bukan?" Aku kaget dan berbalik. Ada seseorang yang berbicara denganku. Dia adalah seorang pria yang tampan.
Aku segera mengingat lagi hasil latihanku dengan Clarity. "Iya, menurutku ini adalah parfum floral yang memiliki aksen herbal di dalamnya." Aku tersenyum sedikit. Clarity mengatakan padaku bahwa tersenyum sedikit akan membuat diriku terkesan kaya. Pria itu tersenyum. Dia lalu bertanya. "Nama nona siapa? Apakah nona salah satu anak dari para investor." Clarity mengatakan padaku bahwa aku harus berbicara sejujurnya, namun secara classy. "Bukan. Aku disini mendampingi temanku. Namanya adalah Clarity. Aku adalah partnernya dalam acara ini. Kurasa dia benar-benar tidak mengenal siapapun disini. Jadi, dia menawariku untuk pergi dengannya dan aku tentu saja tidak bisa melewatkan kesempatan ini." Pria tersebut tersenyum mendengar jawabanku. "Kau sepertinya pintar dalam berbaur. Aku suka. Ngomong-ngomong namaku adalah Chronnie Mars. Aku adalah seorang aktor sekaligus model. Aku pernah terpilih untuk menjadi brand ambassador parfum Imperfection." Melihat pencapaiannnya yang bisa menjadi brand ambassador, dia sepertinya cukup terkenal di kalangan selebriti. "Kalau kamu? Apakah kamu juga pernah di endorse? Atau mungkin kau brand ambassador di negara lain?" Aku tersenyum pede dan berkata, "Aku adalah seorang pelajar di sekolah The Fame Academy. Mungkin kau tidak mengenaliku sekarang, tapi lihatlah suatu hari nanti di masa depan aku akan menjadi sebesar dirimu." Dia kaget mendengar jawabnku. "Aku sekarang sedang melatih vokalku agar aku bisa bernyanyi lebih baik lagi. Aku bahkan sudah memiliki channel youtube dan aku menjadi juara 2 dalam lomba yang diadakan oleh SURE Entertainment." Pria tersebut mengedipakan matanya terkejut. Namun, setelah itu ia tersenyum. "Kau berani dan percaya diri. Aku suka itu." Setelah itu kita berbincang-bincang dengan lama. Sepertinya aku telah membuat seorang teman. Aku bahkan selfie dengannya dan ia bahkan subscribe youtube channelku dan menjadi follower instagramku. Tak disangka aku sudah bisa menjadi dekat dengan seorang selebriti papan atas.
Waktu sudah sangat malam. Aku dan Clarity pulang ke asrama. Hari ini sangat melelahkan. Tetapi setidaknya aku bertemu cowok ganteng dan dia memberiku hadiah yaitu parfum Imperfection. Crush pasti sangat iri denganku. Sementara itu, Clarity mendapatkan tawaran job lagi setelah bertemu dengan para orang kaya dan investor di acara tersebut. Hal yang paling menyenangkan adalah semenjak aku menjalin koneksi dengan Chronnie, followers di instagramku bertambah sangat banyak dengan drastis. Youtube channelku juga banyak yang subscribe dan banyak yang memuji talentaku. AAAAAA aku sangat bahagia hari ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments