" enak Lo tidur di paha empuk ini" goda Jho akan meminum segelas air putih di atas meja .
" Ihh cuci muka dulu" Aliora mengambil segelas air yang akan diminum Jho.
" Haus Ra" keluh Jho manja .
" ya cuci muka kan cuma sebentar" Aliora lebih mengeluh lagi yang membuat Jho segera cuci muka sambil menahan tawa .
" Udah tuan putri apa sekarang aku sudah boleh minum?" tanya Jho kembali duduk dekat Aliora.
Aliora mengambil beberapa helai tisu lalu memegang kepala bagian belakang Jho lalu membersihkan air yang masih sangat basah dimuka pria dewasa itu.
" Om mau minum air muka om sekalian" ketus Aliora terus membersihkan air di wajah Jho tanpa tau apa yang tengah pria dewasa itu rasakan saat wajah mereka sedekat itu.
" Ini minum lah " kata Aliora baru memberikan air itu pada Jho .
" Om ini?" kata Aliora memberikan flashdisk yang tadi di berikan oleh Ayah Jho .
" Apa ini ?" tanya Jho meletakkan gelas setelah selesai minum lalu mengambil flashdisk yang Aliora berikan .
" Flashdisk" jawab Aliora apa adanya.
" Om tau cantik kalau ini flashdisk tapi buat apa?" tanya Jho yang kepada Aliora.
" Ooo,,, itu dari Ayah " jawab jujur Aliora yang membuat Jho mengangkat sebelah alisnya.
" Ayah sudah sampai?" heran Jho .
" Udah , cukup lama Ayah disini sama ibu . Ara di kasih coklat " cerita Aliora dengan senang diakhir kalimatnya menunjukkan sepotong coklat di tangan nya.
" Cuma di beliin satu?" ledek Jho menahan tawa melihat coklat yang di pegang Aliora yang hanya tinggal setengah.
" Ihhh, dibeliin 5 tau . Ayah kan Sayang Ara" jawab Aliora dengan bangga nya .
" Mmmh, penipu udah jelas cuma 1 bilang 5 " tak percaya Jho .
" Kan udah Ara makan " kekeh Aliora menunjukkan sampah bungkusan coklat di dalam tong sampah di samping sofa .
" Astaga Aliora" tegas Jho langsung memeriksa mulut gadis kecil itu sambil geleng kepala .
" Kamu kebiasaan Ya , makan apapun nggak peka Takaran kamu bisa sakit gigi makan coklat sebanyak itu disaat yang bersamaan" tegur Jho sekaligus memperingati gadis kecil itu.
" Enggak ada mitos " tak percaya Aliora bahkan kembali melahap coklat yang masih tertinggal setelah itu.
" Aliora udah jangan makan terlalu banyak" larang Jho mengambil coklat di tangan Aliora tak membiarkan nya memakan lagi.
" Denger nggak apa yang Om bilang " tatapan menyipit mata Jho menatap Aliora yang masih menguyah coklat dalam mulutnya.
" denger tapi nggak percaya" jawab Aliora menantang Jho , begitulah gadis kecil itu saat dia merasa benar dia tak akan pernah menurut.
" Ooo jadi mau ngerasain sakit gigit dulu baru tau kalau makan coklat itu bisa bikin sakit gigi?" ucap Jho dengan kesal saat Aliora tak mau menuruti ucapan nya .
Jho tidak melarang Aliora makan coklat hanya saja jangan berlebihan tapi Gadis kecil itu tak pernah mendengar kan Jika sudah berhubungan dengan coklat.
" Ihhh malah marah " cemberut Aliora menatap Jho dengan mata menyipit juga seolah dia sedang mengadu kekuatan dengan Jho lewat tatapan.
" Terserah kamu mau makan coklat sebanyak apapun tapi kalau sudah sakit jangan mengeluh pada Om paham" ulti Jho karena Aliora itu apapun yang dia rasakan jika tidak pada orang tuanya dia akan mengadu pada Jho .
" Ihh nggak ada Lo Om makan coklat bikin sakit gigi" Aliora berusaha meyakinkan pria dewasa yang sudah diam pertanda dia tak ingin berdebat lagi.
" itu udah riset dokter jangan membantah kalau masih sayang sama diri sendiri " tegas Jho menatap gadis bandel yang tak mau di atur itu .
" kucing aja nggak makan coklat tetap sakit gigi, lah orang berpendidikan tinggi kayak Om malah percaya sama mitos " tak habis pikir Aliora.
" jadi menurut kamu Manusia itu sama dengan kucing?" pertanyaan mendasar Jho .
" Iya" jawab Aliora mantap" sambil tersenyum rese
" kau menyamakan aku dengan kucing?" tanya Jho dengan geram .
" Iya,ada juga kucing yang Garang kayak Om. hahahaha " tawa meledak Aliora setelah berbisik di dekat telinga Jho lalu berlari keluar meninggalkan pria dewasa yang mengelus dada itu.
" Aliora mau kemana?" Jho tak membiarkan Bocil itu keluar dari ruangan nya .
" Om Ayuk pulang ?" ajak Aliora.
" Yaudah Om Antar kamu pulang yaa" ucap Jho sambil merapihkan rambutnya menyisir dengan tangan .
" Om nggak boleh balik lagi ke kantor harus pulang kerumah habis antar Ara " ucap Aliora.
" Tidak bisa om ha,,,,"
" Eits ini mutlak tidak boleh di bantah Om harus istirahat berhenti mengejar dunia secara berlebihan. Kan Om bilang sesuatu yang berlebihan itu tidak baik" ucapan manis Aliora yang secara tak langsung sudah mengikat Jho agar menuruti permintaan nya .
" Baiklah, tapi Ara harus janji kalau ada waktu selalu main ke kantor Om" syarat Jho yang diangguki Aliora.
Di perjalanan pulang.
" Om kenapa Ara boleh gantiin Om tanda tangan diperusahaan ?" Tanya Aliora yang sangat penasaran.
" Ohh, ada yang minta tanda tangan tadi pas Om tidur?" tanya Jho balik.
" Om tadi kenapa sih tidurnya kayak orang pingsan nggak mau bangun" kalau diingat-ingat Aliora kesal juga dengan Jho yang tak seperti biasanya.
" nyaman aja tidur di bantal empuk bikin Om nggak sadarkan diri " jawab Jho terkekeh menatap paha Aliora yang kecil tapi berisi .
" Jadi Om bilang paha Ara besar ?" sensi Aliora memukul lengan Jho jiwa Miss queen nya tersakiti oleh ucapan Jho .
" Iya , empuk lagi " jawab Jho tanpa dosa walaupun dia sudah tau Aliora sudah sensi.
" iiihhh, nggak ada Paha Ara kecil cantik tau " ucap Aliora tak terima Jho mengatakan paha nya besar .
" mana Ada besar terasa di kepala Om" jawaban iseng Jho sangat suka memperolok gadis kecil itu.
" Mmm, kecil" rengek Aliora mulai emosi .
" besar Ara" jawab Jho yang duduk di sebelah Aliora itu walaupun sudah tau Aliora mulai emosi .
" Kecil liat nih " tanpa pikir panjang Aliora mengangkat rok pendek nya keatas memperlihatkan pada Jho untuk membuktikan ucapan Jho salah .
" Astaga Bocil ini" Tremor Jho segera melepas jas nya lalu menutupi paha mulus gadis kecil itu yang kelihatan semua dan Jho benar-benar tak rela bodyguard nya ikutan melihat walaupun tak sengaja .
" Paha Ara kecil " ucapan tegas Aliora merasa Jho menganggap nya jelek karena mengatai paha nya besar.
" Iya , iya paha Ara kecil dan cantik" mengalah Jho terus merapikan jas nya di kaki Aliora agar tertutup semuanya.
" Tadi Om bilang besar maka nya kalau nggak liat nggak usah buruk sangka " kesal gadis polos itu .
" Astaga Sayang kenapa kau selalu menyiksa ku dengan kepolosan mu" batin Jho mengelus pelipisnya yang tiba-tiba berdenyut saat di pikiran nya terus terbayang hal yang baru saja Aliora perlihatkan padanya, membuat tubuh Jho panas dingin seketika.
Next .
..."Ternyata melepas payung tidak seburuk itu, nikmati saja hujan dan badainya nanti juga akan reda sendiri."...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Aisyah Diany Zahra
terkadang melepaskan payung juga berbahaya thor... 😔
2023-12-26
4
wariyanti Safitri
lanjut Thor
2023-11-05
0
Miss Typo
ini ujian jadi sabar ya Jho
karna kamu jatuh cinta sm bocil 😁
semangat thor ditunggu lanjutannya
2023-11-05
0