Bab 3 pelukan Aliora

" kenapa?''tanya Jho menahan senyum setelah beberapa wanita itu lewat dan Aliora kembali duduk di sebelah nya.

" Apa? Om mau liat tante-tante tadi , body nya montok iya " sergah Aliora menatap Jho tajam dengan begitu sensi .

Pokoknya Aliora tidak rela Om Jho di tatap apalagi menatap wanita lain .

" Apa sih , kok Ara jadi marah sama Om?" tanya Jho tertawa melihat tingkah gadis kecil itu.

" Mmm, Ayok pulang Ara nggak mau makan disini lagi " sebal Aliora memunguti belanjaan nya di atas meja dan kursi .

" Tadi Om ajakin di tempat VIP nggak mau , pengen nya disini " ucap Jho menatap Aliora yang mood nya sangat jelek sekali terus menatap beberapa wanita yang duduk di sekeliling mereka.

" Ayok pulang" rengek Aliora menarik tangan Jho sampai pria dewasa itu berdiri .

di perjalanan pulang .

" Sudah Ara lagian Om juga nggak natap mereka kok" senyum Jho mengelus kepala Aliora yang masih cemberut itu .

" udah tidur sudah malam juga" kata Jho mengelus kepala Aliora yang secara spontanitas langsung bersandar di lengan nya begitu di elus .

" Ara dingin Om" manja Aliora pura-pura dingin agar bisa lebih dekat dengan Om Jho nya .

Jho melepas jas nya lalu menyelimuti Aliora yang duduk di samping.

" Aaaa , Om aroma mu sangat harum aku sangat candu" Batin Aliora.

Salah satu alasan Aliora sedari kecil suka dengan Jho ya karena aroma khas tubuhnya yang sangat menenangkan.

" Besok kan kamu libur main lah ke kantor Om" pinta Jho yang terus mengelus kepala Aliora dengan lembut .

" Kok Om tau Ara libur besok?" tanya Aliora kembali membuka mata .

" Apa sih yang tidak aku tau tentang mu Sayang" Batin Jho menatap Aliora dengan seulas senyum .

" Iya besok Ara main ke kantor Om " jawab Aliora akhirnya karena sedari dulu Om Jho memang selalu tau tentang segala hal .

Sesampai dirumah nya Aliora sudah tertidur pulas sehingga Jho menggendong dan menidurkan Aliora di kamar lalu langsung pulang karena juga merasa lelah .

" Tidur yang nyenyak ya cantik " ucapan terakhir Jho sambil mengelus kepala Aliora lalu dia pulang membiarkan Aliora tidur nyaman di tengah boneka-boneka yang memenuhi ranjang gadis itu.

Keesokan paginya.

" hoammm" Aliora bangun kesiangan selain karena tak ada yang membangunkan dia juga merasa lelah .

Mata Aliora langsung membulat dan segera berlari kencang menuju deretan paper bag di atas sofa kamarnya , sangat tak sabar ingin on boxing semua yang dia beli semalam .

Aliora duduk menghambur ke sofa lalu mulai membuka dan mencoba setiap isi paper bag milik nya dengan sangat senang .

" Om Jho " batin Aliora saat teringat wajah tampan pria baik nan penyayang itu .

" Mandi dulu ah " bingung Aliora harus pakai baju apa menemui Om nya itu nanti agar terlihat cantik .

Selesai mandi Aliora yang masih memakai handuk itu keluar dari kamar nya sambil bernyanyi.

Dret .

" Hallo Daddy" senang Aliora mengangkat telepon dari orang tua nya.

" anak Mommy baru bangun jam segini?" tanya Mommy mengangkat sebelah alisnya.

" hehehe iya Mom maklum kan libur" kekeh Aliora dengan wajah berseri serinya .

" Ara nggak keluar mumpung libur?" tanya Daddy yang sebenarnya mengarah pada Acara di perusahaan milik Jho .

" Ini mau ke kantor Om Jho , soal nya semalam Ara janji mau datang" cerita Ara yang diangguki kedua orang tua nya.

" Ara nggak nangis kan semalam?" tanya Daddy yang diangguki Aliora dengan malu .

" Tapi Om Jho datang kok Daddy terus ajak Ara belanja , hilang deh sedih Ara" cerita anak polos itu yang mengantarkan sebuah senyuman di wajah kedua orang tuanya.

Setulus ini Jho menyayangi anak mereka padahal mereka pun tau betapa lelah nya Jho semalam karena persiapan acara bisnis di perusahaan pusat milik nya, tapi dia tetap menyempatkan waktu untuk Aliora.

" yasudah pergilah ke perusahaan Om mu , jangan lupa bawa makanan agar dia senang " ucap Daddy sambil tersenyum terbayang Jho yang selalu bahagia mendapatkan perhatian-perhatian kecil Aliora yang membuat nya senang .

" Baik Daddy"

...........

Sesampai di perusahaan Jho Aliora yang baru turun mobil itu sedikit kebingungan lantaran perusahaan Om nya yang sangat ramai dari biasanya seperti sebuah acara besar sedang berlangsung.

" Itu Om Jho " semangat Aliora Langsung berlari kencang tanpa peduli orang-orang disekitarnya saat dia melihat Jho berjalan di lantai dasar.

Brukk.

Aliora mendarat dalam pelukan hangat Jho , gadis kecil itu seolah mengabaikan semua opnum yang berada di sekitar nya yang Aliora tau adalah dia sedang memeluk pria penyayang yang sudah dia sukai sedari kecil .

Saat Jho tak kunjung membalas pelukan nya Aliora melonggarkan pelukannya.

Jlepp

Saat Aliora menatap kesekitar nya dia terpaku dengan mental surut saat dirinya tengah menjadi perhatian banyak orang disekitar mereka atas reaksi spontan nya pada Jho .

Dan pasti Om nya juga malu , sekaligus merasa image nya rusak karena Aliora yang memeluk nya di tengah keramaian belum lagi suasana sangat formal karena banyak pebisnis lain .

Mental Aliora seolah tiba-tiba surut saat mendengar penuturan demi penuturan orang disekitar nya yang mulai tidak baik dan Aliora sadar dia salah ini adalah lingkungan kantor yang formal dia tak seharusnya begitu .

Aliora tau dia salah tapi juga kecewa dan sedih melihat Jho yang hanya diam apakah pria dewasa itu juga akan seperti seolah tak mengenalnya agar tidak malu di tengah kolega bisnis nya.

Memikirkan itu saja rasanya Aliora sudah ingin menangis saat dirinya begitu terpojok kan di depan umum hanya karena reaksi spontan nya .

" Mengapa datang nya lama sekali cantik " ucapan hangat Jho memeluk lalu mengelus kepala Aliora dengan sayang setelah beberapa saat terdiam .

Jho terdiam barusan karena masih merasa tak percaya Aliora akan menunjukkan kasih sayang publik dengan memeluknya di tengah keramaian.

Jho terlalu takjub sampai membeku tak percaya dirinya akan mendapatkan perlakuan seperti itu dari Aliora.

" Ara,,,Ara kan masak dulu " jawab Aliora dengan nada kecil yang tak lagi membalas pelukan Jho tapi sudah bersembunyi di dalam nya.

" Yaudah nanti kita makan yaa" lembut Jho seolah berbicara pada wanitanya yang terdengar sangat tulus .

Bahkan tanpa melepaskan pelukannya Jho berpamitan pada beberapa rekan serta koleganya dan meminta Asisten nya untuk menggantikan nya makan siang bersama sebelum meeting sesi 2 dimulai bersama seluruh pemegang saham dan investor nya .

Disitu dapat terlihat dengan jelas betapa berharga dan pentingnya wanita yang tengah berada dalam pelukan nya itu .

Memang orang-orang tak sempat melihat wajah Aliora sedari tadi karena posisi.

" Maafin Ara ya Om udah bikin Om malu" lirih Aliora yang berada dalam pelukan Jho itu menatap Jho penuh rasa bersalah tapi pria dewasa itu malah senyum-senyum sendiri.

Next

...Dia mengetahui kesalahanku, tapi tetap menerimaku Dia mengetahui aibku, tapi dia tetap mencintaiku:)...

Terpopuler

Comments

Dinda

Dinda

cieee...cieee om Joe senyum"seneng gy mna gtuh d peluk SM gadis kecil ya,,lanjuuttttt kak

2023-11-01

1

Sophia Aya

Sophia Aya

om jo rela sampai menua menunggu ara jadi gadis yang cantik

2023-11-01

0

Miss Typo

Miss Typo

deg²an tapi juga senyam senyum sendiri 😁

semangat thor ditunggu lanjutannya 💪💪💪

2023-11-01

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!