"Aku tidak takut kalian mencari dan mencoba membunuhku. Namun yang ku takutkan, kalian menggunakan orang terdekatku untuk mengancamku. Ini tidak bisa dibiarkan. Untuk menghindari semua ini, bahkan seekor lalat peliharaan, tidak akan kubiarkan hidup."
Tempat yang dituju Lin Feng adalah apartemennya. Sebelum itu, ia memastikan tidak ada yang mengintainya lagi. Mengandalkan pupil ganda yang dapat melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat mata normal.
Pupil ganda merupakan sebuah pupil tambahan di dalam mata Lin Feng. Itu sudah ada sejak kelahirannya dikehidupan sebelumnya. Tidak disangka, setelah masuk ke dalam tubuh lainnya, ia masih memilikinya. Meski belum sehebat dikehidupan sebelumnya.
"Aku ingin lihat, kemampuan pupil ganda, apakah sudah meningkat? Rasanya sudah lama tidak menggunakan sampai jarak sejauh ini. Ini hanya bisa sampai satu kilometer. Semoga mereka tidak memiliki teropong jarak jauh untuk mengawasiku."
Untuk saat ini, pergi dengan hasil yang memuaskan. Lin Feng langsung melompati gedung tinggi. Ia tidak takut ada yang mengejarnya karena jarang di dunia modern yang dapat melakukannya. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan masih ada orang yang memiliki kultivasi lebih tinggi darinya.
Akhirnya Lin Feng sampai di atap apartemen. Lalu turun lewat tangga dan sampai ke lift. Kembali ke apartemennya dengan membawa sekarung bahan obat. Dengan bahan-bahan tersebut, ia akan dapat membuat beberapa obat.
Karena berada di dunia modern, jarang ada tungku untuk membuat pil. Namun ada kompor dan wajan yang dapat digunakan. Meski hasilnya tidak sebaik jika menggunakan tungku. Namun itu sudah cukup untuk menghilangkan racun sepenuhnya.
Lin Feng membuat obat cair/ ramuan herbal dengan memblender lalu dimasukan ke dalam panci. Ia juga perlu mengalirkan energi qi untuk menyesuaikannya. Demi membuat obat cair pertamanya di dunia modern. Setelah memasak obat selama satu jam, ia sudah mendapatkan satu gelas ramuan. Selanjutnya ia meminum selagi masih panas.
"Setelah meminum ini, perlu mengeluarkan racun yang tersisa." Lin Feng membuka jendela dapur lalu duduk bersila di lantai.
Menghilangkan racun sepenuhnya membutuhkan waktu lebih lama daripada mengeluarkan racun saat di toko obat. Namun hanya dengan menggunakan obat tersebut, barulah racun sepenuhnya lenyap. Selanjutnya ia menggunakan aliran spiritual dan menghirup udara dari luar apartemen.
Udara di sekitar gedung apartemen tidak terlalu bagus. Banyak pencemaran lingkungan yang membuat energi qi sangat tipis. Bahkan yang lebih dominan adalah energi negatif. Yang dimana berasal dari limbah industri dan pencemaran lingkungan. Itu tidak cocok untuk pelatihan yang dilakukan praktisi.
Meski energi sangat sedikit, setidaknya dapat digunakan untuk menerobos ke level yang lebih tinggi. Sebelumnya ia hanya berada ditingkat Kultivasi Dasar. Kini ia menerobos sampai Kultivasi Menengah tahap ke tiga.
Setiap tingkat kultivasi, harus melewati lima tahap. Setiap tahapnya meliputi tahap pertama, ke-dua sampai ke-lima. Seorang praktisi biasa, memerlukan waktu satu bulan untuk mencapai tahap pertama. Sedangkan Lin Feng sudah memiliki banyak pengalaman dan menggunakan obat untuk menerobos.
'Kultivasi Menengah tahap ketiga. Selanjutnya butuh lebih banyak tanaman herbal untuk menerobos dua tahap lagi. Kemudian menjadi Kultivasi Atas. Setelah menerobos lima tahap lagi, maka sudah mencapai Master Bela Diri. Setelahnya baru mencapai Master Sejati ....'
Halangan dalam berkultivasi pasti akan selalu ada. Untuk saat ini, ia tidak perlu khawatir pada musuh yang datang. Dengan tingkat kultivasi yang sekarang, tidak peduli apa, pasti ia akan menghadapinya dengan sekuat tenaga.
Selama belum mencapai Master Sejati, ia masih dapat bersembunyi dari kultivator yang kuat. Karena masih belum muncul momentum penerobosan atau kebocoran kultivasi. Apalagi di dunia modern, sangat sulit untuk meningkatkan kultivasi.
Setidaknya praktisi biasa membutuhkan waktu lebih dari lima puluh tahun untuk mencapai Master Sejati. Namun Lin Feng yakin, dapat melakukannya kurang dari lima tahun.
'Karena sudah menerobos, lebih baik memanfaatkan kesempatan untuk membuat sesuatu yang berguna. Baiklah, kurasa perlu sesuatu untuk membantu istri tercintaku.'
Lin Feng kembali membuat beberapa obat. Ia tidak perlu lagi memblender bahan-bahan obat tersebut. Karena racun di dalam tubuhnya sepenuhnya hilang, juga kultivasinya meningkat, ia dapat membuat sesuatu yang lebih berguna.
Tanpa tungku obat, Lin Feng berniat membuat pil. Menggunakan energi spiritual dan memilah beberapa bahan obat-obatan. Setelahnya, memasukan bahan ke dalam wajan dan menghidupkan kompor.
Lin Feng mengatur suhu kompor agar menyala lebih besar lagi. Ia menggunakan kekuatan spiritual untuk memperbesar nyala api dan menambah suhunya. Dengan begitu, akan lebih cepat menghilangkan bahan tidak berguna dalam tanaman tersebut. Selanjutnya ia mulai membentuk pil yang membara dalam wajan.
'Akhirnya berhasil membuat pil-pil ini. Tidak sia-sia datang ke toko obat itu. Sebenarnya masih membutuhkan bahan lain. Namun bisa diatasi dengan pengganti yang mengurangi keefektifan obat. Tapi tidak terlalu penting.'
Setelah mendapatkan beberapa butir pil obat, Lin Feng segera menyimpannya. Ia juga memakan satu pil untuk mengetahui efektivitas obat tersebut. Setelah itu, ia langsung masuk ke dalam kamar mandi.
Air mandi yang digunakan oleh Lin Feng menjadi sangat keruh dan berwarna hitam. Itu adalah efektivitas obat yang dibuat oleh Lin Feng. Itu disebut dengan pil peremajaan.
Meskipun diberi nama sebagai pil peremajaan, tidak bisa membuat orang langsung menjadi lebih muda. Karena bahan yang digunakan tidak efektif. Namun cukup berguna untuk membuang sel-sel kulit mati dan menghilangkan sisa residu di dalam tubuh. Juga dapat mengurangi penuaan, flek hitam dan kerutan.
Pil peremajaan sangat berharga di zaman dahulu. Lin Feng bahkan bisa saja menukarnya dengan sebuah mobil untuk satu butirnya. Saat ini pun tidak ada orang yang dapat membuat pil dengan keefektifan seperti yang dibuat Lin Feng.
Selain membuat pil peremajaan, Lin Feng juga berhasil membuat beberapa pil obat yang akan berguna nanti. Tak terasa ia sudah meninggalkan rumah istrinya selama empat jam. Hari sudah menjelang malam. Ia juga belum sempat menukar cek yang diberikan Nanggong Chai. Ia akan menukarnya saat diperlukan. Namun juga harus waspada terhadapnya.
Setelah mandi dan ganti pakaian, Lin Feng bergegas meninggalkan apartemen. Meninggalkan sisa bahan obat untuk digunakan dilain kesempatan. Ia pergi dengan cara yang sama dengan sebelumnya. Lalu turun di tempat yang tidak diketahui orang. Tentu saja ia tidak lupa menggunakan pupil ganda untuk melihat keadaan.
'Ini sangat merepotkan. Namun harus memasang kewaspadaan demi melindungi diri. Tidak perlu khawatir jika tidak ada yang mengikuti. Baiklah, istriku. Aku segera pulang dan mari kita mulai menjadi suami-istri yang sebenarnya.'
Tibalah Lin Feng di depan rumah Alysa. Menekan bel dan menunggu ada yang membukakan pintu untuknya. Tak berselang lama, Hanna menghampiri Lin Feng untuk membuka gerbang rumah. Wanita itu melihat tampilan Lin Feng pun kaget. Karena dalam beberapa jam saja, Lin Feng tampak berbeda.
"A-apa ini? Mengapa kau tampak berbeda dari tadi siang? Siapa kamu sebenarnya?" tanya Hanna dengan ekspresi tak terduga. Ia hampir menelan nyamuk dengan mulut terbukanya.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 122 Episodes
Comments
ciru
cakepp
2023-11-27
0
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😛😀💪👍🙏
2023-11-17
1
Hades Riyadi
Setelah sehat dan meminum Pil Keremajaan otomatis kulit dan wajahnya Lin-Feng lebih bersinar dan lebih tampan tentunya, sehingga Hana pun jadi pangling melihatnya...😛😀💪👍👍👍
2023-11-17
2