Bab 5 kemarahan Aliora

Jho selalu merasakan kebahagiaan tiada Tara Saat ada Aliora bersama nya sampai main pukul-pukul pun jadi .

" Ara ayo suapi Om makan" pinta Jho setelah beberapa saat diam seolah tak terjadi apa-apa antara mereka .

" nggak mau " jawab Aliora ketus memangku tangan nya .

" Ayo lah Ra Om sedang malas menyuap nih" manja Jho seperti kucing minta dielus

" nggak mau makan sendiri" jawab Aliora terlanjur kesal karena kalah beradu argument dengan Jho.

" beneran nggak mau suapi Om minta tolong wanita lain nih?" goda Jho yang tau kalau Aliora sangat tak suka jika ada wanita yang mendekati nya .

" minta aja sana" jawaban ketus Aliora dengan suara keras tapi ekspresi nya sangat menyorot.

Dengan mental baja Jho memanggil asisten Rich yang super hot untuk masuk keruangan nya .

Mata bulat Aliora seperti akan keluar saking tak suka nya dia melihat wanita yang Jho panggil .

" ada apa pak ?" tanya wanita itu sopan menarik rok mini nya sedikit kebawah merasa takut melihat tatapan Aliora yang seperti setan kecil yang siap mencabik .

" tolong suapi saya makanan" ucap Jho dengan santainya walaupun sebenarnya dalam hatinya sudah was-was melihat tatapan Aliora takut gadis nakal itu nanti mengamuk .

Tapi demi apapun Jho hanya ingin tau bagaimana perasaan sesungguhnya Aliora untuk nya .

" Ba,,, baik pak ?" ucap wanita itu yang merasa serba salah tapi akhirnya menyuapi Jho dari pada harus kehilangan pekerjaan nya .

Dengan sedikit Tremor Diana menyendok makanan diatas meja lalu akan menyuapi Jho tapi Aliora langsung berdiri dari duduk nya membuat Diana semakin Tremor.

Siapa yang tidak kenal Aliora di kantor Jho dia adalah gadis nakal yang punya pengawas king Mafia jadi dia bisa melakukan apa saja sesuai nalurinya.

Aliora yang sudah di kuasai emosi serta rasa cemburunya melangkah lebar lalu dengan berani duduk miring di atas pangkuan Jho bahkan memeluk leher pria dewasa itu tapi tatapan nya sangat lah tajam sampai Jho tak sanggup menatapnya.

Jho mengangkat sebelah tangan nya di punggung Aliora meminta agar Diana segera meninggalkan mereka .

" Ara, Om bercanda " ucap Jho dengan seulas senyum melihat tatapan Aliora yang sangat menyeramkan dan Jho sendiripun tidak pernah melihat tatapan seperti itu dari mata Aliora selama ini .

Tatapan Aliora benar-benar tajam penuh intimidasi bahkan matanya menatap Jho sangat mendetail .

" Akkkksh,,,Ara " rintih Jho saat Aliora tiba-tiba mengigit bahunya tanpa belas kasihan .

" Sayang ,,,, sakit" pinta Jho mengelus punggung Aliora agar segera melepaskan gigitannya tapi Aliora seperti tak mendengarkan bahkan menekan gigitan.

" Akkh,,, Araaa" Jho meremas baju Aliora yang di peluk nya saat merasa nyeri dengan gigitan gadis kecil itu.

Akhirnya Aliora melepaskan gigitannya karena kasihan padahal Aliora sengaja menggigit begitu lama ingin tau apakah Jho juga akan menyakiti dirinya atau setidaknya mendorong Aliora agar menjauh tapi Jho malah memeluk nya .

" Awas Aja berani kayak tadi lagi , Ara kunyah sekalian" ketus Aliora berdiri dari duduk menatap Jho sinis .

Jho malah tersenyum penuh Arti merasakan keganasan Aliora saat marah bahkan sifat manja nya seperti hilang entah kemana berganti seperti jahat .

Jho meraih Aliora agar duduk di samping nya tidak untuk kembali ke pangkuan nya lalu berbisik dekat telinga Aliora.

" boleh secemburu itu sampe gigit?" goda Jho berbisik di telinga Aliora sambil menahan tawa .

sedari Aliora kecil Jho tau kalau Aliora memang tak menyukai Jho dekat dengan wanita lain bahkan Aliora sangat posesif terhadapnya ternyata masih sama sampai sekarang .

Jho sebenarnya cukup takut melihat reaksi spontan Aliora barusan , dia tak menyangka candaan nya akan membuat gadis kecil itu semarah ini .

Biasanya semarah- marah nya Aliora padanya tak pernah gadis kecil itu sampai menyakiti fisik Jho secara nyata tapi kali ini Jho benar-benar merasakan kemarahan nya .

" Ara masak itu untuk Om , Ara yang capek kenapa malah wanita lain yang menyuapinya agar masuk ke mulut Om" ucapan tegas Aliora menatap Jho sinis .

" Apa Om nggak bisa ngehargai Ara" detik itu juga mata tegas Aliora menjatuhkan Air mata saat rasa sesak tiba-tiba menguasai dirinya.

" Ara nggak begitu maksud Om " Jho memeluk gadis kecil itu tak membiarkan Aliora menangis .

" terus Apa ?" kata Aliora galak kembali membuat Jho tertawa spontan.

" sebenarnya nangis atau enggak sih " tawa Jho menghapus air mata Aliora sambil tersenyum lebar .

" Mmm, Ara nangis beneran nih" suara lucu Aliora yang bernada manja sekaligus sedih .

" enggak, enggak Bocil nggak boleh nangis " gemas Jho mengelus pipi tembem Aliora lalu merapikan poni nya yang sudah berantakan.

" Yaudah ayo makan " ucap Aliora yang masih sesegukan itu menyuapi Jho .

" Iya " kata Jho menerima suapan Aliora sambil senyum-senyum sendiri.

Aliora sangat mudah marah tapi mudah juga memaafkan, dia adalah wanita yang unik bahkan Jho tidak pernah menemukan wanita sepertinya.

" Ara udah makan?" tanya Jho membersihkan sisa Air mata di pipi tembem Aliora.

Aliora mengangguk tapi wajahnya nya masih sedih

" Nah terus kenapa masih sedih" tanya Jho gemas yang sadar biasanya gadis kecil itu ingin sesuatu biasanya.

" Ara tadi pengen beli es krim Om" cerita Aliora terus menyuapi Jho .

" Terus kenapa tidak jadi ?" tanya Jho menatap Aliora serius , iba juga melihat keinginan Bocil itu tak terpenuhi sehingga dia menjadi sedih .

" Ara tadi udah mau beli tapi sampe toko es krim Ara malah bawa ini ternyata bukan uang " cerita Aliora dengan sedihnya merogok sakunya lalu memperlihatkan setumpuk tisu yang Aliora keluarkan dari saku rok nya.

Uhukk

Uhukk

Jho langsung tersedak karena tertawa tiba-tiba padahal sedang makan mendengar cerita gadis polos yang masih sedih itu .

" kenapa malah bawa tisu?" tanya Jho balik setelah minum air .

" Ara buru-buru Om ketika mau pergi tadi jadi Ara buka laci ya ambil setumpuk ternyata malah tisu yang kebawa bukan nya uang" sedih Ara tak peduli walaupun Jho menertawakan nya.

" Ya kan Ara punya kartu atau di ponsel Ara juga ada aplikasi pembayaran kenapa tidak di gunakan" ucap Jho merapikan rambut Aliora.

" iya Ya Om , kok Ara oon sih" kekeh Aliora tiba-tiba menepuk jidatnya entahlah tadi pas liat isi sakunya cuma tisu Aliora memilih tak jadi membeli saja .

" baru nyadar " tawa keras Jho entahlah pokok nya ketika bersama Aliora dia akan menjadi versi lain dari dirinya bahkan terus tertawa berbeda dari biasanya yang sangat penuh keseriusan serta ambisi .

" Ooo, jadi Om bilang selama ini Ara beneran Oon" rengek Aliora tak terima mendengar jawaban Jho .

next .

...Jho said " Dia sederhana tapi tidak semua orang bisa seperti nya"...

Terpopuler

Comments

mawar putih

mawar putih

lanjut kak

2023-11-02

0

Mas Halu

Mas Halu

Kutunggu MALPER nya xixix 😁

2023-11-02

0

Miss Typo

Miss Typo

hayo Jho,,, Ara bisa marah lagi lho 😁

semangat kak ditunggu lanjutannya 💪💪💪

2023-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!