20 : Hati yang Gelisah

Brandon hanya tidak mau Aini berada di posisi makin sulit. Pemuda itu benar-benar ingin melindungi Aini. Karena meski orang tuanya mungkin akan mengerti keadaannya, orang tuanya paham yang ia butuhkan hanya Aini, ada Lentera dan keluarganya yang bisa membuat Aini tidak baik-baik saja.

Bagi Brandon, posisi Aini sangat serba salah. Bukan hanya karena Aini sangat Brandon cintai dan kini Brandon pilih. Melainkan status sosial Aini yang bahkan masih berstatus sebagai ART mereka, sementara dalam waktu dekat, dalam hitungan hari, Brandon harus menikahi Lentera.

Kini bukan perkara jantan atau pun gentleman. Juga kejujuran dan kebaikan bersama. Sebab kini, yang Brandon upayakan hanyalah bagaimana agar Aini baik-baik saja. Karena bagi Brandon dan juga bagi yang mengetahui kisah mereka, Aini yang sangat ia cintai sudah teramat menderita hanya karenanya.

“Pasien atas nama Brandon!” panggil wanita yang berada di ruang informasi untuk ke tiga kalinya.

“Kali ini saja. Aku janji, nanti, saat semuanya sudah memungkinkan, ... aku akan meluruskan semuanya!” bisik Brandon sampai menempelkan bibirnya yang masih tertutup masker, ke telinga kanan Aini. Sampai detik ini, air matanya sangat berlinang. Sebab keputusannya mengorbankan semua yang ada, juga sangat melukainya. Tentunya, alasannya terluka karena ia harus melukai orang tuanya, keluarganya, dan juga Lentera sekeluarga.

Mendengar itu, Aini hanya bisa menangis meski tangisnya tanpa disertai suara. Brandon benar-benar akan tetap bersamanya. Pemuda itu akan melakukan segala cara untuk membahagiakannya, termasuk itu meninggalkan semua yang dimiliki, bahkan itu ... orang tua.

“Ya Allah ... semoga secepatnya kami bisa bersama-sama, dalam kedamaian sekaligus bahagia,” batin Aini hanya mampu melangitkan doa terbaik untuk mereka.

“Pah, coba dilihat, Pah. Jangan-jangan itu Brandon anak kita,” ucap ibu Chole sengaja membawa sang suami untuk mendekati tempat informasi. Ia berniat memastikan, terlebih sejauh ini, instingnya sebagai seorang mamah, nyaris tidak pernah salah.

“Brandon kita sedang menemani Lentera, Mah. Mereka ada di ruang rawat Lentera. Ayo, ayo ... duh, Mamah jangan mikir yang aneh-aneh deh. Andai pun ada apa-apa, kan ada Syam dan mafia lainnya yang bakalan jaga. Mereka akan selalu kasih kita semua kabar terbaru. Jangankan yang penting, yang sepele saja juga sampai mereka laporkan,” ucap pak Helios penuh sayang sambil mengelus punggung sang istri yang sampai ia rangkul.

“Iya, Brandon memang di ruang rawat Lentera, tapi kenapa rasanya ada yang aneh? Dan memang enggak biasanya begini. Rasanya seaneh ini,” batin ibu Chole sembari mengawasi sekitar. Ia juga sengaja melongok keberadaan punggung Brandon, tapi kali ini di sana sudah tidak ada apa-apa. Brandon dan Aini sudah pergi.

Sampai ketika ibu Chole bertemu Boy yang menyamar jadi Brandon, sikap Boy yang tak segan tersenyum lepas dan itu tentu ciri khas Boy, sudah langsung membuat ibu Chole gelisah. Ibu Chole refleks menoleh ke belakang bahkan balik badan. Ia menepis tatapan bertabur senyuman dari Boy. Ia lebih memilih menatap pintu ruang rawat Lentera, seolah ia bisa melihat keberadaan Brandon di luar sana.

Bersamaan dengan itu, hati ibu Chole seolah teriris pedih. Wanita becadar biru gelap itu sampai meringis, menahan kesakitan berarti dari dalam dadanya yang juga refleks ia tahan.

Boy benar-benar terbiasa dengan sifat hangat sekaligus kebiasannya. Ia lupa jika kini, dirinya sedang menjadi Brandon.

“Kamu kenapa?” tanya pak Helios sambil mengelus ragu kepala Boy. Ia menatap heran Boy yang menyalaminya dengan takzim dan sampai saat ini, masih menyalami tangan kanannya menggunakan kedua tangan.

Mendapat teguran tersebut, Boy yang masih bergaya seolah dirinya benar-benar terkena cacar jadi bingung.

“Memangnya, cacar bisa bikin yang mengalaminya, mengalami perubahan sikap drastis, ya?” pikir pak Helios.

“Eh, calon mertua durhakem ... ini calon mantu lagi sakit, kok malah mengheningkan cipta?” tegur pak Rayyan masih jaga jarak dari Boy, dan memilih duduk di sofa sebelah.

“Ada suara, tapi tidak ada penampakan. Sayang, kamu dengar juga, enggak? Apa perlu, kita adakan rukiyah masal biar hidup kita kembali tenang?” balas pak Helios sudah langsung merangkul punggung ibu Chole menggunakan tangan kirinya, berhubung tangan kanannya baru saja dilepaskan oleh Boy.

“Aduh, ... udah deh, jangan pada berantem. Sudah mau jadi besan, please move on. Malu sama cucu nanti,” rengek Lentera yang memang sudah jauh lebih sehat dari kemarin. Terlebih semalaman ditunggui Boy, sudah cukup membuatnya merasa tenang.

Ditegur begitu oleh Lentera, pak Helios dan pak Rayyan langsung celingukan sekaligus bungkam. Namun kemudian, para istri juga kompak memberi peringatan sambil berbisik-bisik.

“Namun omong-omong rukiyah, Pah Helios ... coba deh, lakukan itu ke Mas Brandon. Takutnya kayak pas masih SMA, ada yang sengaja gun*a-gun*a Mas Brand, hanya karena dia iri dan ternyata masih sahabat kami,” ucap Lentera.

Menyimak itu, tidak ada yang tidak cemas termasuk Boy. Ibu Chole dan juga ibu Elena refleks melangkah mendekati Boy. Hanya saja, pak Rayyan yang sangat posesif kepada istri, tak mengizinkannya. Takut ibu Elena tertular cacar. Meski karena ulahnya itu juga, pak Rayyan jadi mendapat siraman rohani dadakan dari sang istri.

“Untung kamu ingetin Papah kalau di masa lalu, memang pernah kejadian hal semacam itu, Ter!” ucap pak Helios yang mana saat SMA, Brandon memang sempat nyaris diguna*a-gun*a, dan saat itu ditolong oleh Ryuna yang memang sempat paham hal seperti itu, hanya karena Ryua sedang hamil Aqwa yang memang istimewa—baca novel : Saling Cinta Setelah Menikah.

“Nanti Papah rukiyah Brandon, terus Papah pindahin ke papah kamu biar dia nyaho, tahu rasa gimana tersiks*anya merasakan cacar!” balas pak Helios sambil melirik tajam pak Rayyan.

“Heh, besan durhakem. Hati-hati yah, kalau ngomong!” sergah pak Rayyan.

“Kenapa ...? Bukannya kamu punya banyak stok bedak buat nutupin segala bopengmu?” balas pak Helios santai tapi menusuk. Meski karenanya, kebersamaan di sana jadi makin kacau dan itu gara-gara denda*m masa lalu yang belum kelar—baca novel : Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam.

Kini, ibu Chole memang sengaja memeluk Boy. Tak peduli meski putranya itu sedang cacar. Ia melakukannya penuh sayang di hadapan semuanya. Hanya saja, hati dan pikirannya justru berkelana, mencoba mengejar apa yang ada di luar sana dan masih berkaitan dengan Brandon. Bukan semata perihal nama pasien di ruang informasi, tapi juga perubahan sikap sosok Brandon dalam dekapannya yang jadi manis. Padahal sejauh ini, Brandon sangat anti dipeluk apalagi selama sekarang.

Sementara itu di luar, akhirnya Brandon selesai mengurus pengobatannya. Menjalani infus semalaman membuat pemuda itu merasa jauh lebih baik. Brandon memutuskan untuk menjalani berobat jalan, agar ia bisa menjalani misinya dan Boy.

Kembali, Aini dan Anjar diboyong menggunakan mobil. Sampai detik ini Brandon yang menyetir. Dan kali ini, mereka benar-benar sampai pelabuhan. Mereka siap menyeberang. Anjar sudah langsung terpukau memandangi pemandangan yang disuguhkan tak lama setelah mereka keluar dari mobil.

Brandon yang awalnya hanya menggandeng Aini dan Anjar berangsur mendekap keduanya secara bersamaan. Kemudian, pemuda itu juga mengec*up dalam ubun-ubun keduanya, silih berganti. Di antara sepoi angin sambil memandangi birunya air laut yang dihiasi ombak tenang, Brandon optimis bisa membahagiakan kedua orang dalam dekapannya.

Terpopuler

Comments

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

dilema niii

2024-07-26

0

Ida Ulfiana

Ida Ulfiana

aduh brandon minggat kmna se

2024-07-10

0

nhenhe

nhenhe

uh.. Mas brand hebat euy calon suami yg baik dan calon kk ipar yg bertanggung jawab /Heart/

2023-12-07

4

lihat semua
Episodes
1 1 : Dulu Pacar, Tapi Sekarang Pembantu
2 2 : Sama, Tapi Berbeda
3 3 : Orang Benar-Benar Kaya dan Orang Mis—kin yang Terlilit Hutang
4 4 : Kekejaman Brandon Kepada Aini
5 5 : Mulai Berusaha Mencari Tahu
6 6 : Hati yang Menangis
7 7 : Brandon Jatuh Sakit
8 8 : Masih Menjaga Jarak
9 9 : Ancaman Dari Lentera
10 10 : Musuh Terbesar
11 11 : Emosi Brandon
12 12 : Memilih Ma—ti
13 13 : Kabar Kematian
14 14 : Waktu yang Jadi Berputar Lebih Cepat
15 15 : Tanggung Jawab
16 16 : Jangan Mencariku
17 17 : Menjadi Brandon
18 18 : Boy yang Mencintai Lentera
19 19 : Hampir Bertemu
20 20 : Hati yang Gelisah
21 21 : Kalimantan Barat
22 22 : Tiga Hari Berlalu
23 23 : Brandon Dan Boy
24 24 : Kebohongan yang Terungkap
25 25 : Desakan Dan Penyelidikan Ibu Chole
26 26 : Menolak Berpisah
27 27 : Sesakit Ini
28 28 : Permohonan Aini
29 29 : Kisah yang Terulang
30 30 : Keadaan yang Belum Baik-Baik Saja
31 31 : Kasih Sayang Tiada Batas
32 32 : Perpisahan yang Menyakitkan
33 33 : Hanya Karena Senyum
34 34 : Lentera : Aini Itu Siapa?
35 35 : Kehilangan Dan Memulai Lembaran Baru
36 36 : Mengharapkan Malam Pertama
37 37 : Kejujuran Boy
38 38 : Sampai Di Sini
39 39 : Kisah Kita Belum Usai.....
40 40 : Lebih Setia Dari Matahari Ke Bumi
41 41 : Merasa Sangat Bersalah
42 42 : Ayo Menikah Lagi!
43 43 : Deg-Degan
44 44 : Pesan WA
45 45 : Memohon Restu
46 46 : Berharap Ijab Kabul
47 47 : Malu, Gugup, Takut!
48 48 : Pernikahan Dan Restu
49 49 : Akhirnya!
50 50 : Merasa Sangat Bahagia!
51 51 : Istri Pemalu
52 52 : Manis Banget
53 53 : Mengabdi Kepada Suami
54 54 : Bapak Lebih Butuh Anak Bapak!
55 55 : Kakek Prasongko
56 56 : Bahagia Dan Merasa Sempurna
57 57 : Mirip Papah
58 58 : Rindu Papah
59 59 : Aini Hamil?
60 60 : Test Pack
61 61 : Memang Hamil
62 62 : Kedatangan Istrinya Kakek Prasongko
63 63 : Teguran?
64 64 : Mangga Muda
65 65 : Seperti Keluarga Bahagia
66 66 : Seperti Mimpi
67 67 : Ngidam dan Hamil?
68 68 : Beneran Hamil
69 69 : Sama-Sama Bahagia
70 70 : Waifi
71 71 : Menuju Sukses
72 72 : Benar-Benar Bangga!
73 73 : Dulu Pembantu, Sekarang Menantu
74 74 : Di Rumah Mertua
75 75 : Buah Bu-suk
76 76 : Jaka
77 77 : Nostalgia
78 78 : Karena Viral
79 79 : Karma
80 80 : Perasaan Canggung Yang Perlahan Cair
81 81 : Tak Akan Terlupakan
82 82 : Menjadi Orang Tua Baru
83 Tamat
84 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
85 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat
86 Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
87 Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
88 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
89 Novel Hyera : Menikahi Wanita Taruhan
90 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
91 Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
92 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 92 Episodes

1
1 : Dulu Pacar, Tapi Sekarang Pembantu
2
2 : Sama, Tapi Berbeda
3
3 : Orang Benar-Benar Kaya dan Orang Mis—kin yang Terlilit Hutang
4
4 : Kekejaman Brandon Kepada Aini
5
5 : Mulai Berusaha Mencari Tahu
6
6 : Hati yang Menangis
7
7 : Brandon Jatuh Sakit
8
8 : Masih Menjaga Jarak
9
9 : Ancaman Dari Lentera
10
10 : Musuh Terbesar
11
11 : Emosi Brandon
12
12 : Memilih Ma—ti
13
13 : Kabar Kematian
14
14 : Waktu yang Jadi Berputar Lebih Cepat
15
15 : Tanggung Jawab
16
16 : Jangan Mencariku
17
17 : Menjadi Brandon
18
18 : Boy yang Mencintai Lentera
19
19 : Hampir Bertemu
20
20 : Hati yang Gelisah
21
21 : Kalimantan Barat
22
22 : Tiga Hari Berlalu
23
23 : Brandon Dan Boy
24
24 : Kebohongan yang Terungkap
25
25 : Desakan Dan Penyelidikan Ibu Chole
26
26 : Menolak Berpisah
27
27 : Sesakit Ini
28
28 : Permohonan Aini
29
29 : Kisah yang Terulang
30
30 : Keadaan yang Belum Baik-Baik Saja
31
31 : Kasih Sayang Tiada Batas
32
32 : Perpisahan yang Menyakitkan
33
33 : Hanya Karena Senyum
34
34 : Lentera : Aini Itu Siapa?
35
35 : Kehilangan Dan Memulai Lembaran Baru
36
36 : Mengharapkan Malam Pertama
37
37 : Kejujuran Boy
38
38 : Sampai Di Sini
39
39 : Kisah Kita Belum Usai.....
40
40 : Lebih Setia Dari Matahari Ke Bumi
41
41 : Merasa Sangat Bersalah
42
42 : Ayo Menikah Lagi!
43
43 : Deg-Degan
44
44 : Pesan WA
45
45 : Memohon Restu
46
46 : Berharap Ijab Kabul
47
47 : Malu, Gugup, Takut!
48
48 : Pernikahan Dan Restu
49
49 : Akhirnya!
50
50 : Merasa Sangat Bahagia!
51
51 : Istri Pemalu
52
52 : Manis Banget
53
53 : Mengabdi Kepada Suami
54
54 : Bapak Lebih Butuh Anak Bapak!
55
55 : Kakek Prasongko
56
56 : Bahagia Dan Merasa Sempurna
57
57 : Mirip Papah
58
58 : Rindu Papah
59
59 : Aini Hamil?
60
60 : Test Pack
61
61 : Memang Hamil
62
62 : Kedatangan Istrinya Kakek Prasongko
63
63 : Teguran?
64
64 : Mangga Muda
65
65 : Seperti Keluarga Bahagia
66
66 : Seperti Mimpi
67
67 : Ngidam dan Hamil?
68
68 : Beneran Hamil
69
69 : Sama-Sama Bahagia
70
70 : Waifi
71
71 : Menuju Sukses
72
72 : Benar-Benar Bangga!
73
73 : Dulu Pembantu, Sekarang Menantu
74
74 : Di Rumah Mertua
75
75 : Buah Bu-suk
76
76 : Jaka
77
77 : Nostalgia
78
78 : Karena Viral
79
79 : Karma
80
80 : Perasaan Canggung Yang Perlahan Cair
81
81 : Tak Akan Terlupakan
82
82 : Menjadi Orang Tua Baru
83
Tamat
84
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
85
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat
86
Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
87
Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
88
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
89
Novel Hyera : Menikahi Wanita Taruhan
90
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
91
Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
92
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!