keesokan paginya.
Aliora mengendari mobil nya dengan kecepatan sedang menuju sekolah nya sambil mendengarkan musik santai .
" Kenapa sih sejak Ara suka Om Jho semua cowok kek biasa aja gitu?" Aliora jadi bertanya tanya pada dirinya sendiri padahal banyak sekali cowok-cowok ganteng yang mendekati nya bahkan mengejar entah itu hanya sebatas untuk popularitas ataupun benar-benar tulus.
Tapi dalam setiap detiknya yang ada dalam fikiran Aliora hanya lah Om Jho entah kenapa pria dewasa itu begitu meracuni fikiran Aliora sampai Aliora tak bisa memikirkan cowok lain selain nya.
" Awas aja Om berani main sama wanita lain , pokok nya Om punya Ara" tegas Aliora membanting pintu mobil nya setelah keluar lalu berjalan cepat menuju kelasnya.
Brukk.
" Haa Maaf pak" pinta Aliora mengumpulkan kembali buku-buku guru yang di tabrak nya tanpa sengaja karena jalan buru-buru.
" ehhh"Aliora tertegun menatap wajah blasteran yang belum pernah dia lihat sebelum nya .
" tidak papa" kata guru muda itu menerima buku nya yang di serahkan Aliora.
" Maaf ya pak " senyum sungkan Aliora sopan lalu kembali berjalan dengan pelan tak lagi berlari.
" tunggu" guru muda itu kembali memanggil Aliora.
" kenapa pak?" tanya Aliora kembali menghampiri guru muda itu .
" bisa tolong antarkan saya ke kelas 12 fisika 3" pinta guru muda itu yang memang tak tau Arah saking banyaknya nya kelas .
" Ayo pak kelas di samping kelas Ara" ucap Aliora lalu berjalan bersebelahan dengan guru itu .
" Bapak guru baru disini?" tanya Aliora pada guru yang berwajah rada bule itu cuma tak sepenuhnya.
" Iya saya baru masuk hari ini" jawab Guru muda itu curi-curi pandang menatap Aliora yang sangat ceria .
Aliora mengangguk emang udah feeling juga tak mungkin bapak itu guru PL karena walaupun tampang nya rupawan dia terlihat sudah sangat dewasa.
" Ini kelas nya pak . Ara masuk dulu yaa" pamit Ara sopan menunjukkan kelas yang dicari bapak itu lalu masuk kekelas nya yang berada tepat di samping kelas itu .
" iya terimakasih"ucap nya menatap Aliora dengan seulas senyum.
............
Di kantor nya Jho kaget bukan main saat melihat foto Aliora yang tengah berjalan disamping king Mafia sekaligus psikopat bahkan di beberapa vidio singkat Jho melihat gadis kecil itu mengobrol dengan pria itu .
Jho meminta pengawasan terhadap Aliora semakin di perketat , Jho benar-benar kecolongan sampai tak tau bahaya yang begitu besar berada dekat Aliora.
Maxime Exanderio adalah seorang king Mafia yang sepertinya tengah melakukan penyamaran di sekolah Aliora untuk menuju suatu targetnya, Tapi Jho benar-benar tak bisa tenang di buatnya.
Pertemuan Aliora dengan Maxime barusan entah mengapa membuat Jho merasa terancam.
Jho menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat dikantor agar bisa pulang siang , dia ingin menjemput Aliora ketika pulang nanti .
...........
Sepulang sekolah Aliora tersenyum senang keluar dari kelas nya karena hari ini Aliora dapat nilai UH terbaik di kelas nya.
Aliora ke Toilet sebentar karena ingin pipis jadinya sekolah sudah cukup sepi saat dia berjalan menuju parkiran dari kelas .
" Ehh bapak " senyum Aliora saat dia kembali bertemu dengan guru tadi .
" Bahagia sekali sepertinya?" tanya pria itu hangat merasa suka saja melihat gadis kecil yang full senyum itu .
" Iya dong pak , Ara dapat nilai UH tertinggi di kelas tadi " tanpa sadar Aliora bercerita sambil berjalan pada pria itu.
" Wihh pinter coba bapak liat ?" katanya hangat mengambil kertas di tangan Aliora.
" cukup bagus tapi besok usahakan 100 ya " pesan pria itu selayaknya seorang guru pada murid nya saat di kertas UH Aliora tertera nilai 97 .
" Susah matematika Pak ini aja hafal rumus sampe tengah malam" jawab Aliora malah beralasan bukan nya setuju dengan ucapan guru yang sudah benar itu .
" Itu kamu tau susah makanya belajar lebih giat lagi yaa" senyum hangat guru muda itu mengembalikan kertas UH Aliora saat mereka sampai di parkiran.
" Ohh iya kenalkan nama bapak Maxime " ucap pria itu mengulurkan tangannya yang dengan cepat di balas Aliora karena sungkan malah guru yang mengajaknya berkenalan duluan .
" Alio,,,"
Belum jadi Aliora menjabat tangan Maxime, Jho datang entah dari mana tiba-tiba memeluk begitu erat bahkan Jho menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Aliora.
" Ara mengapa lama sekali capek Om nunggu " lesu Jho yang masih tak mau melepaskan pelukannya.
Maxime segera pamit pada Aliora dan masuk kemobil nya sambil tersenyum pada Aliora dan Om nya yang sangat cemas pada ponakannya, walaupun Maxime tak sempat melihat wajah Om Aliora.
" Om tumben datang tungguin Ara lagi?" senang Aliora membalas pelukan Jho sudah lama sekali Jho tidak menjemput nya pulang sekolah .
" Iya. Om lagi ada waktu luang ayok kita pulang" ajak Jho membawa Aliora masuk ke mobil nya .
Aliora duduk sambil bersandar kelengan Jho yang duduk tegap seketika mereka saling diam dengan Jho yang terlihat sibuk dengan pikiran nya sendiri entah apa yang dia pikirkan.
" Om" panggil Aliora
" Mmm," Jho hanya bergumam tetap sibuk dengan pikiran nya.
" haa,,, aaaa Om jemput Ara cuma buat di diemin begini, mending pulang sendiri tadi" rengek Aliora dengan geram memangku tangan nya tak biasanya Om Jho nya begini .
" Tidak begitu Ara " senyum lebar Jho mengelus kepala gadis kecil itu.
Jho hanya sedang memikirkan bagaimana merangkai kata agar Aliora paham dan tidak lagi berinteraksi dengan pria berbahaya tadi .
Jho merasa kesulitan menjelaskan seperti apa pada Aliora kerena disatu sisi sampai detik ini pun Aliora juga belum tau tentang identitas rahasia Jho sebagai seorang mafia .
Sedangkan untuk menjelaskan itu Aliora harus tau dulu identitas rahasia Jho agar dia bisa paham dan mengerti apa yang Jho maksud .
Tapi sampai sekarang Jho masih tetap menyembunyikan identitas dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kemafian dari Aliora karena beberapa alasan .
" Terus Apa Om diem terus dari tadi" tak suka Aliora.
" maaf ya,,, Om sedang banyak fikiran " lembut Jho yang membuat Aliora langsung menatap nya .
" Apa sih yang sedang Om fikirkan cerita lah sama Ara" ucap Aliora memegang tangan Jho bahkan dengan nakal nya Aliora menautkan jari-jarinya dengan Jho .
Membuat Jho tegang saat jari-jari kecil Aliora memasuki setiap celah jari Jho .
" emang Ara mau denger cerita Om?" tanya Jho tersenyum mengelus kepala Aliora dengan penuh kasih sayang saat rasa cinta nya lebih besar untuk Aliora dari pada keinginan sesaat nya yang berdatangan karena ulah gadis polos itu .
" Maulah cerita kan semua sama Ara asal jangan soal cewek , Ara nggak suka" ucapan valid Aliora yang begitu terang-terangan membuat Jho mengangkat sebelah alisnya.
" Ya justru itu yang mau Om ceritakan Ra" jawab Jho dengan sengaja memancing Aliora.
next ..
..."Jika pada akhirnya aku tak bisa memilikimu, biarlah aku mengagumimu sampai di titik dimana rasa itu akan hilang dgn sendirinya."...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Aisyah Diany Zahra
sakit thor walaupun hanya bisa mengagumi dari jauh... rasanya tersiksa
2023-12-26
0
Holel Holel
Kapan up lagi kak ?
Nungguin ceritanya bagus soaolnya
2023-11-07
0
Adila Ardani
lanjut
2023-11-06
0