Langit cerah dihiasi dengan awan putih yang bergulai, membentang luas di angkasa. Burung-burung mengepakan sayapnya dan terbang di langit.
Terlihat Adit sedang berjalan memasuki gerbang sekolah SMA Garuda dengan kedua bola mata seperti panda, jelas sekali bahwa orang ini tidak tidur semalam, mungkin kejadian kemarin malam masih menghantuinya.
‘Kenapa, ya? Padahal aku sudah bertekad untuk bodo amat dengan jalan* itu, tapi melihat Sarah dan Naufal kemarin… jantungku serasa panas.’
Adit menekan dadanya karena merasakan rasa sakit yang amat dalam, dia juga mengigit bibirnya.
[Ding! Tidak ada gunanya memikirkan itu Tuan]
[Lupakan tentang dia sekarang juga karena misi utama anda adalah memutus hubungan dengan Sarah]
[semakin menjauh maka anda mendapatkan poin, coin, dan banyak hadiah yang menarik]
‘Kenapa itu bisa terjadi?’tanya Adit membatin.
[Seperti yang kukatakan misi utama adalah menjauhi Sarah dan merubah takdir]
[Inilah kegunaan dari sistem: Pengubah takdir]
[simpelnya. Hidup anda akan lebih membaik dan masa depan cerah akan muncul jika saja anda tidak berhubungan dengan wanita itu. Bisa dikatakan bahwa semua kemalangan yang anda alami di masa depan adalah karena Sarah]
Adit menghentikan langkahnya dengan mendadak, dia tanpa sengaja bertemu dengan bos utama- Sarah.
"Dit, Selamat pagi," sapa Sarah dengan senyuman hangat.
Tapi bagi Adit yang sudah mengetahui semuanya, dia dengan mudah bisa tahu kalau senyuman itu palsu.
Adit mengepalkan kedua lengan karena emosi, kecewa, berkecamuk di hatinya.
"Dit kamu tampak sakit, apa kamu baik-baik saja?" Sarah bertanya dengan khawatir, atau lebih tepat jika dikatakan sok khawatir.
'Berhenti sok imut!' batin Adit.
[Ding! Mendapatkan misi baru]
[Putus dengan Sarah]
[Hadiah, mendapatkan 1.000 coin dan 20 poin]
Melihat Adit yang terus diam saja, Sarah merentangkan tangan, mencoba untuk meraba wajah lelaki itu
"Jangan menyentuhku!" lirih Adit tapi penuh penekan.
"Eh? Kenapa? Aku hanya memberikan rasa khawatir kepadamu, sebagai pacar bukankah ini hal normal?" tanya Sarah tidak mengerti.
Pacar? Dia sudah sangat jelas sedang bersandiwara, Sarah sendiri bermain di belakang Adit, saat di depan sok imut agar semua keinginannya bisa terkabul, tapi belakang menunjukan sikap asli yang busuk.
"Dasar munafik!" kata Adit dengan sedikit nada tinggi.
"Kamu sebenarnya kenapa? Kamu sangat aneh hari ini!"
Para siswa yang berjalan melewati gerbang dan beberapa yang ingin masuk terhenti karena melihat pertengkaran di pagi hari yang cukup jarang.
Apalagi Sarah, wanita yang terkenal bak idola di SMA Garuda.
"Sarah dengar baik-baik apa yang akan ku katakan."
Adit mengatur nafas dan jantung yang berdetak. Dia masih sangat benci atas prilaku Sarah.
"Aku mau kita putus!"
Semua penonton dibuat melongo tak percaya dan tercengang. Adit yang pecundang sangat beruntung bisa memiliki kesempatan untuk berpacaran dengan idola sekolah, Sarah.
Tapi dia memutuskannya?
"A-Adit... apa yang kamu katakan? Apakah ini candaan april mop.. hahaha... sangat tidak lucu," Sarah tertawa kaku.
"Aku tidak sedang bercanda! Aku serius! Mulai sekarang kita tidak punya hubungan apapun!" tandas Adit dengan suara keras.
Raut muka Sarah yang sebelumnya bersahabat kini berubah penuh amarah. "Jangan bercanda! Ini tidak lucu sama sekali. Adit kenapa kamu mengatakan hal seperti itu?"
"Kenapa?" Adit kembali teringat akan kejadian kemarin malam dan apa yang akan terjadi di masa depan.
"Cih, itu bukan urusanmu."
"Oke.. aku paham kalau itu maumu, hubungan kita berakhir disini... Selamat tinggal!"
Sarah terlihat sangat marah dan sedih, tapi itu hanya sandiwara. Perasaan aslinya sangat senang karena hubungan dengan Adit si miskin itu akhirnya berakhir.
'Dasar manusia munafik, sandiwaramu terlihat jelas bagiku... bersenang-senang lah dengan Naufal atau siapapun itu! Aku tidak peduli lagi.' batin Adit geram dengan semua tentang Sarah.
Penonton kejadian masih melongo tidak percaya dengan apa yang terjadi. Mereka ingin menghujat dan memarahi Adit.
Tapi Adit yang sekarang sudah berubah bahkan dia mengalahkan anggota eskumat dengan mudah, orang yang meremehkan sekarang mulai menurun.
-ting... tong... ting-
Bel berbunyi tanda sekolah dimulai. Para siswa terpaksa berhenti menonton dan berjalan kembali ke kelas masing-masing, meninggalkan Adit sendiri.
Emilia yang melihat semua telah pergi dan dia melihat semua kejadian barusan, memutuskan untuk berjalan menuju Adit yang sendiri.
"Adit," sapa Emilia dengan canggung, dia bingung harus bertindak seperti apa di saat seperti ini.
"Emilia, ya? Terima kasih karena sudah khawatir." Senyuman terlihat di wajah lelaki itu.
"...Apa aku boleh tahu kenapa kamu putus dengan dia? Mengatakan hal seperti itu di depan umum sangat kejam."
"Maaf aku tidak ingin membahas dia lagi!" Adit tanpa sengaja bersuara dengan nada tinggi hingga Emilia gemetaran karena terkejut.
[Misi berhasil]
[Hadiah 1.000 coin dan 20 poin]
[ Hadiah spesial : Mendapatkan Cafe]
[Anda naik level]
Nama: Aditya Narayan
Umur: 17 tahun
Pekerjaan: pelajar SMA
Level: 3
Kekuatan: 6
Kepintaran: 6
Kelincahan: 1
"Cafe?" gumamnya karena melihat hadiah menarik.
Setelah mendengar penjelasan dari sistem, Adit paham apa yang dimaksud dengan hadiah cafe ini, jadi Adit benar-benar mendapatkan Cafe yang bisa dia kelola untuk mendapatkan uang.
Bisa dibilang Adit menjadi pemilik Cafe dadakan.
"Emilia." Adit membalikkan badannya.
"Ada apa?" jawab Emilia masih sedikit gemetaran.
"Setelah pulang, mau pergi ke cafe milikku?"
Emilia terkejut dengan perkataan dari Adit, ajakan ini sangat diluar dugaan.
...***...
Di kamar mandi perempuan.
Terlihat Sarah sedang emosi sendiri dan memukul tembok.
"Sial! Dia sebenarnya kenapa?! Hanya orang miskin saja belagu dan sombong."
"Dia menjadi besar kepala! Apa dia kira aku suka dengan dia? Jujur saja aku sangat senang mendengar kabar PUTUS, tapi berani sekali dia mempermalukanku di depan banyak orang!"
Sarah meluapkan emosi, merasa jengkel dan harus membuat Adit membayar apa yang dia lakukan.
Seorang Idola sekolah diputuskan oleh pacarnya? Jika kabar seperti itu menyebar luas, bisa-bisa nama baik Sarah ternodai.
Oleh karena itu dia harus membuat Adit tahu rasa karena berani membuat dia malu di depan banyak orang dan memastikan bahwa si miskin sombong itu kembali tanduk di hadapannya.
Tapi bagaimana cara dia membalas perasaan kesal ini? Dia dikenal sebagai idola sempurna di sekolah jadi tidak mungkin membuat kekerasan.
Ditengah kebingungan Sarah menemukan ide manarik karena teringat seseorang.
Raefka, bos dari geng Eskumat. Sarah menyadari bahwa bos itu memiliki perasaan kepada dirinya.
Dengan kabar putus ini, dia bisa berlagak menjadi gadis lugu dan sok sedih di depan publik.
Dengan begitu akan mengundang rasa iba terhadap kaum lelaki.
Dan khusus Raefka yang tergila-gila dengan Sarah, bahkan dia akan melakukan apapun untuknya.
Dia yakin Raefka akan membabat habis Adit.
"Hahaha, bersiaplah, aku akan membalas kekesalan ini."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
DigiDaw
Apaansi, kenapa dah genre kek begini kalo ada sesi romance gak pernah bener deh...
Padahal udah bagus build si MC, eh ditengah jalan malah selalu NAIF!!!
2025-02-12
2
Izhar Assakar
knp harus dlm hati,,knp ndak teriak aja biar sarah dengar,,,tolol,,
2024-01-15
2
Nazrul
semangat thor
2023-12-06
3