"Enggak Daddy " bantah Aliora tidak mau menjadi istri kedua Jho bahkan sekarang menolak keras pernikahan yang sedari dulu sangat dia impikan .
Jho meminta bodyguard nya untuk menyiapkan segala keperluan dalam acara sederhana itu dengan segera saat kedua orang tua nya pun sudah datang.
Tapi pernikahan Jho dan Aliora meskipun hanya sederhana untuk sekarang tapi pernikahan itu resmi yaitu diakui Dimata hukum dan negara .
" Enggak " Aliora adalah orang yang paling menentang pernikahan itu bahkan dia terus meminta agar Daddy nya merubah keputusan tapi Daddy nya seolah tak bergeming termasuk semua orang yang ada disana .
Aliora kembali drop saat lagi dan Lagi pikiran tak bisa lagi mengontrol emosi dan perasaan hancur dalam dirinya hanya saja kali ini Aliora masih sadar hanya kondisinya yang semakin lemah .
Jho meminta dokter untuk memasangkan infus dan memberikan perawatan terbaik untuk Aliora agar dia bisa kembali fit , tapi akhirnya dokter itu harus membius Aliora agar tenang dan tidak terus melawan walaupun hanya bius untuk separuh tubuh nya .
Separuh tubuh Aliora memang serasa tak berfungsi bahkan di gerakkan pun tak berasa tapi pikiran Aliora masih sadar sepenuhnya bahkan sekarang dengan air mata yang berjatuhan Aliora mendengar Jho dan Daddy mengucapkan akad pernikahan dengan beberapa saksi di sofa yang tak jauh dari tempat Aliora berbaring ditemani Mommy dan Ibu .
Aliora setuju atau tidak tapi saat Daddy dan Jho melakukan akad nikah maka secara otomatis Aliora akan tetap menjadi istri Jho .
Tak lama setelah itu kesadaran Aliora perlahan hilang dan matanya pun tertutup tekanan yang terlalu besar yang tak pernah Aliora rasakan telah membuat gadis kecil itu fisiknya melemah dengan sendirinya.
Keempat orang tua mereka tak banyak bicara bahkan setelah akad nikah itu selesai mereka langsung meninggalkan Jho dan Aliora berdua saja .
Bukan mengapa keempat orang tua mereka hanya ingin hal terbaik untuk anak mereka dan hanya dengan membiarkan mereka berdua lah agar mereka bisa berinteraksi dan untuk hal-hal lain kan bisa nanti .
" Jaga Aliora ya Jho. Jelaskan semua padanya secara pelan " pesan Daddy sebelum pergi yang diangguki Jho .
Setelah kepergian semua Jho masuk ke kamar mandi mengguyur tubuh nya dengan air dingin dari shower saat sesuatu yang tak terduga terjadi begitu saja hari ini .
Jho keluar ruang ganti dengan pakaian santai nya yaitu celana panjang dengan atasan kaos hitam tipis .
Jho tersenyum melihat Aliora di atas ranjang nya yang kondisinya sudah terlihat membaik bahkan tidak pucat lagi setelah mendapat perawatan dari dokter pribadi nya dan Jho meminta Dokter untuk kembali melepas kan infus itu .
Baru jam 8 malam Jho sudah menutup semua gorden kamar mewah nya bahkan mematikan lampu utama kamar menyisakan lampu kecil di atas nakas lalu berbaring disamping gadis kecil yang kini telah menjadi istrinya.
Jho meraih Aliora yang masih menutup mata itu untuk masuk kedalam pelukan nya .
Jho memeluk Aliora yang berbaring telentang itu dengan gemas saat merasakan kehangatan tubuh gemoy itu bahkan Jho tak berhenti-henti mengecupi pipi tembem Aliora.
Muach .
Tapi saat Jho mengecup kening Aliora entah mengapa air mata Jho jatuh secara spontanitas tanpa bisa di tahan .
" Akhirnya aku bisa memiliki mu Aliora setelah penantian panjang dan perjuangan yang tak mudah " haru Jho mengelus pipi Aliora.
" Aku berjanji akan jadi suami yang baik Sayang " janji Jho memeluk Aliora erat tak percaya bahwa hari ini dia bisa menikahi Aliora.
Jho memeluk Aliora sepenuhnya lalu menarik selimut . Jho ingin tidur sebentar bersama istri kecilnya karena setelah Aliora sadar nanti Jho tau kalau pertengkaran hebat akan terjadi di tengah mereka .
Jho harus menyiapkan mental untuk mendengarkan semua perkataan istrinya yang sudah sangat kecewa ini sampai drop karena salah paham tapi Jho memaklumi itu dan Memang dia juga yang salah , Tapi Jho akan menyelesaikan dengan tuntas semua masalah mereka malam ini.
Hampir jam 10 malam Aliora terbangun dengan kondisi tubuh yang tidak seperti tadi begitu lemah bahkan Aliora merasakan tubuh nya sudah kembali normal.
Aliora yang tersadar tidur dalam pelukan Jho segera bergeser sekuat tenaga untuk keluar dari pelukan erat pria dewasa itu.
Merasakan pergerakan Aliora yang mendorong nya Jho mengeratkan pelukannya walaupun matanya masih tertutup.
Aliora mendongak menatap Jho di balik redupnya cahaya menatap pipi Jho yang terdapat bekas membiru setelah Aliora melempar ponsel ke pipinya tadi.
Seketika Aliora menangis saat ingat beberapa hari terakhir ini dia sudah sering sekali menyakiti fisik Jho bahkan menggigit seperti kemarin .
Tapi saat Aliora ingat hal yang terjadi tadi Aliora benar-benar membenci Jho bahkan sekalipun Aliora telah menjadi istrinya.
" Lepasin Ara" teriak Aliora mendorong Jho sekuat tenaga sampai kakinya ikutan hingga Jho yang tengah tertidur itu jatuh kebawah ranjang di buat nya.
" Astaga Sayang " senyum Jho yang jatuh kebawah ranjang itu duduk di lantai lalu menyalakan seluruh lampu di kamar itu dengan menekan tombol di samping nakas .
Aliora semakin benci saat matanya mulai bisa menatap semua desain interior kamar mewah itu bahkan terlintas begitu saja di pikiran Aliora Jho yang tengah bercinta dengan istrinya tadi di kamar ini .
Jho berdiri lalu duduk di tepi ranjang menatap Aliora dengan hangat namun begitu intens .
" ganti baju dulu yaa" ucap Jho mendekati Aliora yang masih memakai seram sekolah nya itu .
" Jangan sentuh Ara" teriak Aliora turun dari ranjang saat Jho akan menyentuh nya .
Jho mengejar Aliora yang tiba-tiba berlari kearah pintu kamar itu bahkan memaksa pintu yang terkunci itu agar terbuka .
" Ara mau kemana Sayang?" tanya Jho pada Aliora yang menangis membuka pintu terkunci itu .
" Ara mau pulang" tangis Aliora yang sangat tak ingin menatap Jho .
" Ini rumah Ara , Ara mau pulang kemana lagi kita udah menikah Sayang dan sudah malam juga " ucap Jho lembut mendekati Aliora yang terus menepis tangan nya sama sekali tak mau Jho sentuh .
" Enggak. Ini bukan rumah Ara " tangis Aliora semakin hancur saat semua hal berdatangan di fikiran nya.
" Om jahat ,, Ara benci sama Om" ucap Aliora benar-benar benci pada pria yang sebelumnya sangat di cintai nya .
" jangan sentuh Ara , Ara jijik " bahkan Aliora memaki Jho saking kecewa dan sakit hatinya dengan Jho yang telah membohongi nya selama ini.
Jho menggendong Aliora dengan paksa lalu membawanya ke atas ranjang dan menindih gadis kecil itu.
" Lepasin Ara" Aliora terus melawan tak mau tunduk saat Jho menindihnya sampai Akhirnya Jho memegang kedua tangan Aliora di atas kepala nya dan mengunci tubuh Aliora.
Dalam posisi yang begitu dekat Jho berbicara bahkan langsung kedekat telinga Aliora berulang kali mengatakan bahwa dia belum menikah selama ini dan Aliora adalah istrinya satu-satunya.
Aliora tetap tak mau percaya bahkan terus memaki Jho karena tetap saja Jho membohongi nya dan Aliora semakin membenci Jho saat mendengar kejujuran Jho bahwa dia seorang mafia sedangkan Aliora sangat membenci seorang pembunuh yang merampas hak orang lain dengan licik.
Jho tak bergeming mau seperti apapun Aliora memaki nya dia tetap menceritakan semua nya tanpa menutupi apapun bahkan mengatakan semua hal yang dia sembunyikan dari Aliora selama ini sekaligus Alasan nya .
" Dan rumah ini Aku bangun khusus untuk kita Sayang sebagai hunian keluar kecil kita kelak. Pasti anak kita nanti akan senang berlari dan bermain dirumah ini" dalam kejujuran Jho malah ikut mengatakan apa yang terbayang di pikiran nya .
" Enggak. Ara nggak mau punya anak dari seorang pembohong" teriak Aliora benar-benar sama sekali tak bisa menerima kenyataan yang baru saja Jho katakan tentang siapa dirinya sebenarnya.
" Ara mau bercerai , Ara nggak mau memulai hidup dan lembaran masa depan Ara dengan Om " ucapan Aliora yang membuat Jho serasa tersambar petir sampai dia goyah mendengar ucapan yang keluar dari mulut istrinya dimalam pernikahan mereka
Next
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Dasar bocil...🤣🤣🤣
2024-09-21
1
Qaisaa Nazarudin
Ini maksudnya apa ya?? Kok tambah bikin aku penasaran aja sih...🤔🤔
2024-09-21
0
Yenisia Afila
Terlalu jelek sifat ceweknya kekanakan mengalahkan sifat anak TK terlalu egois, cengeng dan keras kepala
2024-06-21
1