Acara dimulai dengan adanya sambutan sambutan. Tak lama semua jamaah yang hadir sangat heboh. Milla melihat dari pojok teras ternyata rombongan kelurga Hasyimi datang. Bohong jika Milla tidak tertarik dengan Haidar. Tapi bagaimanapun Milla menganggap jika perasaaan nya hanya kekaguman belaka sebab Haidar memang sedang menjadi idola bagi semua kalangan. Sedangkan Milla sadar siapa dirinya bahkan untuk berkhayal pun Milla tak berani.
Milla melihat Indah sedang berada di depan menyambut rombongan. Semua nampak berbondong bondong mendekat seketika suasana menjadi riuh.
Habib Haidar dan Habib Sihap segera menuju ke tempat yang di sediakan. Sedangkan para keluarga perempuan yang lain di persilahkan langsung menuju ke ruang tamu.
Benar saja seperti dugaan Yuli, anaknya itu sudah melipir entah kemana. Sedangkan sekarang sudah berkumpul keluarga dari Haidar dan Bib Sihap
"Silahkan Fah dicicipi jajanannya. Mohon maaf rumah nya sederhana jadi agak sedikit sempit."Sebagai tuan rumah Yuli berbasa basi. Para tamu tersenyum dengan keramahan Yuli. Sedangkan disebelahnya ada iparnya yang tak suka dengan Yuli
"Yul kamu dek belakang saja, ngecek semua jamuan apa sudah lengkap takut nya ada yang kurang" Kata kakak ipar Yuli ibu dari Indah
"Tapi mbk di dapur sudah siap semua. Sudah ada mbk mbk yang bantu jadi insyaallah aman" Kata Yuli walau bagaimanapun Yuli juga ingin duduk bersama dan kumpul bersama keluarga mulia ini.
"Yul ini kan rumah kamu. Kamu yang bertanggung jawab untuk semua jamuan bukan tetangga kamu" Jawab Ipar Yuli dengan sedikit sinis. Sedangkan Yuli hanya mengangguk dan undur diri
Sedangkan Milla sendiri tidak menggubris ucapan ibunya jika ia harus berada di dalam untuk membantu ibunya. Bukan tak ingin bantu tapi Milla benar benar malas dengan kehadiran Budhenya yang menyebalkan. Milla dengan khusuk mengikuti acara. Dengan sesekali merespon ocehan para keponakannya. Milla tak sadar jika dia sudah di perhatikan oleh Haidar.
"Oh gadis itu ternyata di sini juga" Batin Haidar dia sedikit tersenyum ketika melihat kedekatan Milla dengan para anak anak kecil di sekelilingnya. Haidar melihat Milla bersama beberapa anak kecil dan menganggap mereka adalah anak Milla
Acara selesai dan semua para tamu di perkenankan untuk ke ruang keluarga. Semua berkumpul di ruang kelurga mau tak mau Milla juga ikut bergabung sebab ibunya membutuhkan bantuan Milla. Semua berbincang dengan hangat, Milla terkesan dengan ibu dari Haidar beliau sangat ramah dan terlihat orang yang berprinsip.
"Loh itu Milla ya Di,,,,?"Tanya Bib Sihap yang mana membuat semua tertuju kepada Milla yang saat ini berada di sebelah sang ibu sedikit tertutup gorden
"Nggeh bib,,,"Kata Adi tumben putrinya ada yang menanyakan. Sedangkan Milla tersenyum kikuk plus malu karna semua memandangnya. Sedangkan di samping Bib Sihap ada Haidar yang berusaha melihat siapa itu Milla. Sebab pandangan Haidar tertutup setengah gorden yang menjuntai
"Heehh dar, liatin apa kok sampek segitunya di depanmu ada para gadis kok nyari yang nyelip nyelip" Canda Bib Sihap membuat Haidar Malu
Sedangkan yang di maksud gadis di sebelah Haidar adalah Indah yang berada di sebrang Haidar menatapnya dengan memuja.
"Laiya kok ndak pernah keliatan to Di. Sudah nikah belum,, ini lo ponakan saya juga belum nikah" Bib Sihap mencandai Haidar sedangkan Haidar tersenyum saja
"Ponakan saya belum nikah itu Bib. Milla itu ndak pernah di rumah Bib. Saya rasa sudah punya pacar dia cuma ndak pernah di bawa kenalan sama keluarga. Secara hidup di Surabaya pergaulannya sudah seperti di Jakarta. Anak saya ni lo bib Indah tolong jenengan kenalkan pria yang terbaik dan jenengan nggeh sampun kenal Indah" Sahut pamannya itu dengan nada sedikit mengejek. Sedangkan Milla sudah hendak angkat bicara tapi ibunya memegang tangannya
"pergaulan jaman sekarang sangat meresahkan apalagi di kota kota besar Nauzubillah semoga Keluarga saya di lindungi dari hal buruk Ya Allah" Kata Mamah Hannah dalam hati. Sedangkan Haidar hanya menyimak
"Begitukah Di, sepertinya putrimu ndak bakalan begitu. Saya liatnya mirip sama mamah nya Haidar kalau liat orang tatapannya tajam. Jadi mustahil kalau Milla seperti itu. Malahan kayaknya Pria pada takut dekat dengan Milla" Bib Sihap yang merasa ucapan dari kakaknya Adi tidak lah benar. Sihap mengenal bagaimana keluarga Adi dan sikap kakak kakak Adi yang merendahkan itu.
"Saya sebagai orangtua hanya bisa mendoakan nggeh Bib. Kalau dari Milla sendiri saya tanya sudah ada yang deket belum jawabnya belum. Insyaallah saya percaya sama anak anak saya. Mereka ndak bakal melakukan hal yang di luar norma. Walaupun mungkin mereka hanya bekerja di kantor swasta bukan di kantor kantor kedinasan" Adi sedikit tidak terima dengan ucapan kakaknya yang seperti menuduh putrinya tanpa bukti apapun. Tapi Adi berusaha meredam emosinya. Sebab tujuan hidup Adi hanya untuk benar di mata sang pencipta bukan benar di mata kakaknya yang selalu mengganggap dirinya salah
"Iya betul, mau bagaimanapun pendidikannya ataupun background keluarganya, jika dia tak memiliki adab yang baik. Semua akan sia sia saja" jelas Bib Sihap. Sedangkan Milla yang merasa di perbincangkan merasa sedikit tak nyaman. Lagi lagi Ibunya diminta oleh Budhe nya untuk ke dapur membuat es. Milla langsung mengambil alih tugas ibunya dan segera ke dapur.
"lagi pula saya menyerahkan semuanya kepada anak anak untuk masalah jodoh bib yang penting nantinya bisa membimbing ke jalan yang lebih baik. Saya ndak pernah mempermasalahkan latar belakang keluarga. Tapi kalau keluarganya seperti jenengan nggeh ngapunten Bib (Iya maaf Bib) kita sebagai orang ahwal ya sadar diri saja..." Canda Adi
"Ya enggak lah Di kita sebagai manusia ya sama saja..." Kata Bib Sihap
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 175 Episodes
Comments
Sugiharti Rusli
sepertinya ibu sama bapak si Indah ngarep.com anaknya dipinang si Haidar sih ini mah,,,
2024-08-04
0
thor
Paman apa itu yang merendahkan keponakan sendiri hanya untuk kepentingan pribadi cuih
2024-06-13
0
Uthie
Nahhh... bener banget itu. percuma latar belakang bagus, kalo gak ada Adab... suka menjelekkan orang lain 😡
2024-01-30
0