Jho selalu merasakan kebahagiaan tiada Tara Saat ada Aliora bersama nya sampai main pukul-pukul pun jadi .
" Ara ayo suapi Om makan" pinta Jho setelah beberapa saat diam seolah tak terjadi apa-apa antara mereka .
" nggak mau " jawab Aliora ketus memangku tangan nya .
" Ayo lah Ra Om sedang malas menyuap nih" manja Jho seperti kucing minta dielus
" nggak mau makan sendiri" jawab Aliora terlanjur kesal karena kalah beradu argument dengan Jho.
" beneran nggak mau suapi Om minta tolong wanita lain nih?" goda Jho yang tau kalau Aliora sangat tak suka jika ada wanita yang mendekati nya .
" minta aja sana" jawaban ketus Aliora dengan suara keras tapi ekspresi nya sangat menyorot.
Dengan mental baja Jho memanggil asisten Rich yang super hot untuk masuk keruangan nya .
Mata bulat Aliora seperti akan keluar saking tak suka nya dia melihat wanita yang Jho panggil .
" ada apa pak ?" tanya wanita itu sopan menarik rok mini nya sedikit kebawah merasa takut melihat tatapan Aliora yang seperti setan kecil yang siap mencabik .
" tolong suapi saya makanan" ucap Jho dengan santainya walaupun sebenarnya dalam hatinya sudah was-was melihat tatapan Aliora takut gadis nakal itu nanti mengamuk .
Tapi demi apapun Jho hanya ingin tau bagaimana perasaan sesungguhnya Aliora untuk nya .
" Ba,,, baik pak ?" ucap wanita itu yang merasa serba salah tapi akhirnya menyuapi Jho dari pada harus kehilangan pekerjaan nya .
Dengan sedikit Tremor Diana menyendok makanan diatas meja lalu akan menyuapi Jho tapi Aliora langsung berdiri dari duduk nya membuat Diana semakin Tremor.
Siapa yang tidak kenal Aliora di kantor Jho dia adalah gadis nakal yang punya pengawas king Mafia jadi dia bisa melakukan apa saja sesuai nalurinya.
Aliora yang sudah di kuasai emosi serta rasa cemburunya melangkah lebar lalu dengan berani duduk miring di atas pangkuan Jho bahkan memeluk leher pria dewasa itu tapi tatapan nya sangat lah tajam sampai Jho tak sanggup menatapnya.
Jho mengangkat sebelah tangan nya di punggung Aliora meminta agar Diana segera meninggalkan mereka .
" Ara, Om bercanda " ucap Jho dengan seulas senyum melihat tatapan Aliora yang sangat menyeramkan dan Jho sendiripun tidak pernah melihat tatapan seperti itu dari mata Aliora selama ini .
Tatapan Aliora benar-benar tajam penuh intimidasi bahkan matanya menatap Jho sangat mendetail .
" Akkkksh,,,Ara " rintih Jho saat Aliora tiba-tiba mengigit bahunya tanpa belas kasihan .
" Sayang ,,,, sakit" pinta Jho mengelus punggung Aliora agar segera melepaskan gigitannya tapi Aliora seperti tak mendengarkan bahkan menekan gigitan.
" Akkh,,, Araaa" Jho meremas baju Aliora yang di peluk nya saat merasa nyeri dengan gigitan gadis kecil itu.
Akhirnya Aliora melepaskan gigitannya karena kasihan padahal Aliora sengaja menggigit begitu lama ingin tau apakah Jho juga akan menyakiti dirinya atau setidaknya mendorong Aliora agar menjauh tapi Jho malah memeluk nya .
" Awas Aja berani kayak tadi lagi , Ara kunyah sekalian" ketus Aliora berdiri dari duduk menatap Jho sinis .
Jho malah tersenyum penuh Arti merasakan keganasan Aliora saat marah bahkan sifat manja nya seperti hilang entah kemana berganti seperti jahat .
Jho meraih Aliora agar duduk di samping nya tidak untuk kembali ke pangkuan nya lalu berbisik dekat telinga Aliora.
" boleh secemburu itu sampe gigit?" goda Jho berbisik di telinga Aliora sambil menahan tawa .
sedari Aliora kecil Jho tau kalau Aliora memang tak menyukai Jho dekat dengan wanita lain bahkan Aliora sangat posesif terhadapnya ternyata masih sama sampai sekarang .
Jho sebenarnya cukup takut melihat reaksi spontan Aliora barusan , dia tak menyangka candaan nya akan membuat gadis kecil itu semarah ini .
Biasanya semarah- marah nya Aliora padanya tak pernah gadis kecil itu sampai menyakiti fisik Jho secara nyata tapi kali ini Jho benar-benar merasakan kemarahan nya .
" Ara masak itu untuk Om , Ara yang capek kenapa malah wanita lain yang menyuapinya agar masuk ke mulut Om" ucapan tegas Aliora menatap Jho sinis .
" Apa Om nggak bisa ngehargai Ara" detik itu juga mata tegas Aliora menjatuhkan Air mata saat rasa sesak tiba-tiba menguasai dirinya.
" Ara nggak begitu maksud Om " Jho memeluk gadis kecil itu tak membiarkan Aliora menangis .
" terus Apa ?" kata Aliora galak kembali membuat Jho tertawa spontan.
" sebenarnya nangis atau enggak sih " tawa Jho menghapus air mata Aliora sambil tersenyum lebar .
" Mmm, Ara nangis beneran nih" suara lucu Aliora yang bernada manja sekaligus sedih .
" enggak, enggak Bocil nggak boleh nangis " gemas Jho mengelus pipi tembem Aliora lalu merapikan poni nya yang sudah berantakan.
" Yaudah ayo makan " ucap Aliora yang masih sesegukan itu menyuapi Jho .
" Iya " kata Jho menerima suapan Aliora sambil senyum-senyum sendiri.
Aliora sangat mudah marah tapi mudah juga memaafkan, dia adalah wanita yang unik bahkan Jho tidak pernah menemukan wanita sepertinya.
" Ara udah makan?" tanya Jho membersihkan sisa Air mata di pipi tembem Aliora.
Aliora mengangguk tapi wajahnya nya masih sedih
" Nah terus kenapa masih sedih" tanya Jho gemas yang sadar biasanya gadis kecil itu ingin sesuatu biasanya.
" Ara tadi pengen beli es krim Om" cerita Aliora terus menyuapi Jho .
" Terus kenapa tidak jadi ?" tanya Jho menatap Aliora serius , iba juga melihat keinginan Bocil itu tak terpenuhi sehingga dia menjadi sedih .
" Ara tadi udah mau beli tapi sampe toko es krim Ara malah bawa ini ternyata bukan uang " cerita Aliora dengan sedihnya merogok sakunya lalu memperlihatkan setumpuk tisu yang Aliora keluarkan dari saku rok nya.
Uhukk
Uhukk
Jho langsung tersedak karena tertawa tiba-tiba padahal sedang makan mendengar cerita gadis polos yang masih sedih itu .
" kenapa malah bawa tisu?" tanya Jho balik setelah minum air .
" Ara buru-buru Om ketika mau pergi tadi jadi Ara buka laci ya ambil setumpuk ternyata malah tisu yang kebawa bukan nya uang" sedih Ara tak peduli walaupun Jho menertawakan nya.
" Ya kan Ara punya kartu atau di ponsel Ara juga ada aplikasi pembayaran kenapa tidak di gunakan" ucap Jho merapikan rambut Aliora.
" iya Ya Om , kok Ara oon sih" kekeh Aliora tiba-tiba menepuk jidatnya entahlah tadi pas liat isi sakunya cuma tisu Aliora memilih tak jadi membeli saja .
" baru nyadar " tawa keras Jho entahlah pokok nya ketika bersama Aliora dia akan menjadi versi lain dari dirinya bahkan terus tertawa berbeda dari biasanya yang sangat penuh keseriusan serta ambisi .
" Ooo, jadi Om bilang selama ini Ara beneran Oon" rengek Aliora tak terima mendengar jawaban Jho .
next .
...Jho said " Dia sederhana tapi tidak semua orang bisa seperti nya"...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
mawar putih
lanjut kak
2023-11-02
0
Mas Halu
Kutunggu MALPER nya xixix 😁
2023-11-02
0
Miss Typo
hayo Jho,,, Ara bisa marah lagi lho 😁
semangat kak ditunggu lanjutannya 💪💪💪
2023-11-02
0