bab 12 gadis galak

Saat Aliora lengah sedikit dengan gerakan cepat Jho mengambil pistol nya dan langsung melempar pistol itu ke kursi depan.

" Enggak " teriak histeris Aliora saat Jho mengambil paksa pistol itu dari tangan nya .

" Udah nggak sayang lagi sama Om" tegas Jho memegang kedua tangan Aliora yang akan memukulnya.

" Hiksss,,, Om yang udah nggak sayang Ara lagi" teriak Aliora dengan suara serak penuh kemarahan beriringan dengan air matanya.

" Dengarkan Om dulu" Jho memeluk Gadis kecil yang sudah tak mau lagi berada di dekatnya.

Perlahan tapi pasti Jho mencoba menenangkan Aliora dengan mengelus punggung nya lembut tapi tetap memeluk Aliora walaupun dia tak mau .

" Tenang yaa dengarkan dulu penjelasan Om" kata Jho saat perlahan Aliora yang duduk di pangkuan nya mulai tenang .

" Nggak mau,,, lepasin Ara" tangis Aliora benar-benar memohon pada Jho agar di lepaskan.

" Bagaimana bisa Aku melepaskan wanita yang aku cintai bahkan Aku menunggunya sejak kecil" bisik penuh cinta Jho di dekat telinga Aliora membuat gadis kecil yang terus meronta itu diam seketika.

" Nggak Om boong" perasaan Aliora semakin hancur mendengar pernyataan cinta Jho padanya hanya karena rasa kasihan .

Aliora tau bahkan sadar betul kalau Jho memang sangat menyayangi nya sehingga karena tak ingin Aliora bersedih untuk itu lah dia mengatakan cinta.

" Tidak bohong Lo sayang, tatap mata Om kalau tidak percaya " senyum hangat Jho memegang pipi Aliora dengan kedua tangannya lalu menunduk menatap mata Aliora dengan detail .

" Nggak " ketus Aliora membuang pandangan nya serasa pikiran nya sangat kacau tak tau mana yang benar sekarang.

" Yaudah deh nanti kita bicara lagi , sekarang Ara tidur dulu biar nggak capek" lembut Jho mengangkat kaki Aliora ke atas kursi setelah mendudukkan miring gadis kecil itu di atas pangkuan nya.

Jho akan mengecup lagi pipi Aliora saking gemas nya gadis kecil itu dengan marah langsung mencekik leher Jho dengan kedua tangannya.

" Jangan mentang-mentang Ara cinta sama Om , Om bisa melakukan apa pun sama Ara. Jaga batasan " tegas Aliora dengan matanya yang sangat tegas serta galak .

" Iya, iya cantik Ampun " sesak Jho memegang pinggang Aliora yang masih duduk di atas pangkuan nya.

" sekarang lepasin Ara , Ara mau pulang sama bodyguard Ara aja " ucap Aliora yang tak mau lagi melihat Jho bahkan dia tak mengerti dengan apa yang pria jahat ini inginkan sekarang.

Jho memanggil bodyguard nya lalu mobil pun kembali berjalan .

"Ara mau turun " rengek Aliora yang tak menangis tapi sudah cemberut sekarang.

" rumah masih jauh bahkan kamu bisa tidur dulu " ucap Jho yang sedikit heran saat Aliora tak mau menyandarkan kepalanya lagi kepada Jho biasanya itu adalah kebiasaan Aliora yang tak pernah berubah.

" Om aja yang jalan nya muter-muter makanya jauh" tatapan sebelah mata Aliora.

" Ya kan emang biar jauh " jawaban Jho keceplosan.

Aliora tak tau lagi apa yang harus dia lakukan selain diam bahkan menangis pun Jho sama sekali tak melepaskan nya .

" Ara kapan kita nikah ?" tanya Jho pada gadis kecil yang kini sudah diam membisu itu.

Aliora menatap Jho lalu menggeleng dan dimatanya masih terlihat begitu penuh keraguan serta rasa sakit bahkan Aliora seolah merasa Jho menyatakan cinta hanya karena rasa Sayang dan Jho bisa merasakan itu lewat mata Aliora yang begitu jujur .

" Ara kenapa malah sedih sih sekarang padahal Ara udah tau semuanya" ucap Jho dengan bahasa yang lebih lembut menatap mata gadis kecil yang menatap nya sendu itu .

" Nggak ada wanita lain di hidup Om Sayang kecuali kamu . Buktinya Om belum menikah sampai sekarang itu karena menunggu kamu dan Ara kan selama ini selalu nggak suka bahkan marah sama Om kalau Om dekat dengan seorang wanita sejak kecil sampai sekarang lalu kenapa Ara masih ragu?" jelas Jho begitu transparan.

" Kan Om tadi yang cerita" Aliora menjawab dengan ekspresi masih kesal nya.

" Om cerita apa?" tanya Jho balik seolah lupa .

" Katanya wanita itu selalu marah dan suka ngambek tapi Om Sayang sama dia" ucap Aliora dengan pipi tembem nya yang sudah membulat saat dia cemberut.

" yang suka marah sama ngambek kan Ara sama Om." jawab Jho mengelus lengan Aliora yang terlihat bingung itu

" Mmmh, tapi Om nggak Sayang Ara" ucap Aliora secara spontan saat dia kembali sadar bahwa ada aroma parfum perempuan di pakaian Jho.

" kenapa lagi mikir Om nggak sayang Ara?" tanya Jho baik-baik.

" Om pembohong bahkan Om udah peluk wanita lain Ara nggak mau Deket sama Om " Aliora kembali meronta ingin turun dari pangkuan Jho.

Jho menghirup aroma Jas yang dipakainya.

" Cemburu emang buta ya Cantik?" tanya Jho tersenyum lebar nyaris tertawa .

" buta apa ?" tanya Aliora dengan sensi melihat Jho malah senyum-senyum.

" ini parfum kamu Lo cantik " ucap Jho mengelus kepala Aliora dengan pelan .

" Ehhhh iya " ucap Aliora dengan lucu setelah menghirup aroma Jas yang Jho pakai sambil malu-malu karena salah sangka.

" cieee cemburuan" goda Jho pada gadis kecil itu sambil tersenyum miring .

" Nggak mau bicara sama Om lagi " ketus Aliora kembali bersandar di tempat nyaman nya lalu sejenak memejamkan mata dan beberapa menit diam gadis kecil itu sudah tertidur .

Jho melepas jas nya lalu menyelimuti Aliora yang sudah tidur dalam pelukan nya itu.

" Kau membuat ku tak pernah bisa berpaling Aliora " ucap Jho sambil merapihkan rambut Aliora yang menutupi wajah.

Gadis kecil itu punya ciri khas nya yang tak pernah bisa Jho temukan pada wanita lain sampai sekarang.

Aliora memang manja tapi dia penyayang, pemarah tapi mudah memaafkan dan jahat tapi punya rasa kasihan,semua hal itu membuat Jho seolah terikat dengan pesona nya itu.

" Astaga" ngeri Jho yang akan kembali mengecup gadis kecil itu tapi malah teringat Aliora yang baru saja mencekik bahkan menampar ketika Jho mengecup nya.

" Mantap Sayang" bangga Jho dengan cara perlindungan Aliora terhadap dirinya dan Jho pun tidak menyalahkan gadis kecil itu karena memang dia yang salah tak bisa mengendalikan diri.

" Galak sekali ternyata?" kekeh geli Jho yang malah terfikir bagaimana cara minta jatah pada Bocil galak yang suka ngambek ini.

" Mmmm" gumam Aliora dalam tidur nya semakin menyusup ke pelukan Jho mencari kenyamanan.

" segampang itu ya mata ini tidur " Jho menyentuh pelupuk mata Aliora yang tertutup rapat itu .

Kadang Jho heran dengan Aliora yang bisa tidur dalam posisi apapun jika matanya terpejam sejenak pasti dia tertidur walaupun dalam posisi duduk , berbeda dengan Jho yang bahkan sudah dalam posisi baik pun tetap tak bisa tidur .

Sekarang Jho hanya tinggal mencari waktu yang tepat untuk memberi tahu Aliora tentang dirinya tanpa menutupi apapun lagi.

" Tapi apakah kau bisa menerima nya nanti Cantik?" bahkan Jho sendiri merasa ragu akan hal itu .

Next.

..."Cintai seseorang sampai kamu lelah, Saat kamu lelah dengan semua sikapnya - kamu tidak perlu susah payah untuk pergi."...

Terpopuler

Comments

Aisyah Diany Zahra

Aisyah Diany Zahra

cinta q terlambat thor... cinta q udh pergi bahagia dengan orng lain

2023-12-27

0

Holel Holel

Holel Holel

Sudah tak like semua per episode kak, soalnya ceritanya bagus, jadi sering" up yaa kak💪

2023-11-09

0

wariyanti Safitri

wariyanti Safitri

lanjut Thor

2023-11-09

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!