" kamu ngapain disini nggak sekolah " omel Jho mengira Aliora cabut sekolah hanya untuk membelikan seorang pria hadiah .
" Ya beli hadiah lah kan nggak ada orang jualan sayur disini" jawaban ketus gadis kecil yang masih memakai seragam sekolah nya dengan kesal .
" Buat siapa?, pacar mu?" tanya Jho lebih sensi lagi dari Aliora sampai beberapa orang menatap mereka .
" Kayak Om yang nggak punya pacar aja " jawaban kesal Aliora melirik tajam bunga di tangan Jho lalu sibuk memilih ikat pinggang di rak sebelah nya mengabaikan Jho karena merasa kesal melihat Jho yang membeli hadiah untuk wanita lain .
" Jadi itu beneran untuk pacar Mu" tanya Jho mendekati gadis kecil itu bahkan meraih pinggang Aliora saat bodyguard nya telah membooking toko hadiah itu hingga yang tinggal hanya mereka dan beberapa pelayan toko.
Aliora yang mendongak menatap pria yang terlihat lebih emosi lagi dari nya itu dengan Aneh .
" Apaan sih Om marah-marah sama Ara. Om aja beliin wanita lain hadiah kenapa ketika Ara yang beli Om malah marah " tanya Aliora juga kesal dengan Jho yang malah mengomelinya harusnya kan Ara yang marah .
" Aku membelinya untuk mu dan ini untuk siapa?" tanya Jho meletakkan buket bunga yang di pegang nya melirik topi pria di tangan Aliora.
" Ara nggak percaya , mana pernah Om beliin bunga buat Ara dan milih high heels lagi dasar pembohong" kesal Aliora dengan suara keras sangat cemburuan sekali sepertinya dan itu membuat Jho kembali menjadi dirinya seketika bahkan langsung tersenyum.
" Jadi Ara sedang mencari hadiah untuk Om?" tanya Jho dengan seulas senyum memeluk gadis kecil itu saat dia peka bahkan merasakan cinta Aliora untuk nya .
" Enggak, Om aja beli hadiah untuk wanita lain" suara kecil Aliora hanya berdiri diam sama sekali tak membalas ataupun menolak pelukan Jho tapi walaupun begitu Jho bisa merasakan Aliora sedang merindukan nya itulah kenapa Aliora tidak menolak pelukan darinya walaupun tidak membalas .
" Om beli hadiah untuk Ara Sayang bukan buat wanita lain" ucap Jho dengan lembut mengelus kepala dan punggung Aliora yang di peluk nya.
" Om bohong" tak percaya Aliora kerena ini adalah hadiah yang tak biasa Jho belikan untuk nya .
" lah kenapa mikir Om malah bohong, beneran ini cocok nggak di kaki Ara " tanya Jho mengambil high heels yang tadi dipilih lalu berjongkok bahkan akan melepaskan sepatu yang sedang Aliora pakai.
" ihh Om jangan" Aliora merasa tak enak hati melihat Jho yang berjongkok di kaki nya .
" sudah sini coba" tanpa ragu Jho melepas sepatu Aliora yang berdiri di depannya lalu mencoba kan high heels pilihan nya .
" bagus tapi yang ini juga lebih bagus " Jho mengambil satu lagi dan mencoba kan nya ke kaki Aliora.
" Ini saja " Jho menyerahkan high heels itu pada pelayan toko .
Setelah memasang kembali sepatu Aliora Jho berdiri sambil mengelus pipi gadis manis itu .
" Ara kenapa kesini dijam sekolah Sayang?" tanya Jho begitu lembut dengan cara yang tak biasa membuat Aliora merasa berbunga-bunga mendengar nya .
" Ara kan pulang cepat hari ini Om Karena disekolah sedang ada kegiatan jadi Ara mampir kesini " jawab Aliora yang menunduk itu jujur tapi sesekali dia curi-curi pandang menatap Jho yang berdiri di depan nya .
" Pulang cepat tidak niat mampir ke kantor Om?" tanya Jho hangat semakin gemas melihat gadis kecil yang terus curi-curi pandang menatap nya itu .
" Ini mau mampir makanya beli hadiah " jawab Aliora yang entah mengapa sekarang dia tidak kuat menatap Jho dalam waktu yang lama jiwa Miss queen nya meronta ronta melihat ketampanan pria dewasa itu belum lagi tatapan lembutnya bikin Aliora meleleh.
" sudah makan?" tanya Jho yang dibalas gelengan oleh Aliora.
" mengapa jadi irit sekali bicara sekarang sih?" gemas Jho mencubit pipi tembem Aliora yang biasanya cerewet kalau bertemu Jho selalu bercerita ini itu .
" Mmm" entahlah Aliora juga tak mengerti dengan dirinya sekarang yang begitu kaku bahkan dia merasa malu untuk sekedar menatap Jho lama-lama jantung nya berdebar-debar tak karuan .
Jho memeluk Aliora sambil tersenyum lebar dan memberikan sebuket bunga yang tadi di pegang nya pada Aliora.
" suka?" tanya Jho pada Aliora yang sedang menghirup aroma bunga ini walaupun masih dalam pelukan Jho .
Aliora mengangguk lucu sambil menikmati posisinya dalam pelukan Jho.
" yaudah ayok makan" Jho memegang tangan Aliora lalu mengajak nya untuk mengambil semua belanja mereka tapi Jho cukup takjub saat sampai di kasir ternyata Aliora sudah memilih banyak .
Aliora tak mau belanjaan nya dibayarkan oleh Jho membuat Jho cukup tersurut di buat nya .
" kenapa belanjaan kamu nggak mau Om bayarin duit Om emang nggak sebanyak uang kamu tapi Om mampu kok kalau hanya sekedar membayar itu " ucap Jho yang mengikuti Aliora yang mobil nya di parkir disudut toko .
" Ihhh apa sih Om kok malah tersinggung" kekeh Aliora membukakan pintu untuk Jho di samping kemudi dia ingin menyetir mobil nya sendiri .
" Ya gimana nggak tersinggung kamu melukai ego seorang pria ku Aliora" tegas Jho duduk di dalam mobil dengan ekspresi wajah tak terima nya .
" Melukai apa sih Om. kalau Ara beli hadiah buat Om terus Om yang bayar itu bukan hadiah nama nya" jelas Aliora dengan gemas melihat ekspresi merajuk Jho yang selama ini tak pernah dia liat .
" tetap Aja nggak ngehargai Om sebagai pasangan kamu" ucap Jho tak mau menatap Aliora yang masih berdiri di luar sedangkan Jho sudah duduk di dalam mobil .
Aliora menarik sabuk pengaman lalu menunduk dan memakainya pada Jho yang duduk miring ke kanan membelakangi nya itu .
mata Jho seolah terkunci menatap gadis kecil itu dalam jarak yang begitu dekat saat dia menunduk memasang sabuk pengaman untuk nya .
" Kiw kiw " goda Aliora dengan centil mengedipkan sebelah matanya menggoda Jho yang menatap nya tanpa berkedip membuat wajah pria dewasa itu langsung merah padam menahan malu saat di goda gadis kecil itu.
Aliora masuk ke mobil nya lalu berkendara dengan santai sambil sesekali melirik Jho yang hanya diam dengan ekspresi datarnya membuat ide-ide jahil Aliora berdatangan.
Dalam diamnya suasana Aliora yang tengah menyetir itu mengambil sesuatu di sudut pintu mobil dan melemparkannya ke tangan Jho yang melamun itu.
" Akkkkkk" teriak Jho benar-benar kaget saat seekor ular cukup besar jatuh ke tangan nya dan bahkan sudah Jho lembar ke bawah pun dia masih berjalan-jalan seperti akan menggigit sehingga Jho sampai mengangkat kedua kakinya ke atas kursi mobil .
" hahahaha " tawa meledak Aliora meminggirkan mobil lalu memukul setir mobil nya saking gemas nya melihat ekspresi ketakutan Jho yang secara spontanitas muncul karena efek kaget nya .
" Aaaaa, ampun Om " rintih Aliora saat Jho menghukum nya saking geram nya
Next.
Orang yang gak punya tujuan, nyetirnya pasti slow walaupun jalanan nya kosong. Iya kan?
Tapi coba deh kalo udah punya tujuan, ada target waktunya lagi, di jalanan biasa pun pasti ngegass teross. Ngerti kan?
Tapi ini bukan tentang nyetir dan jalanan melainkan kuliah ku ;)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
wariyanti Safitri
lanjut Thor
2023-11-10
0
Holel Holel
Selalu setia menunggu cerita selanjutnya kak🤗jadi semangat💪
2023-11-10
0
Miss Typo
gemes gemes sm sm Jho dan Aliora, akhirnya salah paham berakhir sudah 😁
semangat semangat thor 💪💪💪
2023-11-10
0