Chapter 8. Memutuskan hubungan

Langit cerah dihiasi dengan awan putih yang bergulai, membentang luas di angkasa. Burung-burung mengepakan sayapnya dan terbang di langit.

Terlihat Adit sedang berjalan memasuki gerbang sekolah SMA Garuda dengan kedua bola mata seperti panda, jelas sekali bahwa orang ini tidak tidur semalam, mungkin kejadian kemarin malam masih menghantuinya.

‘Kenapa, ya? Padahal aku sudah bertekad untuk bodo amat dengan jalan* itu, tapi melihat Sarah dan Naufal kemarin… jantungku serasa panas.’

Adit menekan dadanya karena merasakan rasa sakit yang amat dalam, dia juga mengigit bibirnya.

[Ding! Tidak ada gunanya memikirkan itu Tuan]

[Lupakan tentang dia sekarang juga karena misi utama anda adalah memutus hubungan dengan Sarah]

[semakin menjauh maka anda mendapatkan poin, coin, dan banyak hadiah yang menarik]

‘Kenapa itu bisa terjadi?’tanya Adit membatin.

[Seperti yang kukatakan misi utama adalah menjauhi Sarah dan merubah takdir]

[Inilah kegunaan dari sistem: Pengubah takdir]

[simpelnya. Hidup anda akan lebih membaik dan masa depan cerah akan muncul jika saja anda tidak berhubungan dengan wanita itu. Bisa dikatakan bahwa semua kemalangan yang anda alami di masa depan adalah karena Sarah]

Adit menghentikan langkahnya dengan mendadak, dia tanpa sengaja bertemu dengan bos utama- Sarah.

"Dit, Selamat pagi," sapa Sarah dengan senyuman hangat.

Tapi bagi Adit yang sudah mengetahui semuanya, dia dengan mudah bisa tahu kalau senyuman itu palsu.

Adit mengepalkan kedua lengan karena emosi, kecewa, berkecamuk di hatinya.

"Dit kamu tampak sakit, apa kamu baik-baik saja?" Sarah bertanya dengan khawatir, atau lebih tepat jika dikatakan sok khawatir.

'Berhenti sok imut!' batin Adit.

[Ding! Mendapatkan misi baru]

[Putus dengan Sarah]

[Hadiah, mendapatkan 1.000 coin dan 20 poin]

Melihat Adit yang terus diam saja, Sarah merentangkan tangan, mencoba untuk meraba wajah lelaki itu

"Jangan menyentuhku!" lirih Adit tapi penuh penekan.

"Eh? Kenapa? Aku hanya memberikan rasa khawatir kepadamu, sebagai pacar bukankah ini hal normal?" tanya Sarah tidak mengerti.

Pacar? Dia sudah sangat jelas sedang bersandiwara, Sarah sendiri bermain di belakang Adit, saat di depan sok imut agar semua keinginannya bisa terkabul, tapi belakang menunjukan sikap asli yang busuk.

"Dasar munafik!" kata Adit dengan sedikit nada tinggi.

"Kamu sebenarnya kenapa? Kamu sangat aneh hari ini!"

Para siswa yang berjalan melewati gerbang dan beberapa yang ingin masuk terhenti karena melihat pertengkaran di pagi hari yang cukup jarang.

Apalagi Sarah, wanita yang terkenal bak idola di SMA Garuda.

"Sarah dengar baik-baik apa yang akan ku katakan."

Adit mengatur nafas dan jantung yang berdetak. Dia masih sangat benci atas prilaku Sarah.

"Aku mau kita putus!"

Semua penonton dibuat melongo tak percaya dan tercengang. Adit yang pecundang sangat beruntung bisa memiliki kesempatan untuk berpacaran dengan idola sekolah, Sarah.

Tapi dia memutuskannya?

"A-Adit... apa yang kamu katakan? Apakah ini candaan april mop.. hahaha... sangat tidak lucu," Sarah tertawa kaku.

"Aku tidak sedang bercanda! Aku serius! Mulai sekarang kita tidak punya hubungan apapun!" tandas Adit dengan suara keras.

Raut muka Sarah yang sebelumnya bersahabat kini berubah penuh amarah. "Jangan bercanda! Ini tidak lucu sama sekali. Adit kenapa kamu mengatakan hal seperti itu?"

"Kenapa?" Adit kembali teringat akan kejadian kemarin malam dan apa yang akan terjadi di masa depan.

"Cih, itu bukan urusanmu."

"Oke.. aku paham kalau itu maumu, hubungan kita berakhir disini... Selamat tinggal!"

Sarah terlihat sangat marah dan sedih, tapi itu hanya sandiwara. Perasaan aslinya sangat senang karena hubungan dengan Adit si miskin itu akhirnya berakhir.

'Dasar manusia munafik, sandiwaramu terlihat jelas bagiku... bersenang-senang lah dengan Naufal atau siapapun itu! Aku tidak peduli lagi.' batin Adit geram dengan semua tentang Sarah.

Penonton kejadian masih melongo tidak percaya dengan apa yang terjadi. Mereka ingin menghujat dan memarahi Adit.

Tapi Adit yang sekarang sudah berubah bahkan dia mengalahkan anggota eskumat dengan mudah, orang yang meremehkan sekarang mulai menurun.

-ting... tong... ting-

Bel berbunyi tanda sekolah dimulai. Para siswa terpaksa berhenti menonton dan berjalan kembali ke kelas masing-masing, meninggalkan Adit sendiri.

Emilia yang melihat semua telah pergi dan dia melihat semua kejadian barusan, memutuskan untuk berjalan menuju Adit yang sendiri.

"Adit," sapa Emilia dengan canggung, dia bingung harus bertindak seperti apa di saat seperti ini.

"Emilia, ya? Terima kasih karena sudah khawatir." Senyuman terlihat di wajah lelaki itu.

"...Apa aku boleh tahu kenapa kamu putus dengan dia? Mengatakan hal seperti itu di depan umum sangat kejam."

"Maaf aku tidak ingin membahas dia lagi!" Adit tanpa sengaja bersuara dengan nada tinggi hingga Emilia gemetaran karena terkejut.

[Misi berhasil]

[Hadiah 1.000 coin dan 20 poin]

[ Hadiah spesial : Mendapatkan Cafe]

[Anda naik level]

Nama: Aditya Narayan

Umur: 17 tahun

Pekerjaan: pelajar SMA

Level: 3

Kekuatan: 6

Kepintaran: 6

Kelincahan: 1

"Cafe?" gumamnya karena melihat hadiah menarik.

Setelah mendengar penjelasan dari sistem, Adit paham apa yang dimaksud dengan hadiah cafe ini, jadi Adit benar-benar mendapatkan Cafe yang bisa dia kelola untuk mendapatkan uang.

Bisa dibilang Adit menjadi pemilik Cafe dadakan.

"Emilia." Adit membalikkan badannya.

"Ada apa?" jawab Emilia masih sedikit gemetaran.

"Setelah pulang, mau pergi ke cafe milikku?"

Emilia terkejut dengan perkataan dari Adit, ajakan ini sangat diluar dugaan.

...***...

Di kamar mandi perempuan.

Terlihat Sarah sedang emosi sendiri dan memukul tembok.

"Sial! Dia sebenarnya kenapa?! Hanya orang miskin saja belagu dan sombong."

"Dia menjadi besar kepala! Apa dia kira aku suka dengan dia? Jujur saja aku sangat senang mendengar kabar PUTUS, tapi berani sekali dia mempermalukanku di depan banyak orang!"

Sarah meluapkan emosi, merasa jengkel dan harus membuat Adit membayar apa yang dia lakukan.

Seorang Idola sekolah diputuskan oleh pacarnya? Jika kabar seperti itu menyebar luas, bisa-bisa nama baik Sarah ternodai.

Oleh karena itu dia harus membuat Adit tahu rasa karena berani membuat dia malu di depan banyak orang dan memastikan bahwa si miskin sombong itu kembali tanduk di hadapannya.

Tapi bagaimana cara dia membalas perasaan kesal ini? Dia dikenal sebagai idola sempurna di sekolah jadi tidak mungkin membuat kekerasan.

Ditengah kebingungan Sarah menemukan ide manarik karena teringat seseorang.

Raefka, bos dari geng Eskumat. Sarah menyadari bahwa bos itu memiliki perasaan kepada dirinya.

Dengan kabar putus ini, dia bisa berlagak menjadi gadis lugu dan sok sedih di depan publik.

Dengan begitu akan mengundang rasa iba terhadap kaum lelaki.

Dan khusus Raefka yang tergila-gila dengan Sarah, bahkan dia akan melakukan apapun untuknya.

Dia yakin Raefka akan membabat habis Adit.

"Hahaha, bersiaplah, aku akan membalas kekesalan ini."

Terpopuler

Comments

DigiDaw

DigiDaw

Apaansi, kenapa dah genre kek begini kalo ada sesi romance gak pernah bener deh...
Padahal udah bagus build si MC, eh ditengah jalan malah selalu NAIF!!!

2025-02-12

2

Izhar Assakar

Izhar Assakar

knp harus dlm hati,,knp ndak teriak aja biar sarah dengar,,,tolol,,

2024-01-15

2

Nazrul

Nazrul

semangat thor

2023-12-06

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1. Pengkhianatan
2 Chapter 2. Dunia tujuh tahun sebelumnya
3 Chapter 3. Misi pertama
4 Chapter 4. Menghentikan pelecehan
5 Chapter 5. Membeli Emas
6 Chapter 6. Membayar biaya
7 Chapter 7. Sejak awal aku ditipu
8 Chapter 8. Memutuskan hubungan
9 Chapter 9. Jam olahraga
10 Chapter 10. Cafe
11 Chapter 11. Melayani pelanggan sampah
12 Chapter 12
13 Chapter 13. Menginap
14 Chapter 14. Ulangan dadakan
15 Chapter 15. Status baru
16 Chapter 16. Mendapatkan bawahan
17 Chapter 17. Ide cermelang dari Bos Adit
18 Chapter 18. Menjadi bos baru
19 Chapter 19.
20 Chapter 20
21 Chapter 21. Rencana
22 Chapter 22. Menyelamatkan
23 Chapter 23. Menyelamatkan 2
24 Chapter 24 Amel dan Emilia
25 Chapter 25. Menuju kantor polisi
26 Chapter 26. Hadiah dari sistem
27 Chapter 27. Hadiah Spesial dari Emilia
28 Chapter 28. Keributan di pagi hari
29 Chapter 29. Menuju Hotel Al-Faris
30 Chapter 30. Dasar sombong
31 Chapter 31. Kondisi rumah sakit yang gaduh
32 Chapter 32. Merasakan perasaan jahat
33 Chapter 33. Membasmi preman jalanan
34 Chapter 34. Membasmi preman jalanan 2
35 Chapter 35. Menjalankan rencana
36 Chapter 36. Surat undangan
37 Chapter 37. Permintaan tolong dan bukti yang membantu
38 Chapter 38. Memberantas geng elang
39 Chapter 39. Menyelesaikan kasus
40 Saran dan kritik
41 Chapter 40. Keluar dari rumah sakit
42 Chapter 41. Ke hotel Al-Faris
43 Chapter 42. Makan di hotel
44 Chapter 43. Joging
45 Chapter 44. Oisi restoran
46 Chapter 45. Mengatasi masalah Oisi restoran
47 Chapter 46. Mengatasi oisi restoran 2
48 Chapter 47. Pelajaran Pak Eko
49 Chapter 48.
50 Chapter 49.
51 Chapter 50.
52 Chapter 51.
53 Chapter 52.
54 Chapter 53.
55 Chapter 54.
56 Chapter 55.
57 Chapter 56
58 Chapter 57
59 Chapter 58
60 Chapter 59
61 Chapter 60
62 Chapter 61.
63 Chapter 62.
64 Chapter 63.
65 Chapter 64
66 Chapter 65
67 Chapter 66
68 Chapter 67
69 Chapter 68
70 Chapter 69
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Chapter 1. Pengkhianatan
2
Chapter 2. Dunia tujuh tahun sebelumnya
3
Chapter 3. Misi pertama
4
Chapter 4. Menghentikan pelecehan
5
Chapter 5. Membeli Emas
6
Chapter 6. Membayar biaya
7
Chapter 7. Sejak awal aku ditipu
8
Chapter 8. Memutuskan hubungan
9
Chapter 9. Jam olahraga
10
Chapter 10. Cafe
11
Chapter 11. Melayani pelanggan sampah
12
Chapter 12
13
Chapter 13. Menginap
14
Chapter 14. Ulangan dadakan
15
Chapter 15. Status baru
16
Chapter 16. Mendapatkan bawahan
17
Chapter 17. Ide cermelang dari Bos Adit
18
Chapter 18. Menjadi bos baru
19
Chapter 19.
20
Chapter 20
21
Chapter 21. Rencana
22
Chapter 22. Menyelamatkan
23
Chapter 23. Menyelamatkan 2
24
Chapter 24 Amel dan Emilia
25
Chapter 25. Menuju kantor polisi
26
Chapter 26. Hadiah dari sistem
27
Chapter 27. Hadiah Spesial dari Emilia
28
Chapter 28. Keributan di pagi hari
29
Chapter 29. Menuju Hotel Al-Faris
30
Chapter 30. Dasar sombong
31
Chapter 31. Kondisi rumah sakit yang gaduh
32
Chapter 32. Merasakan perasaan jahat
33
Chapter 33. Membasmi preman jalanan
34
Chapter 34. Membasmi preman jalanan 2
35
Chapter 35. Menjalankan rencana
36
Chapter 36. Surat undangan
37
Chapter 37. Permintaan tolong dan bukti yang membantu
38
Chapter 38. Memberantas geng elang
39
Chapter 39. Menyelesaikan kasus
40
Saran dan kritik
41
Chapter 40. Keluar dari rumah sakit
42
Chapter 41. Ke hotel Al-Faris
43
Chapter 42. Makan di hotel
44
Chapter 43. Joging
45
Chapter 44. Oisi restoran
46
Chapter 45. Mengatasi masalah Oisi restoran
47
Chapter 46. Mengatasi oisi restoran 2
48
Chapter 47. Pelajaran Pak Eko
49
Chapter 48.
50
Chapter 49.
51
Chapter 50.
52
Chapter 51.
53
Chapter 52.
54
Chapter 53.
55
Chapter 54.
56
Chapter 55.
57
Chapter 56
58
Chapter 57
59
Chapter 58
60
Chapter 59
61
Chapter 60
62
Chapter 61.
63
Chapter 62.
64
Chapter 63.
65
Chapter 64
66
Chapter 65
67
Chapter 66
68
Chapter 67
69
Chapter 68
70
Chapter 69

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!