Haidar Pov....
Aku tidak tau apa yang direncanakan oleh mama. Pada saat aku sedang sibuk sibuknya tiba tiba di minta untuk kembali ke rumah sebab ada tamu penting dan disinilah aku sekarang diantara tamu mama yang tidak aku kenal sama sekali. Kecuali Bunda Hanum dan suaminya.
Tapi gadis arab ini aku tidak mengenalnya dan ternyata kata Mamah dia adalah seorang influencer dan model. Pantas saja dari penampilan dan cara berpakaian nya begitu modis.
Aku merasa seperti patung hanya diam dan mendengarkan obrolan mereka. Pada saat Abi dan suami bunda Hanum pergi mamah tetap tak mengizinkan aku pergi. Untung saja ada Lana, setidaknya aku tidak terlalu bosa dan kaku.
Tiba tiba gadis ini memperkenalkan dirinya dan namanya adalah Bella dia duduk agak dekat dengan diriku. Dia membicarakan tentang pembuatan MV dia juga menawarkan agar kakaknya bisa membantu sebab kakaknya seorang vidio grafis
Tak lama aku melihat ada Milla datang dan membawakan makanan. Hari ini ia sedang sangat kerepotan dengan kesibukan di dapur.
Mamah meminta kami semua makan terlebih dahulu sebab abi dan suami bunda hanum masih ada di pondok. Aku yang melihat Milla hanya duduk di belakang tanpa menyiapkan makanan untukku. Entah kenapa jika sudah terbiasa di layani ketika harus mengambil sendiri rasanya tidak enak.
Aku memberi kode untuk mamah supaya mengambilkan makanan untuk diriku sebab dilain sisi aku juga malu jika ingin mengambil.
Jujur aku sedikit terkejut dengan keberanian gadis ini dia mengambil piring dan mengambilkan makanan untukku dan aku hanya membiarkan dia menyiapkan makanan.
"Sungguh tidak peka sekali di sini ada suaminya kenapa malah duduk di sana dan melayani yang lain sedangkan suaminya sendiri diabaikan..." Kata ku dalam hati
Aku mendengar mamah meminta Milla untuk membuatkan es segar dan aku juga meminta supaya di buatkan kopi. Entah mau apa Bella juga ikut pergi ke dapur, aku memutuskan untuk berpindah duduk di dekat gorden di dekat Milla, setidaknya aku akan memperkenal kan dia kepada bunda Hanum.
Tak berapa lama akhirnya muncul Bella dengan membawakan kopi dan di susul oleh Risti yang membawa minuman. Kemana Milla kenapa tidak dia yang antar...? Ketika aku bertanya kepada Risti dia mengatakan jika Milla sedang repot di dapur
Setelah beberapa saat yang membosankan akhirnya datang rombongan dari anak anak Hadroh dan dengan alasan itu aku bisa kabur dari keadaan yang tak nyaman ini.
Haidar Pov End
Rombongan anak anak Hadroh sudah sampai, mereka di arahkan menuju ke garasi mobil yang sudah di sulap menjadi ruang tamu. Majelis yang di pimpin oleh Haidar sudah termasuk grup majelis yang besar. Oleh sebab itu para anggota pun banyak berasal dari luar desa bahkan ada yang dari Semarang
Haidar menyambut mereka ramai sehingga suasana pun menjadi sangat ramai. Dan dengan merekalah Haidar bisa tertawa dengan lepas. Semua crew dari hadroh Cahaya Langit berkumpul dan di persilahkan untuk masuk.
"Za Reza minta tolong kasih tau mbk Milla supaya di siapkan jajanan.." Kata Haidar
"nggeh bib.." Reza berjalan kebelakang dan menemui Milla
Milla terkejut ketika anak Hadroh datang sekarang Milla pikir tadi mereka akan datang waktu sore menjelang magrib. Tapi Milla cukup lega sebab makanan juga sudah ada yang siap. Jadi tinggal menyajikan saja.
Milla mengantarkan camilan dan minuman ke garasi dengan di bantu oleh Reza
"Aduh Mbk Milla jangan repot repot.." Kata Ali salah satu vokalis
" Ndak repot lah,,, kalian juga kan butuh tenaga untuk acara besok. Jadi harus banyak makan.." Jelas Milla
" Kita kalau lagi kumpul mbk Milla pasti buat camilan enak enak takutnya nanti kita gendut semua mbk. Kasian Bib Haidar harus cari outfit kita lagi.." Canda salah satu anak Hadroh
"ekhmm" Haidar merasa di tak di hiraukan. Meraka malah asyik berbincang dengan Milla.
"Gayamu itu lo Outfit outfit, la cuma baju koko sama sarung kok. Kamu juga Li gayamu ndak mau merepotkan tapi kalau ndak di kasih apa apa protes katanya butuh camilan kalau lagi latihan. Dasar kalian ini..." Semua tertawa mendengar Haidar yang agak kesal. Bukan cuma anak Hadroh yang tertawa tapi Milla juga ikut tersenyum. Ia lebih suka suaminya seperti ini santai dan tak kaku.
"La gimana bib. Waktu belum ada mbk Milla kita kalau latihan cuma makan kuaci sama kerupuk pasir.. Tapi sekarang sejak ada mbk Milla kebutuhan kita jadi terpenuhi bib.." Sambung Ali
"eh enak saja kamu, saya sudah sering minta ke kalian, supaya kalian beli gorengan atau jajan yang lain. Tapi kalian sendiri yang minta kuaci sama kerupuk pasir. Katanya untuk menjaga suara kalian. Kok malah jadi fitnah.." Haidar menyahut tak kalah sengit
"Tapi Bib kalau untuk pemukul ya ndak papa to.." sahut anak hadroh lainnya. Suasana hangat membuat Haidar bisa menjadi diri sendiri. Hal seperti ini sudah menjadi hal yang biasa jika mereka sedang latihan. Tapi mereka akan profesional ketika sudang berlatih ataupun sedang ada acara
"Wes terserah kalian lah ya, Saya tak kedalam sebentar " Haidar melewati Milla begitu saja dan hanya kang Taufik yang tau jika mereka tak baik baik saja
"Sebentar ya,, mbk Milla permisi dulu..." Milla ke dapur meminta Risti untuk menyiapkan makanan
Dilain sisi, Bella yang mendengar ada orang tertawa tertawa merasa ingin tau dan berjalan ke depan. Ia melihat di garasi yang sudah di sulap menjadi ruang tamu sedang banyak orang. Bella tau salah satu vokalis yang terkenal bernama Ali. Tapi Bella tak menemukan adanya Haidar di sana. Bella memutuskan untuk kembali masuk dan ia tak sengaja melihat Milla masuk ke dalam salah satu kamar.
"Apa boleh seorang asisten rumah tangga masuk ke dalam kamar majikannya dan tadi dia menunjuk kamar itu adalah kamar Bib Haidar..." Kata Bella dalam hati
Sedangkan di dalam kamar Milla sedang mencarikan cas Hp suaminya.
" Kamu taruh dimana sih tadi Mill, saya kan sudah bilang jangan pindah pindahin barang" Haidar kesal. Entah kenapa ia merasa kesal dengan Milla. Apa mungkin hanya gara gara tak disiapkan makanan ia jadi kesal.
"Tadi Milla bereskan bib takutnya korslet" jelas Milla kenapa suaminya ini selalu marah marah
" Tapi kalau tadi ada kenapa sekarang tidak ada.."
Syena yang melihat kamar kakaknya terbuka dan sedang mencari sesuatu segera menghampiri
"Cari apa Bang..?? Oh iya tadi syena ambil cas di laci, syena mau ngomong ke Abang tapi Syena lupa" Kata Syena sembari menyodorkan cas
Haidar yang mendengar Syena yang mengambil casnya merasa bersalah sudah menuduh Milla. Sedangkan Milla hanya memutar bola matanya. Sedangkan Syena yang takut terkena amukan sang kaka akhirnya pergi
"Sudah ya bib itu kan sudah ketemu Milla mau ke Dapur dulu mau siapin makanan anak Hadroh" Milla ke luar dari kamar dan membantu mempersiapkan makanan. Haidar hanya mengangguk dan Milla pergi ke dapur
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 175 Episodes
Comments
Sugiharti Rusli
jadi orang ko yah ga bisa mencairkan hati istrinya sendiri sih Dar,,,
2024-08-04
0
Soraya
kadang kadang yg paham agama yg suka khilaf ya thor
2024-05-21
0
Dia Amalia
pnya suami gk peka y gt
2024-03-12
1