Bab 20 Lagi Om

" Ara udah" rintih Jho saat Aliora tak lagi menghisap tapi sudah menggigit.

" Udah " senyum senang Aliora melihat leher bagian bawah Jho yang memerah karena ulah nya.

Jho mengangkat Aliora keatas meja di depan cermin lalu menatap Aliora hangat yang begitu intens, Jho menjadi bingung serta tak mengerti dengan jalan pemikiran istri kecil nya .

" Om mau juga Nih" kata Aliora dengan polos menguncir asal rambut panjang nya yang membuat Jho tersenyum lebar ternyata menikah dengan Bocil punya sensasi tersendiri bahkan bisa juga memanfaatkan kepolosan nya .

" Nanti ya cantik Ara kan masih sekolah" senyum tulus Jho mengelus pipi Aliora, Dia tak ingin orang-orang berfikir macam-macam tentang Aliora hingga nanti Aliora yang ceria itu akan berubah murung karena di bully .

" Iya" Aliora hanya mengangguk patuh Tanpa banyak bicara membuat Jho gemas jadi nya dan mengecup kening Aliora.

Aliora memejamkan matanya saat Jho mengecup kening nya seolah merasakan curahan cinta Jho untuk nya .

Tapi saat Jho berulang kali mengecup pipi nya Aliora menunduk malu dengan wajah memerah membuat Jho tertawa spontan melihat ekspresi Bocil nakal itu yang malu.

" ganti baju ya habis itu tidur lagi sudah malam" ucap Jho menurunkan Aliora dari atas meja .

" Ara kan nggak punya baju" ucap Aliora menatap Jho yang berdiri di depan nya .

Jho membuka lemari nya lalu meminta Aliora memilih baju yang dia suka dulu .

" pilih aja baju yang nyaman kamu pakai dulu nanti pelayan akan mengisi lemari ini juga dengan perlengkapan mu" ucap Jho yang terkesan cukup formal dan segera keluar agar Aliora bisa berganti pakaian.

" Haa Om mau kemana, Ara takut disini " rengek Aliora memegang tangan Jho yang sedang mengancingkan kemeja nya .

" Nunggu diluar " ucap Jho lembut dia hanya tak ingin matanya nanti menatap Aliora yang tengah berganti pakaian membuat hasrat nya berdatangan untuk menjamah gadis kecil itu walaupun sudah menjadi istrinya Jho sadar kalau itu belum sekarang kasihan Aliora.

" Apa yang di takutkan kan terang begini dan ada Om juga di luar . Nggak boleh jadi penakut lagi Sayang" ucap Jho yang menyadarkan Aliora kenapa harus takut yang diangguki Aliora.

Setelah kepergian Jho Aliora sibuk memilih baju milik Jho yang kebesaran semua di tubuh montoknya.

" Ini aja lah , nggak papa besar yang penting nyaman untuk tidur " pendapat Aliora memakai kemeja putih milik Jho di depan cermin .

" Daddy" Teriak kencang Aliora yang tengah mengancingkan baju itu berlari pontang panting saat lampu tiba-tiba mati .

Brukk

Baru juga Jho yang duduk diatas ranjang itu mau menghampiri Aliora karena lampu mati tapi belum lima detik gadis nakal itu sudah sampai di ranjang memeluk Jho ketakutan.

" Takut Om" rengek Aliora yang sangat ngeri dengan kegelapan.

" tenanglah tidak papa " lembut Jho membalas pelukan Aliora dan menyalakan senter di ponsel nya .

Glukk.

saat Jho mengarahkan senter ponsel nya ke Aliora agar dia tidak takut rupanya Bocil itu sama sekali belum mengancingkan kemeja yang di pakainya dan Jho melihat tubuh montok itu hanya tertutup dalaman .

Bahkan Jho tak berharap lagi lampu akan menyala jika sudah begini, hasrat benar-benar terasa naik .

" Enggak jangan pergi" takut Aliora malah bergelayut di leher Jho saat Jho yang masih berbaring itu akan berdiri .

" Ara biar Om cek sebentar kenapa listrik nya bisa mati tak biasanya begini" alasan Jho tetap bangkit merasa tegang sendiri melihat Aliora.

Update by Janne*

Ide iseng ku yang di terbitkan,Terimakasih Author.

" Ara takut " keras kepala Aliora tak membiarkan Jho bangun bahkan menarik leher Jho yang akan bangkit dengan kedua tangannya benar-benar takut tak ingin Jho pergi.

Muach

Saking kencangnya Aliora meraih lehernya bibir Jho jatuh tepat di atas bibir Aliora yang berbaring telentang itu .

Seketika Jho kehilangan kontrol atas dirinya dia memegang tengkuk Aliora lalu mencicipi bibir manis Aliora ditengah kegelapan serta sunyi nya malam .

Jho meneguk kenikmatan di bibir mungil itu saking menikmati nya Jho sampai tak sadar kalau lampu sudah kembali menyala .

" Ara maafkan Om" dengan gemetar Jho memeluk Aliora yang sudah menangis itu saat rasa bersalah serta penyesalan datang begitu saja dalam dirinya melihat wanita yang sangat dia cintai menangis karena ulah nya .

Jho lepas kendali atas kontrol dirinya sehingga dia melakukan hal itu pada istri kecilnya yang sudah pasti belum serta pasti akan merasa tersakiti oleh Jho belum lagi ini hal pertama bagi Aliora.

" Sayang maafkan Om . Hei jangan menangis tidak akan terjadi apa-apa, Ara nggak akan hamil dulu dan Ara masih tetap bisa sekolah menikmati masa remaja Ara Om janji Ra " panik Jho menjelaskan semua nya agar pikiran gadis kecil itu tak kemana-mana belum lagi Aliora menangis sambil menatapnya dengan tatapan mata sayu .

" Ara maaf Om lepas kendali hingga mencium mu " panik Jho terus menjelaskan agar Aliora tidak merasa Jho jahat kepadanya.

Jho paham akan pemikiran Aliora yang masih labil walaupun dia sudah menjadi istri Jho bagi Aliora tetap saja kebahagiaan nya akan terganggu jika Jho menjamahnya.

" Ya apa salah nya , Om kan suami Ara" jawab Aliora tiba-tiba di tengah kepanikan Jho yang terus menjelaskan ini itu sambil menghapus air matanya.

" enak Om Ara mau lagi" wajah panda Aliora meminta ciuman pada suaminya yang hot itu .

Jlep.

" Astaga " Jho menutup mata mendengar jawaban Aliora yang di tindihnya itu , dia benar-benar tak mengerti pemikiran istrinya Jho pikir Aliora menangis karena Jho mencium nya tanpa izin tadi.

" Ayok Om cium nanti tidur nya" rengek Aliora menatap Jho yang masih menindih nya tapi malah memejamkan mata, ternyata sensasinya sangat enak jika dicoba biasanya Aliora hanya melihat lewat adegan film yang membuatnya tegang sendiri .

Nah sekarang dia sudah punya suami jadi tidak ada salahnya meminta .

" Kau ingin lagi Sayangkuh?" tanya Jho menatap Aliora dengan segala pikiran mesum nya ternyata sebahagia ini punya istri Bocil polos yang kalau mau berani meminta, Jho hanya tinggal mengontrol diri saja agar tidak kebablasan.

" Iya cepat, lama ya" cemberut Aliora mengalihkan tatapannya dari Jho kearah lain karena lama .

" istri kecilku sangat tak sabaran" batin Jho gemas sendiri sekaligus bahagia bahkan dia akan menjadi guru yang baik bagi istrinya sekarang.

Jho akan mengajari Bocil polos itu sampai tercandu-candu dengan sentuhan nya hingga Aliora akan terus berada di dekat nya tanpa tergoda dengan pria lain itulah tekad Jho sekarang.

Jho meletakkan kembali kedua tangan Aliora agar melingkar di lehernya lalu memulai hal yang di inginkan oleh istri kecilnya yang hobi nonton Drakor itu.

" udah ya sekarang tidur " senyum hangat Jho membersihkan sudut bibir Aliora lalu menutup tubuh montok itu dengan selimut , Jho tau Aliora sangat penasaran akan hal intim mungkin jika Jho ingin melakukan nya sekarang Bocil polos itu tak akan menolak saking penasarannya, tapi Jho hanya tak ingin merenggut masa remaja Aliora yang masih belum selesai .

Bahkan bisa menikahi Aliora sekarang saja Jho sudah bersyukur dan bahagia sekali .

" Sekali lagi Om" pinta Aliora malah semakin candu dan ingin terus mencoba .

Next

^^^Niat cepet tidur biar lupa. Eh malah disamperin ke mimpi.^^^

...Kamu memang luar biasa merepotkan....

Terpopuler

Comments

Inak Kia

Inak Kia

🤭🤭🤭

2023-12-05

0

Adila Ardani

Adila Ardani

aliora kamu ini ya 🤣🤣🤣

2023-11-15

0

Miss Typo

Miss Typo

Ara dah kecanduan dgn ciuman Jho 😁
pinter Jho, buat Ara kecanduan dgn semua sentuhan mu Jho wkwkwk

semangat thor selalu ditunggu lanjutannya 💪💪💪

2023-11-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!