Bag. 4

Keesokan harinya Milla menjalankan rutinitas seperti biasa. Tak lupa ia berpamitan kepada Haidar supaya tidak menimbulkan keributan lagi

"Saya mau ke pasar bib, kopi sama makanan sudah ada di meja makan. Assalamualaikum" Milla mencium tangan Haidar sedangkan Haidar hanya membalas dengan anggukan kepala dan menjawab salam istrinya itu. Haidar heran dengan jalan pikiran Milla dia merasa kejadian kemarin tidak mempengaruhi dirinya sama sekali. Sedangkan Haidar sedikit memikirkan perkataan istrinya yang menginginkan suami yang bisa mengerti perasaannya. Entah kenapa hal itu membuat Haidar tak nyaman.

(Astagfirullah dari pada memikirkan Milla yang sulit ditebak itu sebaiknya aku pergi ke pondok saja) kata Haidar dalam hati dan segera menuju kamar mandi untuk bersiap

...----------------...

Ketika di pasar salah satu pengurus ponpes mendatangi Milla untuk membantunya di pasar. Dia adalah Risti, Risti memang sangat sering membantu dan menemani Milla ketika menjaga toko. Terkadang Rusda juga membantu Milla tetapi tak sering sebab Rusda masih bersekolah dan masih ada pembelajaran di pondok. Sedangkan Risti salah satu pengurus dan dia seusia dengan Milla.

Pertanyaan ibu yang membahas tentang syarifah Syella sedikit membuat Milla penasaran. Sebab tak mungkin pria yang nyaris sempurna seperti Haidar tidak mempunyai wanita idaman. Bahkan bisa dibilang banyak ibu ibu yang menginginkan Haidar menjadi menantunya dan banyak juga wanita yang menginginkan menjadi istrinya.

"Mbk Risti Milla mau nanya boleh...?" Milla bertanya ke Rusti yang sedang mengepak barang yang baru datang

"Nggeh bisa kenapa harus minta izin to mbk Milla, kalau Risti bisa jawab Risti akan jawab..." Risti terkekeh dia merasa sangat salut dengan Milla dia adalah seorang menantu dari keluarga Hasyimi tapi sifat nya yang rendah hati dan tak pernah membedakan orang membuatnya kagum. Apalagi dia mau untuk mengurus toko dengan senang hati.

"Mbk bib Haidar dulu pernah punya calon ndak sih mbk..." tanya Milla

"Ehm setau saya pernah mbk dia juga seorang syarifah mbk namanya syarifah syella. Bahkan memang bib Haidar sama Fah Syella sudah dijodohkan dari beliau Aliyah. Tapi saya ndak tau setelahnya. Jujur saya cukup terkejut ternyata ustadz Abdul telah melamar mbk Milla untuk bib Haidar, tapi yang buat saya seneng Mbk Milla baik banget sama kita yang orang biasa ini mbk. Saya ndak tau ya mbk tapi dulu ada juga mbk yang pernah dekat dengan Bib Haidar beliau juga Syarifah tapi beliau sedikit memberikan jarak kepada kita yang orang biasa ini" jelas Risti sesuai dugaan Milla bahwa Fah Syella adalah mantan calon Haidar

"Iya lah mbk saya ini bukan siapa siapa yang mau disombongkan apanya, wajah pas pasan, pendidikan nggeh nututne mbk, saya ini hanya remahan rengginang mbk haha..." jelas Milla sambil tertawa

"Yo ndak to mbk jenengan itu masyaallah cantik, Mbk Milla hanya perlu dandan sedikit tambah cuantik biar ndak kalah sama ukhti ukhti keturunan arab. Kadang Risti merasa jenengan sedikit mirip dengan Mamah Hannah lo mbk. Mbk Milla kalau lagi diem mirip Mamah Hannah keliatan tegas banget mbk tapi kalau lagi bicara jenengan sangat kalem dan lembut. Pokok nya jenengan niku ndak kalah sama para Ukhti arab heheh..." Goda Risti

" Saya kalau hari hari berias kayak mau kemana mbk Risti, la saya kerja nya dek pasar gini bukan dek gedung ataupun di kantoran. Mbk Risti kalau ngomong bisa saja..." Milla hanya tersenyum digoda oleh Risti

"Tapi mbk Milla ndak usah mikir aneh aneh. Sekarang yang jadi istrinya bib Haidar itu mbk Milla. Yang saya denger sekarang Fah syella sedang di Kairo" jelas Risti menenangkan Milla

"Saya ndak mikir kok mbk. Jodoh itu Allah yang ngatur kita cuma bisa menjalani semua dengan ikhlas, kita beres beres aja yuk mbk tadi ustadzah Hikmah wa saya kalau nanti ada acara rutinan jadi hari ini kita tutup awal sekalian belanja dulu" Kata Milla

"Siyap mbk Milla hehehe.."Kata Risti dengan semangat. Akhirnya mereka segera menutup toko dan berbelanja untuk kebutuhan rutinan nanti malam

...****************...

Di Rumah Haidar sedang berbincang dengan kang Taufik. Mereka membahas tentang rutinan nanti malam.

"Bib sepertinya nanti malam kita juga adakan rapat bersama jajaran pengurus pondok Bib. Jadi sekalian nanti setelah acara atau sebelum acara kita akan bahas acara milad pondok Bib" Jelas Kang Taufik

" Astagfirullah saya hampir lupa kang untung jenengan bahas ini. Berarti kalau ndak salah kurang 1 minggu lebih ya kang" Kata Haidar

"Nggeh Bib hanya kurang 1 mingguan. Jangan lupa Bib ngasih kabar ke Ustadz Abdul sama Umi Hannah"

"Saya ndak tau kang kemarin ngasih kabar setelah Abi sehat Abi langsung kerja sedangkan Mamah Hannah sekarang sibuk pesanan baju, sepertinya beliau bisa dateng pas mendekati hari H"Jelas Haidar

...----------------...

Terpopuler

Comments

Cappie

Cappie

lanjut

2025-03-15

0

Hanipah Fitri

Hanipah Fitri

makin penasaran kisah selanjutnya

2024-04-25

1

Uthie

Uthie

penasaran kehidupan rumah tangga mereka yg kata nya hanya sebatas kewajiban lahiriah saja, berarti yg batin nya gak ada gtu 🤔😁

2024-01-30

2

lihat semua
Episodes
1 Bag. 1
2 Bag. 2
3 Bag.3
4 Bag. 4
5 Bag. 5
6 Bag. 6
7 Bag. 7
8 Bag.8
9 Bag. 9
10 Bag. 10
11 Bag. 11
12 Bag.12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16
17 Bab. 17
18 Bab.18
19 Bab. 19
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab.29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab. 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab.71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91
92 Bab. 92
93 bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Bab. 98
99 Bab. 99
100 Bab. 100
101 Bab. 101
102 Bab. 102
103 Bab. 103
104 Bab. 104
105 Bab. 105
106 Bab. 106
107 Bab. 107
108 Bab. 108
109 Bab. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111
112 Bab. 112
113 Bab. 113
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117 Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118 Bab. 118
119 Bab. 119
120 Bab. 120
121 Bab. 121
122 Bab. 122
123 Bab. 123
124 Bab. 124
125 Bab. 125
126 Bab. 126
127 Bab. 127
128 Bab. 128
129 Bab. 129
130 Bab. 130
131 Bab. 131
132 Bab. 132
133 Bab. 133
134 Bab. 134
135 Bab. 135
136 Bab. 136
137 Bab. 137
138 Bab. 138
139 Bab. 139
140 Bab. 140
141 Bab. 141
142 Bab. 142
143 Bab. 143
144 Bab. 144
145 Bab. 145
146 Bab. 146
147 Bab. 147
148 Bab. 148
149 Bab. 149
150 Bab. 150
151 Bab. 151
152 Bab. 152
153 Bab. 153
154 Bab. 154
155 Bab. 155
156 Bab. 156
157 Cuap-cuap
158 Extra bab. 1
159 Extra bab. 2
160 Extra bab. 3
161 Extra bab. 4
162 Extra bab. 5
163 Extra bab. 6
164 Extra bab. 7
165 Extra bab. 8
166 Extra bab 9
167 Extra Bab. 10
168 Extra bab. 11
169 Extra bab 12
170 Extra bab. 13
171 Extra bab. 14
172 Extra Bab. 15
173 Extra bab. 16
174 Extra bab. 17
175 Cuap-cuap
Episodes

Updated 175 Episodes

1
Bag. 1
2
Bag. 2
3
Bag.3
4
Bag. 4
5
Bag. 5
6
Bag. 6
7
Bag. 7
8
Bag.8
9
Bag. 9
10
Bag. 10
11
Bag. 11
12
Bag.12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16
17
Bab. 17
18
Bab.18
19
Bab. 19
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab.29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab. 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab.71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91
92
Bab. 92
93
bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Bab. 98
99
Bab. 99
100
Bab. 100
101
Bab. 101
102
Bab. 102
103
Bab. 103
104
Bab. 104
105
Bab. 105
106
Bab. 106
107
Bab. 107
108
Bab. 108
109
Bab. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111
112
Bab. 112
113
Bab. 113
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116 (Sekilas Ustadzah Halimah part. 1)
117
Bab. 117 (Sekilas Ustadzah Halimah part 2)
118
Bab. 118
119
Bab. 119
120
Bab. 120
121
Bab. 121
122
Bab. 122
123
Bab. 123
124
Bab. 124
125
Bab. 125
126
Bab. 126
127
Bab. 127
128
Bab. 128
129
Bab. 129
130
Bab. 130
131
Bab. 131
132
Bab. 132
133
Bab. 133
134
Bab. 134
135
Bab. 135
136
Bab. 136
137
Bab. 137
138
Bab. 138
139
Bab. 139
140
Bab. 140
141
Bab. 141
142
Bab. 142
143
Bab. 143
144
Bab. 144
145
Bab. 145
146
Bab. 146
147
Bab. 147
148
Bab. 148
149
Bab. 149
150
Bab. 150
151
Bab. 151
152
Bab. 152
153
Bab. 153
154
Bab. 154
155
Bab. 155
156
Bab. 156
157
Cuap-cuap
158
Extra bab. 1
159
Extra bab. 2
160
Extra bab. 3
161
Extra bab. 4
162
Extra bab. 5
163
Extra bab. 6
164
Extra bab. 7
165
Extra bab. 8
166
Extra bab 9
167
Extra Bab. 10
168
Extra bab. 11
169
Extra bab 12
170
Extra bab. 13
171
Extra bab. 14
172
Extra Bab. 15
173
Extra bab. 16
174
Extra bab. 17
175
Cuap-cuap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!