Bag.12

Setelah siang ada acara temu manten, malamnya ada acara gambusan yang di sponsori Haidar sendiri. Suasana jadi semakin ramai dan hangat. sebab yang mereka lantunkan bukan musik sembarangan. Alunan yang lembut dan menyejukkan pendengaran.

Semua orang berkumpul di tempat yang sudah disediakan. Begitu juga dengan Milla, entah apa yang terjadi Milla dipanggil untuk menemui keluarga Bib sihap di ruang tamu pamannya. Milla di kenalkan dengan beberapa orang yang Milla tau itu ternyata orang tua Bib Haidar. Milla hanya diam dan tidak terlalu mendengarkan percakapan mereka.

Acara selesai dan Milla kembali ke Surabaya untuk bekerja begitu juga dengan Haidar yang sudah menjalankan rutinitas seperti biasa.

Tiga bulan kemudian....

Milla pulang ke rumah ketika ada acara haul kakeknya. Banyak guru guru yang bapaknya ia undang begitu pula dengan Bib Sihap. Di tengah padatnya jadwal beliau, beliau selalu menyempatkan diri ke rumah Adi bapak Milla.

Setelah acara selesai Bib sihap yang datang dengan istrinya mengutarakan keinginannya untuk meminta Milla berkenalan dengan ponakannya. Awalnya Adi mengiyakan dan menyerahkan semua ke Milla. Sedangkan Milla yang terkejut dengan penawaran bib Sihap hanya menurut apa kata bapaknya sebab pernyataan Umi Zamani tentang ibunya yang menangis ketika lamaran Indah.

Ternyata keesokan harinya keluarga dari bib Sihap datang. Mila yang kebetulan libur 2 hari jadi masih ada di rumah dan Milla tau apa yang terjadi di Rumah. Kemarin Milla sempat bertanya kepada bapaknya tentang taaruf yang di tawarkan oleh Bib Sihap dan kali ini Milla dengan tenang dan memasrahkan kepada bapaknya.

Sehabis Isya bib Sihap dengan istrinya umi Zamani datang dan Milla melihat dari jendela kamarnya ada seorang pria yang umurnya di bawah Milla. Milla berfikir bahwa pria itu yang akan di kenalkan kepadanya.

Semua orang duduk dan dengan persiapan seadanya Yuli menyajikan makanan dan cemilan. Sedangkan Milla yang di kamar.

"Maaf sekali kami jadi merepotkan. Sebenarnya memang maksudnya begini supaya kamu ndak usah beli beli Di..."Bib Sihap mengerti ketidak enakan Adi

"Haduhh maaf sekali nggeh, saya ndak menyangka jenengan datangnya sekarang. Saya pikir jenengan mengabari saya terlebih dahulu..." Kata Adi tidak enak

"ndak papa pak Adi Ndak usah repot repot..."Umi Zamani menenangkan

"Oh iya perkenalkan ini namanya Zaki, dia ini adiknya Haidar.." Kata Bib Sihap memperkenalkan ponakan satunya

Semua mengangguk dan Zaki tersenyum kepada mereka

"Oh iya bib, kalau boleh tau pria mana yang katanya jenengan kenalkan ke putri saya" Tanya Adi dengan lembut

"oalah iya sebenarnya dia masih di jalan tadi Di, dia nya ada acara jadi agak terlambat. Jadi tunggu sebentar lagi ya." jelas Bib Sihap

Semua berbincang dengan hangat sekitar sepuluh menit sedangkan Milla tak berani keluar kamar. Zaki orang yang sangat humble dan humoris langsung bisa ber interaksi dengan Lana adik Milla. Tak berapa lama ada mobil yang berhenti di pinggir jalan rumah. Sebab di halaman rumah penuh dengan mobil bib Sihap.

"Nahh ini yang ditunggu sudah datang..." kata Bib Sihap. Kepada dua sosok Reza dan juga Haidar

Adi dan Yuli terkejut dengan kedatangan mereka. Apa yang di maksud dengan keponakan Bib sihap adalah Haidar. Tapi Adi menepis pikiran tersebut. Adi melihat ke arah Reza yah Adi pikir yang akan dikenalkan dengan putrinya adalah Reza asisten Haidar.

Adi meminta Milla untuk keluar menemui mereka semua. Milla sebenarnya sangat enggan tapi bagaimana lagi. Yuli meyakinkan Milla bahwa semua akan baik baik saja.

Milla menyalami mereka semua Milla terkejut dengan kehadiran Haidar. Milla merasa dimana mana ada Haidar. Haidar melihat Milla sekilas dan menundukkan pandangannya.

Milla duduk di dekat ibunya tak ada persiapan apapun Milla menggunakan baju sederhana dan hijab instan.

"Seperti yang saya katakan kemarin Di. Saya ingin memperkenalkan ponakan saya ke Milla. Ndak usah buru buru dijalani saja dulu..." jelas bib Sihap

"Ehm iya bib, saya rasa umur ndak jadi masalah antara Milla dengan nak Reza walaupun umur Milla lebih tua dari Reza saya rasa ndak jadi acuan dalam berfikir..." kata Adi sedangkan Reza terkejut

"loh... bukan Reza Di, Reza masih kuliah ndak mungkin Reza buru buru menikah, Itu lo Di, masak kamu ndak kenal sama Haidar. Haidar kan keponakan saya, yang akan saya kenalkan kepada Milla adalah Haidar bukan Reza Di..." jelas Bib Sihap

Semua keluarga Milla mendadak syok dengan pernyataan bib Sihap. Adi seketika menolak permintaan Bib Sihap.

"Kenapa Di, biarkan mereka menjalani terlebih dahulu. Haidar itu orangnya baik insyaallah dia bisa menjaga dan membimbing Milla"

"Bukan seperti itu bib, saya mohon maaf yang sebesarnya mereka tidak sekufu, keluarga saya dan keluarga anda tidak sama. Kami dari keluarga orang biasa. Sedangkan anda dari keluarga mulia.." jelas Adi

"Syarat menikah itu yang penting dia islam dan lawan jenis Di, sekufu tak sekufu bukan menjadi syarat menikah Di" jelas bib Sihap

Sedangkan Haidar merasa sangat dongkol. Ia merasa sangat di tolak setelah tadi mati matian Haidar berusaha menerima perkenalan ini. Jika bukan karena permintaan pamannya Haidar jujur enggan. Apalagi setelah tau yang akan di perkenalkan kepada dirinya adalah Milla yang pernah ia temui. Haidar juga merasa jika Milla bukan gadis yang gampang di atur. Jadi Haidar merasa tidak bisa menerima perkenalan ini.

...****************...

Terpopuler

Comments

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

oh awal mula hubungan mereka ga cair karena masing" punya asumsi sendiri

2024-08-04

1

thor

thor

mengandung bawang🥲

2024-06-13

1

Soraya

Soraya

salut bib Sihab

2024-05-21

1

lihat semua
Episodes
1 Bag. 1
2 Bag. 2
3 Bag.3
4 Bag. 4
5 Bag. 5
6 Bag. 6
7 Bag. 7
8 Bag.8
9 Bag. 9
10 Bag. 10
11 Bag. 11
12 Bag.12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16
17 Bab. 17
18 Bab.18
19 Bab. 19
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab.29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab. 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab.71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91
92 Bab. 92
93 bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Bab. 98
99 Bab. 99
100 Bab. 100
101 Bab. 101
102 Bab. 102
103 Bab. 103
104 Bab. 104
105 Bab. 105
106 Bab. 106
107 Bab. 107
108 Bab. 108
109 Bab. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111
112 Bab. 112
113 Bab. 113
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117 Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118 Bab. 118
119 Bab. 119
120 Bab. 120
121 Bab. 121
122 Bab. 122
123 Bab. 123
124 Bab. 124
125 Bab. 125
126 Bab. 126
127 Bab. 127
128 Bab. 128
129 Bab. 129
130 Bab. 130
131 Bab. 131
132 Bab. 132
133 Bab. 133
134 Bab. 134
135 Bab. 135
136 Bab. 136
137 Bab. 137
138 Bab. 138
139 Bab. 139
140 Bab. 140
141 Bab. 141
142 Bab. 142
143 Bab. 143
144 Bab. 144
145 Bab. 145
146 Bab. 146
147 Bab. 147
148 Bab. 148
149 Bab. 149
150 Bab. 150
151 Bab. 151
152 Bab. 152
153 Bab. 153
154 Bab. 154
155 Bab. 155
156 Bab. 156
157 Cuap-cuap
158 Extra bab. 1
159 Extra bab. 2
160 Extra bab. 3
161 Extra bab. 4
162 Extra bab. 5
163 Extra bab. 6
164 Extra bab. 7
165 Extra bab. 8
166 Extra bab 9
167 Extra Bab. 10
168 Extra bab. 11
169 Extra bab 12
170 Extra bab. 13
171 Extra bab. 14
172 Extra Bab. 15
173 Extra bab. 16
174 Extra bab. 17
175 Cuap-cuap
Episodes

Updated 175 Episodes

1
Bag. 1
2
Bag. 2
3
Bag.3
4
Bag. 4
5
Bag. 5
6
Bag. 6
7
Bag. 7
8
Bag.8
9
Bag. 9
10
Bag. 10
11
Bag. 11
12
Bag.12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16
17
Bab. 17
18
Bab.18
19
Bab. 19
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab.29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab. 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab.71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91
92
Bab. 92
93
bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Bab. 98
99
Bab. 99
100
Bab. 100
101
Bab. 101
102
Bab. 102
103
Bab. 103
104
Bab. 104
105
Bab. 105
106
Bab. 106
107
Bab. 107
108
Bab. 108
109
Bab. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111
112
Bab. 112
113
Bab. 113
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117
Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118
Bab. 118
119
Bab. 119
120
Bab. 120
121
Bab. 121
122
Bab. 122
123
Bab. 123
124
Bab. 124
125
Bab. 125
126
Bab. 126
127
Bab. 127
128
Bab. 128
129
Bab. 129
130
Bab. 130
131
Bab. 131
132
Bab. 132
133
Bab. 133
134
Bab. 134
135
Bab. 135
136
Bab. 136
137
Bab. 137
138
Bab. 138
139
Bab. 139
140
Bab. 140
141
Bab. 141
142
Bab. 142
143
Bab. 143
144
Bab. 144
145
Bab. 145
146
Bab. 146
147
Bab. 147
148
Bab. 148
149
Bab. 149
150
Bab. 150
151
Bab. 151
152
Bab. 152
153
Bab. 153
154
Bab. 154
155
Bab. 155
156
Bab. 156
157
Cuap-cuap
158
Extra bab. 1
159
Extra bab. 2
160
Extra bab. 3
161
Extra bab. 4
162
Extra bab. 5
163
Extra bab. 6
164
Extra bab. 7
165
Extra bab. 8
166
Extra bab 9
167
Extra Bab. 10
168
Extra bab. 11
169
Extra bab 12
170
Extra bab. 13
171
Extra bab. 14
172
Extra Bab. 15
173
Extra bab. 16
174
Extra bab. 17
175
Cuap-cuap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!