BAB 14. AYO KITA MENIKAH

"Tolong jawab mas. Aku kenapa?" Jihan mengulang tanya. Menatap manik mata pria yang memandangnya dengan tatapan penuh haru. Seolah ada sesuatunya yang membuat perasaanya membuncah.

"Kamu hamil."

"Apa?" Jihan terkejut bukan main.

"Iya kamu hamil anakku. Anak kita." Ulang Sami dengan suara tergetar. Rasanya ia sangat lega telah berhasil memberitahu Jihan berita bahagia itu. Gadis manis itu dilihatnya kini menatapnya dengan pandangan mata tak percaya. Menatap nanar. Lalu ia tertunduk lesu.

"Nggak mungkin. Mustahil aku hamil." Jihan menggeleng tidak percaya. Dunia yang ia huni saat ini terasa runtuh seketika. Apa ia tidak salah dengar? Ia hamil? Ia tengah berbadan dua? Benih dari Sami? Pria yang menidurinya malam itu. Bagaimana mungkin ia bisa positif hamil jika mereka hanya melakukan itu hanya sekali di malam itu? Apa itu mungkin?

"Kamu lihat saja sendiri kalau nggak percaya." Sami menyodorkan selembar kertas yang sedari tadi ia pegang. Hasil pemeriksaan darah milik Jihan yang menyatakan ia positif berbadan dua.

"Ini?" Jihan langsung tertunduk lesu setelah membaca apa yang tertulis di dalam kertas hasil labor rumah sakit.

"Ayo kita menikah. Aku nggak akan membiarkan anakku lahir tanpa ayahnya. Kamu udah nggak bisa lagi lari dari kenyataan." Sami meraih tangan Jihan dengan dada berdebar. Takut jika gadis itu akan menolaknya kembali. Ia takut kalau Jihan tak mau menerima kenyataan. Menolak kehadiran janin yang ada dalam kandungannya.

"Apa ini yang mas harapkan? Bagaimana mungkin mas segirang itu menyambut kehamilan ini? Ini nggak masuk akal." Ucap Jihan dengan nada suara bergetar. Ia mengelus perutnya yang masih rata itu untuk pertama kali. 

"Apa kamu nggak bahagia? Kamu mau menolak anak itu? Jangan bilang kamu tidak menginginkannya!"

"Ini konyol mas." Jihan terduduk lemas. Mengusap kepalanya yang mulai terasa berdenyut. Ruangan di sekelilingnya tiba-tiba terasa berputar-putar. Pantas saja seminggu terakhir ini badannya sering terasa lemas. Nafsu makannya juga tidak sebagus biasanya. Kadang ada rasa nyeri di bawah pusarnya. Ternyata...

"Kamu pusing? Apa mau mas beliin makanan? Kamu mau makan apa?" Khawatirnya Sami saat melihat Jihan tertunduk lesu sembari memegang perutnya dengan meringis menahan nyeri.

"Tolong biarkan aku sendiri mas, bisa?" Tolak Jihan.

"Kamu jangan menolak ku lagi. Apa kamu mau melarikan diri lagi dari aku, Ji? Kamu berbadan dua sekarang." Paniknya Sami saat mendengar gadis itu memintanya untuk menjauh. Apa gadis itu kembali menolaknya?? Sungguh sulit dipercaya. Sami mendengus kasar.

"Aku lagi ingin sendiri mas. kepalaku rasanya sakit sekali." Ujar Jihan dengan suara lemah. Bukan maksud hatinya untuk mengusir pria itu. Hanya saja hatinya kini mulai gundah. Ia masih belum bisa mencerna apa yang tengah terjadi. Kenyataan yang baru saja ia dengar masih belum bisa ia terima dengan akal sehat. Apa yang harus ia lakukan sekarang? Ia sudah tak bisa lagi melarikan diri dari Sami. Sudah ada janin dalam rahimnya kini. Benih dari pria dingin bermata elang yang kini tengah menungguinya di ruang darurat rumah sakit. Terasa sangat sulit dipercaya apa yang tengah ia alami sekarang.

"Kamu tidak akan lari lagi kan?" Tanya Sami sekali lagi mencoba menyakinkan dirinya. Berharap Jihan tak akan berbuat hal gila lagi dengan kabur seperti yang sudah ia lakukan.

"Mas.." Jihan meyakinkan dengan nada suaranya yang terdengar datar.

"Oke tapi kamu janji ya nggak akan melarikan diri lagi. Ingat Ji, di dalam rahim kamu ada anak kita." 

"Memangnya aku bisa apalagi sekarang mas?" Ujar Jihan sambil memejamkan mata. Ia rasanya sudah tak bertenaga lagi menghadapi pria itu. Menghadapi kenyataan hidup yang kini terasa sangat pahit baginya. Sejak bertemu dengan Sami hidupnya jadi makin runyam. Kesulitan hidup terus saja datang menghampiri silih berganti. Mulai dari kehilangan ayah. Lalu menyusul sang ibu. Keluarga terdekatnya yang seolah tak peduli. Kesulitan ekonomi yang turut menghimpitnya. Ditambah lagi dengan kehamilan ini. Lengkap sudah rasanya penderitaan Jihan. Dengan kehamilan ini apa ia akan menikah dengan suami orang?

Ia tersenyum kecut sambil memejamkan mata. Menertawai alur hidupnya yang luar biasa penuh dengan dilema.

"Syukurlah. Mas lega kalau kamu sadar. Kamu hanya tinggal datang padaku. Aku nggak akan menyia-nyiakan kamu dan anak kita. Aku janji kita akan segera memberi status untuk anak itu. Kamu bisa pegang janjiku. Tolong percaya sama mas, Ji." Ujar Sami setengah berbisik di telinga gadis itu. Tangan lembut Jihan sudah digenggamnya dengan erat. Tangan yang sudah terasa menghangat namun seolah tak bertenaga.

Sami mengecup lembut tangan halus itu. Menghujaninya dengan beberapa kecupan. Berharap Jihan merasakan betapa ia sungguh merasa sangat bahagia karena semua keyakinannya terbukti sudah. Jihan memang benar akhirnya hamil. Sejak awal Sami sudah memiliki firasat itu. Meskipun mereka hanya melakukan dalam satu kali namun gempuran gairah Sami tak mungkin gagal membuahi gadis itu. Ia sudah yakin hal itu sedari awal mengingat betapa panasnya percintaan mereka di malam yang dingin itu.

"Kamu jangan pergi lagi, Ji. Tetaplah bersama mas."

"Bagaimana  dengan keluarga mas? Gimana dengan istri dan anak mas?" Tanya Jihan dengan mata tertutup. Terbayang sudah fase hidup yang lebih sulit yang akan segera ia hadapi setelah ini. Membayangkan Sami yang merupakan lelaki yang telah beristri membuat Jihan yakin semua tak akan lebih mudah baginya. Ia akan segera masuk dalam rumitnya kehidupan berumah tangga. Hamil dan menikah dengan pria beristri?? Siapa yang menginginkan kehidupan nelangsa yang seperti itu. Bagaimana ia bisa menjalaninya sebagai seorang perempuan normal? Bagaimana ia akan menghadapi nanti seluruh keluarga Sami? Apa ia akan sanggup menjalaninya? Apa tidak ada pilihan lain lagi selain itu?

"Kamu jangan pikirin hal itu. Biar mas yang hadapi. Kamu cuman perlu menjaga bayi kita. Kamu dan anak kita adalah prioritas mas sekarang. Jangan pikirkan hal yang belum jelas. Nggak bagus buat janin kita. Nanti kamu bisa stress." Ujar Sami dengan menatap wajah Jihan dengan tatapan hangat. Tampak air mata menetes dari sudut mata gadis itu. 

Sami langsung mengusap cairan bening itu dengan ibu jari. Membelai wajah ayu yang tampak kini tampak kian sendu. Entah kenapa Sami merasa begitu menyayangi gadis itu kini. Ia selalu merasa ada debaran lain setiap berdekatan dengan Jihan. Gadis lugu yang ia temukan tak sengaja beberapa minggu yang lalu di sebuah tempat hiburan. Tempat ia menghabiskan sebagian waktunya untuk melarikan diri dari dinginnya sang istri yang tak lagi memberikan cinta yang hangat untuknya. Sami yakin Jihan juga merasakan hal yang sama. Hanya saja gadis itu belum mau mengakuinya. Meskipun mulut berkata tidak namun tatapan mata tak akan pernah bisa berbohong.

"Kenapa mas harus sejauh ini? Kenapa mas membuatku tak berdaya seperti ini? Apa yang mas harapkan dari gadis sepertiku?" Belaian yang baru saja Jihan rasakan dari pria itu membuat ia akhirnya nekat bertanya. Apa sesungguhnya yang pria itu inginkan darinya?

Tanya itu membuat Sami terdiam beberapa saat. Kemudian ia berkata...

"Karena kamu berbeda. Kamu telah berhasil membuatku luluh." 

Bagaimana perasaan Jihan setelah mendengar pengakuan Sami????

*********TBC*********

Episodes
1 BAB 1. ENGGAN
2 BAB 2. Mulai Nyaman
3 BAB 3. Jihan Menghilang
4 BAB 4. Penasaran
5 BAB 5.Mulai Dekat
6 BAB 6. Terbawa Suasana
7 BAB 7. Terbuai
8 BAB 8. Ternyata Masih..?
9 BAB 9. Bertanggung Jawab
10 BAB 10. JIHAN MERAGU
11 BAB 11. Jihan Kabur Lagi
12 BAB 12. Mencari Jihan
13 BAB 13. JIHAN POSITIF HAMIL?
14 BAB 14. AYO KITA MENIKAH
15 BAB 15. RAHASIA NAYA
16 BAB 16. Kecurigaan Sami
17 BAB 17. Mencari Tahu Fakta
18 BAB 18. Terkuak Sudah Fakta Itu
19 BAB 19. MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT
20 BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA
21 BAB 21. Dihadapkan Pada Pilihan Sulit
22 BAB 22. RENCANA PERCERAIAN
23 BAB 23. KECURIGAAN NAYA
24 BAB 24. BERDEBAT LAGI
25 BAB 25. KABAR YANG MENGEJUTKAN
26 BAB 26. SUDAH MULAI MUAK
27 BAB 27. MENDATANGI JIHAN
28 BAB 28. MENCOBA INTIMIDASI??
29 BAB 29. TAK MAU DIMADU
30 BAB 30. Mengurus Perceraian
31 BAB 31. PAPA MURKA??
32 BAB 32. RENCANA DADAKAN SAMI
33 BAB 33. BERTEMU ORANG TUA SAMI
34 BAB 34. PERDEBATAN ALOT
35 BAB 35. KEPUTUSAN FINAL PAPA
36 BAB 36. TERPAKSA MENGIZINKAN
37 BAB 37. WIN WIN SOLUTION
38 BAB 38. PERNIKAHAN
39 BAB 39. RASA YANG ANEH
40 BAB 40. MENDEBAT PAPA
41 BAB 41. MENDADAK CANGGUNG?
42 BAB 42. KANGEN KIARA
43 BAB 43. NAYA MENGAMUK
44 BAB 44. REAKSI SAMI
45 BAB 45. MENJEMPUT JIHAN
46 BAB 46. CHECK UP PERTAMA
47 BAB 47. CANGGUNGNYA JIHAN
48 BAB 48. AKHIRNYA JIHAN TERHANYUT
49 BAB 49. RENCANA HONEYMOON
50 BAB 50. BERTEMU MADU
51 BAB 51. NAYA BERTEMU SHAYNE
52 BAB 52. MEMINTA PENGERTIAN JIHAN
53 BAB 53. TAK PERCAYA LAGI
54 BAB 54. KECURIGAAN KIA
55 BAB 55. GODAAN NAKAL NAYA
56 BAB 56. HONEYMOON BERSAMA JIHAN
57 BAB 57. MEMASRAHKAN DIRI
58 BAB 58. RENCANA DINNER
59 BAB 59. SEPERTI LEMBAYUNG DI LANGIT BALI
60 BAB 60. KARENA MANJA
61 BAB 61. PEMBUKTIAN
62 BAB 62. DI BAWAH LANGIT BALI
63 BAB 63. RUMIT
64 BAB 64. TENTANG SHAYNE
65 BAB 65. MEETING PENTING
66 BAB 66. BERTEMU SHAYNE
67 bab 67. MEMINTA JIHAN PERGI
68 BAB 68. UNGKAPAN HATI SHAYNE
69 BAB 68. JANJI CINTA YANG TELAH TERBANTAHKAN
70 BAB 70. PUTUSAN FINAL SAMI
71 BAB 71. KEGILAAN NAYA
72 Bab 72. JIHAN MENGHILANG LAGI??
73 BAB 73. NAYA MENGGILA??
74 BAB 74. PENCARIAN JIHAN
75 BAB 75. USAHA SAMI
76 BAB 76. MENUNGGU NAYA
77 BAB 77. UNDANGAN DARI SEKOLAH KIARA
78 BAB 78. NAYA BERAKSI
79 BAB 79. MENEMUKAN JIHAN
80 BAB 80. SIDANG PERTAMA
81 BAB 81. INIKAH AKHIR CERITA KITA??
82 BAB 82. SEPAKAT BERPISAH NAMUN...
83 BAB 83. HAK ASUH KIA BAGAIMANA?
84 BAB 84. AKHIR CERITA KITA
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1. ENGGAN
2
BAB 2. Mulai Nyaman
3
BAB 3. Jihan Menghilang
4
BAB 4. Penasaran
5
BAB 5.Mulai Dekat
6
BAB 6. Terbawa Suasana
7
BAB 7. Terbuai
8
BAB 8. Ternyata Masih..?
9
BAB 9. Bertanggung Jawab
10
BAB 10. JIHAN MERAGU
11
BAB 11. Jihan Kabur Lagi
12
BAB 12. Mencari Jihan
13
BAB 13. JIHAN POSITIF HAMIL?
14
BAB 14. AYO KITA MENIKAH
15
BAB 15. RAHASIA NAYA
16
BAB 16. Kecurigaan Sami
17
BAB 17. Mencari Tahu Fakta
18
BAB 18. Terkuak Sudah Fakta Itu
19
BAB 19. MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT
20
BAB 20. MEMBONGKAR RAHASIA NAYA
21
BAB 21. Dihadapkan Pada Pilihan Sulit
22
BAB 22. RENCANA PERCERAIAN
23
BAB 23. KECURIGAAN NAYA
24
BAB 24. BERDEBAT LAGI
25
BAB 25. KABAR YANG MENGEJUTKAN
26
BAB 26. SUDAH MULAI MUAK
27
BAB 27. MENDATANGI JIHAN
28
BAB 28. MENCOBA INTIMIDASI??
29
BAB 29. TAK MAU DIMADU
30
BAB 30. Mengurus Perceraian
31
BAB 31. PAPA MURKA??
32
BAB 32. RENCANA DADAKAN SAMI
33
BAB 33. BERTEMU ORANG TUA SAMI
34
BAB 34. PERDEBATAN ALOT
35
BAB 35. KEPUTUSAN FINAL PAPA
36
BAB 36. TERPAKSA MENGIZINKAN
37
BAB 37. WIN WIN SOLUTION
38
BAB 38. PERNIKAHAN
39
BAB 39. RASA YANG ANEH
40
BAB 40. MENDEBAT PAPA
41
BAB 41. MENDADAK CANGGUNG?
42
BAB 42. KANGEN KIARA
43
BAB 43. NAYA MENGAMUK
44
BAB 44. REAKSI SAMI
45
BAB 45. MENJEMPUT JIHAN
46
BAB 46. CHECK UP PERTAMA
47
BAB 47. CANGGUNGNYA JIHAN
48
BAB 48. AKHIRNYA JIHAN TERHANYUT
49
BAB 49. RENCANA HONEYMOON
50
BAB 50. BERTEMU MADU
51
BAB 51. NAYA BERTEMU SHAYNE
52
BAB 52. MEMINTA PENGERTIAN JIHAN
53
BAB 53. TAK PERCAYA LAGI
54
BAB 54. KECURIGAAN KIA
55
BAB 55. GODAAN NAKAL NAYA
56
BAB 56. HONEYMOON BERSAMA JIHAN
57
BAB 57. MEMASRAHKAN DIRI
58
BAB 58. RENCANA DINNER
59
BAB 59. SEPERTI LEMBAYUNG DI LANGIT BALI
60
BAB 60. KARENA MANJA
61
BAB 61. PEMBUKTIAN
62
BAB 62. DI BAWAH LANGIT BALI
63
BAB 63. RUMIT
64
BAB 64. TENTANG SHAYNE
65
BAB 65. MEETING PENTING
66
BAB 66. BERTEMU SHAYNE
67
bab 67. MEMINTA JIHAN PERGI
68
BAB 68. UNGKAPAN HATI SHAYNE
69
BAB 68. JANJI CINTA YANG TELAH TERBANTAHKAN
70
BAB 70. PUTUSAN FINAL SAMI
71
BAB 71. KEGILAAN NAYA
72
Bab 72. JIHAN MENGHILANG LAGI??
73
BAB 73. NAYA MENGGILA??
74
BAB 74. PENCARIAN JIHAN
75
BAB 75. USAHA SAMI
76
BAB 76. MENUNGGU NAYA
77
BAB 77. UNDANGAN DARI SEKOLAH KIARA
78
BAB 78. NAYA BERAKSI
79
BAB 79. MENEMUKAN JIHAN
80
BAB 80. SIDANG PERTAMA
81
BAB 81. INIKAH AKHIR CERITA KITA??
82
BAB 82. SEPAKAT BERPISAH NAMUN...
83
BAB 83. HAK ASUH KIA BAGAIMANA?
84
BAB 84. AKHIR CERITA KITA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!