Bag. 11

Umi Zamani keluar dari toko dan melihat bocah tiga masih berada di gazebo dengan suaminya pula.

"Sudah Mi.." Kata Bib Sihap

"Nggeh Sudah ayo langsung pulang pasti kita sudah ditungguin mbk ndalem, dan kalian kalau sudah selesai cepet balek. Mamah Hannah mau sampai lo dar. Bulek ndak ikutan ya dar kalau misal mamamu tau kamu ndak di ndalem malah nongkrong disini makan mie" Jelas Umi Zamani hanya dan Haidar hanya menjawab iya sembari mengangguk

"Biar saja Mi mungkin Haidar lagi pdkt sebenarnya alasan saja pingin pop mie..." Canda Bib Sihap

"Apa to Bib jenengan ini, Haidar pdkt ke siapa Haidar ndak kenal sama mbk mbk di sini" Haidar kesal

"Sama tadi mbk yang jual pop mie hahahah..." Bib Sihap kabur menyusul istrinya berjalan ke mobil. Sedangkan Haidar kesel dibuatnya. Haidar baru sadar tenyata Milla yang dimaksud waktu itu adalah Milla yang sama saat di acara di rumah Pak Adi. Itu berarti Milla ini putri pak Adi

"Jenengan kenapa Bib,,," Tanya Umi Zamani ketika melihat suaminya tertawa sendiri ketika masuk mobil

"Ndak kenapa napa saya kok suka banget godain Haidar sama Milla ya Mi" Jelas Bib Sihap

"hahaha jenengan ini sukanya buat ponakan kesel" Umi Zamani tertawa

"Haidar pernah cerita pingin punya istri yang lemah lembut dan penurut, tapi Umi tau sendiri harapannya hilang ketika putusnya Ta'aruf dengan Syarifah Shella" jika mengingat itu membuat Sihap sedih

Ketika awal ta'aruf Haidar sudah setuju sebab Haidar sudah tau Syarifah Shella. Awalnya kelurga Fah Shella setuju jika mereka berkenalan dulu. Tetapi ketika Haidar sudah memutuskan melanjutkan ke jenjang berikutnya keluarga Shella menolak sebab saat itu Haidar banyak wira wiri di medsos dan terkenal sebab majelisnya mulai terkenal. Keluarga Shella ingin kehidupan nya tak perlu di ekspos dan diumbar jadi yang di takutkan ortu dari Fah Shella ketika menikah nanti, Haidar akan banyak wanita yang meliriknya. Ust Abdul ingin memberikan pengertian tapi ternyata mereka sudah menerima pinangan dari seorang pria yang menurut mereka pantas untuk putrinya.

Haidar tidak bisa menggambarkan bagaimana kecewanya dirinya sebab penolakan ini. Begitu juga dengan ust Abdul setelah kejadian itu Ust Abdul sedikit terganggu kesehatannya.

"Haa... jalan nya sudah begini, itu berati mereka belum jodoh " Kata Bib Sihap sembari menghela nafas

"Andai boleh menjodohkan Milla dengan Haidar pasti mereka cocok" Kata Umi zamani bergumam

"Apa...? Umi bilang apa" Bib Sihap tak dengar suara istrinya. Umi Zamani mengulangi ucapannya

"Kanapa tak boleh Mi, kita keluarga Hasyimi sama dengan keluarga lainnya jadi misal Haidar ingin menikah dengan orang ahwal ya ndak papa. Tingkat kemuliaan seseorang yang menentukan hanya Allah Mi jadi Umi ndak boleh berpikir seperti itu." Jelas Bib Sihap. Sedangkan Umi Zamani tersenyum dan mengangguk angguk. Tapi dalam hati Bib Sihap memikirkan sikap Hanna sebab ia ingin Haidar mendapatkan yang terbaik

********††****††***

Besoknya acara akad nikah Indah dilaksanakan. Pagi sekali Milla sudah bersiap dan semua keluarga sudah berkumpul. Kakak Milla yang di Jakarta juga pulang.

Milla 3 bersaudara kakaknya seorang mortir yang sudah membuka usaha di Jakarta dan menikah dengan gadis kota. Sedangkan adik Milla laki laki masih duduk di bangku MTs bernama Faqih dia mondok di tempat Bib Sihap teman dari Sandi

Acara di gelar secara meriah dan megah. Sebab teman Indah berasal dari kalangan pegawai Sipil.

Sedangkan Rofik sendiri adalah teman Haidar ketika di bangku kuliah. Tapi sekarang ia mengajar di pondok bib Sihap

Di saat semua sedang berbahagia, Milla dan ibunya sedang mengecek persiapan untuk menjamu tamu. Itulah Yuli walau diperlakukan kurang baik oleh kelurga Iparnya tapi ia tetap menghormatinya. Walau kadang ada rasa kesal tapi Yuli bersikap bodoh amat berbeda dengan Milla. Milla ingin sekali membalas perlakuan Paman dan Budhe nya.

Rombongan dari Rofik sudah datang mereka berasal dari keluarga yang bisa di bilang terpandang. Apalagi hubungan orang tua Rofik dengan Keluarga Hasyimi seperti kerabat sendiri.

Tampak Haidar menggunakan kemeja hitam dilapisi dengan jas abu abu serta sarung batik tak lupa peci hitam yang membuat ia tampak gagah dan mempesona. Bahkan Haidar yang banyak menjadi pusat perhatian. Habib Sihap dan Ust Abdul ikut dalam acara akad sedangkan yang lain masih bersiap. Haidar juga sudah di rumah mempelai perempuan untuk menemani Rofik.

Tradisi di desa mereka mempelai pria akan melakukan akad di rumah mempelai perempuan tapi tak boleh dipertemukan terlebih dahulu. Mereka baru bertemu disaat acara Temu Manten.

"Saya Terima Nikah dan kawinnya...."

"SAH.. SAH... Alhamdulillah"

Suasana di depan begitu ramai setelah Rofik berhasil mengucapkan ijab kabul.

Didalam kamar Indah sedang menunggu dan hanya bisa melihat melalui rekaman saudaranya Indah ditemani Milla dan juga beberapa temannya. Milla yang tidak di ajak bicara hanya diam dan duduk. Sesekali hanya menimpali ucapan mereka. Sungguh Milla merasa tak nyaman. Tapi Ibunya meminta dirinya untuk ikut menemani Indah. Walau Bagaimanapun mereka sepupu.

"Masyaallah itu Bib Haidar ganteng banget ya..." kata salah satu teman Indah

"Tapi Rofik juga ndak kalah ganteng tapi iya sih gantengan Bib Haidar. Beda lah guys beliau itu seorang habaib apalagi masih keturunan arab... " Jelas Indah jika boleh meminta Indah ingin yang menjadi suaminya adalah Bib Haidar. Tapi Ia sadar seorang Haidar tidak akan menikah dengan orang biasa sepertinya

Milla yang memang di dekat jendela melihat keluar ia dapat melihat Haidar sedang berbincang dengan temannya. Entah kenapa dan apa yang terjadi hatinya merasa tercubit jika melihat Habib Haidar dan rasanya air mata Milla ingin turun.

Mengingat bahwa mereka bagai langit dan bumi. Mengingat jika nanti Bib Haidar pasti akan memiliki pasangan yang sempurna. Milla juga mengagumi beliau. Milla berusaha untuk menepis perasaannya. Mungkin kebanyakan orang mengelukan beliau atau ketika ada kesempatan ingin berfoto dan berbincang. Tapi itu tak berlaku bagi Milla, Milla tak ingin perasaan kagumnya berlarut dan pastinya Milla akan tersakiti sendiri...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

sepertinya sekarang masih yah kalo keturunan habaib dijodohkannya sama keturunan juga yang bergelar Syarifah

2024-08-04

2

Uthie

Uthie

Duhhhh. kaya aga mirip diriku waktu dulu sama suami 😂😂

beranggapan dia pantas dengan yg lain.. gak tau nya malah jadinya dengan kita juga.. itulah jodoh 😁😁

2024-01-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bag. 1
2 Bag. 2
3 Bag.3
4 Bag. 4
5 Bag. 5
6 Bag. 6
7 Bag. 7
8 Bag.8
9 Bag. 9
10 Bag. 10
11 Bag. 11
12 Bag.12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16
17 Bab. 17
18 Bab.18
19 Bab. 19
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab.29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab. 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab.71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91
92 Bab. 92
93 bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Bab. 98
99 Bab. 99
100 Bab. 100
101 Bab. 101
102 Bab. 102
103 Bab. 103
104 Bab. 104
105 Bab. 105
106 Bab. 106
107 Bab. 107
108 Bab. 108
109 Bab. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111
112 Bab. 112
113 Bab. 113
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117 Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118 Bab. 118
119 Bab. 119
120 Bab. 120
121 Bab. 121
122 Bab. 122
123 Bab. 123
124 Bab. 124
125 Bab. 125
126 Bab. 126
127 Bab. 127
128 Bab. 128
129 Bab. 129
130 Bab. 130
131 Bab. 131
132 Bab. 132
133 Bab. 133
134 Bab. 134
135 Bab. 135
136 Bab. 136
137 Bab. 137
138 Bab. 138
139 Bab. 139
140 Bab. 140
141 Bab. 141
142 Bab. 142
143 Bab. 143
144 Bab. 144
145 Bab. 145
146 Bab. 146
147 Bab. 147
148 Bab. 148
149 Bab. 149
150 Bab. 150
151 Bab. 151
152 Bab. 152
153 Bab. 153
154 Bab. 154
155 Bab. 155
156 Bab. 156
157 Cuap-cuap
158 Extra bab. 1
159 Extra bab. 2
160 Extra bab. 3
161 Extra bab. 4
162 Extra bab. 5
163 Extra bab. 6
164 Extra bab. 7
165 Extra bab. 8
166 Extra bab 9
167 Extra Bab. 10
168 Extra bab. 11
169 Extra bab 12
170 Extra bab. 13
171 Extra bab. 14
172 Extra Bab. 15
173 Extra bab. 16
174 Extra bab. 17
175 Cuap-cuap
Episodes

Updated 175 Episodes

1
Bag. 1
2
Bag. 2
3
Bag.3
4
Bag. 4
5
Bag. 5
6
Bag. 6
7
Bag. 7
8
Bag.8
9
Bag. 9
10
Bag. 10
11
Bag. 11
12
Bag.12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16
17
Bab. 17
18
Bab.18
19
Bab. 19
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab.29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab. 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab.71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91
92
Bab. 92
93
bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Bab. 98
99
Bab. 99
100
Bab. 100
101
Bab. 101
102
Bab. 102
103
Bab. 103
104
Bab. 104
105
Bab. 105
106
Bab. 106
107
Bab. 107
108
Bab. 108
109
Bab. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111
112
Bab. 112
113
Bab. 113
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117
Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118
Bab. 118
119
Bab. 119
120
Bab. 120
121
Bab. 121
122
Bab. 122
123
Bab. 123
124
Bab. 124
125
Bab. 125
126
Bab. 126
127
Bab. 127
128
Bab. 128
129
Bab. 129
130
Bab. 130
131
Bab. 131
132
Bab. 132
133
Bab. 133
134
Bab. 134
135
Bab. 135
136
Bab. 136
137
Bab. 137
138
Bab. 138
139
Bab. 139
140
Bab. 140
141
Bab. 141
142
Bab. 142
143
Bab. 143
144
Bab. 144
145
Bab. 145
146
Bab. 146
147
Bab. 147
148
Bab. 148
149
Bab. 149
150
Bab. 150
151
Bab. 151
152
Bab. 152
153
Bab. 153
154
Bab. 154
155
Bab. 155
156
Bab. 156
157
Cuap-cuap
158
Extra bab. 1
159
Extra bab. 2
160
Extra bab. 3
161
Extra bab. 4
162
Extra bab. 5
163
Extra bab. 6
164
Extra bab. 7
165
Extra bab. 8
166
Extra bab 9
167
Extra Bab. 10
168
Extra bab. 11
169
Extra bab 12
170
Extra bab. 13
171
Extra bab. 14
172
Extra Bab. 15
173
Extra bab. 16
174
Extra bab. 17
175
Cuap-cuap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!