" kenapa?''tanya Jho menahan senyum setelah beberapa wanita itu lewat dan Aliora kembali duduk di sebelah nya.
" Apa? Om mau liat tante-tante tadi , body nya montok iya " sergah Aliora menatap Jho tajam dengan begitu sensi .
Pokoknya Aliora tidak rela Om Jho di tatap apalagi menatap wanita lain .
" Apa sih , kok Ara jadi marah sama Om?" tanya Jho tertawa melihat tingkah gadis kecil itu.
" Mmm, Ayok pulang Ara nggak mau makan disini lagi " sebal Aliora memunguti belanjaan nya di atas meja dan kursi .
" Tadi Om ajakin di tempat VIP nggak mau , pengen nya disini " ucap Jho menatap Aliora yang mood nya sangat jelek sekali terus menatap beberapa wanita yang duduk di sekeliling mereka.
" Ayok pulang" rengek Aliora menarik tangan Jho sampai pria dewasa itu berdiri .
di perjalanan pulang .
" Sudah Ara lagian Om juga nggak natap mereka kok" senyum Jho mengelus kepala Aliora yang masih cemberut itu .
" udah tidur sudah malam juga" kata Jho mengelus kepala Aliora yang secara spontanitas langsung bersandar di lengan nya begitu di elus .
" Ara dingin Om" manja Aliora pura-pura dingin agar bisa lebih dekat dengan Om Jho nya .
Jho melepas jas nya lalu menyelimuti Aliora yang duduk di samping.
" Aaaa , Om aroma mu sangat harum aku sangat candu" Batin Aliora.
Salah satu alasan Aliora sedari kecil suka dengan Jho ya karena aroma khas tubuhnya yang sangat menenangkan.
" Besok kan kamu libur main lah ke kantor Om" pinta Jho yang terus mengelus kepala Aliora dengan lembut .
" Kok Om tau Ara libur besok?" tanya Aliora kembali membuka mata .
" Apa sih yang tidak aku tau tentang mu Sayang" Batin Jho menatap Aliora dengan seulas senyum .
" Iya besok Ara main ke kantor Om " jawab Aliora akhirnya karena sedari dulu Om Jho memang selalu tau tentang segala hal .
Sesampai dirumah nya Aliora sudah tertidur pulas sehingga Jho menggendong dan menidurkan Aliora di kamar lalu langsung pulang karena juga merasa lelah .
" Tidur yang nyenyak ya cantik " ucapan terakhir Jho sambil mengelus kepala Aliora lalu dia pulang membiarkan Aliora tidur nyaman di tengah boneka-boneka yang memenuhi ranjang gadis itu.
Keesokan paginya.
" hoammm" Aliora bangun kesiangan selain karena tak ada yang membangunkan dia juga merasa lelah .
Mata Aliora langsung membulat dan segera berlari kencang menuju deretan paper bag di atas sofa kamarnya , sangat tak sabar ingin on boxing semua yang dia beli semalam .
Aliora duduk menghambur ke sofa lalu mulai membuka dan mencoba setiap isi paper bag milik nya dengan sangat senang .
" Om Jho " batin Aliora saat teringat wajah tampan pria baik nan penyayang itu .
" Mandi dulu ah " bingung Aliora harus pakai baju apa menemui Om nya itu nanti agar terlihat cantik .
Selesai mandi Aliora yang masih memakai handuk itu keluar dari kamar nya sambil bernyanyi.
Dret .
" Hallo Daddy" senang Aliora mengangkat telepon dari orang tua nya.
" anak Mommy baru bangun jam segini?" tanya Mommy mengangkat sebelah alisnya.
" hehehe iya Mom maklum kan libur" kekeh Aliora dengan wajah berseri serinya .
" Ara nggak keluar mumpung libur?" tanya Daddy yang sebenarnya mengarah pada Acara di perusahaan milik Jho .
" Ini mau ke kantor Om Jho , soal nya semalam Ara janji mau datang" cerita Ara yang diangguki kedua orang tua nya.
" Ara nggak nangis kan semalam?" tanya Daddy yang diangguki Aliora dengan malu .
" Tapi Om Jho datang kok Daddy terus ajak Ara belanja , hilang deh sedih Ara" cerita anak polos itu yang mengantarkan sebuah senyuman di wajah kedua orang tuanya.
Setulus ini Jho menyayangi anak mereka padahal mereka pun tau betapa lelah nya Jho semalam karena persiapan acara bisnis di perusahaan pusat milik nya, tapi dia tetap menyempatkan waktu untuk Aliora.
" yasudah pergilah ke perusahaan Om mu , jangan lupa bawa makanan agar dia senang " ucap Daddy sambil tersenyum terbayang Jho yang selalu bahagia mendapatkan perhatian-perhatian kecil Aliora yang membuat nya senang .
" Baik Daddy"
...........
Sesampai di perusahaan Jho Aliora yang baru turun mobil itu sedikit kebingungan lantaran perusahaan Om nya yang sangat ramai dari biasanya seperti sebuah acara besar sedang berlangsung.
" Itu Om Jho " semangat Aliora Langsung berlari kencang tanpa peduli orang-orang disekitarnya saat dia melihat Jho berjalan di lantai dasar.
Brukk.
Aliora mendarat dalam pelukan hangat Jho , gadis kecil itu seolah mengabaikan semua opnum yang berada di sekitar nya yang Aliora tau adalah dia sedang memeluk pria penyayang yang sudah dia sukai sedari kecil .
Saat Jho tak kunjung membalas pelukan nya Aliora melonggarkan pelukannya.
Jlepp
Saat Aliora menatap kesekitar nya dia terpaku dengan mental surut saat dirinya tengah menjadi perhatian banyak orang disekitar mereka atas reaksi spontan nya pada Jho .
Dan pasti Om nya juga malu , sekaligus merasa image nya rusak karena Aliora yang memeluk nya di tengah keramaian belum lagi suasana sangat formal karena banyak pebisnis lain .
Mental Aliora seolah tiba-tiba surut saat mendengar penuturan demi penuturan orang disekitar nya yang mulai tidak baik dan Aliora sadar dia salah ini adalah lingkungan kantor yang formal dia tak seharusnya begitu .
Aliora tau dia salah tapi juga kecewa dan sedih melihat Jho yang hanya diam apakah pria dewasa itu juga akan seperti seolah tak mengenalnya agar tidak malu di tengah kolega bisnis nya.
Memikirkan itu saja rasanya Aliora sudah ingin menangis saat dirinya begitu terpojok kan di depan umum hanya karena reaksi spontan nya .
" Mengapa datang nya lama sekali cantik " ucapan hangat Jho memeluk lalu mengelus kepala Aliora dengan sayang setelah beberapa saat terdiam .
Jho terdiam barusan karena masih merasa tak percaya Aliora akan menunjukkan kasih sayang publik dengan memeluknya di tengah keramaian.
Jho terlalu takjub sampai membeku tak percaya dirinya akan mendapatkan perlakuan seperti itu dari Aliora.
" Ara,,,Ara kan masak dulu " jawab Aliora dengan nada kecil yang tak lagi membalas pelukan Jho tapi sudah bersembunyi di dalam nya.
" Yaudah nanti kita makan yaa" lembut Jho seolah berbicara pada wanitanya yang terdengar sangat tulus .
Bahkan tanpa melepaskan pelukannya Jho berpamitan pada beberapa rekan serta koleganya dan meminta Asisten nya untuk menggantikan nya makan siang bersama sebelum meeting sesi 2 dimulai bersama seluruh pemegang saham dan investor nya .
Disitu dapat terlihat dengan jelas betapa berharga dan pentingnya wanita yang tengah berada dalam pelukan nya itu .
Memang orang-orang tak sempat melihat wajah Aliora sedari tadi karena posisi.
" Maafin Ara ya Om udah bikin Om malu" lirih Aliora yang berada dalam pelukan Jho itu menatap Jho penuh rasa bersalah tapi pria dewasa itu malah senyum-senyum sendiri.
Next
...Dia mengetahui kesalahanku, tapi tetap menerimaku Dia mengetahui aibku, tapi dia tetap mencintaiku:)...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Dinda
cieee...cieee om Joe senyum"seneng gy mna gtuh d peluk SM gadis kecil ya,,lanjuuttttt kak
2023-11-01
1
Sophia Aya
om jo rela sampai menua menunggu ara jadi gadis yang cantik
2023-11-01
0
Miss Typo
deg²an tapi juga senyam senyum sendiri 😁
semangat thor ditunggu lanjutannya 💪💪💪
2023-11-01
0