Beberapa hari lagi, premiere drama It's Convenient akan diadakan dan sebagai penyanyi ost drama ini, aku tentu saja diundang di red carpet. Aku boleh membawa 1 orang sebagai partnerku dan aku pun mengajak Crush untuk ikut serta. Crush lalu dengan senang menyetujuinya dan ia bahkan menawarkan bahwa ia akan membuat bajuku untuk red carpet ini. Tentu saja aku tidak bisa menolak. Menurutku, ini adalah kesempatan yang bagus agar nama Crush dapat mulai dikenal sebagai seorang desainer. Crush lalu mulai fokus dalam membuat bajuku. Crush mengatakan padaku bahwa ia akan memakai dress yang ia pakai saat kita memiliki tugas photoshoot. Dia hanya akan memberi perubahan sedikit pada dress yang akan dia pakai. Sementara itu, aku melakukan latihan berjalan dengan high heels bersama Clarity. Sepertinya sudah cukup lama aku tidak menggunakan high heels semenjak aku pergi ke acara Beaute Perfume.
Selama aku dan Crush mempersiapkan red carpet, kegiatan sekolah berjalan seperti biasa. Para guru sudah mulai mengumunkan rencana mereka dalam UAS. UAS akan diadakan 2 bulan lagi dan kita harus mempersiapkan sebuah penampilan yang menunjukkan bakat kita masing-masing. Kita bebas mau tampil secara individu ataupun kelompok. Aku tentu saja langsung berkelompok dengan Crush, Clarity, dan Gray. Aku belum tahu apa yang akan kita tampilkan, tapi Crush mengatakan ia punya ide hanya saja idenya belum matang dan kita tinggal menunggu saja penjelasannya. Kita pun setuju. Lagipula, Cruah adalah seseorang yang kreatif. Dia pasti dapat memunculkan ide yang bagus.
Akhirnya, hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Saatnya aku berjalan di red carpet pertamaku. Bu Sumiko memberi nasihat padaku agar tetap tenang dan tidak gugup saat red carpet. Menurut pengalamannya, banyak sekali selebriti yang kehilangan keseimbangan bahkan berpose terlalu cepat di red carpet karena gugup. Ya, aku harus mulai memberanikan diri terhadap banyaknya kamera. Sekarang semua mata akan tertuju padaku di red carpet. Aku harus memastikan bahwa diriku dapat fokus untuk melihat semua kamera dan berpose di depannya. Jangan sampai rasa gugup ini mengalahkanku. Crush lalu melakukan fitting baju kepadaku dan menjahit beberapa bagian serta dia juga yang melakukan styling padaku. Hasilnya cukup bagus.
Aku seperti seorang putri dari sebuah kerajaan. Memang terlihat sedikit grand. Tetapi bukankah itu adalah tema dari semua red carpet. Grand dan Glamor. Aku dan Crush lalu menggunakan limo yang sudah disiapkan The Fame Academy untukku dan Crush. Ini baru pertama kalinya aku menggunakan limo. Limo sangat mewah. Ada snack dan champagne di dalamnya. Namun, aku dan Crush memutuskan untuk memakan permen yang kami bawa dari asrama. Kita melalui perjalanan yang cukup panjang sekitar satu jam. "Maukah kau mendengarkan musik?" Aku bertanya pada Crush sambil menelusuri kaset yang disediakan di limo. "Tentu saja. Ayo, kita dengarkan musik DEMO." Aku mengangguk lalu kita bernyanyi di dalam limo teraebut. Tak lama kemudian, kita akhirnya sudah sampai di red carpet. Di sana, rupanya aku harus ngenatri karena semua selebriti yang ada akan maju satu-satu. 15 menit kemudian barulah giliranku dan Crush. Oke, Amethyst. Fokus-fokus. Ini adalah hari yang kau tunggu-tunggu. Jangan terlalu gugup dan mengacaukan segalanya. Aku dan Crush lalu berjalan di red carpet. Seketika itu juga aku mendengar banyak orang meneriaki namaku berharap aku melihat kameranya. Waktu berpose dan berfoto di red carpet adalah 5 menit per selebriti. Setelah itu, aku dan Crush langsung diarahkan masuk ke dalam Fine Cinema. Fine Cinema adalah tempat kita akan menonton trailer dan episode 1.
Sesampainya di dalam, sebelum di barahkan ke tempat duduk kita masing-masing, aku dan Crush di wawancarai. Crush langsung memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan desainnya. Dia langsung panjang lebar menjelaskan outfit yang aku pakai. Sementara aku, menjelaskan tentang kesan peaanku tentang projek drama ini dan lagu yang aku nyanyikan. Setelah sudah melakukan interview, aku dan Crush baru diarahkan ke tempat duduk kita. Di sana kita sudah disiapkan minuman earl grey tea dan makanan mewah lainnya untuk dimakan sembari menonton filmnya. Sementara premier akan dimulai nanti karena masih banyak selebriti yang baru masuk, aku dan Crush langsung berusaha untuk menjalin koneksi dengan beberapa selebriti. Sekaligus meminta tanda tangan mereka. Hihi, aku tidak sabar menunjukkan tanda tangan ini pada Clarity dan Gray. Mereka pasti sangat iri.
Setelah satu premier sudah penuh, cinema ditutup. Kita lalu mulai melihat trailernya. Sebenarnya aku dan Crush sudah menonton dramanya di TV asrama bersama Clarity dan Gray. Jadi, hari ini kita hanya akan menonton lagi sambil mencoba makanan-makanan orang mahal ini yang sekarang aku belum bisa beli. Memang aku mendapat bayaran yang lumayan sebagai penyanyi ost drama ini. Tapi, sepertinya itu pun tidak cukup untuk membeli caviar dan oyster ini. Belum lagi ada juga beef wellington sebagai makanan utama dan sakura mochi dengan vanilla almond cake sebagai makanan penutup. Sangat menggugah rasa. Ini adalah pengalaman pertama aku mencoba makan-makanan mahal ini. Aku akan menceritakannya pada Orchard dan anak-anak panti asuhan jika aku berkunjung lagi kesana.
Episode 1 berjalan selama 50 menit. Setelah selesai dan kata penutup dari sutradara dan staff film lainnya, kita semua pulang kembali. Saat pulang, kita semua juga di wawancarai oleh reporter premiere tersebut. Tentunya untuk memberikan opini kita terkait drama tersebut dan apakah kita akan menantikan episode selanjutnya. Setelah semua urusan sudah selesai aku dan Crush menuruni tangga sembari berbicara. "Aku tidak sabar review orang-orang melihat karyaku." Crush berkata dengan senang. Akupun tersenyum mendukung padanya. Tiba-tiba...
"EH?!!AHH!!"
Aku terjatuh di tengah tangga. Kepalaku langsung terasa pusing. Aku lalu mendengar suara orang-orang ramai dan bergerumun di dekatku. Aku juga mendengar suara-suara kamera memotretku. Tak lama kemudian, aku sudah tidak sadarkan diri.
Aku terbagun di UKS The Fame Academy. Menyadari aku sadar, Crush langsung berlari denganku. "Amethyst!! Kamu masih hidup kan? Apa kau baik-baik saja?!!" Dari raut wajahnya ia terlihat sangat khawatir. "Untung kau hanya pingsan dan kakimu memiliki cedera ringan." Aku hanya mengangguk. Dia lalu menunjukkan fotoku jatuh dan pingsan beredar di internet. Itu menjadi pembicaraan di seluruh internet. Aku langsung mengerutkan kepalaku dan mengelus kepalaku. "Aishh, kurasa sekarang yang kubutuhkan adalah istirahat. Akan kupikirkan bagaimana akj bisa keluar dari sknadal ini nanti." Crush mengangguk setuju. "Iya, beristirahatlah." Aku lalu menutup mataku dan tidur kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments