bab 6 Menggoda

" enggak lah , masa secantik ini di bilang oon. Ayuk katanya mau beli es krim cantik " bujuk Jho yang sangat pandai menarik hati Bocil itu .

" Ayuk Om" semangat Aliora Langsung berdiri .

Jho meminum segelas air selesai makan lalu kembali memakai jas nya .

" berdarah nggak Om?" tanya Aliora curi-curi pandang menatap tubuh Jho saat pria dewasa itu memakai jas nya .

" Enggak cuma berbekas rompi sama kemeja Om cukup tebal buat nahan gigi tajam ini " jawab Jho dengan gemas mengetuk bibir Aliora dengan telunjuk nya .

" Bentar Om" ucap Aliora dengan spontan berjinjit agar bisa merapikan dasi Jho saat mereka akan berjalan .

" Om kenapa nggak marah Ara gigit?" tanya Aliora begitu mereka berjalan beriringan keluar dari ruangan Jho .

" emang kamu gigit Om biar marah gitu ?" pria dewasa itu balik bertanya dengan santai nya tapi Aura pemimpin Jho sangat berasa saat mereka berjalan di tengah suasana formal serta lingkungan kantor yang sangat ramai .

" Ya bukan tapi kenapa Om nggak marah kan sakit di gigit" jelas Aliora.

" Kapan sih Om bisa marah sama kamu Ra" jawab Jho singkat yang membuat Aliora meleleh.

" Andai Aja Ara bisa miliki Om sepenuhnya" batin Aliora menatap Jho yang berjalan di samping nya sayu .

" Mau Es krim rasa Apa ?" tanya Jho hangat saat mereka sampai di kantin perusahaan.

" ini, ini ,ini,,, " Aliora mulai memilih Es krim kerucut kesukaan nya dalam freezer dan baru berhenti saat Jho kembali melarang nya .

" Ini udah empat nggak boleh makan es krim terlalu banyak " larang Jho yang diangguki Aliora yang penting sudah ada empat.

Setelah nya mereka kembali berjalan sambil mengobrol ringan .

" Ara Om harus melanjutkan meeting dengan para investor serta seluruh pemegang saham perusahaan Om dan ini tidak bisa di wakilkan jadi Ara ingin nya nunggu di ruangan Om atau ikut Om meeting?" tanya Jho menatap Aliora yang sibuk menjilati es krim.

" Ara pulang aja lah Om" jawab Aliora mengambil jalan tengah .

" Yaaaaaa, masa pulang sih kan masih siang disini aja sama Om" suara lesu Jho baru hari ini Semangat nya full ketika bekerja karena ada Aliora tapi baru sebentar gadis kecil itu sudah ingin pulang saja .

" Ya kan Om sedang kerja yang ada nanti Ara malah ganggu Om" jawaban logis Aliora.

" enggak ada kamu ganggu Om malah senang ada kamu tapi kalau kamu merasa nggak nyaman karena hari ini Om kerja yaudah Om batalkan saja meeting hari ini " ucap Jho yang lebih rela kehilangan uang banyak dari pada waktunya bersama Aliora.

Karena memang sangat jarang sekali Aliora ada bersama nya di siang hari jika tidak libur sekolah seperti sekarang.

" Yaa jangan di batalkan Om bisa kehilangan uang banyak di buatnya" pendapat Aliora sangat tak setuju dengan keputusan sesaat Jho .

" Ya nggak apa kalau Ara emang pengen sama Om hari ini mumpung libur" kata Jho menatap Aliora hangat .

" Nggak mau pokoknya Om harus tetap kerja, Om nggak boleh ninggalin apa-apa cuma karena Ara" tegas Aliora yang kalau bersangkutan dengan bisnis pikiran nya sangat matang .

" Ya makanya temani Om jangan pergi " senyum smkir Jho yang tau bagaimana pemikiran Aliora matang nya jika itu seputar bisnis .

" Nggak mungkin Ara masuk ke ruangan meeting itu Om?" ucap Aliora menatap Jho yang malah akan membawanya ikut masuk .

" Kenapa tidak mungkin , perusahaan ini milik ku seutuhnya jadi tidak mungkin mereka bisa menentang keinginan ku apalagi hanya untuk membawa seseorang ikut masuk bersama ku" jelas Jho yang hanya bisa membuat Aliora bernafas panjang .

" Ara mau tunggu di ruang kerja Om aja" ucap Aliora yang masih ingin menikmati es krim nya yang masih tinggal dua .

" enggak, nanti Om meeting kamu malah pulang " tak percaya Jho pada gadis nakal itu mengingat dia meeting cukup lama .

" enggak Om Ara janji " ucap Aliora saat mereka berhenti berjalan menunggu lift terbuka .

" Awas aja bohong " tegas Jho memberikan ponsel nya pada Aliora.

" enggak " senyum menggoda Aliora yang membuat Jho semakin ragu .

" ehh, Kiw kiw" senyum centil Aliora yang tengah menjilati es krim itu begitu pintu lift terbuka menatap 8 direktur utama perusahaan Jho yang sangat tampan-tampan yang akan keluar dari lift.

" Awwww" rintih Aliora saat Jho menyentil kening nya belum lagi tatapan mata Jho yang tiba-tiba menyipit saat Aliora menggoda para direktur muda itu .

Pria mana yang tak akan Baper jika di goda gadis manis secantik Aliora bahkan kedipan mata bulatnya nya saja mampu membuat pria serasa kena sentrum.

" terus aja begitu " suara tegas Jho dengan Aura dinginnya sangat tak suka bahkan marah saat Aliora selalu menggoda jika ada pria tampan di depannya itu seperti sebuah hobi bagi gadis kecil itu.

Walaupun Jho tau kalau Aliora hanya suka menggoda saja bukan dalam Artian dia mudah suka pada setiap orang yang dilihatnya, tapi apapun itu walaupun iseng sekalipun tetap saja perasaan Jho tak punya toleransi untuk Aliora.

Jho tak bisa memungkiri bahwa dia selalu kesal jika Aliora sudah menggoda pria lain .

" Enggak Om maaf " manja Aliora segara memeluk Jho yang sudah terasa Aura dingin nya saat reaksi spontan Aliora menghancurkan mood baik pria dewasa itu.

" Om ,,, maafin Ara " manja Aliora tak hanya memeluk tapi sekarang memegang pipi Jho yang masih berdiri diam itu agar menatapnya tak peduli mereka di tengah keramaian bahkan 8 direktur itu belum keluar dari lift .

" Om Ara janji nggak gitu lagi" janji Aliora menatap Jho agar tak marah padanya.

Sebenarnya menggoda orang adalah sesuatu yang tak bisa Aliora tahan reaksi spontan itu selalu muncul saat matanya melihat yang bening-bening, sekalipun kadang Aliora tak berniat itu semacam reaksi spontan yang selalu ada dalam diri Aliora sejak dulu .

para direktur muda itu mengelus dada melihat Jho yang sebentar lagi akan luluh lantah karena tingkah manja Aliora sampai pria keras itu bisa melunak di buatnya.

" permisi Presdir" ucap 8 direktur itu keluar dari lift dengan sopan bahkan sedikit membungkuk saat melewati Aliora dan Jho tapi mereka juga tersenyum lebar melihat Jho yang tengah ngambek pada gadis kecil kesayangan nya itu .

" ayuk Om keruang Om" ajak Aliora bergelayut manja dilengan Jho .

" Nggak , kamu ikut sama Om " Jho memutar langkah nya lalu membawa gadis kecil itu ikut masuk kedalam ruangan meeting.

" Ihhhh nggak mau Om " malu Aliora berhenti berjalan di depan pintu saat merasa tampilan nya tak mendukung untuk tampil diacara formal seperti itu.

Jho yang sudah dikawal oleh bodyguard nya memasuki ruangan meeting yang sudah berisi ratusan tamu itu dengan Aliora di samping nya .

sebelum duduk di kursi Jho melepas jas nya lalu memakainya pada Aliora yang hanya diam menunduk itu .

" Duduk lah cantik tidak apa-apa?" senyum tulus Jho mengelus kepala gadis kecil itu.

Next .

...Author said" ingin Aku melupakan nya tapi tuhan menaruhnya di ingatan ku pasti dengan suara alasan"...

Terpopuler

Comments

wariyanti Safitri

wariyanti Safitri

lanjut Thor

2023-11-03

1

🌈Rainbow🪂

🌈Rainbow🪂

Lanjutkan...Novel Jebakan cinta si gadis bandel kok gak ada ya ?

2023-11-03

1

komala

komala

wes jo langsung halalin aja anak dady wkwk drpd ketar ketir

2023-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!