Chapter 7. Sejak awal aku ditipu

Saat Adit masih merenung akan kesedihannya, dokter Nabila masuk ke dalam ruangan. Menyadari kedatangan dokter Nabila, mata Adit yang tadinya merah mulai mengelap dan dia menemuinya.

“Dok, bagaimana kondisi kedua orang tuaku, apa dengan masuk ke ruang VIP akan menjamin mereka selamat?” tanya Adit. Karena Dokter Nabila adalah orang yang bertanggung jawab untuk merawat kedua orang tuanya.

“Jujur. Dokter tidak bisa yakin seratus persen, tapi kami akan berusaha keras sebisa mungkin. Agar perjuangan Adit tidak sia-sia,” sahut Dokter Nabila tersenyum dan menepuk pundak Adit.

“Kamu sangat berbakti dengan orang tua Dit, jadi kami pastikan bahwa kedua orang tuamu aman. Tidak akan kubiarkan hal buruk terjadi dengan mereka.” Lanjutnya sambil membelai kepala Adit.

Adit tersenyum menerima belaian dari Nabila. Di rumah sakit, hanya Dokter Nabila yang paling pengertian dengan pasien, alasan kenapa orang tua Adit masih bisa berlama-lama di rumah sakit walaupun biaya menunggak adalah berkat Dokter Nabila.

Dulu sebelum kembali ke masa lalu. saat kedua orang tua Adit meninggal hanya Dokter Nabila saja yang masih memberi dukungan, walaupun di masa depan, beberapa tahun lagi Dokter Nabila akan mati karena insiden yang tidak diketahui.

Mengingat memori itu Adit membuka mata lebar, dia saat ini ada di masa lalu. Bukankah ini kesempatan untuk menyelamatkan Nabila?

“Oh, ya. Adit omong-omong dari mana uang biaya kamu dapatkan?”

Tidak ada jawaban mana mungkin Adit mengatakan bahwa ini semua berkat ‘sistem.’

Melihat Adit yang terdiam, Nabila hanya tersenyum. “Kalau belum mau menjawab yasudah. Uang darimana pun itu, aku percaya kalau Adit pasti tidak terlibat di dunia kegelapan.”

Hari semakin gelap dan waktu kunjungan tamu telah berakhir. “Sudah malam, ya? Adit maaf tapi ini waktu untuk tamu pulang, kamu bisa kembali besok.”

Adit menganggukan kepala dan berterima kasih lalu keluar dari ruangan.

***

Di tengah perjalanan pulang.

Adit mencari sebuah kendaraan yang bisa dia tumpangin, entah itu angkot dan taxi.

“Sistem apa aku boleh mengubah masa depan kak Nabila?” tanya Adit sambil berjalan.

[Tentu bisa, karena itulah kegunaanku]

[Jika anda berhasil mengubah takdir buruk seseorang anda juga bisa mendapatkan hadiah luar biasa dari sistem]

“Oke aku paham.”

Saat sedang fokus berjalan mata Adit tanpa sengaja bertemu dengan wanita yang sangat dia benci dan kenal.

Sarah. Wanita itu sedang berjalan malam hari, bergandengan tangan dengan pria yang juga dia kenal, Naufal.

Mereka terlihat sangat mesra seperti pasangan dengan Sarah yang memeluk manja tangan Naufal, seolah tidak mau lepas.

"Sayang, aku sangat mencintaimu. Jangan tinggalkan aku," kata dia dengan tersenyum.

 Adit bersembunyi di tembok untuk melihat mereka berdua.

“sarah, apa kamu yakin ini aman, bagaimana jika si Adit mainanmu yang baru-baru ini kamu dapat melihat kita?” tanya Nafula tampak khawatir.

“Ih, apaan sih. Siapa peduli dengan si miskin, jelek, dan bodoh itu!”

“Hah? Lalu kenapa kalian berpacaran? Bukannya kalian menyukai?”

“Mana mungkin aku bisa pacaran dengan orang seperti dia. Aku Cuma memanfaatkan dia saja karena dia penurut, aku bisa minta tolong dan dia pasti akan membantu. Aku tidak menganggap dia sebagai lawan jenis, malahan aku menganggap dia sebagai babu.” Jawab Sarah sambil tertawa.

"Hahaha~ bagus lah kalau begitu. Jika saja Adit menganggu kelak mungkin dia akan kubunuh, karena Sarah hanya milikku," kata Naufal dan mencium kening Sarah.

Wanita itu merona dan memegang keningnya, sensasi hangat dari ciuman masih membekas. "Ih Mas bisa saja."

Di balik tembok, Adit mendengar semua perkataan dari Sarah, dia juga menyadari bahwa selama 7 tahun ini dia telah ditipu.

‘Sial, betapa bodohnya aku. Sejak awal Sarah sudah punya Naufal, dia bersikap sok manja kepadaku ternyata Cuma demi kepetingan sendiri. Wanita jalan* sejak awal tidak ada perasaan apapun denganku.’

Adit sangat sadar akan hal itu apalagi sejak melihat kejadian bersetubuh antara Sarah dan Naufal. Dia juga ingin bersikap acuh tak acuh.

Tapi, kenapa hatinya sangat sakit dan panas? Dia sendiri bahkan tanpa sadar meneteskan air mata. Mungkin di dalam hati paling dalam dia berharap bahwa masa depan di mana Sarah selingkuh dapat diubah tanpa menyadari bahwa sejak awal hal itu tidak mungkin terjadi.

Terpopuler

Comments

Eros Hariyadi

Eros Hariyadi

Lanjuuuutt Thor 😝😄💪👍🙏

2023-11-07

2

Eros Hariyadi

Eros Hariyadi

Kasihan... sampai 7 tahun ditipu cintanya oleh si Sarah Jalang itu rupanya dan hanya memanfaatkan Adit sebagai babu, karena udah tahu sekarang gantian manfaatkan si Jalang Tengil itu...😝😄💪👍👍👍

2023-11-07

2

Harman LokeST

Harman LokeST

Adit tidak perlu sakit hati

2023-11-02

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1. Pengkhianatan
2 Chapter 2. Dunia tujuh tahun sebelumnya
3 Chapter 3. Misi pertama
4 Chapter 4. Menghentikan pelecehan
5 Chapter 5. Membeli Emas
6 Chapter 6. Membayar biaya
7 Chapter 7. Sejak awal aku ditipu
8 Chapter 8. Memutuskan hubungan
9 Chapter 9. Jam olahraga
10 Chapter 10. Cafe
11 Chapter 11. Melayani pelanggan sampah
12 Chapter 12
13 Chapter 13. Menginap
14 Chapter 14. Ulangan dadakan
15 Chapter 15. Status baru
16 Chapter 16. Mendapatkan bawahan
17 Chapter 17. Ide cermelang dari Bos Adit
18 Chapter 18. Menjadi bos baru
19 Chapter 19.
20 Chapter 20
21 Chapter 21. Rencana
22 Chapter 22. Menyelamatkan
23 Chapter 23. Menyelamatkan 2
24 Chapter 24 Amel dan Emilia
25 Chapter 25. Menuju kantor polisi
26 Chapter 26. Hadiah dari sistem
27 Chapter 27. Hadiah Spesial dari Emilia
28 Chapter 28. Keributan di pagi hari
29 Chapter 29. Menuju Hotel Al-Faris
30 Chapter 30. Dasar sombong
31 Chapter 31. Kondisi rumah sakit yang gaduh
32 Chapter 32. Merasakan perasaan jahat
33 Chapter 33. Membasmi preman jalanan
34 Chapter 34. Membasmi preman jalanan 2
35 Chapter 35. Menjalankan rencana
36 Chapter 36. Surat undangan
37 Chapter 37. Permintaan tolong dan bukti yang membantu
38 Chapter 38. Memberantas geng elang
39 Chapter 39. Menyelesaikan kasus
40 Saran dan kritik
41 Chapter 40. Keluar dari rumah sakit
42 Chapter 41. Ke hotel Al-Faris
43 Chapter 42. Makan di hotel
44 Chapter 43. Joging
45 Chapter 44. Oisi restoran
46 Chapter 45. Mengatasi masalah Oisi restoran
47 Chapter 46. Mengatasi oisi restoran 2
48 Chapter 47. Pelajaran Pak Eko
49 Chapter 48.
50 Chapter 49.
51 Chapter 50.
52 Chapter 51.
53 Chapter 52.
54 Chapter 53.
55 Chapter 54.
56 Chapter 55.
57 Chapter 56
58 Chapter 57
59 Chapter 58
60 Chapter 59
61 Chapter 60
62 Chapter 61.
63 Chapter 62.
64 Chapter 63.
65 Chapter 64
66 Chapter 65
67 Chapter 66
68 Chapter 67
69 Chapter 68
70 Chapter 69
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Chapter 1. Pengkhianatan
2
Chapter 2. Dunia tujuh tahun sebelumnya
3
Chapter 3. Misi pertama
4
Chapter 4. Menghentikan pelecehan
5
Chapter 5. Membeli Emas
6
Chapter 6. Membayar biaya
7
Chapter 7. Sejak awal aku ditipu
8
Chapter 8. Memutuskan hubungan
9
Chapter 9. Jam olahraga
10
Chapter 10. Cafe
11
Chapter 11. Melayani pelanggan sampah
12
Chapter 12
13
Chapter 13. Menginap
14
Chapter 14. Ulangan dadakan
15
Chapter 15. Status baru
16
Chapter 16. Mendapatkan bawahan
17
Chapter 17. Ide cermelang dari Bos Adit
18
Chapter 18. Menjadi bos baru
19
Chapter 19.
20
Chapter 20
21
Chapter 21. Rencana
22
Chapter 22. Menyelamatkan
23
Chapter 23. Menyelamatkan 2
24
Chapter 24 Amel dan Emilia
25
Chapter 25. Menuju kantor polisi
26
Chapter 26. Hadiah dari sistem
27
Chapter 27. Hadiah Spesial dari Emilia
28
Chapter 28. Keributan di pagi hari
29
Chapter 29. Menuju Hotel Al-Faris
30
Chapter 30. Dasar sombong
31
Chapter 31. Kondisi rumah sakit yang gaduh
32
Chapter 32. Merasakan perasaan jahat
33
Chapter 33. Membasmi preman jalanan
34
Chapter 34. Membasmi preman jalanan 2
35
Chapter 35. Menjalankan rencana
36
Chapter 36. Surat undangan
37
Chapter 37. Permintaan tolong dan bukti yang membantu
38
Chapter 38. Memberantas geng elang
39
Chapter 39. Menyelesaikan kasus
40
Saran dan kritik
41
Chapter 40. Keluar dari rumah sakit
42
Chapter 41. Ke hotel Al-Faris
43
Chapter 42. Makan di hotel
44
Chapter 43. Joging
45
Chapter 44. Oisi restoran
46
Chapter 45. Mengatasi masalah Oisi restoran
47
Chapter 46. Mengatasi oisi restoran 2
48
Chapter 47. Pelajaran Pak Eko
49
Chapter 48.
50
Chapter 49.
51
Chapter 50.
52
Chapter 51.
53
Chapter 52.
54
Chapter 53.
55
Chapter 54.
56
Chapter 55.
57
Chapter 56
58
Chapter 57
59
Chapter 58
60
Chapter 59
61
Chapter 60
62
Chapter 61.
63
Chapter 62.
64
Chapter 63.
65
Chapter 64
66
Chapter 65
67
Chapter 66
68
Chapter 67
69
Chapter 68
70
Chapter 69

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!