BAB 17. Mencari Tahu Fakta

"Mas udah pulang?" Tanya Naya begitu ia keluar dari kamar mandi dengan memakai baju handuk. Tangannya sibuk melilitkan handuk kecil untuk membungkus rambutnya yang basah. Dilihatnya Sami tengah bersandar di tepian ranjang dengan menatapnya tanpa berkedip. Tatapan itu membuat Naya menyunggingkan senyum. Sudah beberapa hari ia tak melihat wajah suaminya.

"Tumben mas jam segini udah pulang. Mas dari kantor?" Tanya Naya.

Pertanyaan itu membuat Sami akhirnya bersuara. "Kenapa? Kamu kurang senang kalau aku ada di rumah? Kamu nggak suka kalau aku pulang?"

"Mas ngomong apa sih? Tiba-tiba jadi kok jadi jutek?" Naya mengernyit heran mendengar jawaban sang suami. Kenapa mas Sami tiba-tiba menjadi dingin seperti ini? Biasanya ia tak pernah sejutek itu? Naya membatin.

"Kiara mana? Aku nggak melihatnya sama sekali." Sami bertanya balik sambil melipat tangan di dada. Ia sudah cukup bersemangat untuk pulang ke rumah agar bisa melihat bidadari kecilnya itu namun yang ada Sami tak melihat gadis kecilnya itu ada. Mood Sami langsung menurun drastis. Ditambah lagi dengan panggilan telepon dari seorang pria tak dikenal yang baru saja menghubungi istrinya. Hal itu cukup mengusik pikirannya saat ini. Timbul tanda tanya besar di dalam benak pria itu. Ada hubungan apa Naya dengan lelaki asing itu??

"Naya lagi pergi les piano mas sama si mbak. Habis itu mereka mungkin pergi main sebentar di playground." Naya menjawab dengan kalem sembari membuka baju handuknya. Ia mengganti pakaiannya dengan dress tipis tanpa lengan setelah mengoleskan hand body lotion ke seluruh tubuh. Wangi orchid dari lotion yang ia pakai langsung menguar masuk ke dalam indra penciuman. Membuat Sami menatap sang istri dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Kenapa bukan kamu yang menemaninya Nay? Kamu kan ibunya. Kenapa kamu membiarkannya pergi bersama baby sitter? Ngapain aja kamu dirumah? Kamu kan nggak ada kegiatan?" Sami melempar pertanyaan inti pada sang istri. Sudah lama ia ingin mempertanyakan hal itu namun selalu urung. Selama ini ia terlalu fokus mengurusi hal-hal yang tidak penting. Ia juga terlalu sibuk dengan pekerjaan di kantor. Ingin rasanya ia meluangkan waktu lebih untuk putrinya namun apa daya, ia juga tak berdaya.

Sekarang waktu yang tepat untuknya membicarakan masalah rumah tangganya yang mulai rumit. Dimulai dari urusan Kiara. Gadis kecil yang membuat hari-hari Sami lebih menyenangkan saat anak itu lahir namun disisi lain justru membuat dunianya berubah menjadi kelabu bersama Naya disaat yang bersamaan. Entah apa yang terjadi sebenarnya Sami juga masih tidak mengerti.

"Mas.." Naya mendesah pelan.

"Kamu sibuk apa sih? Apa kamu nggak merasa Kiara juga butuh kamu sebagai ibunya. Kamu malah membiarkannya seharian bersama dengan pengasuh." Ujar Sami dengan mimik wajah yang sudah mulai datar. Membuat Naya mencelos.

"Aku juga ada kegiatan di luar mas sama temen-temen aku. Lagian apa salahnya sih dia pergi sama si mbak? Toh kamu juga yang memperkerjakan baby sitter itu sendiri untuk membantu aku mengurusi Kiara dari bayi. Lagian dia juga lebih suka main bersama si mbak." Naya memberi sanggahan. Ia juga tidak mau begitu saja disalahkan oleh Sami. Bagaimana mungkin ia mengasuh anak itu seharian? Ia juga juga punya kegiatan lain yang lebih menyenangkan untuk ia nikmati. Apa gunanya baby sitter kalau begitu??

"Jadi maksud kamu, Kiara lebih senang menghabiskan waktu bersama pengasuh itu daripada sama kamu sebagai ibunya, gitu maksud kamu Nay?" Sami memperjelas maksud dari kalimat Naya. Itu kesimpulan yang bisa ia tangkap dari pernyataan wanita yang telah menjadi istrinya kurang lebih hampir satu dasawarsa itu. Kenapa bisa Naya berfikiran sepicik itu? Dengan santainya ia membiarkan Kiara lebih banyak menghabiskan waktu bersama pengasuh daripada bersama dengannya sebagai wanita yang telah melahirkan anak itu.

"Mas jangan berlebihan kayak gitu dong. Kan Kiara udah terbiasa juga bersama sama si mbak. Kenapa sih jadi sentimen kayak gini? Aneh deh." Ujar Naya dengan sedikit terbahak sembari mengoleskan sedikit lip balm pada bibirnya yang seksi. Menyemprotkan sedikit biang parfum pada pergelangan siku dan kulit di bagian belakang telinga. Rambutnya yang setengah basah ia sisir dengan jari tangan.

"Mulai sekarang kamu kurangi aktivitas yang nggak penting kamu itu bisa nggak? Lebih baik kamu urusin Kiara daripada hanya hura-hura nggak jelas di luar." Tukas Sami. Kalimat yang baru saja terlontar itu sontak membuat Naya menoleh langsung pada sang suami.

"Apa maksud mas? Apa sekarang mas mulai membatasi kegiatanku?" 

"Kenapa tidak? Selama ini aku sudah terlalu lama membiarkanmu bebas melakukan apa saja. Apa lagi aku juga jarang ada di rumah. Kamu udah kelewat bebas Naya. Saatnya kamu kembali menjadi ibu untuk anak kita. Kiara lebih penting dari semua urusan kamu di luar." Tukas Sami panjang lebar. Kalimat itu akhirnya ia lontarkan dengan nada yang terdengar tidak main-main. Dinginnya wajah Sami saat mengatakan hal itu membuat Naya jadi urung untuk kembali melayangkan bantahan. Ingin rasanya ia menyampaikan protes tapi bibirnya terasa kelu. Wajah pria itu kini begitu sangat dingin dan datar. Mata elang itu bahkan menatap Naya tanpa berkedip. Naya tak mampu menyelami dasar pikiran Sami saat ini.

"Mas.."

"Jangan buat aku mengatakan hal sama dua kali." Ujar Sami. Ia kemudian beranjak dari tepian ranjang. Berlalu dari hadapan hadapan sang istri. 

"Mas mau kemana?" Naya mencoba mencegat langkah Sami. Ia sempat meraih lengan suaminya saat mencoba keluar dari pintu kamar.

"Tadinya aku pulang ingin melihatmu bersama Kiara tapi yang ada anak kita nggak ada bersama kamu. Jadi buat apa lagi aku ada disini?" Tukas Sami. Ia mencoba melepas cekalan tangan sang istri dari lengannya.

"Mas...kamu kan baru aja pulang. Tunggulah Kiara. Bentar lagi dia juga sudah balik dari les pianonya."

"Besok aja. Ada urusan lain yang harus aku kerjain malam ini." Sami melepaskan tangan lembut sang istri dari lengannya. Ia berlalu dari hadapan Naya yang kini menatap punggung tegapnya dengan pandangan nanar. Tak menyangka Sami akan mengacuhkan malam ini. Padahal ia sudah berniat untuk memberikan pelukan hangat untuk pria itu. Entah apa yang terjadi sehingga membuat lelaki itu berubah dingin hari ini.

Sami menutup pintu mobil dengan perasaan campur aduk. Hatinya mendadak terasa begitu gundah mengingat kembali telepon masuk yang ia dapatkan dari gawai sang istri. Ucapan lelaki asing itu terus terus terngiang-ngiang di telinga. Nada bicara orang itu terus mengusik Sami. Siapa lelaki itu? Ada hubungan apa ia dengan istrinya? Sami sungguh penasaran. Ia lantas mengeluarkan ponselnya dari balik vest biru muda yang ia pakai. Mengusap layar pipih benda tipis itu. Memencet sebuah nomor yang biasa ia panggil untuk urusan darurat dan mendesak.

"Ya bos."

"Tolong cari tahu siapa pemilik nomor itu untukku secepatnya, Ki. Aku udah screenshoot ke nomor kamu barusan."

"Apa ini sangat urgent bos?"

"Iya. Detailnya akan aku jelaskan besok di kantor." Tukas Sami pada sang asisten.

"Oke bos."

Panggilan itu kemudian berakhir. Sami menghembuskan nafas kasar menatap kembali nomor ponsel lelaki asing yang sudah ia genggam. Sebentar lagi ia akan mengetahui siapa lelaki itu. Ia akan tahu ada hubungan apa pria itu dengan istrinya, Naya.

Apa yang akan terjadi selanjutnya. Fakta apa yang akan di dapat oleh Sami??

*********TBC*********

Episodes
1 BAB 1. ENGGAN
2 BAB 2. Mulai Nyaman
3 BAB 3. Jihan Menghilang
4 BAB 4. Penasaran
5 BAB 5.Mulai Dekat
6 BAB 6. Terbawa Suasana
7 BAB 7. Terbuai
8 BAB 8. Ternyata Masih..?
9 BAB 9. Bertanggung Jawab
10 BAB 10. JIHAN MERAGU
11 BAB 11. Jihan Kabur Lagi
12 BAB 12. Mencari Jihan
13 BAB 13. JIHAN POSITIF HAMIL?
14 BAB 14. AYO KITA MENIKAH
15 BAB 15. RAHASIA NAYA
16 BAB 16. Kecurigaan Sami
17 BAB 17. Mencari Tahu Fakta
18 BAB 18. Terkuak Sudah Fakta Itu
19 BAB 19. MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT
20 BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA
21 BAB 21. Dihadapkan Pada Pilihan Sulit
22 BAB 22. RENCANA PERCERAIAN
23 BAB 23. KECURIGAAN NAYA
24 BAB 24. BERDEBAT LAGI
25 BAB 25. KABAR YANG MENGEJUTKAN
26 BAB 26. SUDAH MULAI MUAK
27 BAB 27. MENDATANGI JIHAN
28 BAB 28. MENCOBA INTIMIDASI??
29 BAB 29. TAK MAU DIMADU
30 BAB 30. Mengurus Perceraian
31 BAB 31. PAPA MURKA??
32 BAB 32. RENCANA DADAKAN SAMI
33 BAB 33. BERTEMU ORANG TUA SAMI
34 BAB 34. PERDEBATAN ALOT
35 BAB 35. KEPUTUSAN FINAL PAPA
36 BAB 36. TERPAKSA MENGIZINKAN
37 BAB 37. WIN WIN SOLUTION
38 BAB 38. PERNIKAHAN
39 BAB 39. RASA YANG ANEH
40 BAB 40. MENDEBAT PAPA
41 BAB 41. MENDADAK CANGGUNG?
42 BAB 42. KANGEN KIARA
43 BAB 43. NAYA MENGAMUK
44 BAB 44. REAKSI SAMI
45 BAB 45. MENJEMPUT JIHAN
46 BAB 46. CHECK UP PERTAMA
47 BAB 47. CANGGUNGNYA JIHAN
48 BAB 48. AKHIRNYA JIHAN TERHANYUT
49 BAB 49. RENCANA HONEYMOON
50 BAB 50. BERTEMU MADU
51 BAB 51. NAYA BERTEMU SHAYNE
52 BAB 52. MEMINTA PENGERTIAN JIHAN
53 BAB 53. TAK PERCAYA LAGI
54 BAB 54. KECURIGAAN KIA
55 BAB 55. GODAAN NAKAL NAYA
56 BAB 56. HONEYMOON BERSAMA JIHAN
57 BAB 57. MEMASRAHKAN DIRI
58 BAB 58. RENCANA DINNER
59 BAB 59. SEPERTI LEMBAYUNG DI LANGIT BALI
60 BAB 60. KARENA MANJA
61 BAB 61. PEMBUKTIAN
62 BAB 62. DI BAWAH LANGIT BALI
63 BAB 63. RUMIT
64 BAB 64. TENTANG SHAYNE
65 BAB 65. MEETING PENTING
66 BAB 66. BERTEMU SHAYNE
67 bab 67. MEMINTA JIHAN PERGI
68 BAB 68. UNGKAPAN HATI SHAYNE
69 BAB 68. JANJI CINTA YANG TELAH TERBANTAHKAN
70 BAB 70. PUTUSAN FINAL SAMI
71 BAB 71. KEGILAAN NAYA
72 Bab 72. JIHAN MENGHILANG LAGI??
73 BAB 73. NAYA MENGGILA??
74 BAB 74. PENCARIAN JIHAN
75 BAB 75. USAHA SAMI
76 BAB 76. MENUNGGU NAYA
77 BAB 77. UNDANGAN DARI SEKOLAH KIARA
78 BAB 78. NAYA BERAKSI
79 BAB 79. MENEMUKAN JIHAN
80 BAB 80. SIDANG PERTAMA
81 BAB 81. INIKAH AKHIR CERITA KITA??
82 BAB 82. SEPAKAT BERPISAH NAMUN...
83 BAB 83. HAK ASUH KIA BAGAIMANA?
84 BAB 84. AKHIR CERITA KITA
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1. ENGGAN
2
BAB 2. Mulai Nyaman
3
BAB 3. Jihan Menghilang
4
BAB 4. Penasaran
5
BAB 5.Mulai Dekat
6
BAB 6. Terbawa Suasana
7
BAB 7. Terbuai
8
BAB 8. Ternyata Masih..?
9
BAB 9. Bertanggung Jawab
10
BAB 10. JIHAN MERAGU
11
BAB 11. Jihan Kabur Lagi
12
BAB 12. Mencari Jihan
13
BAB 13. JIHAN POSITIF HAMIL?
14
BAB 14. AYO KITA MENIKAH
15
BAB 15. RAHASIA NAYA
16
BAB 16. Kecurigaan Sami
17
BAB 17. Mencari Tahu Fakta
18
BAB 18. Terkuak Sudah Fakta Itu
19
BAB 19. MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT
20
BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA
21
BAB 21. Dihadapkan Pada Pilihan Sulit
22
BAB 22. RENCANA PERCERAIAN
23
BAB 23. KECURIGAAN NAYA
24
BAB 24. BERDEBAT LAGI
25
BAB 25. KABAR YANG MENGEJUTKAN
26
BAB 26. SUDAH MULAI MUAK
27
BAB 27. MENDATANGI JIHAN
28
BAB 28. MENCOBA INTIMIDASI??
29
BAB 29. TAK MAU DIMADU
30
BAB 30. Mengurus Perceraian
31
BAB 31. PAPA MURKA??
32
BAB 32. RENCANA DADAKAN SAMI
33
BAB 33. BERTEMU ORANG TUA SAMI
34
BAB 34. PERDEBATAN ALOT
35
BAB 35. KEPUTUSAN FINAL PAPA
36
BAB 36. TERPAKSA MENGIZINKAN
37
BAB 37. WIN WIN SOLUTION
38
BAB 38. PERNIKAHAN
39
BAB 39. RASA YANG ANEH
40
BAB 40. MENDEBAT PAPA
41
BAB 41. MENDADAK CANGGUNG?
42
BAB 42. KANGEN KIARA
43
BAB 43. NAYA MENGAMUK
44
BAB 44. REAKSI SAMI
45
BAB 45. MENJEMPUT JIHAN
46
BAB 46. CHECK UP PERTAMA
47
BAB 47. CANGGUNGNYA JIHAN
48
BAB 48. AKHIRNYA JIHAN TERHANYUT
49
BAB 49. RENCANA HONEYMOON
50
BAB 50. BERTEMU MADU
51
BAB 51. NAYA BERTEMU SHAYNE
52
BAB 52. MEMINTA PENGERTIAN JIHAN
53
BAB 53. TAK PERCAYA LAGI
54
BAB 54. KECURIGAAN KIA
55
BAB 55. GODAAN NAKAL NAYA
56
BAB 56. HONEYMOON BERSAMA JIHAN
57
BAB 57. MEMASRAHKAN DIRI
58
BAB 58. RENCANA DINNER
59
BAB 59. SEPERTI LEMBAYUNG DI LANGIT BALI
60
BAB 60. KARENA MANJA
61
BAB 61. PEMBUKTIAN
62
BAB 62. DI BAWAH LANGIT BALI
63
BAB 63. RUMIT
64
BAB 64. TENTANG SHAYNE
65
BAB 65. MEETING PENTING
66
BAB 66. BERTEMU SHAYNE
67
bab 67. MEMINTA JIHAN PERGI
68
BAB 68. UNGKAPAN HATI SHAYNE
69
BAB 68. JANJI CINTA YANG TELAH TERBANTAHKAN
70
BAB 70. PUTUSAN FINAL SAMI
71
BAB 71. KEGILAAN NAYA
72
Bab 72. JIHAN MENGHILANG LAGI??
73
BAB 73. NAYA MENGGILA??
74
BAB 74. PENCARIAN JIHAN
75
BAB 75. USAHA SAMI
76
BAB 76. MENUNGGU NAYA
77
BAB 77. UNDANGAN DARI SEKOLAH KIARA
78
BAB 78. NAYA BERAKSI
79
BAB 79. MENEMUKAN JIHAN
80
BAB 80. SIDANG PERTAMA
81
BAB 81. INIKAH AKHIR CERITA KITA??
82
BAB 82. SEPAKAT BERPISAH NAMUN...
83
BAB 83. HAK ASUH KIA BAGAIMANA?
84
BAB 84. AKHIR CERITA KITA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!