" enggak lah , masa secantik ini di bilang oon. Ayuk katanya mau beli es krim cantik " bujuk Jho yang sangat pandai menarik hati Bocil itu .
" Ayuk Om" semangat Aliora Langsung berdiri .
Jho meminum segelas air selesai makan lalu kembali memakai jas nya .
" berdarah nggak Om?" tanya Aliora curi-curi pandang menatap tubuh Jho saat pria dewasa itu memakai jas nya .
" Enggak cuma berbekas rompi sama kemeja Om cukup tebal buat nahan gigi tajam ini " jawab Jho dengan gemas mengetuk bibir Aliora dengan telunjuk nya .
" Bentar Om" ucap Aliora dengan spontan berjinjit agar bisa merapikan dasi Jho saat mereka akan berjalan .
" Om kenapa nggak marah Ara gigit?" tanya Aliora begitu mereka berjalan beriringan keluar dari ruangan Jho .
" emang kamu gigit Om biar marah gitu ?" pria dewasa itu balik bertanya dengan santai nya tapi Aura pemimpin Jho sangat berasa saat mereka berjalan di tengah suasana formal serta lingkungan kantor yang sangat ramai .
" Ya bukan tapi kenapa Om nggak marah kan sakit di gigit" jelas Aliora.
" Kapan sih Om bisa marah sama kamu Ra" jawab Jho singkat yang membuat Aliora meleleh.
" Andai Aja Ara bisa miliki Om sepenuhnya" batin Aliora menatap Jho yang berjalan di samping nya sayu .
" Mau Es krim rasa Apa ?" tanya Jho hangat saat mereka sampai di kantin perusahaan.
" ini, ini ,ini,,, " Aliora mulai memilih Es krim kerucut kesukaan nya dalam freezer dan baru berhenti saat Jho kembali melarang nya .
" Ini udah empat nggak boleh makan es krim terlalu banyak " larang Jho yang diangguki Aliora yang penting sudah ada empat.
Setelah nya mereka kembali berjalan sambil mengobrol ringan .
" Ara Om harus melanjutkan meeting dengan para investor serta seluruh pemegang saham perusahaan Om dan ini tidak bisa di wakilkan jadi Ara ingin nya nunggu di ruangan Om atau ikut Om meeting?" tanya Jho menatap Aliora yang sibuk menjilati es krim.
" Ara pulang aja lah Om" jawab Aliora mengambil jalan tengah .
" Yaaaaaa, masa pulang sih kan masih siang disini aja sama Om" suara lesu Jho baru hari ini Semangat nya full ketika bekerja karena ada Aliora tapi baru sebentar gadis kecil itu sudah ingin pulang saja .
" Ya kan Om sedang kerja yang ada nanti Ara malah ganggu Om" jawaban logis Aliora.
" enggak ada kamu ganggu Om malah senang ada kamu tapi kalau kamu merasa nggak nyaman karena hari ini Om kerja yaudah Om batalkan saja meeting hari ini " ucap Jho yang lebih rela kehilangan uang banyak dari pada waktunya bersama Aliora.
Karena memang sangat jarang sekali Aliora ada bersama nya di siang hari jika tidak libur sekolah seperti sekarang.
" Yaa jangan di batalkan Om bisa kehilangan uang banyak di buatnya" pendapat Aliora sangat tak setuju dengan keputusan sesaat Jho .
" Ya nggak apa kalau Ara emang pengen sama Om hari ini mumpung libur" kata Jho menatap Aliora hangat .
" Nggak mau pokoknya Om harus tetap kerja, Om nggak boleh ninggalin apa-apa cuma karena Ara" tegas Aliora yang kalau bersangkutan dengan bisnis pikiran nya sangat matang .
" Ya makanya temani Om jangan pergi " senyum smkir Jho yang tau bagaimana pemikiran Aliora matang nya jika itu seputar bisnis .
" Nggak mungkin Ara masuk ke ruangan meeting itu Om?" ucap Aliora menatap Jho yang malah akan membawanya ikut masuk .
" Kenapa tidak mungkin , perusahaan ini milik ku seutuhnya jadi tidak mungkin mereka bisa menentang keinginan ku apalagi hanya untuk membawa seseorang ikut masuk bersama ku" jelas Jho yang hanya bisa membuat Aliora bernafas panjang .
" Ara mau tunggu di ruang kerja Om aja" ucap Aliora yang masih ingin menikmati es krim nya yang masih tinggal dua .
" enggak, nanti Om meeting kamu malah pulang " tak percaya Jho pada gadis nakal itu mengingat dia meeting cukup lama .
" enggak Om Ara janji " ucap Aliora saat mereka berhenti berjalan menunggu lift terbuka .
" Awas aja bohong " tegas Jho memberikan ponsel nya pada Aliora.
" enggak " senyum menggoda Aliora yang membuat Jho semakin ragu .
" ehh, Kiw kiw" senyum centil Aliora yang tengah menjilati es krim itu begitu pintu lift terbuka menatap 8 direktur utama perusahaan Jho yang sangat tampan-tampan yang akan keluar dari lift.
" Awwww" rintih Aliora saat Jho menyentil kening nya belum lagi tatapan mata Jho yang tiba-tiba menyipit saat Aliora menggoda para direktur muda itu .
Pria mana yang tak akan Baper jika di goda gadis manis secantik Aliora bahkan kedipan mata bulatnya nya saja mampu membuat pria serasa kena sentrum.
" terus aja begitu " suara tegas Jho dengan Aura dinginnya sangat tak suka bahkan marah saat Aliora selalu menggoda jika ada pria tampan di depannya itu seperti sebuah hobi bagi gadis kecil itu.
Walaupun Jho tau kalau Aliora hanya suka menggoda saja bukan dalam Artian dia mudah suka pada setiap orang yang dilihatnya, tapi apapun itu walaupun iseng sekalipun tetap saja perasaan Jho tak punya toleransi untuk Aliora.
Jho tak bisa memungkiri bahwa dia selalu kesal jika Aliora sudah menggoda pria lain .
" Enggak Om maaf " manja Aliora segara memeluk Jho yang sudah terasa Aura dingin nya saat reaksi spontan Aliora menghancurkan mood baik pria dewasa itu.
" Om ,,, maafin Ara " manja Aliora tak hanya memeluk tapi sekarang memegang pipi Jho yang masih berdiri diam itu agar menatapnya tak peduli mereka di tengah keramaian bahkan 8 direktur itu belum keluar dari lift .
" Om Ara janji nggak gitu lagi" janji Aliora menatap Jho agar tak marah padanya.
Sebenarnya menggoda orang adalah sesuatu yang tak bisa Aliora tahan reaksi spontan itu selalu muncul saat matanya melihat yang bening-bening, sekalipun kadang Aliora tak berniat itu semacam reaksi spontan yang selalu ada dalam diri Aliora sejak dulu .
para direktur muda itu mengelus dada melihat Jho yang sebentar lagi akan luluh lantah karena tingkah manja Aliora sampai pria keras itu bisa melunak di buatnya.
" permisi Presdir" ucap 8 direktur itu keluar dari lift dengan sopan bahkan sedikit membungkuk saat melewati Aliora dan Jho tapi mereka juga tersenyum lebar melihat Jho yang tengah ngambek pada gadis kecil kesayangan nya itu .
" ayuk Om keruang Om" ajak Aliora bergelayut manja dilengan Jho .
" Nggak , kamu ikut sama Om " Jho memutar langkah nya lalu membawa gadis kecil itu ikut masuk kedalam ruangan meeting.
" Ihhhh nggak mau Om " malu Aliora berhenti berjalan di depan pintu saat merasa tampilan nya tak mendukung untuk tampil diacara formal seperti itu.
Jho yang sudah dikawal oleh bodyguard nya memasuki ruangan meeting yang sudah berisi ratusan tamu itu dengan Aliora di samping nya .
sebelum duduk di kursi Jho melepas jas nya lalu memakainya pada Aliora yang hanya diam menunduk itu .
" Duduk lah cantik tidak apa-apa?" senyum tulus Jho mengelus kepala gadis kecil itu.
Next .
...Author said" ingin Aku melupakan nya tapi tuhan menaruhnya di ingatan ku pasti dengan suara alasan"...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
wariyanti Safitri
lanjut Thor
2023-11-03
1
🌈Rainbow🪂
Lanjutkan...Novel Jebakan cinta si gadis bandel kok gak ada ya ?
2023-11-03
1
komala
wes jo langsung halalin aja anak dady wkwk drpd ketar ketir
2023-11-03
0