Chapter 15. Status baru

Adit saat ini sedang berada di tempat duduk yang cukup untuk dua orang, dia berada di halaman sekolah. Setelah mengerjakan ujian paling awal Adit tidak tahu harus melakukan apa.

[Ding! Selamat misi mengerjakan soal 15 menit telah selesai]

[Hadiah, + 500 coin dan 15 poin status, beberapa status baru juga terbuka.]

Senyuman puas tergambar di wajah Adit dia mendapatkan banyak hadiah lagi, tapi ada satu yang membuat dia binggung. "Apa maksud dari status baru?"

[Tuan bisa langsung cek]

Adit menganggukan kepala karena tidak mau menunggu terlalu lama dia menuruti Sistem. "Status."

Nama : Aditya Narayan

Level : 10

Kepintaran : 13

Ketampanan : 10

Kharisma  : 10

Kekuatan : 16

Ketahan : 10

Kelincahan : 10

Skill :

* Ahli Memasak

-Seni beladiri tingkat tinggi

Item ;

-Armor anti serangan

coin ;: 4.800

Poin status : 70

Adit terkejut dengan layar notifikasi miliknya. "ini lebih panjang dari pada sebelumnya. Dan juga ada ketampanan?"

[Itu karena tuan telah mencapai level 10]

[Semakin tinggi status 'ketampanan' maka akan menarik banyak wanita]

"Hah," Adit menghela napas berpikir bahwa itu tidak terlalu penting. "Oh, ya. Aku punya banyak poin status yang menganggur, kira-kira apa yang sebaiknya kunaikan, apa kamu ada saran sistem?"

[tentu! Jika Tuan ingin mempunyai fisik dan kekutan yang mumpuni maka saya sarankan untuk menaikan  'kekutan' + 20, 'ketahan' + 20, dan kelincahan + 30]

[ Tapi jika Tuan ingin menjadi pintar, populer, tampan. Maka sistem menyarankan untuk menaikan; Kepintaran + 20, ketampanan + 30, dan kharisma + 20]

[Semua tergantung keinginan Tuan.]

Adit merenung untuk beberapa saat, lalu dia memutuskan untuk opsi pertama. Untuk saat ini dia sedang memiliki konflik dengan geng eskumat, jadi dia lebih butuh kekuatan fisik.

"Aku akan menambahkan + 'kekutan' + 20, 'ketahan' + 20, dan kelincahan + 30," gumam Adit sambil menekan-nekan tombol penambahan status.

Saat melakukan hal tersebut, Adit dapat merasakan sesuatu mengalir di dalam tubuhnya dan dia merasa lebih kuat daripada tadi.

Tubuh dia serasa sangat ringan, kekuatan tubuh juga berkali-kali lebih kuat. dia seolah bisa lari dan menghancurkan apapun jika ingin.

"Status!"

Nama : Aditya Narayan

Level : 10

Kepintaran : 13

Ketampanan : 10

Kharisma  : 10

Kekuatan : 36

Ketahan : 30

Kelincahan : 40

Skill :

* Ahli Memasak

-Seni beladiri tingkat tinggi

Item ;

-Armor anti serangan

coin ;: 4.800

Poin status : 0

Adit tersenyum penuh kepuasan jika geng Eskumat menganggu maka dia sangat yakin bisa membabat mereka semua tanpa ampun.

Detik berikutnya Adit tanpa sengaja menatap seorang siswi perempuan, dia baru saja keluar dari salah satu kelas dan berjalan menuju tempat duduk Adit.

Dia merupakan gadis dengan rambut ponytail berwarna coklat, tubuhnya lebih kecil daripada anak seumurannya, sehingga terlihat seperti anak SMP alih-alih anak SMA, namun meskipun begitu dia memiliki paras yang mengemaskan dan munggil.

Mata berwarna keemasan terlihat sangat cocok dengan rambutnya, aura gadis itu terlihat sangat positif dan ceria.

"ternyata ada juga murid yang menyelesaikan soal ujian dengan cepat, bahkan lebih cepat daripada aku," ucap gadis itu menatap Adit.

"Permisi sebentar." gadis itu duduk tepat disamping Adit.

Tiba-tiba didatangi oleh gadis, hal ini membuat Adit sedikit kebingungan. Dia menatap sang gadis dengan serius, seolah ingin mengetahui sosok dari gadis itu.

"Perkenalkan aku Nia dari kelas 2-B, siapa namamu?" tanya Nia, merentang untuk berjabat tangan.

Walaupun dia sedikit ragu-ragu karena didatangi oleh gadiscantiki, Adit tetap menerima jabatan tangan itu karena bisa dianggap sombong jika mengabaikan. "Aku Aditya Narayan, kelas 2-A."

Mereka saling berjabatan tangan dengan damai dan tersenyum, ini adalah pertama kali Adit melihat Nia, tapi entah kenapa dia merasa familiar dengan gadis bernama Nia itu.

Dia berpikir untuk beberapa saat, mungkin di masa depan dia pernah bertemu? Dan setelah rentang satu menit berpikir dia teringat sesuatu yang mengerikan.

"Nia Natasya, ya?" gumam Adit setelah selesai dengan berjabat tangan.

Nia terlihat terkejut untuk beberapa detik. "Aku tidak memberi tahu nama lengkapku, tapi darimana kamu tahu nama lengkapku? 'Natasya, itu adalah nama pemberian dari 'dia' baru-baru ini. Bahkan nama itu tidak masuk dalam data" Wajah ceria dan senyuman dari Nia perlahan menghilang digantikan oleh wajah serius.

Nia Natasya, kalau ingatan Adit tidak salah. Di masa depan, dia adalah korban pembunuhan brutal yang menjadi trending topik dimana-mana bahkan TV juga meliput berita. Tidak ada yang tahu siapa pelaku pembunuhan itu, tapi ada satu petunjuk dari beberapa kenalan. Pembunuhan dari Natasya disebabkan oleh tunangannya yang masih tidak diketahui namanya.

Adit tentu tidak bisa mengatakan secara langsung ke Nia bahwa dia akan mati, dia sekarang saja dicurigai karena tahu nama lengkap gadis itu.

Satu hal yang tidak diketahui oleh Adit adalah bahwa 'Natasya' adalah nama pemberian dari 'dia' yang memiliki kemungkinan besar dari sang tunangan.

"Jadi dari mana kamu tahu nama itu?" tanya Nia sekali lagi penuh penekanan.

Saat ini Adit bimbang harus menjawab apa, saat dia memutuskan untuk mengarang cerita dan membuka suara, entah beruntung atau dapat ketidak beruntungan, tiba-tiba suara lelaki terdengar dari belakang tubuh Adit.

"Ketemu juga Aditya Narayan." Suara itu sangat tenang dan mencengkam sebagai salah satu siswa di sini tentu Adit tahu sosok lelaki dari pemilik suara tersebut, dia tidak lain adalah Dika.

Adit menoleh dia memasang wajah bermasalah walaupun jujur dia terbantu atas kedatangan tidak terduga ini. "Apa yang bisa kubantu, Wakil ketua geng Eskumat- Dika?"

Dika merupakan wakil ketua dari geng Eskumat, selain ketua dia juga adalah siswa lelaki paling populer di sekolah ini. Terkenal dengan sikap kalem, dingin, dan cueknya. Dia juga adalah siswa super jenius yang selalu menghasilkan nilai seratus di seluruh mata pelajaran.

Tubuhnya yang sempurna dan ketampanan tanpa batas membuat semua siswi perempuan terpesona, tapi bagi Adit yang cari masalah dengan geng Eskumat dia tahu apa tragedi selanjutnya.

"Ikuti aku sebentar ada yang ingin kubicaran sama kamu." Dika berkata pelan dan dingin seperti biasa, tapi itu seperti sedikit menekan.

Adit menghela napas seketika, pasti dia akan dibawa untuk alasan gelud. Tapi mau bagaimana lagi, dia sudah membuat masalah dengan Eskumat akan lebih baik untuk menyelesaikan semua, terlebih dia punya amarah karena Eskumat membuat Emilia menderita selama ini.

"Baiklah akan kuikuti kamu."

...----------------...

...Bonus ilustrasi Emilia...

......Maaf kalau ilustrasi anime karena author agak wibu dikit 😎✌......

Terpopuler

Comments

yuce

yuce

pintar juga otor buat gambar komik daripada foto para artis mendingan gambar komik hehehehe/Facepalm/

2024-07-07

0

saa

saa

nia nama teman saya thor

2024-01-07

3

biji bernapas

biji bernapas

70-50=0 ?
kok bisa

2023-12-11

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1. Pengkhianatan
2 Chapter 2. Dunia tujuh tahun sebelumnya
3 Chapter 3. Misi pertama
4 Chapter 4. Menghentikan pelecehan
5 Chapter 5. Membeli Emas
6 Chapter 6. Membayar biaya
7 Chapter 7. Sejak awal aku ditipu
8 Chapter 8. Memutuskan hubungan
9 Chapter 9. Jam olahraga
10 Chapter 10. Cafe
11 Chapter 11. Melayani pelanggan sampah
12 Chapter 12
13 Chapter 13. Menginap
14 Chapter 14. Ulangan dadakan
15 Chapter 15. Status baru
16 Chapter 16. Mendapatkan bawahan
17 Chapter 17. Ide cermelang dari Bos Adit
18 Chapter 18. Menjadi bos baru
19 Chapter 19.
20 Chapter 20
21 Chapter 21. Rencana
22 Chapter 22. Menyelamatkan
23 Chapter 23. Menyelamatkan 2
24 Chapter 24 Amel dan Emilia
25 Chapter 25. Menuju kantor polisi
26 Chapter 26. Hadiah dari sistem
27 Chapter 27. Hadiah Spesial dari Emilia
28 Chapter 28. Keributan di pagi hari
29 Chapter 29. Menuju Hotel Al-Faris
30 Chapter 30. Dasar sombong
31 Chapter 31. Kondisi rumah sakit yang gaduh
32 Chapter 32. Merasakan perasaan jahat
33 Chapter 33. Membasmi preman jalanan
34 Chapter 34. Membasmi preman jalanan 2
35 Chapter 35. Menjalankan rencana
36 Chapter 36. Surat undangan
37 Chapter 37. Permintaan tolong dan bukti yang membantu
38 Chapter 38. Memberantas geng elang
39 Chapter 39. Menyelesaikan kasus
40 Saran dan kritik
41 Chapter 40. Keluar dari rumah sakit
42 Chapter 41. Ke hotel Al-Faris
43 Chapter 42. Makan di hotel
44 Chapter 43. Joging
45 Chapter 44. Oisi restoran
46 Chapter 45. Mengatasi masalah Oisi restoran
47 Chapter 46. Mengatasi oisi restoran 2
48 Chapter 47. Pelajaran Pak Eko
49 Chapter 48.
50 Chapter 49.
51 Chapter 50.
52 Chapter 51.
53 Chapter 52.
54 Chapter 53.
55 Chapter 54.
56 Chapter 55.
57 Chapter 56
58 Chapter 57
59 Chapter 58
60 Chapter 59
61 Chapter 60
62 Chapter 61.
63 Chapter 62.
64 Chapter 63.
65 Chapter 64
66 Chapter 65
67 Chapter 66
68 Chapter 67
69 Chapter 68
70 Chapter 69
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Chapter 1. Pengkhianatan
2
Chapter 2. Dunia tujuh tahun sebelumnya
3
Chapter 3. Misi pertama
4
Chapter 4. Menghentikan pelecehan
5
Chapter 5. Membeli Emas
6
Chapter 6. Membayar biaya
7
Chapter 7. Sejak awal aku ditipu
8
Chapter 8. Memutuskan hubungan
9
Chapter 9. Jam olahraga
10
Chapter 10. Cafe
11
Chapter 11. Melayani pelanggan sampah
12
Chapter 12
13
Chapter 13. Menginap
14
Chapter 14. Ulangan dadakan
15
Chapter 15. Status baru
16
Chapter 16. Mendapatkan bawahan
17
Chapter 17. Ide cermelang dari Bos Adit
18
Chapter 18. Menjadi bos baru
19
Chapter 19.
20
Chapter 20
21
Chapter 21. Rencana
22
Chapter 22. Menyelamatkan
23
Chapter 23. Menyelamatkan 2
24
Chapter 24 Amel dan Emilia
25
Chapter 25. Menuju kantor polisi
26
Chapter 26. Hadiah dari sistem
27
Chapter 27. Hadiah Spesial dari Emilia
28
Chapter 28. Keributan di pagi hari
29
Chapter 29. Menuju Hotel Al-Faris
30
Chapter 30. Dasar sombong
31
Chapter 31. Kondisi rumah sakit yang gaduh
32
Chapter 32. Merasakan perasaan jahat
33
Chapter 33. Membasmi preman jalanan
34
Chapter 34. Membasmi preman jalanan 2
35
Chapter 35. Menjalankan rencana
36
Chapter 36. Surat undangan
37
Chapter 37. Permintaan tolong dan bukti yang membantu
38
Chapter 38. Memberantas geng elang
39
Chapter 39. Menyelesaikan kasus
40
Saran dan kritik
41
Chapter 40. Keluar dari rumah sakit
42
Chapter 41. Ke hotel Al-Faris
43
Chapter 42. Makan di hotel
44
Chapter 43. Joging
45
Chapter 44. Oisi restoran
46
Chapter 45. Mengatasi masalah Oisi restoran
47
Chapter 46. Mengatasi oisi restoran 2
48
Chapter 47. Pelajaran Pak Eko
49
Chapter 48.
50
Chapter 49.
51
Chapter 50.
52
Chapter 51.
53
Chapter 52.
54
Chapter 53.
55
Chapter 54.
56
Chapter 55.
57
Chapter 56
58
Chapter 57
59
Chapter 58
60
Chapter 59
61
Chapter 60
62
Chapter 61.
63
Chapter 62.
64
Chapter 63.
65
Chapter 64
66
Chapter 65
67
Chapter 66
68
Chapter 67
69
Chapter 68
70
Chapter 69

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!