Eps.03

ketua kampung menunjukkan barang temuan tersebut kepada orang tua korban,Komandan Reza dan polisi Raden menunggu jawaban dari orang tua korban.

"apa ini milik salah satu dari anak kalian yg hilang?"tanya polisi Raden.

"I-ini milik anak saya,pak!,"Jawab salah satu ibu yg langsung mengambil barang temuan tersebut.

"kami menemukan ini di dekat jurang,tapi maaf kami belum menemukan keberadaan anak-anak itu,kami akan melanjutkan pencarian besok karena ini sudah malam,"jelas Komandan Reza.

"kami semua mohon pak,temukan ketiga anak itu apapun keadaannya,kami sebagai orang tua sudah ikhlas,"

para orang tua koran sangat tau bahwa anak-anak mereka yg hilang tidak akan selamat,saat ini mereka hanya bisa ikhlas apapun yg terjadi pada anaknya.

"kami akan berusaha di sisa waktu yg ada,"Ucap Polisi Raden.

Di tengah perbincangan mereka semua tiba-tiba ada 4 orang anak yg mendatanginya,Komandan dan Polisi Raden menanyakan dari mana mereka berasal hingga sampai di desa Kenongo.

"Selamat malam."

"malam,ada yg bisa kami bantu?"tanya komandan Reza.

"kami dari kota pak ingin menanyakan sesuatu,"Ujar seorang gadis.

komandan Reza sudah bisa menebak kedatangan mereka ke desa Kenongo ini,untuk menghindari hal yg sensitif komandan Reza dan polisi Raden pamit sebentar ke semua warga untuk berbicara dengan ke 4 anak yg datang menghampirinya.

"kita berdua pamit sebentar,"pamit polisi Raden.

"iya,pak."

Komandan Reza menarik salah satu tangan anak laki-laki itu untuk menjauh dari kerumunan warga,sementara yg lain mengikuti langkah kaki komandan dan polisi Raden.

"kenapa kalian sampai ke desa ini malam-malam begini? kalian tersesat?"basa-basi komandan Reza.

"maaf pak! Kalau kami lancang,apa benar ini desa Kenongo yg ada kejadian 3 gadis yg hilang di hutan larangan?"

"siapa nama kalian?"tanya polisi Raden.

"saya Dewa,ini Gibran,Sinta dan itu Anya,pak,"ucap Dewa memperkenalkan diri dan teman-temanya.

"kalian sengaja datang kesini?"tanya komandan Reza.

"iya pak,kami ingin membantu pencarian ketiga gadis yg hilang,apakah boleh?"tanya Anya.

Komandan Reza dan Polisi Raden saling melempar pandangan karena ternyata tebakannya benar,ke 4 anak ini sengaja datang karena berita yg sudah menyebar.

"baiklah,kami tadi sudah menemukan 2 barang milik salah satu dari ketiga anak yg hilang,besok kalian bisa terlibat dalam pencarian di tempat kami menemukan barang mereka,jangan bertindak gegabah dan ikuti Instruksi dari kami karena kami tidak mau hal yg sama terjadi sama kalian berempat,kalian Paham?"jelas Polisi Raden.

"paham,pak.terima kasih."ucap Gibran.

Mereka sangat senang karena mendapatkan izin dari pihak berwajib untuk terlibat dalam pencarian,tapi sejak tadi Anya menatap barang yg di pengang komandan Raden.

"sekarang kalian bermalam di tempat penginapan kami,kebetulan ada 3 kamar yg masih kosong,"pinta komandan Reza.

"apa boleh saya lihat barangnya pak? Sebentar saja,"ujar Anya dengan sopan.

"boleh,ini barangnya,"jawab komandan memberikan ponsel yg di temukan.

gadis bernama Anya memejamkan matanya saat memegang ponsel tersebut,dalam penglihatannya Anya berada di tengah hutan,kabut tebal dan juga tempat yg begitu gelap,tiba-tiba sebuah bola api menghantam Anya saat melakukan penerawangan.

"Aaaaakkkkhhh!"teriak Anya menahan sakit di bagian dadanya.

Hidung Anya berdarah sehingga membuat komandan Reza dan polisi Raden kaget sekaligus heran,berbeda dengan temannya yg lain karena sudah biasa.

"kamu kenapa?"tanya komandan memegang pundak Anya.

"saya tdk apa-apa pak,maaf kalau saya boleh tau apa saat pencarian tadi bapak menemukan Goa,Jurang atau apapun itu yg bersifat dalam dan juga gelap?"tanya Anya sembari mengelap darah di hidungnya.

"iya kami menemukan barang korban di dekat jurang kurang lebih 2 meter dari jurang yg sangat dalam,kenapa?"jawab polisi Raden.

"Lo liat sesuatu?"tanya Gibran.

"hanya kabut tebal dan juga kayak goa atau apa gitu tapi gelap banget,"ujar Anya menjelaskan apa yg dilihatnya.

"ya sudah kalian istirahat dulu".

Setelah selesai berbincang dengan komandan dan Polisi Raden ke empat anak itu mengikutinya untuk ke penginapan,Mereka merasa lega karena bisa mendapatkan izin dari pihak yg terlibat untuk masuk ke dalam hutan larangan itu.

Sesampainya di penginapan semua mata Anggota kepolisian dan TNI tertuju kepada kedatangan mereka,mereka heran kenapa polisi Raden dan komandan Reza membawanya ke penginapan.

"kalian semua sudah bersih-bersih? Apa makanannya sudah datang?"tanya polisi Raden.

"sudah,pak,"

"mereka siapa,komandan?"tanya Rian penasaran.

"mereka dari kota,ingin terlibat pencarian,"jelas komandan Reza.

mereka hanya mengangguk dan melanjutkan aktivitas masing-masing,komandan Reza mengantar Gibran dan Dewa ke kamar yang harus di tempati mereka,sedangkan Polisi Raden mengantar Sinta dan Anya ke kamar yg ada di depan penginapan laki-laki.

"karena kalian perempuan jadi kalian berdua menempati kamar ini,kami tdk bisa membuat kalian bergabung bersama Anggota dan 2 teman kalian,"Jelas polisi Raden.

"tidak apa-apa,pak.terima kasih sudah mengizinkan kami terlibat pencarian,"ucap Sinta tersenyum.

"sekarang kalian istirahat dulu,besok pencarian akan di mulai jam 09.00 sampai jam 04.00 sore,"Ujar polisi Raden.

"Baik,pak."

Anya dan Sinta masuk ke dalam kamar untuk membersikan diri begitu juga dengan polisi Raden yg kembali ke penginapannya,Sinta dan Anya menyiapkan beberapa barang yg di perlukan untuk masuk ke dalam hutan besok pagi.

"belum melakukan pencarian aja,perasaan aku udah gk enak,"ujar Anya sembari membongkar koper kecil yg di bawahnya.

"kebiasaan deh,palingan juga mata Lo liat gk aneh-aneh nantinya,"celetuk Sinta sedikit kesal.

"sepertinya begitu,sudahlah! Kita siapkan keperluan dulu,"ujar Anya.

di penginapan pria Gibran dan Dewa sedang berbaring di kasurnya sembari menatap langit-langit,Gibran tidak sabar ingin memasuki hutan larangan itu besok pagi.

"kira-kira anak yg hilang itu masih hidup atau sudah meninggal? Ini sudah 4 hari dari hari hilangnya mereka,"ucap Gibran tanpa menatap Dewa.

"Mulut Lo sembarangan banget kalo ngomong,kita doain supaya mereka baik-baik saja,Walaupun itu mustahil,"Ujar Dewa.

"dih Lo juga sama aja!"protes Gibran kesal.

"udah kita persiapan dulu biar besok bisa langsung jalan,"ajak Dewa.

Gibran bangun dari kasurnya menyiapkan semua yg di butuhkan besok,saat mereka sibuk menyiapkan barang-barang seorang Anggota polisi dan TNI mengetuk pintu kamar mereka.

TOK..TOK..TOK

Dewa bangun dan segera membuka pintu kamarnya di liat 2 orang yg berdiri di depan pintu,Gibran hanya menatap ke arah dua anggota tersebut.

"mari,masuk,"ajak Dewa pada dua anggota.

"terima kasih."ucapnya.

Gibran mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan berkenalan dengan mereka berdua,tanpa ragu kedua anggota menyambutnya.

"Gibran,"ucap Gibran.

"saya Andi."

"saya Febri."

"Kalian lagi persiapan buat besok?"tanya Andi kepada Gibran dan Dewa.

"iya kami lagi persiapan,supaya besok bisa langsung berangkat,"saut Dewa santai.

"pencarian ini sangat berbahaya,kenapa kalian mengajukan diri buat terlibat pencarian?"tanya Febri.

"kami hanya kasian sama keluarga dan korban,itu sebabnya kami ingin terlibat pencarian,"jelas Gibran.

"sudah ada pengalaman sebelumnya? Atau pernah ikut latihan seperti Pramuka atau Kopasus gitu?"Tanya Febri.

"iya kami dulu Anggota Pramuka,"jawab Dewa.

"baguslah kalau gitu,setidaknya kalian ada pembekalan untuk masuk hutan nanti dan berhati-hati saat di hutan,"pesan Andi kepada mereka.

"ketemu besok pagi,kami keluar dulu."

"iya,"jawab Gibran dan Dewa.

Febri dan Andi keluar untuk kembali berkumpul dengan Anggota yg lain,setelah melihat persiapan Gibran dan Dewa untuk pencarian besok pagi.

Terpopuler

Comments

Matthias Von Herhardt

Matthias Von Herhardt

Lanjut....

2024-02-04

0

Cahaya Manzilatul Hikmah

Cahaya Manzilatul Hikmah

bagus banget.. lanjut min

2024-01-18

0

Cahaya Manzilatul Hikmah

Cahaya Manzilatul Hikmah

bagus.. lanjut

2024-01-18

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!