Bab. 14

Milla berhadapan dengan Haidar. Haidar berpenampilan sangat sederhana. Hanya menggunakan jas putih dan sarung putih senada dengan kebaya Milla. Milla tak berani menatap Haidar barang sedikitpun entah kenapa tatapan tajam Haidar membuat hati Milla resah.

Haidar menyambut uluran tangan Milla dan tetap mengusap kepala Milla dan berdoa. Hal tersebut membuat orang tua Milla menangis haru. Bahkan Milla juga meneteskan air mata. Haidar dan Milla melakukan sungkem kepada kedua orang tua mereka.

"Jangan pernah sakiti ataupun merendahkan adik saya bib, jika ada perilaku adik saya yang tidak sesuai dengan keluarga anda tolong bimbing dia. Jika anda tidak bisa dan tidak mau membimbing adik saya, kembalikan adik saya ke pelukan kami dengan baik baik..." pesan yang dibisikkan kakak Milla ke Haidar.

Setelah acara selesai Keluarga Haidar kembali ke Semarang untuk acara lusa. Milla akan di bawa Haidar ke semarang. Acara di semarang pun terkesan tertutup. Rencana nya hanya Milla yang akan ke Semarang tanpa keluarganya. Ustadz Abdul tak ingin keluarga besannya repot.

Haidar satu mobil dengan Zaki dan Reza tak lupa Milla juga sedangkan Bib Sihap dan istri menggunakan mobil yang berbeda. Tak ada obrolan yang terjadi antara mereka berdua. Milla betah dengan kediamannya dan Haidar hanya bercanda dengan Zaki. Sedangkan Milla berusaha menutup matanya dan tidur. Haidar menoleh kesamping mendapati Milla sudah terlelap.

"Bang kasian itu mbk Milla tidurnya ndak enak, abang kan suaminya yang romantis dong bang" kata Zaki melihat Milla tertidur bersandar jendela mobil

"Ndak papa nanti kalau aku bangunin malah ndak enak Zak, kamu diem aja jangan berisik..." Kata Haidar sedikit kesal adiknya sangat cerewet. Sedangkan Zaki tersenyum dan diam kembali. Haidar sesekali melirik ke samping melihat Milla.

Mereka sampai di Semarang langsung di sambut semua para santri.

"Hei,, hei ayo bangun kita sudah sampai,,," Haidar membangunkan Milla dengan pelan. Sedangkan Milla sedikit tergagap sebab terkejut. Haidar masih kaku ketika hendak memanggil Milla

Kedatangan Milla dan Haidar di sambut keluarga lainnya, bisa dibilang Semarang adalah rumah utama keluarga Hasyimi. Jadi tidak kaget jika ada pondok yang sangat besar dan di huni oleh banyak santri

Milla diminta untuk beristirahat sejenak sebab acara akan di laksanakan nanti malam. Hanya acara kecil kecilan, bukannya ust Abdul tak ingin membuat pesta tapi Mamah Hanna tak ingin jika terjadi kehebohan apalagi keputusan ini di dukung oleh Milla sendiri yang tak ingin terlalu dikenal dan kenyamanannya terusik. Jadi acara cukup dihadiri oleh keluarga besar dan para santri. Mungkin orang banyak yang tak tau jika ini adalah acara syukuran pernikahan Milla dan Haidar sebab acara dikemas sedemikian rupa sehingga seperti acara Gambusan biasa.

Malamnya Milla memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu di kamar yang di tunjukkan mbk ndalem. Milla melihat sekeliling kamar yang tampak kosong seperti sudah lama tak di huni.

Milla menghela nafas memikirkan akan bagaimana kedepannya....

"Ceklekk.." Jantung Milla terasa ingin lepas ketika menoleh ternyata Haidar. Sejak kemarin di rumahnya Milla selalu menghindar dari Haidar. Bahkan Haidar sengaja tidur di ruang tamu bersama zaki dan Reza

"ekhm..... Kamu kalau sudah ngantuk silahkan istirahat ndak usah keluar lagi ndak papa" Haidar berusaha mencairkan suasana. Sedangkan Milla hanya mengangguk

"Saya keluar dulu..."

"Tunggu Bib.." Haidar berhenti di depan pintu dan bertanya ada apa

"Milla mau ngomong bib" Haidar mengangguk berjalan duduk di depan meja rias

"Bib,,, Milla kan cuti nikah hanya 10 hari, jadi setelah itu Milla akan ke Surabaya. Jadi Milla bertanya ke jenengan gimana enaknya ." Milla melihat raut wajah Haidar berubah.

"Terserah gimana kamu, tapi yang pasti saya ndak mau kalau kamu mempermalukan saya dengan menjadi bahan gunjingan jika kita ndak tinggal satu rumah. Bukan begitu, jika kamu tetap melanjutkan pekerjaan kamu itu berarti kamu akan tinggal di surabaya.. Lagi pun saya masih mampu memberikan kamu nafkah.." Kata Haidar Milla melihat sosok Haidar berbeda dengan yang biasa ia lihat di medsos yang Milla tau Haidar orang yang sangat hangat dan humoris. Apakah ada yang salah dengan pertanyaan Milla, Milla hanya bertanya apa diijinkan jika ia tetap bekerja sebab bagaimanapun Milla ingin keluarganya hidup berkecukupan. Tapi misalkan Milla ndak kerja, Milla juga sudah menitipkan usaha toko ke ibunya. Kenapa jawaban yang ia terima sangat sarkas. Tinggal jawab ia boleh apa ia tak boleh. Tapi Milla masih diam walau dalam hati sangat dongkol

" Iya Milla paham Bib,,," hana jawaban itu yang keluar dari mulut Milla

"Sudah kamu istirahat, jangan bongkar bawaan kamu besok pagi kita berangkat ke Jogja..." Kata Haidar

"Untuk apa kita ke Jogja Bib...?" Milla heran

" Kita akan tinggal di sana sebab rumah saya di sana. Sudah saya keluar dulu kamu istirahat, jangan kunci pintu kamar.." Haidar menekankan kata jangan kunci pitu kamar, Milla mendadak ingat waktu setelah acara di rumah, Milla tak sengaja mengunci pintu kamar sebab masih banyak orang berlalu lalang ia pikir nanti jika ada yang akan Masuk pasti mengetuk pintu. Tapi naasnya Milla ketiduran dan tak ingat jika ia sudah tak single lagi. Alhasil Haidar tidur di ruang tamu dengan Zaki dan Reza. Milla bersyukur ibunya tak mengomel sebab Milla sibuk mengurus keberangkatan ke Semarang. Tapi jangan salah di perjalanan Yuli mengomel panjang lebar lewat pesan. Milla terkekeh mengingat itu..

...****************...

Terpopuler

Comments

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

terkadang orang yang sudah berilmu justru pintu masuknya syaitan sangat halus yah

2024-08-04

1

Uthie

Uthie

terus lanjut chemistry nya 👍😁

2024-01-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bag. 1
2 Bag. 2
3 Bag.3
4 Bag. 4
5 Bag. 5
6 Bag. 6
7 Bag. 7
8 Bag.8
9 Bag. 9
10 Bag. 10
11 Bag. 11
12 Bag.12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16
17 Bab. 17
18 Bab.18
19 Bab. 19
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab.29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab. 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab.71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91
92 Bab. 92
93 bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Bab. 98
99 Bab. 99
100 Bab. 100
101 Bab. 101
102 Bab. 102
103 Bab. 103
104 Bab. 104
105 Bab. 105
106 Bab. 106
107 Bab. 107
108 Bab. 108
109 Bab. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111
112 Bab. 112
113 Bab. 113
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117 Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118 Bab. 118
119 Bab. 119
120 Bab. 120
121 Bab. 121
122 Bab. 122
123 Bab. 123
124 Bab. 124
125 Bab. 125
126 Bab. 126
127 Bab. 127
128 Bab. 128
129 Bab. 129
130 Bab. 130
131 Bab. 131
132 Bab. 132
133 Bab. 133
134 Bab. 134
135 Bab. 135
136 Bab. 136
137 Bab. 137
138 Bab. 138
139 Bab. 139
140 Bab. 140
141 Bab. 141
142 Bab. 142
143 Bab. 143
144 Bab. 144
145 Bab. 145
146 Bab. 146
147 Bab. 147
148 Bab. 148
149 Bab. 149
150 Bab. 150
151 Bab. 151
152 Bab. 152
153 Bab. 153
154 Bab. 154
155 Bab. 155
156 Bab. 156
157 Cuap-cuap
158 Extra bab. 1
159 Extra bab. 2
160 Extra bab. 3
161 Extra bab. 4
162 Extra bab. 5
163 Extra bab. 6
164 Extra bab. 7
165 Extra bab. 8
166 Extra bab 9
167 Extra Bab. 10
168 Extra bab. 11
169 Extra bab 12
170 Extra bab. 13
171 Extra bab. 14
172 Extra Bab. 15
173 Extra bab. 16
174 Extra bab. 17
175 Cuap-cuap
Episodes

Updated 175 Episodes

1
Bag. 1
2
Bag. 2
3
Bag.3
4
Bag. 4
5
Bag. 5
6
Bag. 6
7
Bag. 7
8
Bag.8
9
Bag. 9
10
Bag. 10
11
Bag. 11
12
Bag.12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16
17
Bab. 17
18
Bab.18
19
Bab. 19
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab.29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab. 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab.71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91
92
Bab. 92
93
bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Bab. 98
99
Bab. 99
100
Bab. 100
101
Bab. 101
102
Bab. 102
103
Bab. 103
104
Bab. 104
105
Bab. 105
106
Bab. 106
107
Bab. 107
108
Bab. 108
109
Bab. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111
112
Bab. 112
113
Bab. 113
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117
Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118
Bab. 118
119
Bab. 119
120
Bab. 120
121
Bab. 121
122
Bab. 122
123
Bab. 123
124
Bab. 124
125
Bab. 125
126
Bab. 126
127
Bab. 127
128
Bab. 128
129
Bab. 129
130
Bab. 130
131
Bab. 131
132
Bab. 132
133
Bab. 133
134
Bab. 134
135
Bab. 135
136
Bab. 136
137
Bab. 137
138
Bab. 138
139
Bab. 139
140
Bab. 140
141
Bab. 141
142
Bab. 142
143
Bab. 143
144
Bab. 144
145
Bab. 145
146
Bab. 146
147
Bab. 147
148
Bab. 148
149
Bab. 149
150
Bab. 150
151
Bab. 151
152
Bab. 152
153
Bab. 153
154
Bab. 154
155
Bab. 155
156
Bab. 156
157
Cuap-cuap
158
Extra bab. 1
159
Extra bab. 2
160
Extra bab. 3
161
Extra bab. 4
162
Extra bab. 5
163
Extra bab. 6
164
Extra bab. 7
165
Extra bab. 8
166
Extra bab 9
167
Extra Bab. 10
168
Extra bab. 11
169
Extra bab 12
170
Extra bab. 13
171
Extra bab. 14
172
Extra Bab. 15
173
Extra bab. 16
174
Extra bab. 17
175
Cuap-cuap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!