Ardi diam. kalau boleh jujur ia juga sangat merindukan gadis remaja tersebut.
sekarang sudah Vidio call apa masih kangen?
taninya.
lihat Abang gini malah tambah kangen ucapnya gadis tersebut.
Ardi tersenyum. wajah gadis remaja yang memenuhi layar ponsel nya , Ardi memandang wajah gadis itu yang terlihat sangat imut. apa lagi di saat gadis itu memajukan bibirnya ke depan. Ardi memejamkan mata nya sejenak. saat ia mengingat gadis remaja itu mencium nya. ia tidak menduga gadis remaja itu akan mencium nya.
adek udah sholat?
tanya nya kemudian.
sholat magrib sudah, sholat isya belum.
jawab Aisah.
bang ardi, ucap Aisah sambil memajukan bibirnya.
Ardi menarik sudut bibirnya. kemudian ia melakukan hal yang sama. muuaah.
ucapnya. membuat gadis remaja itu tampak senang.
Abang nanti bakal sering kan menghubungi Ica?
kalau Abang gak sibuk. Abang bakalan menghubungi Ais. ucapnya.
Abang kenapa suka panggil nama Ica Ais.
tanya gadis remaja itu.
Ardi senyum.
suka aja jawabnya.
bang Ica punya tebak-tebakan.
ucap gadis tersebut.
apa itu?
gak lambat cabut lagi kan.
tanya nya. sehingga gadis itu tertawa.
gak bang ini beda.
jawab nya
apa tanya Ardi.
Abang dengar ya.
sebutkan 10 nama buah yang akhirnya k.
Ica bantu 2. salak dan jeruk.
sisa 8 lagi. ucapnya.
Ardi diam sambil berfikir.
sersak kemudian ia diam.
apa lagi bang, tanya gadis tersebut.
Ardi masih memikirkan jawaban nya.
gak tau Abang dek. jawab nya kemudian.
Abang nyerah?
tanya aisah.
ia Abang nyerah sayang. ucapnya pasrah.
Abang dengar ya. mangga busuk, semangka busuk, pepaya busuk, durian busuk, anggur busuk, apel busuk, pisang busuk.
Ardi melebar kan matanya. saat mendengar jawaban gadis remaja tersebut.
curang itu namanya ais. ucapnya.
Aisah ketawa ngakak.
Ica gak bilang wajib buah segar. sambil menjulurkan lidahnya.
untung jauh ini dek.
ucap Ardi
kalau dekat, abang mau apa.
tantangnya.
Ardi hanya tersenyum.
cukup lama mereka berbicara lewat video tersebut.
dek, Abang mau mandi ya. Abang belum mandi . barang-barang Abang juga belum Abang kemasin. ucapnya sambil mengarahkan kamera ponsel tersebut ke arah tumpukan barang nya di lantai.
tadi Abang berangkatnya pagi.
dan Abang sampi di sini. tetap aja pagi. padahal abang di pesawat 8 jam. ucapnya membuat gadis remaja itu tertawa.
tapi nanti Abang bakal sering telpon icakan
tanya gadis tersebut.
Ardi diam cukup lama.
kalau Abang gak sibuk
adek, kalau ketemu sama cowok, jelbab nya wajib di pakai ya. ucapnya.
Aisah mengangukan kepalanya.
kalau sama bang Ardi gak apa kan Ica gak pakai jelbab. ucapnya.
Ais, Abang ini laki-laki.
tapi kan calon suami Ica.
kita tu belum halal sayang.
kalau sudah halal, Ica gak pakai jelbab bahkan gak pakai baju juga gak bakalan Abang perotes. ucapnya dengan
senyum di wajah.
membuat wajah gadis itu bersemu.
dah ya Abang.
mau mandi, Ica belajar yang rajin. gak usah di pikirkan hubungan kita. cukup Ica jaga kesetiaan aja ya. ucapnya.
gadis itu mengangguk kan kepalanya.
l love you bang.
ucapnya.
I LOVE YOU TO.
******
Ardi mengeluarkan kartu telpon kecil dari ponsel nya. dan menggantinya dengan kartu Telpon milik Amerika.
maaf ya sayang. untuk sementara,. Abang gak mau ganggu Ais. Abang mau Ais fokus dengan sekolah Ais. ucapnya sambil mencium foto gadis remaja tersebut yang di jadikan nya layar wallpaper ponsel nya.
Abang udah ngerasa jadi anak umur 17 tahun. dek. Abang pasti selalu rindu adek.
ucapnya kemudian.
ia mulai masuk kedalam kamar mandi yang tidak lah besar tersebut . ia mulai menyiram tubuhnya dengan air dingin . agar tubuhnya segar. setelah merasa bersih. ia kemudian keluar dari kamar mandi. dan mengambil baju santai nya dari dalam travel bag dan kemudian memakai baju tersebut.
******
ibu, Abang apa masih tidur?
saat di lihat Aisah, Azzam yang tidak ikut bergabung di meja untuk sarapan.
iya nak. tadi selesai sholat subuh, kata Abang, dia mau lanjutin tidur. soalnya nanti ke kampus nya jam 10.
mendengar ucapan ibunya. Aisah mengunyah mie goreng tersebut dengan sangat cepat. ia bahkan memasukkan banyak-banyak mie tersebut ke dalam mulutnya dan menelannya dengan cepat.
pelan-pelan makannya nak. ucap Siti saat melihat putri nya makan terburu-buru.
hari ini Ica piket Bu. jawab nya. setelah mie goreng itu habis ia langsung meneguk susu yang ada di gelas bening tersebut. hingga habis tak tersisa.
Bu, Ica mau ambil kunci motor dulu.
kunci motor Ica tinggal di kamar. ucapnya sambil berlari menaiki anak tangga.
Siti hanya menggeleng kan kepalanya.
Aisah masuk ke dalam kamar Azzam dengan cara mengendap-ngendap. ia melihat Azzam yang masih tertidur dengan lelap nya. Aisah melihat kunci motor Azzam yang di letaknya di atas nankas. bersebelahan dengan ponsel dan juga dompet milik abangnya Tersebut.
dengan sangat berhati-hati, Aisah menganti kunci motor Abang nya dengan kunci motor miliknya. ia kemudian meninggalkan kamar tersebut dengan cara diam-diam agar tidak ketahuan.
Bu, Ica pergi dulu ya. ucap nya sambil mencium punggung tangan ibunya serta mencium pipi kanan dan kiri ibunya.
ia berlari meninggalkan kan ibu nya.
Aisah memakai helm miliknya. ia menaikan seluruh rok sekolahnya ke atas. sehingga celana legging hitam nya terlihat. ia naik ke atas motor besar milik abangnya.
security yang menjaga rumah tersebut. membukakan pagar. mas Anton hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah gadis remaja tersebut.
*****
tumben udah sampai, sapa Erika dan derlin yang baru saja datang. Erika duduk di sebelah Aisah. sedangkan Darlin duduk di depan Aisah. persahabatan mereka di mulai sejak masuk SMP. dan sekarang mereka masauk sekolah yang sama. dan satu kelas.
mereka mengambilkan jurusan IPA dan lintas minat geografi.
Aisah hanya memandang sekilas dan kembali melanjutkan membuat pr kimia Nya yang belum di kerjakan.
ca, cerita dong.
ucap derlin.
ntar Ica ceritakan. setelah pr Ica siap. ucapnya.
Lo baru ngerjain pr ca?
tanya Erika yang tau betul bahwa sahabat nya itu bukan jenis siswa yang pemalas.
Ica hanya diam saja, tangannya dengan cepat menulis unsur-unsur kimia tersebut.
derlin mengeluarkan buku pr dari tasnya.
contek punya aku ca. terus kamu ceritain ke kita. sumpa ca. aku beneran penasaran ini.
ucap derlin.
Aisah membuka pr Sahabatnya itu. ia tidak perlu meragukan akan jawaban yang di tulis derlin di buku pr nya yang 98% sudah pasti benar. sahabat nya itu begitu jenius tentang pelajaran fisika dan kimia.
walaupun sering lambat loading nya kalau lagi ngobrol.
aisah menyalin isi pr Sahabatnya nya itu yang hanya 2 no terakhir saja. ia sudah menyelesaikan 3 soal.
ca, cerita dong. desak derlin.
iya, apa isi bingkisan itu. tanya Erika penasaran.
wajah Aisah Tampak begitu bahagia. isi kotak itu ini. ucapnya sambil menunjukkan cincin di jari manis nya.
ini seperti cincin berlian mami aku. ucap derlin.
cincin berlian?
tanya aisah.
iya ca. ini sepertinya cincin berlian. derlin berbica dengan begitu yakin.
Aisah seakan tidak percaya mendengar ucapan sahabnya Tersebut.
terus apa lagi ca,. yang di kasih sama calmi lo
tanya Erika.
calmi apa sih.
derlin mengerutkan keningnya saat mendengar istilah baru yang di ucapkan sahabnya Tersebut.
calmi tu calon suami. der
sahut Erika menjelaskan. membuat derlin mengangguk.
wali kelas mereka sudah masuk. untuk membimbing literasi atau pagi membaca yang di wajibkan sebelum masuk jam pertama.
membuat mereka harus menghentikan obrolan mereka yang memang tidak ada habisnya.
*****
like komen serta vole nya ya. reader.
😊🙏 makasih
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 221 Episodes
Comments
Putri Auren
manis imut tapi bawa nya moge... haduuuh bener bener gadis ajaib si aisyah
2022-11-21
0
Teh Mardiyah
baca lagi kangen Aisah Ardi🥰😘
2021-07-24
0
Lilik Juhariah
seru baca bolak balik kenakalan aisyah
2021-07-03
0