" ikut Om pulang lah " jawaban manja Aliora.
" Ibu dan Ayah sedang tidak ada di rumah , kita jalan-jalan aja sebentar biar kamu nggak sedih lagi" ucap Jho yang sebenarnya merasa sangat lelah tapi tak sampai hati juga membiarkan gadis kecil itu bersedih apalagi sendirian dirumah tanpa teman bicara .
" Ibu sama Ayah Om kemana?" tanya Aliora menatap Jho yang masih menikmati kopi itu .
" keluar negri " jawab Jho singkat lalu segera berdiri memakai jas nya .
" Ayok Om" kata Aliora semangat mengambil ponsel nya di atas meja .
" nasi nya tidak dihabiskan dulu?" tanya Jho melihat Aliora yang sudah semangat sekali itu .
" Mmm, makan diluar aja ya Om " manja Aliora berdiri memeluk lengan Om Jho manja agar tak di paksa makan .
" bajunya juga tidak di ganti?" senyum geli Jho yang menatap Aliora hanya pakai sandal jepit dengan atasan kaos putih polos dengan bawahan hot pans.
" Haa beliin yang baru Om" senyum menggoda Aliora mengedipkan mata centilnya, dia sangat suka belanja dengan Om nya yang tanpa limit itu.
" Baiklah" senyum lebar Jho tanpa menolak atau membantah permintaan gadis kecil itu.
" Tapi kita pergi sama sopir yaa , Om sedang lelah sekali jika harus menyetir " ucapan lembut Jho yang berjalan keluar rumah bersama Aliora.
" Iya " Angguk Aliora patuh yang tau kalau Om nya lelah .
Di perjalanan Aliora duduk diam disamping Jho berfokus pada ponselnya sampai Jho mengambil ponselnya.
" Nggak baik main ponsel di perjalanan" ucap Jho mengambil ponsel Aliora lalu memasukkan kedalam saku jas nya .
Aliora menatap Jho dengan mata menyipit sangat mendetail .
" Yang nggak baik itu punya perasaan tapi tak bisa di utarakan" batin Aliora menatap Jho sebal .
" Ihhh segitunya ekspresi kamu natap Om" Jho menoel pipi tembem Aliora saat melihat tatapan kesal gadis kecil itu padanya, tapi entah apa yang difikirkan nya .
" Ara kan lagi asik main ponsel , om main ambil-ambil aja " jawab Aliora memangku tangan nya lalu bersandar ke pintu mobil .
Jho menatap Aliora dengan tatapan hangat nya tanpa bersuara lagi , dia terlalu sayang untuk memarahi gadis kecil itu.
" Om beliin Tas ya nanti" pinta Aliora dengan mata bulatnya yang terlihat penuh harap setelah sekian lama mereka saling diam .
" ada yang lemitideditions kemarin Ara liat , Ada gaya Ala spanyol nya Om" Aliora meronta-ronta membayangkan tas incaran nya yang baru rilis beberapa Minggu lalu.
" Om denger Ara nggak sih ?" Aliora menarik sebelah lengan Jho yang duduk diam menatap nya itu.
Jho mengeluarkan dompetnya lalu memberikan satu kartu black card pada Aliora.
" Ini beli lah apa yang Ara inginkan " ucap Jho sebelah tangan nya mengelus kepala Aliora dengan sayang .
" Terimakasih Om" senang Aliora memeluk Om kesayangan dan tercinta nya .
...........
" Om Ara boleh nanya nggak?" tanya Aliora menatap Jho yang duduk di hadapan nya setelah mereka memesan makanan di restoran Mall setelah lelah berkeliling menemani Aliora belanja .
" Tanya Apa cantik ?" jawab Jho dengan cool meneguk minumannya dengan mempesona ingin terus menarik perhatian Aliora.
" Om kenapa sih rela aja uang Om Ara habisin padahal Om udah capek kerja?" kadang Aliora juga bertanya tanya akan hal itu .
Bahkan Jho membuat Aliora seakan meminta tanpa batasan saking nyaman nya Aliora jalan dengan nya , Apapun yang Aliora inginkan dia tak akan takut atau segan meminta pada Jho .
kadang Aliora sengaja meminta ini itu pada Jho hanya agar bisa mengetahui perasaan Jho terhadap nya tapi pria dewasa itu tak pernah menolak membuat Aliora menjadi semakin bingung.
Aliora punya banyak uang tapi dia lebih senang belanja bersama Jho sejak dulu apapun yang Jho belikan Aliora sangat menyukai nya .
" Masih bertanya kenapa?" jawab Jho dengan seulas senyum.
" Ya karena Om Sayang Ara" jawab Aliora dengan spontan tapi masih penuh keraguan .
" itu kamu tau jawabannya" ucap Jho menatap kesekitar mereka yang banyak sekali orang tengah berpacaran.
" Ya tapi Sayangkan bukan berarti Ara boleh habisin Uang Om " jawab Aliora yang sebenarnya hanya ingin mengetahui bagaimana perasaan Jho terhadap nya .
" Om nggak suka ya kamu bahas soal uang, Apa kamu sedang merendahkan Om karena kamu punya lebih banyak dari Om" sambung Jho seperti orang tersinggung agar Aliora berhenti membahas soal royalitas Jho terhadapnya.
" Karena apapun yang aku punya juga adalah milik mu sayang" batin Jho tersenyum hambar merasa begitu takut jika suatu saat nanti Aliora berpaling dari nya makan sia-sia semua pengorbanan dan penantian panjang nya .
" Ihhh Om bukan begitu maksud Ara" sanggah Aliora saat Om Jho malah salah paham .
" terus apa , kenapa bahasa-bahasa seperti itu bukankah dari kecil kamu sudah terbiasa seperti itu pada Om " tegas Jho .
" Ya justru karena itu apa Om tidak merasa keberatan?" tanya Aliora balik benar-benar penasaran dengan perasaan Jho, mengapa dia tulus sekali menyayangi Aliora.
Tapi satu hal ingin Aliora tau yaitu Jho menganggap nya sebagai apa, Sayang seperti Apa yang Jho maksudkan untuk Aliora?
" Ara cukup bahas tentang uang sekarang cepat makan lalu kita pulang Om benar-benar lelah " tegas Jho mengalihkan pembicaraan.
" Om Jho lelah tapi dia masih mau menemani Ara?" batin Aliora menjadi semakin bimbang dengan definisi perasaan Om Jho terhadapnya .
Aliora takut kalau Om Jho hanya menyayangi nya sebatas ponakan padahal Aliora punya perasaan yang lebih terhadap nya.
" Aaa,,," Aliora menyuapi Jho suapan pertama begitu pesanan mereka datang.
" tidak kamu saja cantik Om masih kenyang" senyum lebar Jho menatap Aliora yang menyuapinya suapan pertama.
" Mmmm nggak mau pokoknya Om harus makan sama Ara " ucap Aliora tetap menyuapi Jho .
Akhirnya Jho memakan makanan yang Aliora suapi dengan cara makan yang sangat elegan sampai mata Aliora begitu nyaman melihatnya.
" Ihhh" sebal Aliora tiba-tiba saat pesona Om Jho benar-benar membangkitkan naluri gatal wanita-wanita disekitar mereka .
" Om Ayuk kita pulang aja " sebal Aliora berdiri membawa belanjaan nya dan memegang tangan Jho agar segera berdiri .
" Kan Ara belum jadi makan " ucap Jho mendongak menatap Aliora yang berdiri di depan nya .
" Udah nggak selera " jawaban kesal Aliora benar-benar tak suka dengan tatapan para wanita-wanita itu kepada Jho secara terang-terangan menyatakan tertarik.
" Ara nggak boleh gitu harus makan nanti malah sakit " Jho membawa Aliora kembali duduk tapi sekarang lebih dekat dengan nya lalu menyuapi gadis kecil itu.
" Om liatnya ke Ara Aja" suara rada kecil Aliora menatap Jho kesal .
" Iya " senyum lebar Jho sadar kalau Aliora tengah tidak suka melihat tatapan para wanita-wanita itu padanya.
Jho menyuapi gadis kecil itu secara perlahan sambil sesekali juga menengok kesekitar lalu tersenyum lebar menyadari kecemburuan Aliora sampai tak rela dia di tatap wanita lain.
" Ara " Jho yang matanya tiba-tiba di tutup Aliora hanya duduk diam memegang kedua tangan Aliora yang menutupi penglihatan nya .
Aliora yang berdiri menutup mata Jho itu menatap sengit wanita jalan melewati meja mereka setelah melepas rompinya, seperti dia ingin memamerkan tubuh indahnya agar di lihat Jho .
" Ara " Aliora memang tak lagi menutup mata Jho dengan tangan nya tapi sekarang malah mendekat dan memeluk kepala Jho sampai terbenam di perutnya dan Jho sama sekali tak bisa melihat apapun kecuali wajah Aliora yang berdiri di depan nya .
" Om diam " tegas Aliora menunggu wanita-wanita itu lewat tak membiarkan Jho melihatnya nya.
Next .
...Begitu banyak takdir yang ingin aku ubah, tapi sayangnya kenyataan yang menjadi peran utama....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
💥yuii💥
lanjut kk💪💪
2023-10-31
0
Tya 💜🥰🥰🥰
siposesip 😂😂😂😂😂 Ara Ara...
lanjut thor
2023-10-31
0
harwanti unyil
punya rasa jangan di pendam di ungkapan jika di pendam rasanya sakit
2023-10-31
0