Pria itu langsung menuntun Claudia pergi ke sebuah kamar hotel yang sudah di pesan oleh Nyonya Mayangsari , jadi sebenarnya Rendy menyuruh asisten Irvan untuk memboking kamar hotel di club itu karena Rendy tahu kalau ternyata diam-diam nyonya Mayangsari menyiapkan jebakan untuk Rendy dan Claudia, nyonya Mayangsari lupa siapa Rendy sebenarnya sehingga mau menjebaknya.
Nyony mayangsari tidak tahu jika apa yang dia lakukan akan berdampak buruk baginya kedepan, jadi orang kok licik banget menghalalkan segalah cara.
"Hahaha nyonya Mayangsari! Silahkan menikmati balasan dari saya, ini belum seberapa nyonya saya akan membalaskan semua perbuatan nyonya kepada orang yang sangat saya cintai, nyonya mau menjebak saya, maaf nyonya salah orang siap-siap saja anda malu.
Saya bukan orang bodoh yang tidak tahu rencana licik anda Nyonya, selama ini saya lebih sepuluh langkah didepan anda bukan hanya kehancuran anda yang akan saya lakukan tapi untuk masuk penjara juga sudah menanti anda tinggal tunggu waktu saja, saya tahu semua rencana licik anda tapi saya masih diam karena saya masih menunggu seseorang yang akan membalasmu terlebih dulu. " gumam Rendy dalam hati saat melihat temannya sudah membawah Claudia kedalam kamar hotel, tapi mereka bukan masuk ke kamar hotel yang Rendy siapkan melainkan mereka masuk ke kamar hotel dimana nyonya Mayangsari siapkan.
Minuman yang di minum Claudia tadi adalah minuman yang sudah di masukan obat perangsang oleh pelayan yang dibayar oleh asisten Irvan, sebenarnya pelayan itu juga yang sudah di bayar oleh nyonya Mayangsari tapi karena asisten Irvan mengancam pelayan itu membuat pelayan itu ketakutan, sehingga pelayan itu mengubah rencananya dan menaruh obat itu kedalam minuman Claudia saat menuangkan minuman kedalam gelas.
Pelayan itu sangat lihai dalam menyelinapkan sesuatu, tapi tidak untuk asisten Irvan dan Rendy mereka melihat saat pelayan itu memasukan obat kedalam minuman. Karena Claudia sudah mulai kepanasan di tambah mabuk sehingga Claudia mulai meracau tidak jelas, karena biar orang suruhan nyonya Mayamgsari tidak curiga bahwa Claudia tidak bersama Rendy di kamar tapi bersama pria lain Rendy mulai melancarkan aksinya Rendy pura-pura menuntu Claudia kedalam kamar hotel.
Rendy menunggu orang kepercayaan nyonya Mayangsari berikan laporan dulu baru disitu Rendy menyelinap keluar dan temannya masuk kedalam.
Asisten Irvan memantau dari luar, setelah orang suruhan nyonya Mayangsari melihat kalau Rendy sudah masuk kedalam kamar bersama dengan Claudia, orang suruhan itu langsung gegas pergi menghubungi nyonya Mayangsari disitu lah Rendy keluar dan temannya masuk.
"Hallo nyonya Tuan muda Rendy sudah masuk dalam jebakan kita Nyonya, saya lihat sendiri Tuan Rendy mabuk parah lagi menuntun nona Claudia masuk kedalam kamar hotel yang nyonya pesan tadi, sepertinya mereka segerah melakukan deh nyonya, bagaimana Nyonya apakah saya videokan dan krm ke nyonya "? lapor orang itu
"Bagus....lakukan tugas kamu sekarang videokan saat mereka lagi bercinta di atas ranjang dan kirim ke saya karena video itu akan menjadi senjatah saya, pastikan mereka sudah benar-benar bencinta jangan sampai kamu salah ambil video, ambil itu pas mereka tidak mengunakan apa-apa di tubuh mereka dengan begitu saya bisa dengan mudah memeras anak igusan itu, heheheh....Mayangsari mau dilawan... belum tahu dia siapa yang di hadapi saat ini" ujar
"Baik Nyonya akan saya lakukan sesuai dengan perintah nyonya"
Orang suruhan nyonya Mayangsari gegas ke depan pintu dan mulai mengeluarkan hpnya dan merekam semua aktifitas kedua orang yang ada didalam kamar itu, karena sudah mabuk sehingga mereka tidak tahu jika apa yang mereka lakukan adalah hal yang salah.
Yang membuat orang suruhan nyonya Mayangsari tidak curiga karena ternyata asisten Irvan menyiapkan sebuah topeng hampir sama kayak yang di pakek oleh Rendy sehingga orang itu pikir Rendy ternyata topeng itu bedah dengan yang dipakek oleh Rendy.
"Asisten Irvan tolong ambil semua video yang ada di sekotar club ini dan setelah itu asisten Irvan hapus semua, satu lagi setelah pria bodoh itu pergi asisten Irvan ambil rekaman cctv yang sudah dipasang didalam kamar hotel itu sebagai bukti kita" ujar Rendy.
"Baik Tuan muda" ujar asisten Rendy.
Setelah asisten Irvan pergi Rendy kembali ke club tapi tidak minum lagi hanya duduk menunggu asisten Irvan kembali, asisten Irvan melakukan apa yang sudah du perintahkan oleh Rendy.
"Nyonya Mayangsari anda mau main-main dengan saya....anda salah orang tapi karena anda sudah terlanjur bermain jadi mari kita sama-sama, bermain saya mau lihat siapa yang akan menjadi pemenang diantara kita anda atau saya, kalau anda macam-macam saya tidak segan menghancurkan anda sampai akar-akar. Siap-siap menyesal karena putry kesayangan anda hancur malam ini saya tunggu drama anda nanti entah datang ke kantor silahkan saya siap menunggu." gumam Rendy tanpa ekspresi.
Sedangkan didalam sebuah kamar hotel kedua sejoli lagi memaduh kasih tanpa mereka sadari sudah menjadi tontonan, mereka menikmati Claudia mengeram kesakitan karena baru pertama kali di sentuh oleh pria, sedangkan sang pria karena sudah terbiasa melakukan begitu dia semakin mengilah.
Suara mengeram keluar dari mulut bibir seorang Claudia, tapi karena sudah di kuasai dengan obat perangsang jadi rasa sakit itu seketika berubah menjadi rasa nikmat, bahkan Cluadia meracau memanggik nama Rendy, karena Claudia pikir itu Rendy yang ada di atasnya yang sedang enak-enakan bersamanya.
"Rendy....sayang kamu sangat hebat sekali...kamu sangat kuat sayang" ujar Claudia.
"Diam dan nikmati saja sayang malam ini aku akan memberikan kepuasan kepada kamu, kamu sukakan"? Tanya pria itu.
"Suka banget sayang Rendy." ujar Claudia.
Mereka berdua melanjutkan aktifitas mereka sampai mereka berdua benar-benar sudah tidak berdaya, pria itu membuang badannya di samping Claudia tapi karena Claudia masih belum puas karena obat itu masih bereaksi sehingga Claudia kembali naik ke atas pria itu dan memaksa pria itu untuk melakukannya lagi.
Pada akhirnya mereka kembali bercinta, Rendy yang menyaksikan video mereka dari cctv senyum licik.
"Hahaha...ganas banget perempuannya sampai lawannya tidak sanggup, ibu dan anak sama saja sama-sama perempuan tidak benar, ini yang di namakan senjata makan Tuan nyonya Mayangsari yang membuat jebakan sekarang anaknya yang terjebak sendiri dengan pria lain, makan tuh biar tahu rasa."
"Tuan muda apa yang harus kita lakukan lagi, apakah kita pulang saja atau kita membawah pulang teman Tuan muda" tanya Asisten Irvan.
"Tidak perlu asisten Irvab dia sering begitu jadi itu hal biasa baginya nanti juga dia akan meloloskan dirinya karena dia sudah ahli dalam hal itu, jadi tenang saja saya hanya tidak sabar menanti drama yang akan di ciptakan oleh perempuan licik itu." ujar Rendy.
"Tuan saya yakin besak pasti nyonya Mayangsari akan datang ke kantor kalau tidak ke mansion, soalnya saya tahu sikap nyonya Mayangsari seperti apa, dia tidak tinggal diam pasti nyonya Mayangsari akan mengunakan video yang dikirim oleh orang suruhannya untuk memeras Tuan muda hahaha bodoh."
Rendy dan Asisten Irvan tertawah terbahak-bahak mereka menyayangkan kebodohan nyonya Mayangsari, setelah pria itu selesai melakukan video saat kedua sejoli itu bercinta, pria itu langsung mengirim video itu ke nyonya Mayangsari, kira-kira apa reaksi nyonya Mayangsari melihat permainan anaknya.
Asisten Irvan mengurus semuanya dari mengecek semua cctv dan meminta manajer hotel untuk menghapus semua cctv tadi, Rendy dengan asisten Irvan the best awalnya asisten Irvan meminta seorang pengawal untuk mengantikan posisi Rendy di kamar hotel, namun ternyata tidak jadi walaupun pengwal itu ikut hadir di club karena kebetulan saat Rendy menyampaikan tujuannya ke temannya yang bernama Tristan itu.
Rendy langsung menyuruh pengawal itu untuk kembali ke mobil saja itu lebih baik kalau pengawal tidak ikut dalam masalah ini biar teman Rendy saja.
"Tuan bagaimana kalau nona Claudia sadar dan ternyata pria yang bersamanya bukan Tuan tapi pria lain Tuan Tristan, kira-kira bagaimana reaksinya ya" ujar asisten Irvan.
"Tenang aja asisten Irvan, Claudia tidak akan mengetahui siapa yang sudah bersamanya malam ini, karena saya sangat mengenal Tristan dia orangnya licik jadi dia bisa menghilangkan jejak, nanti sisten Irvan mrnyimpan semuq rekaman cctv itu kedalam folder saja jangan sampai terhapus karena dengan video panas putrynya saya akan memberikan nyonya Mayangsari pelajaran." ujar Rendy.
"Tuan muda, maaf jika saya lancang jika nyonya dan Tuan tahu soal masalah ini bagaimana, apalagi nyonya sangat dekat dengan nyonya Mayangsari, bisa jadi nyonya dan Tuan benaran memaksa Tuan untuk menikah dengan nona Claudia" ujar Asisten Irvan.
"Asisten Irvan, sudah berapa lama anda menjadi asisten pribadi saya!? Bukankah asisten Irvan sudah tahu jika ibu nyonya dan Tuan juga tidak menyukai nona Claudia? Hanya saja nyonya menghormati Tuan Pablo karena dulu Tuan Pablo adalah teman baik Tuan dan nyonya makanya sampai sekarang mereka masih akrab, memang dulu nyonya besar dan Tuan besar bersama Tuan Pablo dan Nyonya Andini sudah sepakat untuk menjodohkan saya putry pertamanya bukan nona Claudia.
Kalau putry pertamannya saya mencintainya hanya tapi kalau nona Claudia saya tidak perna mencintainya, justru karena saya tidak mencintainya makanya saya baru bertemu dengannya dua tahun belakangan ini karena ada maksud dan tujuan mendekatinya bukan karena cinta"? Ujar Rendi.
Ternyata Rendy mendekati Claudia karrna ada maksud dan tujuan, kira-kira apa ya tujuan Rendy mendekati Claudia!?.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 181 Episodes
Comments