Bab 15 gadis nakal

"Maaf Om " ucap Aliora sambil terus terkekeh saat Jho menarik telinga nya.

" Kamu beneran nakal ya , jahat tau nggak" Jho semakin merajuk saat terus di jahili gadis nakal itu .Tapi juga malu sekali sebenarnya hanya saja ditutupi Jho dengan pesona cool nya.

" Ya makanya jangan dikit-dikit marah" ucap Aliora dengan santainya kembali menjalankan mobil nya lalu berhenti di sebuah restoran.

" Om keluar dulu aja Ara mau ganti baju dulu" ucap Aliora yang diangguki Jho.

" Om tunggu di ruang vip , cepat ya jangan kemana-mana dulu " pesan Jho pada gadis nakal itu .

Selesai mengganti baju nya Aliora menghampiri Jho sambil membawa 2 paper bag yang katanya adalah hadiah untuk Jho yang tadi dia beli .

Aliora duduk disofa yang sama dengan Jho yang sedang menatap ponsel dengan fokus itu .

Aliora mengeluarkan topi bewarna hitam dari paper bag yang di bawanya lalu mendekat dan langsung memakainya ke kepala Jho .

" Astaga" tertegun Aliora setelah memakaikan topi dikepala Jho , saat pria dewasa itu menatapnya Aliora malah terpana sendiri dengan ketampanan pria dewasa itu pesona nya beda sekali jika memakai topi .

Ini adalah kali pertama Aliora melihat Jho yang memakai topi.

" Om tidak ganteng memakai topi Cantik?" tanya Jho berkaca di layar ponsel nya yang mati saat melihat Aliora malah tertegun setelah memakaikan topi di kepala nya .

" Ganteng banget Om" kata Aliora semakin mendekat lalu merapikan topi itu agar terpasang lebih sempurna di kepala Jho .

" Tapi nanti pakainya ketika Om menggunakan style casual ya Om" pesan Aliora menatap Jho yang masih memakai stelan jas kantor formal lalu dia kembali melepas topi itu saat Jho hanya mengangguk patuh.

Aliora mengeluarkan semua yang dia belikan dan mencobakan nya langsung pada Jho hingga pria dewasa itu senyum-senyum sendiri merasa Baper saat Akhirnya dia bisa merasakan cara mencintai Aliora yang sangat jauh berbeda versi dari wanita lain.

" Nanti dipakai ya Om" ucap Aliora yang kembali memasukkan semua hadiah yang dia belikan untuk Jho kedalam paper bag .

" Iya Cantik. Terimakasih" senyum lebar Jho menatap Aliora hangat.

" kalau yang ini apa cantik ?" tanya Jho melirik satu paper bag yang belum di buka Aliora.

" Oooo, ini spesial" jawab Aliora yang membuat Jho semakin bersemangat untuk membuka nya.

" kotak apa ini ?" kata Jho memegang kotak kecil yang dia ambil dari salah satu barang di paper bag itu .

" Bukalah" kata Aliora dengan senyum meyakinkan nya .

" Apa ini " Jho semakin heran dengan benda hitam berbentuk bulat itu lalu mengeluarkan nya dari kotak, dia memang bulat seukuran cincin tapi di setiap lingkaran nya ada semacam jari-jari kecil seperti jari hewan kaki seribu yang menggulung diri .

"Begini caranya Om " Aliora mengambil bulatan itu lalu menekan tombol kecil di bagian dalam bulatan itu seketika bulatan itu berubah memanjang dan sama persis layaknya kaki seribu dan kaki-kaki kecil itu bergerak-gerak.

Aliora mendekati Jho yang masih terheran heran melihat hal yang dipegang Aliora.

"Aliora " Teriak menggelegar Jho saat Aliora memasukan benda itu kedalam baju Jho lewat kerah kemeja nya tanpa Jho prediksi, seketika tubuh Jho seperti digerayangi oleh benda menggelikan itu .

Jho berdiri dengan perasaan tak tenang nya bahkan sampai merobek kemeja yang dipakai nya saking geli nya dengan benda itu yang serasa terus berjalan di tubuh nya .

Glukkk.

Aliora yang sebelumnya tertawa senang melihat Jho yang panik itu langsung terdiam meneguk Saliva nya saat Om Jho melepas kemeja bahkan singlet yang dipakainya agar bisa mengeluarkan mainan itu .

" Gila tubuh Om Jho berotot sekali ?" batin Aliora menatap tubuh Jho dengan nanar bahkan tubuh Jho ternyata lebih bagus dari tubuh binaraga yang sering Aliora liat di ponsel .

Sejak Aliora beranjak remaja baru kali ini dia bisa melihat tubuh Om Jho dengan mata bebas nya seperti sekarang kalau biasanya Om Jho itu boleh di peluk tapi Aliora tak di perbolehkan melihat tubuh Om Jho seperti Apa.

Tapi setiap Aliora memeluk Jho dia merasakan tubuh berotot Jho hanya saja Aliora tak tau seperti bentuk nya .

" pantas enak di gigit " kekeh Aliora yang melihat bekas gigitan nya kemaren di sudut kiri dada bidang Jho .

Jho menghampiri Aliora dan segera menutup kedua mata gadis kecil itu agar berhenti menatap tubuh nya .

" Aliora tutup mata kamu" ucapan tegas Jho walaupun Jho menutup mata gadis itu dengan kedua tangannya tapi Jho bisa merasakan bahwa Aliora tidak memejamkan mata.

" Mmm, Mau liat perut sixpack Om" rengek Aliora memegang kedua tangan Jho yang menutupi matanya , Aliora sangat suka melihat tubuh sixpack pria yang menurut nya terlihat hot walaupun selama ini cuma lewat ponsel dan Ada kesempatan nyata seperti ini bagaimana bisa Aliora lewatkan begitu saja.

" Ara Om bilang enggak ya enggak" tegas Jho tak mau melepaskan kedua tangan nya yang menutup mata Aliora.

Jho hanya tak ingin pikiran Aliora malah kemana-mana bahkan kemungkinan akan membayangkan hal yang tak seharusnya dia bayangkan setelah melihat tubuh Jho .

" Ara bilang iya ,, Iya" sergah gadis kecil begitu penasaran ingin merasakan nya bahkan sekuat tenaga melepaskan kedua tangan Jho yang menutup matanya lalu segera memeluk Jho yang duduk di sebelahnya bahkan memaksa Jho .

" Astaga ,,,Ara " Jho menahan nafas saat Aliora tak hanya memeluk nya tapi sudah mulai meraba setiap tubuh Jho yang berotot .

" Ihhh" Aliora semakin gemas ingin menggigit saat akhirnya dia bisa merasakan sendiri seperti apa tubuh sixpack itu ternyata sangat bervolume jika di pegang .

" Ara udah Sayang" Larang Jho yang entah kenapa tubuh nya tak bisa menolak sentuhan Aliora sekalipun logika nya berkata tidak .

" Mmmm, Nanti Om masih asyik Juga" rasa penasaran Aliora semakin besar untuk mengekspos lebih banyak .

Saat Aliora tak lagi menyentuh tapi sudah meremas saat itu juga Jho melarang nya dengan tegas .

" Kau tidak bisa menyentuhku seperti ini Aliora jika mau penuhi persyaratan" ucap Jho yang terkesan cukup formal.

" Syaratnya apa?" tanya Aliora yang masih ingin memang lagi bahkan belum puas .

" Jadi istriku" jawab Jho dengan senyum smkir nya .

" Aaaa, tapi Ara masih sekolah Om" jawab Aliora memelas karena tak mungkin bisa menyanggupi syarat yang om Jho berikan sekarang.

" Ya berarti kau hanya bisa menyentuh ku setelah tamat sekolah atau lebih tepatnya setelah menjadi istriku" jawab Jho masih stay formal menikmati ekspresi gadis kecil itu.

" Nggak boleh Aliora" tegas Jho memegang kedua tangan Aliora yang akan tetap menyentuh nya sekalipun Jho sudah melarang.

" Mmmm, mau sekarang pokok nya " keras kepala Aliora yang sangat tak bisa menahan diri jika sudah penasaran.

" Astaga bagaimana cara aku marah pada gadis nakal ini?" batin Jho merintih entah kenapa dia sama sekali tak bisa menolak keinginan gadis manja itu sekalipun hal ekstrim seperti sekarang.

" Ara gigit sekali ya Om" pinta Aliora manja sangat gemas sampai ingin menggigit tubuh berotot itu .

Namun di tengah pertengkaran mereka antara boleh atau tidak beberapa waiters mengetuk pintu lalu masuk mengantarkan makanan.

Aliora dengan cepat duduk diatas pangkuan Jho bersandar sepenuhnya pada Jho agar tubuh Jho tertutupi oleh tubuh nya , sangat tak rela sekali wanita lain melihat bagian dari tubuh Jho walaupun hanya sebatas dada nya saja .

" Diam" sergah Aliora menatap Jho dibelakang nya yang malah tertawa cekikikan.

Next

..."Jangan pernah memaksa siapapun untuk memeluk hatimu. Sebab cinta seperti halnya agama, tidak ada paksaan di dalamnya."...

Terpopuler

Comments

wariyanti Safitri

wariyanti Safitri

lanjut Thor

2023-11-11

0

Nova Bundane Dibrut

Nova Bundane Dibrut

seperti momy nya sebelum tamat sekolah udah nikah diam2.....
pasti lebih seru

2023-11-11

0

Miss Typo

Miss Typo

gak sabar nunggu Ara tamat sekolah, trs cus langsung nikah aja sm Jho
kasian Jho dh menunggu lama bgt, dr Ara msh bayi 😁

semangat thor selalu ditunggu lanjutannya 💪💪💪

2023-11-11

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!