bab 12

Ayah dan ibu duduk di teras rumah menunggu aku. aku menyeret koperku. padahal aku kesini hanya bawa tas kecil saja karna Kalaf belanja aku jadi repot sendiri.

"aduh, aduh, anak ibu sudah cantik dan wangi." ibu menciumi pipi ku setibanya aku di teras.

"sayang sini minum coklat susu hangat nya dulu." ayah menepuk kursi di samping nya. aku pun menghampirinya dan meminum susu coklat hangat itu sampai tandas.

"ada yang ketinggalan ga, nanti kerepotan" tanya ibu.

"astagfirullah, gaway ku masih di kamar bu," aku menepuk jidat dan bergegas berlari ke kamar. ayah hanya menggeleng kan kepala melihat

tingkah ku. setelah kembali duduk kami pun sedikit berbincang sambil menunggu Rahmat datang. tiba tiba perutku mual rasa ingin muntah tapi masih bisa aku tahan.

"kenapa syang,,?" tanya ayah melihat perubahan ku.

"ga papa yah, bunga hanya mau buang angin, he,,,hee,," aku mengelak agar mereka tidak khawatir.

"dasar anak ayah, cantik cantik tapi ya ko kentut sembarangan" ibu hanya bisa geleng geleng kepala.

Terdengar deru suara mobil datang. kami pun berdiri. Ramat keluar dari mobil dengan aura yang berbeda. kalau di lihat sekarang ia tidak ada tampang tampang tukang ojek. biasa aja ia bergaya. aku terkekeh sendiri.

"selamat pagi ayah ibu," Rahmat menyalami kedua orng tuaku dengan sopan.

"pagi Mamat, gimana kabar mu sehat?" tanya ayah lagi. kami duduk sejenak di kursi yang ada di teras rumah. ibu ke dalam membuatkan minum untuk si Mamat. haha.. kaya nya ga keren banget tampang tampan tapi panggilan nya Mamat. aku ta sengaja ketawa aga nyaring. hingga membuat 2 orang lelaki dewasa ini menoleh. Rahmat mengangkat alis ia merasa heran dengan tingkah ku.

"kamu kenapa nak, jangan bilang di pikiran kamu sedang mengejek Mamat" ayah tau aja apa yang aku pikirkan. ia aga melotot agar aku sopan dengan tamu. ia kalo tamu nya yang lain kalo Mamat. aku malah tertawa keras akhirnya. mereka tambah bingung.

"ha..haha.... ok maaf maaf. aku kedalam aja deh dari pada di pelototi"

"kamu sendiri yang bertingkah aneh dasar Bunga" gerutu ayah aku pun berlalu ke dalam rumah. ku dengar gerutuan ayah tadi.

sesampai nya di dapur aku masih saja tertawa yang membuat ibu heran.

"Bunga, kamu mengagetkan ibu saja."

"maaf bu, aku ga bisa nahan tawaku kalo melihat Mamat."

"ah, sudah lah ibu mau keluar dulu ngantar minuman. kalo belum berhenti ketawa jangan keluar." ancam ibu pada ku. aku pun mengangguk. sekitar 10 menit aku di dapur baru aku keluar menemui mereka. aku sudah bisa menguasai diri ku.

"apa, sudah selesai ketawanya.?" ayah bertanya padaku dengan nada sedikit kesal.

"ayah ini kenapa sih, wong Mamat nya aja ga kenapa napa.!"

"sudah lah yah, anak mu emang seperti itu kalo ketemu dengan Mamat. maaf kan Bunga ya mat!" lanjut ibu.

"iya bu, tak apa. aku senang bisa melihat Bunga ketawa." jelas Rahmat.

"ya udah mat, kita berangkat sekarang aja ya." ajak ku.

kami pun berpamitan pada ke dua orang tua ku. mereka masih berdiri di teras hingga mobil yang ku tumpangi ta terlihat lagi.

...****************...

Di perjalanan hening sesaat. ada rasa canggung yang menyeruak. aku mencoba menepis nya.

" ga keren banget sih ayah sama ibu manggil kamu Mamat," aku pun kembali tertawa.

"oh jadi dari tadi itu yang kamu tertawakan. cek..cek. ku kira apa. aku suka dengan panggilan Mamat beda dengan yang lain." ia tersenyum menanggapi ucapan ku.

aku pun seketika terdiam.

"benar juga ya, ok deh"

setelah nya kami berbincang hangat di sepanjang jalan hingga perutku kembali mual.

"bisa kepinggir kan mobil sebentar. cepetan." aku sedikit berteriak. dan Rahmat pun berhenti. aku gegas membuka mobil dan memuntahkan kan semua isi perut ku. Rahmat menghampiriku. ia mengoleskan minyak kayu putih di leherku. dan memberikan sebotol air mineral yang sebelum nya sudah dibukakan nya pada ku. aku memandangi wajah nya.

"terimakasih." ucap ku pada nya. ia pun tersenyum dan menggandeng aku ke mobil. tubuh ku serasa lemas. aku bersandar di jok mobil. Rahmat mengatur jok agar aku merasa lebih baik. aku tersentuh dengan perhatian nya pada ku.

"kamu sakit. kita ke rumah sakit dulu."

aku mengangguk menyetujui usulan nya. aku rasa tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanan.

Sesampai nya di rumah sakit aku di periksa Rahmat selalu mendampingi ku. sampai sampai dokter kira Rahmat adalah suami ku. aku pun akhir nya di rawat. dan kami tidak bisa melanjutkan perjalanan.

kata dokter kandungan ku lemah. aku harus bnyak istrahat. ada rasa bahagia dan sedih jadi satu setelah tau aku hamil. Rahmat bahkan ia sangat bahagia. mendapat kan kabar ini. ia tambah perhatian pada ku. hingga selalu menjaga ku. sampai malam pun ia kulihat kurang tidur karna menjaga ku.

setelah sehati di rawat aku di perbolehkan pulang. kami pun melanjutkan perjalanan. Rahmat menyetir dengan sangat hati hati. sehingga memakan waktu lama di perjalanan. sesampai nya di rumah ia mengantarkan ku sampai depan pintu. ia sangat menjaga kehormatan ku yang sebagai istri orang. setelah itu Rahmat pun pulang dengan berat hati. terlihat ia sangat menghawatirkan ku. aku mencoba meyakinkan nya kalo aku baik baik saja. setelah kepergian nya aku pun beristirahat dikamar.

...****************...

Entah berapa kali aku bolak balik ke kamar mandi karna muntah. sampai rasa habis tenaga. mas Dion masih tidak ada kabar. ada yang membunyikan bel rumah.

Ting tong bel rumah berbunyi. aku pun terpaksa keluar untuk melihat siapa yang datang.

"permisi mba, apa benar ini dengan rumah mba bunga."

"ah, ia bang benar, ada apa ya. saya tidak merasa mesan makanan." tambah ku lagi.

"ini ada kiriman silahkan di tanda tangani ya mba."

setelah menandatangani abang jasa pengantar makanan itu pun pergi. aku menutup pintu dan duduk di ruang tamu. ternyata kiriman makanan dari Rahmat. aku pun membuka makanan itu dan melahap nya. aneh nya untuk makanan kiriman Rahmat aku bisa memakan nya tanpa ada masalah. sedang kan aku beli makanan sendiri tdi habis ku muntah kan. tapi ta apa lah yang penting aku bisa makan. itung itung menambah energi. aku mengelus perut ku yang masih rata. nanti pas hari ulang tahun mas Dion aku akan memberikan ia kejutan ini. aku senyum senyum sendiri membayangkan nya. hingga ada notif pesan membuyarkan hayalan ku.

@ajudan setia : jangan lupa di habiskan ya. anak Abi di jaga ya bunda.

@aku :siapa yang di maksud dengan Abi ?

@ajudan setia : Abi Rahmat lah siapa lagi. (dengan imote senyum)

@aku : dasar ada ada saja.

@ajudan setia : beneran aku Abi nya dan Dion ayah nya. kamu bunda nya. hahahaa

@aku : terserah saja lah. aku ngikut aja. hehee

@ajudan setia :sudah dimakan bunda kiriman Abi...?

@aku : sudah Abi. malah sudah habis dan ta bersisa.

kukirim kan foto bungkusan makanan yang ia kirim tadi.

@ajudan setia :ok bunda, terimakasih jaga diri baik baik ya

@ aku : baik Abi.

aku geli sendiri melihat percakapan kami. Abi Abi apa an. aneh aneh aja. tapi lucu juga. aku pun terkekeh. setelah itu aku pun beranjak ke kamar untuk meminum obat. dan beristirahat.

Sore hari nya mas Dion pulang aku tidak bisa menyambut nya karna kepala ku sakit serasa berputar putar. aku hanya bisa memejamkan mata tidak bisa membuka nya. mas Dion memasuki kamar. terdengar pintu kamar mandi terbuka dan setelah itu tertutup kembali. pasti mas Dion mandi. selang 10 menit pintu pun terbuka kembali. aku mencoba berbicara dengan mata terpejam.

"mas ,sudah pulang."

"hemm,," jawab nya singkat.

"maaf mas kepala ku pusing untuk membuka mata saja rasa nya aku tidak bisa. makan nya aku tidak menyambut mas datang." aku menjelas kan.

"di meja makan ada makanan mas aku tadi mesan karna tidak kuat untuk masak"

ia hanya diam dan membuka pintu kamar. aku rasa ia ke dapur untuk makan. aku pun kembali mencoba untuk tidur agar nanti pas bangun pusingku sembuh.

Entah jam berapa mas Dion masuk kamar aku sudah terlelap. hingga saat aku bangun pagi ia sudah tidur di samping ku. aku merasa lebih sehat dan beranjak dari tidurku untuk membersihkan diri dan sholat subuh. setelah itu aku ke dapur untuk memasak.

"Alhamdulillah terimakasih dede bayi sudah mau mengerti dengan keadaan bunda yang harus menyiapkan makan untuk ayah."gumam ku.

ya aku nanti akan bilang saat ulang tahun mas Dion saja. lagian ulang tahun nya tinggal satu Minggu lagi. setelah selesai aku pun membangun kan mas Dion.

"Mas,, mas ,, bangun sudah siang"

ia hanya menggeliat dan enggan untuk bangun. saat ia berbalik ke sebelah ku. terlihat ada tanda merah yang aga samar di leher nya. deg,, hati ku tercubit ada rasa sakit yang merayap di hati ku. aku melihat dengan mendekatkan mata ku. 'ah ,, mungkin di gigit nyamuk atau semut.' ucap ku. agar hati ini tidak berfikiran macam macam. karna hari ini mas Dion libur aku memutuskan membiarkan nya tidur lagi. aku segera keluar rumah setelah mengambil dompet di dalam tas, untuk membeli sayur.

"assalamualaikum ibu ibu" sapa ku pada ibu ibu yang sudah datang. tapi tidak terlihat ibu Susi.

"waalaikumsalam neng Bunga. kemana aja baru kelihatan.?" tanya bu ida.

"menjenguk orang tua bu. lama tidak pulang." jelas ku singkat.

"apa yang say bilang bu Susi ngada ngada kan.!" seru bu endang.

"emang nya bu Susi bilang apa bu ?" tanya ku yang cukup penasaran. apa yang sudah di sebar oleh bu Susi sebenar nya.

"gini lo mba, kata nya mba cerai dan di pulangkan suami mba ke rumah orang tua mba gara gara minta perhiasan ga di kasih, dan minta cere.!" jelas nya lagi.

"astagfirullah, semua itu ga benar bu. ko tega bu susi nyebar berita yang tidak benar." aku menggelengkan kepala ku tanda tidak menyangka.

"emang benar kok ucapan ku. bukti nya tu kalung yang ia pake. pasti suami nya ga jadi mencerai kan nya dan mengalah untuk berhutang membelikan nya perhiasan." bu Susi datang ia menjawab dengan pemikiran nya yang asal.

"terserah apa kata bu Susi. tapi yang jelas semua itu tidak benar.'' jelas ku lagi. bu Susi kelihatan gusar mendengar jawaban ku.

"eh bu Susi jangan asal menyebar gosip yang tidak benar apa lagi menyangkut rumah tangga seseorang bisa bisa di pidana lo.aku ga mau ikut ikutan seram.." bu Eka bergidik ngeri membayangkan di bui.

"berapa mang semua nya...?" aku ta menanggapi celotehan mereka lagi.

"30 ribu neng." jawab mang Ujang. aku pun menyerahkan uang 50 ribuan pada nya.

"ambil aja mang kembalian nya. saya duluan ibu ibu..!"

"terimakasih banyak neng" ucap mang Ujang. aku pun tersenyum menanggapi nya. ibu ibu sampai tidak mendengar pamit ku karna masih asik adu argumen. aku pun berlalu menuju pulang.

sesampai nya di rumah aku menaruh belanjaan di dalam kulkas dan aku berjalan menuju kamar. untuk melihat mas Dion. ternyata ia sudah bangun sedang memegangi gawai nya.

"mas mau makan sekarang atau nanti." tidak ada jawaban.

"mas,," aku sedikit keras memanggil nya.

"cek, ada apa sih. ga liat aku lagi sibuk. " aku pun kaget mendengar suaranya yang keras. sejenak terdiam.

"mas, Bunga kan mau ngajak makan." ucap ku dengan lembut. kenapa aku jadi pengen nyium ketiak mas Dion. dari jarak aku berdiri rasa harum menyeruak dari ketiak nya. ia pun beranjak dari tempat tidur dan berjalan di depan ku.

kami pun makan dengan hening. pandangan ku tidak bisa terlepas dari ketek mas Dion. rasa menetes air liurku menahan gejolak ingin mencium ketiak nya. aku tau ini pasti efek kehamilan ku. aku pun membuka suara.

"mas, nanti Bunga boleh nyium ketiak mas ga..?" takut takut aku mengungkapkan nya.

"hah,, jangan aneh aneh deh. ini bukan lagi di rumah orang tua mu. kamu jangan manja."

deg, apa maksud perkataan mas Dion tadi. aku pun terdiam.

"aku mau istrahat jangan di ganggu." peringat nya pada ku.

tapi aku ingin sekali menyium ketek nya. aku tidak menghabiskan makanan ku. gara gara memikirkan ketek saja. aneh bukan. nanti pas mas Dion tidur aku akan mencuri waktu untuk mencium ketiak nya.

...****************...

Terpopuler

Comments

S

S

di kibuli koq terus terusan sih

2023-11-05

2

Uthie

Uthie

Gak sabar iihhhhh ketahuan si Dion itu 😆

2023-10-20

0

lihat semua
Episodes
1 bab 1
2 bab 2
3 bab 3
4 bab 4
5 bab 5
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab24
25 bab25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 KEBAHAGIAAN ISTRI YANG DISIA SIA KAN EPISODE 2 bab 1
77 bab 2
78 bab 3
79 bab 4
80 bab 5
81 bab 6
82 bab 7
83 bab 8
84 bab 9
85 bab 10
86 bab 11
87 bab 12
88 bab 13
89 bab 14
90 bab 15
91 bab 16
92 bab 17
93 bab 18
94 bab 19
95 bab 20
96 bab 21
97 bab 22
98 bab 23
99 bab 24
100 bab 25
101 bab 26
102 bab 27
103 bab 28
104 bab 29
105 bab 30
106 bab 31
107 bab 32
108 bab 33
109 bab 34
110 bab 35
111 KEBAHAGIAAN ISTRI YANG DISIA SIAKAN EPISODE 3 bab1
112 bab 2
113 bab 3
114 bab 4
115 bab 5
116 bab 6
117 bab 7
118 bab 8
119 bab 9
120 bab 10
121 bab 11
122 bab 12
123 bab 13
124 bab 14
125 bab 15
126 bab 16
127 bab 17
128 bab 18
129 bab 19
130 bab 20
131 bab 21
132 bab 22
133 bab 23
134 bab 24
135 bab 25
136 bab 26
137 bab 27
138 bab 28
139 bab 29
140 bab 30
141 bab 31
142 bab 32
143 bab 33
144 bab 34
145 bab 35
146 bab 36
147 bab 37
148 bab 38
149 bab 39
150 bab 40
151 bab 41
152 bab 42
153 bab 43
154 bab 44
155 bab 45
156 bab 46
157 bab 47
158 bab 48
159 bab 49
160 bab 50
161 bab 51
162 bab 52
163 bab 53
164 bab 54
165 bab 55
166 bab 56
167 bab 57
168 bab 58
169 bab 59
170 bab 60
171 bab 61
172 bab 62
173 bab 63
174 bab 64
175 bab 65
176 bab 66
177 bab 67
178 bab 68
179 bab 69
180 bab 70
181 bab 71
182 bab 72
183 bab 72
184 bab 73
185 bab 74
186 bab 75
187 bab 76
188 bab 77
189 bab 78
190 bab 79
191 bab 80
192 bab 82
193 bab 83
194 bab 84
195 bab 85
196 bab 86
197 bab 87
198 bab 88
199 bab 89
200 bab 90
201 bab 91
202 bab 92
203 bab 93
204 bab 94
205 bab 95
206 Kebahagiaan istri yang disia siakan episode 4 Bab 1
207 bab 2
208 Bab 3
209 bab 4
210 bab 5
211 bab 6
212 bab 7
213 bab 8
214 bab 9
215 bab 10
216 bab 11
217 bab 12
218 bab 13
219 bab 14
220 bab 15
221 bab 16
222 bab 17
223 bab 18
224 bab 19
225 bab 20
226 bab 21
227 bab 22
228 bab 23
229 bab 24
230 bab 25
231 bab 26
232 bab 27
233 bab 28
234 bab 29
235 bab 30
236 bab 31
237 bab 32
238 bab 33
239 bab 34
240 bab 35
241 bab 36
242 bab 37
243 bab 38
244 bab 39
245 bab 40
246 bab 41
247 bab 42
248 bab 43
249 bab 44
250 bab 45
251 bab 46
252 bab 47
253 bab 48
254 bab 49
255 bab 50
256 bab 51
257 bab 52
258 bab 53
259 bab 54
260 bab 55
261 bab 56
262 bab 57
263 bab 58
264 bab 59
265 bab 60
266 bab 61
267 bab 62
268 bab 63
269 bab 64
270 bab65
271 bab 66
272 bab 67
273 bab 68
274 bab 69
275 bab 70
276 bab 71
277 bab 72
278 bab 73
279 bab74
280 bab75
281 bab 76
282 bab 77
283 bab 78
284 bab 79
285 bab 80
286 bab 81
287 bab 82
Episodes

Updated 287 Episodes

1
bab 1
2
bab 2
3
bab 3
4
bab 4
5
bab 5
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab24
25
bab25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
KEBAHAGIAAN ISTRI YANG DISIA SIA KAN EPISODE 2 bab 1
77
bab 2
78
bab 3
79
bab 4
80
bab 5
81
bab 6
82
bab 7
83
bab 8
84
bab 9
85
bab 10
86
bab 11
87
bab 12
88
bab 13
89
bab 14
90
bab 15
91
bab 16
92
bab 17
93
bab 18
94
bab 19
95
bab 20
96
bab 21
97
bab 22
98
bab 23
99
bab 24
100
bab 25
101
bab 26
102
bab 27
103
bab 28
104
bab 29
105
bab 30
106
bab 31
107
bab 32
108
bab 33
109
bab 34
110
bab 35
111
KEBAHAGIAAN ISTRI YANG DISIA SIAKAN EPISODE 3 bab1
112
bab 2
113
bab 3
114
bab 4
115
bab 5
116
bab 6
117
bab 7
118
bab 8
119
bab 9
120
bab 10
121
bab 11
122
bab 12
123
bab 13
124
bab 14
125
bab 15
126
bab 16
127
bab 17
128
bab 18
129
bab 19
130
bab 20
131
bab 21
132
bab 22
133
bab 23
134
bab 24
135
bab 25
136
bab 26
137
bab 27
138
bab 28
139
bab 29
140
bab 30
141
bab 31
142
bab 32
143
bab 33
144
bab 34
145
bab 35
146
bab 36
147
bab 37
148
bab 38
149
bab 39
150
bab 40
151
bab 41
152
bab 42
153
bab 43
154
bab 44
155
bab 45
156
bab 46
157
bab 47
158
bab 48
159
bab 49
160
bab 50
161
bab 51
162
bab 52
163
bab 53
164
bab 54
165
bab 55
166
bab 56
167
bab 57
168
bab 58
169
bab 59
170
bab 60
171
bab 61
172
bab 62
173
bab 63
174
bab 64
175
bab 65
176
bab 66
177
bab 67
178
bab 68
179
bab 69
180
bab 70
181
bab 71
182
bab 72
183
bab 72
184
bab 73
185
bab 74
186
bab 75
187
bab 76
188
bab 77
189
bab 78
190
bab 79
191
bab 80
192
bab 82
193
bab 83
194
bab 84
195
bab 85
196
bab 86
197
bab 87
198
bab 88
199
bab 89
200
bab 90
201
bab 91
202
bab 92
203
bab 93
204
bab 94
205
bab 95
206
Kebahagiaan istri yang disia siakan episode 4 Bab 1
207
bab 2
208
Bab 3
209
bab 4
210
bab 5
211
bab 6
212
bab 7
213
bab 8
214
bab 9
215
bab 10
216
bab 11
217
bab 12
218
bab 13
219
bab 14
220
bab 15
221
bab 16
222
bab 17
223
bab 18
224
bab 19
225
bab 20
226
bab 21
227
bab 22
228
bab 23
229
bab 24
230
bab 25
231
bab 26
232
bab 27
233
bab 28
234
bab 29
235
bab 30
236
bab 31
237
bab 32
238
bab 33
239
bab 34
240
bab 35
241
bab 36
242
bab 37
243
bab 38
244
bab 39
245
bab 40
246
bab 41
247
bab 42
248
bab 43
249
bab 44
250
bab 45
251
bab 46
252
bab 47
253
bab 48
254
bab 49
255
bab 50
256
bab 51
257
bab 52
258
bab 53
259
bab 54
260
bab 55
261
bab 56
262
bab 57
263
bab 58
264
bab 59
265
bab 60
266
bab 61
267
bab 62
268
bab 63
269
bab 64
270
bab65
271
bab 66
272
bab 67
273
bab 68
274
bab 69
275
bab 70
276
bab 71
277
bab 72
278
bab 73
279
bab74
280
bab75
281
bab 76
282
bab 77
283
bab 78
284
bab 79
285
bab 80
286
bab 81
287
bab 82

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!