BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA

"Mas.."

"Kamu darimana?" Itu pertanyaan pertama yang keluar dari mulut Sami begitu Naya menutup pintu kamar. Hening beberapa saat. Naya menatap Sami dengan tatapan heran.

"Ada apa sih mas? Sepertinya serius banget. Mas kenapa?" Naya masih mencoba bersikap biasa. Seolah mengabaikan suasana dingin yang mulai mencekam menyelimuti ruangan kamar. Sami menatap wanita itu dengan mata elangnya yang tajam. 

"Aku nanya kamu darimana? Jangan berbelit-belit Nay." 

"Mas ini kenapa sih? Tiba-tiba dateng menanyakan aku habis darimana. Nggak biasanya mas kayak gini. Apa mas pulang cuman untuk nanyain hal itu sepele seperti ini mas? Mas lucu sekali." Elak Naya sembari membuka resleting dress yang ada di bagian punggung. Gaun panjang itu kini terbuka setengah menampakkan bahunya yang mulus. Rambut panjangnya tergerai indah menutupi setengah pundak Naya.

"Lucu kamu bilang?" Sami mengulang kalimat sang istri.

"Jawab aku Naya. Kamu habis dari mana?"

Naya menghela nafas pelan. "Aku habis keluar mas bareng temen-temen aku. Kemana lagi emang?"

"Seharian? Kamu pergi dari pagi seharian bareng temen-temen kamu? Ngapain aja sih Nay kamu pergi selama itu ninggalin rumah? Ninggalin Kiara?" Tanya Sami mulai tak sabar namun ia masih mencoba untuk bersikap tenang. Ia memang tidak biasa berbicara dengan suara lantang. Apapun kondisinya ia tak pernah meninggikan suara pada orang lain.

"Biasalah mas aku have fun sesekali diluar sama mereka. Mas pikir nggak jenuh apa aku terkurung di rumah seharian setiap hari tanpa ada hiburan yang bisa aku nikmati diluar bareng temen-temen aku." Jawab Naya acuh sembari melangkah masuk ke dalam walk in closet. Beberapa menit kemudian ia kembali lagi dengan menenteng gaun tidur.

"Have fun kamu bilang?? Have fun yang seperti apa yang kamu nikmati itu Nay?" Sami melempar tanya pada sang istri. Rasa sabarnya sudah mulai menipis. Ia akan mengikuti alur permainan kata sang istri. Ingin rasanya ia melempar semua bukti-bukti aktivitas panas yang telah dilakukan wanita itu sekarang juga namun Sami masih berusaha menyabarkan diri. Tangannya terkepal menahan rasa gemuruh yang mulai hadir di dalam hati. Sang istri sungguh pintar menyembunyikan semua kebusukannya.

"Ya have fun seperti wanita pada umumnya dong mas. Kenapa sih mas Sami jadi curigaan seperti ini? Mas nggak salah minum obat kan? Apa mas mulai nggak ada kerjaan menyelidiki apa yang aku lakuin diluar? Apa mas udah mulai bosan dengan pekerjaan mas di kantor? Jangan ngurusin hal-hal yang nggak penting mas. Aku hanya berusaha menikmati hidupku yang sekarang karena kamu juga jarang ada di rumah." Tukas Naya dengan nada santai tanpa memperhatikan raut muka sang suami yang sudah berubah menjadi merah padam menahan emosi. Sami meraih amplop kacang yang ada di balik vest biru muda yang ia pakai. Kemudian melemparnya ke atas ranjang.

"Apa have fun yang seperti ini yang kamu maksud?" Tanya Sami dengan nada dingin. Amplop itu terlempar dengan posisi beberapa foto yang menyembul dari balik sampul kacang. Menampakkan beberapa gambar yang membuat mata Naya membulat. Foto-foto itu...

"Ini apa mas?" Naya memekik tertahan begitu ia meraih beberapa lembaran foto yang tergelatak pasrah di atas kasur. Matanya menatap nanar penampakan yang ada dalam helaian kertas berwarna itu. Terpampang nyata itu adalah gambaran dirinya dengan pose yang sangat sensual. Tengah menikmati pergulatan ranjang bersama lawan mainnya. Naya tercekat. Ia tremor seketika.

"Mas ini nggak seperti yang kamu lihat. Ini..." Kalimat Naya terjeda. Nada suaranya terdengar bergetar menahan rasa keterkejutan yang luar biasa. Ia tak menyangka sang suami akan mendapatkan fakta itu. Darimana Mas Sami tahu semua yang telah ia lakukan di belakang pria itu? Ini rasanya tidak mungkin. Mustahil Sami bisa mengetahui hal itu.

"Sejak kapan? Hmmm sejak kapan kamu mulai melakukannya Nay?" Ujar Sami dengan nada datar. Tak ada sama sekali emosi yang tercurah disana. Hanya saja cairan bening sudah mulai merebak di pelupuk mata. Sami sampai tak bisa lagi menaikkan nada suaranya karena sudah merasa terlanjur kecewa dengan semua perbuatan sang istri dibelakangnya. Habis sudah rasa itu kini untuk seorang Naya. Rasa cinta yang selalu ia pupuk agar selalu ada ditengah badai yang datang menguji biduk rumah tangga mereka.

"Mas..ini nggak bener mas. Mas salah paham. Ini bukan aku. Aku nggak pernah melakukan apa-apa dibelakang kamu mas. Sungguh.." Naya mencoba untuk mengelak. Ia tetap tidak mau mengakui apa yang sudah terjadi. Rasanya terlalu malu untuk ia akui tertangkap basah dengan fakta yang tak lagi bisa dibantah. Naya tahu ia sudah ketahuan sekarang. Semua kebusukan yang telah lama ia simpan kini telah terbongkar. Sami telah menemukannya dengan membawa fakta nyata. Haruskah Naya mengakui saja?

"Jangan mengelak lagi Naya. Sejak kapan kamu melakukan ini di belakangku? Kamu tinggal mengakuinya saja." Ujar Sami sembari mengalihkan tatapannya dari foto-foto yang berserakan itu pada wajah sang istri yang kini menatapnya dengan wajah yang memucat. Wajah cantik Naya telah memutih seperti kapas. Ia tertunduk dalam.

"Mas...aku.."

"Baiklah. Kamu nggak perlu menjawabnya. Aku akan mencoba memahami posisi kamu sebagai istri yang sering aku tinggalkan. Memang aku yang salah. Kamu jadi begini memang karena salahku tapi...aku nggak pernah menyangka kamu akan melakukan hal segila ini Nay. Aku benar-benar nggak habis pikir kamu akan melakukan hal yang..." Sami terbata. Suaranya tercekat menahan sebah di dada. Air mata lelaki itu tumpah membasahi pipi. Ia terdiam beberapa saat berusaha menetralkan perasaan kecewa yang begitu dalam. Rasa sakit hati yang ia rasakan kini sungguh tidak main-main. Membayangkan tubuh sang istri dinikmati oleh banyak pria diluar sana membuat degup jantung Sami berpacu tak menentu. Darahnya berdesir tatkala membayangkan Naya menjadi wanita yang digilir oleh banyak lelaki. Ironisnya, Naya justru menikmati hal itu bahkan selama bertahun-tahun. Sami membuang nafas yang terasa berat. Kerongkongannya kini bahkan terasa sangat sakit saat menelan ludah.

"Mas.." Naya memanggil lirih sang suami. Ia tak tahu harus berkata apa. Dilihatnya Sami sudah berlinang dengan air mata. Mata elang yang biasa menatap tajam dan dingin itu kini telah memerah karena menahan emosi.

"Aku pikir disini aku yang menjadi bajingan karena telah melakukan hal menjijikan tanpa sengaja. Aku pikir aku yang telah menodai pernikahan kita. Aku sempat merasa bersalah karena telah mengkhianati janji suci yang pernah kita buat Nay. Aku.." Sami melanjutkan ucapannya dengan suara tergetar.

"Apa maksud kamu mas?" Naya mendongakkan kepalanya menatap Sami sembari menghapus air mata.

"Karena semua sudah terpampang nyata seperti ini, karena semua fakta sudah terkuak, dosa-dosa yang kamu lakuin sudah aku ketahui dengan sangat jelas, kini saatnya aku yang akan mengakui dosaku sama kamu. Aku nggak tahu apa ini pantas untuk kita berdua tapi aku harus katakan sekarang dengan tanpa bermaksud untuk menghakimi kamu. Aku juga bukan laki-laki suci seperti yang kamu kira. Hanya saja aku tak akan membela diri. Aku harus jujur sekarang kalau aku sudah menghamili wanita lain."

"Apa?"

Sami menundukkan kepalanya. Menyembunyikan air mata yang kini telah tumpah tanpa permisi. Terasa sangat perih saat ia harus mengakui semua yang telah terjadi antara dirinya dengan Jihan. Dengan tangan terkepal dan mata terpejam Sami berkata..

"Ada wanita lain yang kini tengah mengandung benihku, Naya."

Bagaimana reaksi sang istri mendengar pernyataan Sami??

*******TBC********

Episodes
1 BAB 1. ENGGAN
2 BAB 2. Mulai Nyaman
3 BAB 3. Jihan Menghilang
4 BAB 4. Penasaran
5 BAB 5.Mulai Dekat
6 BAB 6. Terbawa Suasana
7 BAB 7. Terbuai
8 BAB 8. Ternyata Masih..?
9 BAB 9. Bertanggung Jawab
10 BAB 10. JIHAN MERAGU
11 BAB 11. Jihan Kabur Lagi
12 BAB 12. Mencari Jihan
13 BAB 13. JIHAN POSITIF HAMIL?
14 BAB 14. AYO KITA MENIKAH
15 BAB 15. RAHASIA NAYA
16 BAB 16. Kecurigaan Sami
17 BAB 17. Mencari Tahu Fakta
18 BAB 18. Terkuak Sudah Fakta Itu
19 BAB 19. MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT
20 BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA
21 BAB 21. Dihadapkan Pada Pilihan Sulit
22 BAB 22. RENCANA PERCERAIAN
23 BAB 23. KECURIGAAN NAYA
24 BAB 24. BERDEBAT LAGI
25 BAB 25. KABAR YANG MENGEJUTKAN
26 BAB 26. SUDAH MULAI MUAK
27 BAB 27. MENDATANGI JIHAN
28 BAB 28. MENCOBA INTIMIDASI??
29 BAB 29. TAK MAU DIMADU
30 BAB 30. Mengurus Perceraian
31 BAB 31. PAPA MURKA??
32 BAB 32. RENCANA DADAKAN SAMI
33 BAB 33. BERTEMU ORANG TUA SAMI
34 BAB 34. PERDEBATAN ALOT
35 BAB 35. KEPUTUSAN FINAL PAPA
36 BAB 36. TERPAKSA MENGIZINKAN
37 BAB 37. WIN WIN SOLUTION
38 BAB 38. PERNIKAHAN
39 BAB 39. RASA YANG ANEH
40 BAB 40. MENDEBAT PAPA
41 BAB 41. MENDADAK CANGGUNG?
42 BAB 42. KANGEN KIARA
43 BAB 43. NAYA MENGAMUK
44 BAB 44. REAKSI SAMI
45 BAB 45. MENJEMPUT JIHAN
46 BAB 46. CHECK UP PERTAMA
47 BAB 47. CANGGUNGNYA JIHAN
48 BAB 48. AKHIRNYA JIHAN TERHANYUT
49 BAB 49. RENCANA HONEYMOON
50 BAB 50. BERTEMU MADU
51 BAB 51. NAYA BERTEMU SHAYNE
52 BAB 52. MEMINTA PENGERTIAN JIHAN
53 BAB 53. TAK PERCAYA LAGI
54 BAB 54. KECURIGAAN KIA
55 BAB 55. GODAAN NAKAL NAYA
56 BAB 56. HONEYMOON BERSAMA JIHAN
57 BAB 57. MEMASRAHKAN DIRI
58 BAB 58. RENCANA DINNER
59 BAB 59. SEPERTI LEMBAYUNG DI LANGIT BALI
60 BAB 60. KARENA MANJA
61 BAB 61. PEMBUKTIAN
62 BAB 62. DI BAWAH LANGIT BALI
63 BAB 63. RUMIT
64 BAB 64. TENTANG SHAYNE
65 BAB 65. MEETING PENTING
66 BAB 66. BERTEMU SHAYNE
67 bab 67. MEMINTA JIHAN PERGI
68 BAB 68. UNGKAPAN HATI SHAYNE
69 BAB 68. JANJI CINTA YANG TELAH TERBANTAHKAN
70 BAB 70. PUTUSAN FINAL SAMI
71 BAB 71. KEGILAAN NAYA
72 Bab 72. JIHAN MENGHILANG LAGI??
73 BAB 73. NAYA MENGGILA??
74 BAB 74. PENCARIAN JIHAN
75 BAB 75. USAHA SAMI
76 BAB 76. MENUNGGU NAYA
77 BAB 77. UNDANGAN DARI SEKOLAH KIARA
78 BAB 78. NAYA BERAKSI
79 BAB 79. MENEMUKAN JIHAN
80 BAB 80. SIDANG PERTAMA
81 BAB 81. INIKAH AKHIR CERITA KITA??
82 BAB 82. SEPAKAT BERPISAH NAMUN...
83 BAB 83. HAK ASUH KIA BAGAIMANA?
84 BAB 84. AKHIR CERITA KITA
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1. ENGGAN
2
BAB 2. Mulai Nyaman
3
BAB 3. Jihan Menghilang
4
BAB 4. Penasaran
5
BAB 5.Mulai Dekat
6
BAB 6. Terbawa Suasana
7
BAB 7. Terbuai
8
BAB 8. Ternyata Masih..?
9
BAB 9. Bertanggung Jawab
10
BAB 10. JIHAN MERAGU
11
BAB 11. Jihan Kabur Lagi
12
BAB 12. Mencari Jihan
13
BAB 13. JIHAN POSITIF HAMIL?
14
BAB 14. AYO KITA MENIKAH
15
BAB 15. RAHASIA NAYA
16
BAB 16. Kecurigaan Sami
17
BAB 17. Mencari Tahu Fakta
18
BAB 18. Terkuak Sudah Fakta Itu
19
BAB 19. MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT
20
BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA
21
BAB 21. Dihadapkan Pada Pilihan Sulit
22
BAB 22. RENCANA PERCERAIAN
23
BAB 23. KECURIGAAN NAYA
24
BAB 24. BERDEBAT LAGI
25
BAB 25. KABAR YANG MENGEJUTKAN
26
BAB 26. SUDAH MULAI MUAK
27
BAB 27. MENDATANGI JIHAN
28
BAB 28. MENCOBA INTIMIDASI??
29
BAB 29. TAK MAU DIMADU
30
BAB 30. Mengurus Perceraian
31
BAB 31. PAPA MURKA??
32
BAB 32. RENCANA DADAKAN SAMI
33
BAB 33. BERTEMU ORANG TUA SAMI
34
BAB 34. PERDEBATAN ALOT
35
BAB 35. KEPUTUSAN FINAL PAPA
36
BAB 36. TERPAKSA MENGIZINKAN
37
BAB 37. WIN WIN SOLUTION
38
BAB 38. PERNIKAHAN
39
BAB 39. RASA YANG ANEH
40
BAB 40. MENDEBAT PAPA
41
BAB 41. MENDADAK CANGGUNG?
42
BAB 42. KANGEN KIARA
43
BAB 43. NAYA MENGAMUK
44
BAB 44. REAKSI SAMI
45
BAB 45. MENJEMPUT JIHAN
46
BAB 46. CHECK UP PERTAMA
47
BAB 47. CANGGUNGNYA JIHAN
48
BAB 48. AKHIRNYA JIHAN TERHANYUT
49
BAB 49. RENCANA HONEYMOON
50
BAB 50. BERTEMU MADU
51
BAB 51. NAYA BERTEMU SHAYNE
52
BAB 52. MEMINTA PENGERTIAN JIHAN
53
BAB 53. TAK PERCAYA LAGI
54
BAB 54. KECURIGAAN KIA
55
BAB 55. GODAAN NAKAL NAYA
56
BAB 56. HONEYMOON BERSAMA JIHAN
57
BAB 57. MEMASRAHKAN DIRI
58
BAB 58. RENCANA DINNER
59
BAB 59. SEPERTI LEMBAYUNG DI LANGIT BALI
60
BAB 60. KARENA MANJA
61
BAB 61. PEMBUKTIAN
62
BAB 62. DI BAWAH LANGIT BALI
63
BAB 63. RUMIT
64
BAB 64. TENTANG SHAYNE
65
BAB 65. MEETING PENTING
66
BAB 66. BERTEMU SHAYNE
67
bab 67. MEMINTA JIHAN PERGI
68
BAB 68. UNGKAPAN HATI SHAYNE
69
BAB 68. JANJI CINTA YANG TELAH TERBANTAHKAN
70
BAB 70. PUTUSAN FINAL SAMI
71
BAB 71. KEGILAAN NAYA
72
Bab 72. JIHAN MENGHILANG LAGI??
73
BAB 73. NAYA MENGGILA??
74
BAB 74. PENCARIAN JIHAN
75
BAB 75. USAHA SAMI
76
BAB 76. MENUNGGU NAYA
77
BAB 77. UNDANGAN DARI SEKOLAH KIARA
78
BAB 78. NAYA BERAKSI
79
BAB 79. MENEMUKAN JIHAN
80
BAB 80. SIDANG PERTAMA
81
BAB 81. INIKAH AKHIR CERITA KITA??
82
BAB 82. SEPAKAT BERPISAH NAMUN...
83
BAB 83. HAK ASUH KIA BAGAIMANA?
84
BAB 84. AKHIR CERITA KITA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!