Bab 2 habisin uang Om

" ikut Om pulang lah " jawaban manja Aliora.

" Ibu dan Ayah sedang tidak ada di rumah , kita jalan-jalan aja sebentar biar kamu nggak sedih lagi" ucap Jho yang sebenarnya merasa sangat lelah tapi tak sampai hati juga membiarkan gadis kecil itu bersedih apalagi sendirian dirumah tanpa teman bicara .

" Ibu sama Ayah Om kemana?" tanya Aliora menatap Jho yang masih menikmati kopi itu .

" keluar negri " jawab Jho singkat lalu segera berdiri memakai jas nya .

" Ayok Om" kata Aliora semangat mengambil ponsel nya di atas meja .

" nasi nya tidak dihabiskan dulu?" tanya Jho melihat Aliora yang sudah semangat sekali itu .

" Mmm, makan diluar aja ya Om " manja Aliora berdiri memeluk lengan Om Jho manja agar tak di paksa makan .

" bajunya juga tidak di ganti?" senyum geli Jho yang menatap Aliora hanya pakai sandal jepit dengan atasan kaos putih polos dengan bawahan hot pans.

" Haa beliin yang baru Om" senyum menggoda Aliora mengedipkan mata centilnya, dia sangat suka belanja dengan Om nya yang tanpa limit itu.

" Baiklah" senyum lebar Jho tanpa menolak atau membantah permintaan gadis kecil itu.

" Tapi kita pergi sama sopir yaa , Om sedang lelah sekali jika harus menyetir " ucapan lembut Jho yang berjalan keluar rumah bersama Aliora.

" Iya " Angguk Aliora patuh yang tau kalau Om nya lelah .

Di perjalanan Aliora duduk diam disamping Jho berfokus pada ponselnya sampai Jho mengambil ponselnya.

" Nggak baik main ponsel di perjalanan" ucap Jho mengambil ponsel Aliora lalu memasukkan kedalam saku jas nya .

Aliora menatap Jho dengan mata menyipit sangat mendetail .

" Yang nggak baik itu punya perasaan tapi tak bisa di utarakan" batin Aliora menatap Jho sebal .

" Ihhh segitunya ekspresi kamu natap Om" Jho menoel pipi tembem Aliora saat melihat tatapan kesal gadis kecil itu padanya, tapi entah apa yang difikirkan nya .

" Ara kan lagi asik main ponsel , om main ambil-ambil aja " jawab Aliora memangku tangan nya lalu bersandar ke pintu mobil .

Jho menatap Aliora dengan tatapan hangat nya tanpa bersuara lagi , dia terlalu sayang untuk memarahi gadis kecil itu.

" Om beliin Tas ya nanti" pinta Aliora dengan mata bulatnya yang terlihat penuh harap setelah sekian lama mereka saling diam .

" ada yang lemitideditions kemarin Ara liat , Ada gaya Ala spanyol nya Om" Aliora meronta-ronta membayangkan tas incaran nya yang baru rilis beberapa Minggu lalu.

" Om denger Ara nggak sih ?" Aliora menarik sebelah lengan Jho yang duduk diam menatap nya itu.

Jho mengeluarkan dompetnya lalu memberikan satu kartu black card pada Aliora.

" Ini beli lah apa yang Ara inginkan " ucap Jho sebelah tangan nya mengelus kepala Aliora dengan sayang .

" Terimakasih Om" senang Aliora memeluk Om kesayangan dan tercinta nya .

...........

" Om Ara boleh nanya nggak?" tanya Aliora menatap Jho yang duduk di hadapan nya setelah mereka memesan makanan di restoran Mall setelah lelah berkeliling menemani Aliora belanja .

" Tanya Apa cantik ?" jawab Jho dengan cool meneguk minumannya dengan mempesona ingin terus menarik perhatian Aliora.

" Om kenapa sih rela aja uang Om Ara habisin padahal Om udah capek kerja?" kadang Aliora juga bertanya tanya akan hal itu .

Bahkan Jho membuat Aliora seakan meminta tanpa batasan saking nyaman nya Aliora jalan dengan nya , Apapun yang Aliora inginkan dia tak akan takut atau segan meminta pada Jho .

kadang Aliora sengaja meminta ini itu pada Jho hanya agar bisa mengetahui perasaan Jho terhadap nya tapi pria dewasa itu tak pernah menolak membuat Aliora menjadi semakin bingung.

Aliora punya banyak uang tapi dia lebih senang belanja bersama Jho sejak dulu apapun yang Jho belikan Aliora sangat menyukai nya .

" Masih bertanya kenapa?" jawab Jho dengan seulas senyum.

" Ya karena Om Sayang Ara" jawab Aliora dengan spontan tapi masih penuh keraguan .

" itu kamu tau jawabannya" ucap Jho menatap kesekitar mereka yang banyak sekali orang tengah berpacaran.

" Ya tapi Sayangkan bukan berarti Ara boleh habisin Uang Om " jawab Aliora yang sebenarnya hanya ingin mengetahui bagaimana perasaan Jho terhadap nya .

" Om nggak suka ya kamu bahas soal uang, Apa kamu sedang merendahkan Om karena kamu punya lebih banyak dari Om" sambung Jho seperti orang tersinggung agar Aliora berhenti membahas soal royalitas Jho terhadapnya.

" Karena apapun yang aku punya juga adalah milik mu sayang" batin Jho tersenyum hambar merasa begitu takut jika suatu saat nanti Aliora berpaling dari nya makan sia-sia semua pengorbanan dan penantian panjang nya .

" Ihhh Om bukan begitu maksud Ara" sanggah Aliora saat Om Jho malah salah paham .

" terus apa , kenapa bahasa-bahasa seperti itu bukankah dari kecil kamu sudah terbiasa seperti itu pada Om " tegas Jho .

" Ya justru karena itu apa Om tidak merasa keberatan?" tanya Aliora balik benar-benar penasaran dengan perasaan Jho, mengapa dia tulus sekali menyayangi Aliora.

Tapi satu hal ingin Aliora tau yaitu Jho menganggap nya sebagai apa, Sayang seperti Apa yang Jho maksudkan untuk Aliora?

" Ara cukup bahas tentang uang sekarang cepat makan lalu kita pulang Om benar-benar lelah " tegas Jho mengalihkan pembicaraan.

" Om Jho lelah tapi dia masih mau menemani Ara?" batin Aliora menjadi semakin bimbang dengan definisi perasaan Om Jho terhadapnya .

Aliora takut kalau Om Jho hanya menyayangi nya sebatas ponakan padahal Aliora punya perasaan yang lebih terhadap nya.

" Aaa,,," Aliora menyuapi Jho suapan pertama begitu pesanan mereka datang.

" tidak kamu saja cantik Om masih kenyang" senyum lebar Jho menatap Aliora yang menyuapinya suapan pertama.

" Mmmm nggak mau pokoknya Om harus makan sama Ara " ucap Aliora tetap menyuapi Jho .

Akhirnya Jho memakan makanan yang Aliora suapi dengan cara makan yang sangat elegan sampai mata Aliora begitu nyaman melihatnya.

" Ihhh" sebal Aliora tiba-tiba saat pesona Om Jho benar-benar membangkitkan naluri gatal wanita-wanita disekitar mereka .

" Om Ayuk kita pulang aja " sebal Aliora berdiri membawa belanjaan nya dan memegang tangan Jho agar segera berdiri .

" Kan Ara belum jadi makan " ucap Jho mendongak menatap Aliora yang berdiri di depan nya .

" Udah nggak selera " jawaban kesal Aliora benar-benar tak suka dengan tatapan para wanita-wanita itu kepada Jho secara terang-terangan menyatakan tertarik.

" Ara nggak boleh gitu harus makan nanti malah sakit " Jho membawa Aliora kembali duduk tapi sekarang lebih dekat dengan nya lalu menyuapi gadis kecil itu.

" Om liatnya ke Ara Aja" suara rada kecil Aliora menatap Jho kesal .

" Iya " senyum lebar Jho sadar kalau Aliora tengah tidak suka melihat tatapan para wanita-wanita itu padanya.

Jho menyuapi gadis kecil itu secara perlahan sambil sesekali juga menengok kesekitar lalu tersenyum lebar menyadari kecemburuan Aliora sampai tak rela dia di tatap wanita lain.

" Ara " Jho yang matanya tiba-tiba di tutup Aliora hanya duduk diam memegang kedua tangan Aliora yang menutupi penglihatan nya .

Aliora yang berdiri menutup mata Jho itu menatap sengit wanita jalan melewati meja mereka setelah melepas rompinya, seperti dia ingin memamerkan tubuh indahnya agar di lihat Jho .

" Ara " Aliora memang tak lagi menutup mata Jho dengan tangan nya tapi sekarang malah mendekat dan memeluk kepala Jho sampai terbenam di perutnya dan Jho sama sekali tak bisa melihat apapun kecuali wajah Aliora yang berdiri di depan nya .

" Om diam " tegas Aliora menunggu wanita-wanita itu lewat tak membiarkan Jho melihatnya nya.

Next .

...Begitu banyak takdir yang ingin aku ubah, tapi sayangnya kenyataan yang menjadi peran utama....

Terpopuler

Comments

💥yuii💥

💥yuii💥

lanjut kk💪💪

2023-10-31

0

Tya 💜🥰🥰🥰

Tya 💜🥰🥰🥰

siposesip 😂😂😂😂😂 Ara Ara...
lanjut thor

2023-10-31

0

harwanti unyil

harwanti unyil

punya rasa jangan di pendam di ungkapan jika di pendam rasanya sakit

2023-10-31

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kesedihan Aliora
2 Bab 2 habisin uang Om
3 Bab 3 pelukan Aliora
4 Bab 4 bebek montok
5 Bab 5 kemarahan Aliora
6 bab 6 Menggoda
7 Bab 7 kau milik ku
8 bab 8 Bu Presdir
9 Bab 9 besar dan kecil
10 Bab 10 pria blasteran
11 Bab 11 kemarahan yang berbeda
12 bab 12 gadis galak
13 bab 13 perihal Hadiah
14 bab 14 Omelan Sayang
15 Bab 15 gadis nakal
16 Bab 16 sebuah rahasia
17 Bab 17 kehancuran Aliora
18 Bab 18 pertengkaran
19 bab 19 tanda milik
20 Bab 20 Lagi Om
21 Bab 21 ketika aku menikahinya?
22 Bab 22 orang yang kita cintai
23 Bab 23 By
24 bab 24 perkara parfum
25 bab 25 Hidup bersama
26 Bab 26 Suami Aku
27 Bab 27 penasaran
28 Bab 28 Boleh
29 Bab 29 boneka buaya
30 Bab 30 tengah malam
31 Bab 31 olahraga
32 Bab 32 kegilaan Jho
33 Bab 33 nafkah
34 Bab 34 kolam renang
35 Bab 35 pemandangan indah
36 Bab 36 Rindu
37 Bab 37 kejujuran Aliora
38 Bab 38 Aliora kecil
39 Bab 39 tetap tenang
40 Bab 40 penuh kasih sayang
41 Bab 41 Ibu mereka jahat
42 bab 42 pertempuran
43 bab 43 ruang rawat
44 Bab 44 susu
45 Bab 45 rumah sakit
46 Bab 46 dokter muda
47 Bab 47 tidak puas
48 Bab 48 Milikku
49 Bab 49 tidak mau By
50 Bab 50 handal
51 Bab 51 Cat kuku
52 Bab 52 perlakuan manis
53 Bab 53 bangun
54 Bab 54 Korean style
55 Bab 55 menaikkan emosi
56 bab 56 sebuah penjelasan
57 Bab 57 ingin bercerita
58 Bab 58 bercerita
59 Bab 59 perubahan Aliora
60 Bab 60 bawaan hamil
61 Bab 61 dingin dan cuek
62 Bab 62 kerinduan Aliora
63 bab 63 udah nggak Sayang Ara
64 Bab 64 ingin bersama
65 Bab 65 ketika Jho sakit
66 Bab 66 perawat
67 bab 67 Harimau
68 Bab 68 di turuti Ayah
69 Bab 69 satu lagi keinginan
70 Bab 70 nutrisi yang bagus
71 Bab 71 pasar malam
72 bab 72 Manis
73 bab 73 rumah hantu
74 Bab 74 di lepaskan
75 Bab 75 Ingat Ara
76 bab 76 Baby Boy
77 bab 77 Erland Ferdinand
78 Bab 78 Maafkan Erland Mom
79 Bab 79 hukuman
80 Bab 80 sebuah penjelasan
81 Aliora dan Jho
82 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 kesedihan Aliora
2
Bab 2 habisin uang Om
3
Bab 3 pelukan Aliora
4
Bab 4 bebek montok
5
Bab 5 kemarahan Aliora
6
bab 6 Menggoda
7
Bab 7 kau milik ku
8
bab 8 Bu Presdir
9
Bab 9 besar dan kecil
10
Bab 10 pria blasteran
11
Bab 11 kemarahan yang berbeda
12
bab 12 gadis galak
13
bab 13 perihal Hadiah
14
bab 14 Omelan Sayang
15
Bab 15 gadis nakal
16
Bab 16 sebuah rahasia
17
Bab 17 kehancuran Aliora
18
Bab 18 pertengkaran
19
bab 19 tanda milik
20
Bab 20 Lagi Om
21
Bab 21 ketika aku menikahinya?
22
Bab 22 orang yang kita cintai
23
Bab 23 By
24
bab 24 perkara parfum
25
bab 25 Hidup bersama
26
Bab 26 Suami Aku
27
Bab 27 penasaran
28
Bab 28 Boleh
29
Bab 29 boneka buaya
30
Bab 30 tengah malam
31
Bab 31 olahraga
32
Bab 32 kegilaan Jho
33
Bab 33 nafkah
34
Bab 34 kolam renang
35
Bab 35 pemandangan indah
36
Bab 36 Rindu
37
Bab 37 kejujuran Aliora
38
Bab 38 Aliora kecil
39
Bab 39 tetap tenang
40
Bab 40 penuh kasih sayang
41
Bab 41 Ibu mereka jahat
42
bab 42 pertempuran
43
bab 43 ruang rawat
44
Bab 44 susu
45
Bab 45 rumah sakit
46
Bab 46 dokter muda
47
Bab 47 tidak puas
48
Bab 48 Milikku
49
Bab 49 tidak mau By
50
Bab 50 handal
51
Bab 51 Cat kuku
52
Bab 52 perlakuan manis
53
Bab 53 bangun
54
Bab 54 Korean style
55
Bab 55 menaikkan emosi
56
bab 56 sebuah penjelasan
57
Bab 57 ingin bercerita
58
Bab 58 bercerita
59
Bab 59 perubahan Aliora
60
Bab 60 bawaan hamil
61
Bab 61 dingin dan cuek
62
Bab 62 kerinduan Aliora
63
bab 63 udah nggak Sayang Ara
64
Bab 64 ingin bersama
65
Bab 65 ketika Jho sakit
66
Bab 66 perawat
67
bab 67 Harimau
68
Bab 68 di turuti Ayah
69
Bab 69 satu lagi keinginan
70
Bab 70 nutrisi yang bagus
71
Bab 71 pasar malam
72
bab 72 Manis
73
bab 73 rumah hantu
74
Bab 74 di lepaskan
75
Bab 75 Ingat Ara
76
bab 76 Baby Boy
77
bab 77 Erland Ferdinand
78
Bab 78 Maafkan Erland Mom
79
Bab 79 hukuman
80
Bab 80 sebuah penjelasan
81
Aliora dan Jho
82
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!