Perubahan

Memasak adalah rutinitas yang sudah lama tidak dilakukan oleh Alysa. Ia terbiasa makan masakan asisten rumah tangga. Atau makan di restoran atau warung makan.

Kalau bisa, ingin rasanya ia memasak untuk putrinya setiap hari. Namun bayangan harapan itu belum tentu bisa terealisasikan. Mungkin ada waktu di mana bisa melakukannya. Meski tidak tahu kapan.

"Akhirnya selesai memasaknya. Mengapa Lin Feng belum keluar dari kamar?" Alysa yang selesai menyiapkan semuanya, melepas celemeknya.

Kaos yang ia kenakan tidak bisa menutupi lekuk tubuhnya. Tidak heran, sepasang tonjolan kecil itu membuat segalanya berantakan. Dan ada lagi yang bergoyang saat ia berlari.

"Ah, apakah ini sudah kendur? Apa Lin Feng akan menyukainya?" Alysa memegang dadanya. Ia merasa tubuhnya tidak menarik bagi lawan jenis. Terutama bagi Lin Feng. 'Eh, tidak-tidak. Kenapa pikiranku ini? Aduh, sadarlah Alysa. Kamu sudah pernah melahirkan dan tentu tidak akan kembali menjadi gadis lagi.'

Entah apa yang ada di pikiran Alysa. Dirinya sendiri pun tidak tahu mengapa. Yang pasti, sebagai seorang wanita yang sudah menikah dan sudah pernah melahirkan, ia anggap dirinya tidak menarik perhatian lawan jenis. Apalagi ia tidak sempat merawat tubuhnya sendiri.

Lin Feng keluar dari kamar dengan penampilan santai. Kaos dan celana yang serasi dengan yang dikenakan Alysa. Melihat makanan di atas meja, menggugah selera makannya. Ia duduk di kursi dan melihat wanita di depannya menutupi dadanya.

"Apa yang kamu lihat? Makanan sudah ada di depan. Jangan melihat yang lain. Tidak ada yang menarik untuk dilihat," lirih Alysa. Ia malu dan ingin rasanya pergi saja.

"Eh, kalau begitu, mari kita makan bersama. Ini hari yang bahagia, dapat menikmati masakan istri tercinta," ungkap Lin Feng. Tersenyum simpul dan tatapannya menuju ke arah yang seharusnya.

"Siapa istri tercintamu? Jangan mesum di depanku. Aku sudah pernah melahirkan dan tidak pernah merawat diriku. Jangan macam-macam denganku!" ancam Alysa. Wajahnya memerah dan menundukkan tubuhnya lebih rendah. Berusaha menyembunyikannya.

Lin Feng mengambil piring dan menyendok nasi. Lalu mengambil lauk dan meletakannya di depan istrinya. "Ini, kamu makanlah dulu. Aku akan ambil lagi. Kamu sudah lelah dan butuh lebih banyak energi."

Tak ada kata-kata yang bisa diucap Alysa. Tubuhnya tak bergerak dan masih menunjukan ketidakpercayaan diri. Sadar diri, tidak mungkin pria di depannya tertarik padanya. Padahal seharusnya ia tidak berpikiran terlalu banyak.

Dalam keheningan, keduanya menikmati makanan yang tersaji. Beberapa kali saling menatap dan kembali mengarahkan pandangan ke makanan di depan.

"Ah, malam ini kamu tidur di kamar utama. Kamu boleh mengunci pintunya jika tidak percaya padaku. Aku sarankan, buka saja semua pakaianmu. Tidak ada yang mengintipmu tidur."

'Apa yang dia katakan? Mengapa menyuruhku melepas semua pakaian saat tidur? Ah, orang ini, apa mau cari kesempatan atau apa? Tentu saja dia punya kunci cadangan jika ingin masuk kamar, sangat mudah.'

Wanita itu tak membalas ucapan Lin Feng. Karena merasa sifat pria di depannya sedikit berbeda tapi mengatakan hal-hal yang tabu. Tidak tahu rencana apa yang dimiliki oleh Lin Feng, ia tidak bisa percaya begitu saja.

"Ah, masakan istri memang paling nikmat. Aku ingin setiap hari makan seperti ini ke depannya. Tapi aku tidak akan memaksa kehendakmu. Suatu hari nanti, aku akan menghasilkan banyak uang dan memberikah kehidupan yang baik untuk istri dan anak-anak."

"Iya, sebaiknya kamu memang harus memiliki pikiran terbuka. Tapi siapa yang ingin memasakkan setiap hari untukmu? Siapa yang akan diberikan kehidupan yang baik? Kalau kamu menghasilkan banyak uang, sudah cukup membuatku senang. Setidaknya untuk dirimu sendiri."

"Lupakan. Sepertinya aku masih belum pantas berdiri di sampingmu. Hanya tindakan nyata yang akan membuktikan semuanya. Maaf, hari ini emosiku sedang tidak baik. Racun di dalam tubuh tidak bisa dihilangkan begitu saja. Perlu banyak waktu dan kesempatan menantiku. Aku akan membersihkan kamar satunya. Kamu tidurlah lebih cepat."

Lin Feng berdiri, meninggalkan meja makan. Berjalan menuju kamar satunya. Di apartemen itu, ada satu kamar utama yang di dalamnya ada pakaian Lin Feng. Ada dua kamar tamu yang jarang dibersihkan. Juga satu kamar asisten rumah tangga yang tidak pernah dilihat.

Awalnya Alysa datang ke apartemen Lin Feng hanya ingin mencari ketenangan. Di mana tidak ada orang yang membuatnya emosi dengan perkataannya. Tidak disangka, kedatangannya kali ini sungguh mengejutkan.

Bukan hanya berubah sifat, Lin Feng juga terlihat lebih tampan dari sebelumnya. Hanya saja ia tidak bisa mengatakan langsung di depannya. Namun karena perubahan ayah dari anaknya itu, sudah membuatnya lebih baik.

"Adakalanya manusia akan berubah. Meski tidak tahu apa yang menyebabkan itu semua. Apa kamu sudah menemukan wanita yang baik? Yang bisa merubahmu menjadi seperti ini? Atau apa yang terjadi denganmu, Lin Feng?"

Pertanyaan demi pertanyaan yang dikatakan Alysa tidak didengar oleh orang yang dimaksud. Tanda tanya besar menjadi pokok utama, mengapa ada hal seperti itu. Yang mendasari hati manusia dan pikiran, mendewasakannya menjadi hidup lebih baik.

"Perubahan akan mengubah arus hidupmu. Rahasia atau misteri apa, pasti akan terjawab suatu hari nanti. Aku menantikan apa yang akan kamu lakukan," ungkap Alysa. Ia berdiri dan membereskan piring untuk dicuci.

Tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi. Perubahan Lin Feng membuahkan hasil yang baik. Alysa juga perlu perubahan dalam dirinya. Harus menjadi lebih kuat untuk menghadapi segalanya. Ia harus bersikap lebih dewasa dan menyelesaikan masalah di perusahaan dan keluarganya.

Hari ini melarikan diri, besok hadapi semua dengan kekuatan yang baru. Dengan semangat dan etos kerja tinggi. Banyak yang perlu dibenahi dan telaah. Membuat keputusan yang baik dan tidak menimbulkan celah bagi musuh-musuhnya.

Selesai membereskan pekerjaan, ia mengambil tas yang ada di atas meja. Sudah ada ratusan notifikasi pada ponselnya. Ia tidak langsung membalas semua pesan dan panggilan. Ia membaca pesan yang dikirimkan oleh asisten yang bertugas merawat putrinya.

"Hanna mengirimkan foto Yu'er. Ah, cantiknya anak mama. Maafkan mama, sayang. Mama pasti akan segera menyelesaikan masalah ini dan tidak lama lagi kita akan memiliki waktu bersama selamanya," lirih Alysa. Menatap layar ponsel yang memperlihatkan seorang gadis mungil.

Gadis mungil itu terlihat sedang makan dengan raut wajah senang. Namun tidak bisa menutupi semua yang diderita anak sekecil itu. Kasih sayang yang diberikan oleh Alysa masih kurang.

"Aku akan membawa papamu pulang, Nak. Tunggu mama di rumah baik-baik. Besok kita akan jalan-jalan ke tempat yang kamu mau." Tak terasa air matanya kembali menetes. Sambil mengetik pesan pada Hanna untuk mempersiapkan semuanya.

Setelah mengirimkan pesan pada Hanna, selanjutnya ia masuk ke kamar. Merebahkan badannya di atas ranjang yang nyaman. Aroma bunga yang membuat rileks, membuatnya terlena.

"Hemm, alangkah baiknya jika bisa beristirahat dengan nyaman seperti ini. Ah, apa aku harus membuka semua pakaian ini?"

***

Terpopuler

Comments

ciru

ciru

cakeep. kalau buka pakaian ntar masuk angin lho

2023-11-26

1

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Lanjutkan Thor 😛😀💪👍🙏

2023-11-16

2

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Hayooo.... laaahh... undang suamimu masuk untuk membantu membuka pakaianmu... sayaang...😛😀💪👍👍👍

2023-11-16

4

lihat semua
Episodes
1 Kematian Dewa Obat
2 Bangkit Dari Kematian
3 Kejamnya Dunia
4 Sebuah Pijatan Lembut
5 Keinginan Egois
6 Perubahan
7 Kebusukkan Keluarga
8 Orang Kepercayaan
9 Si Kecil Posesif
10 Serangan Jantung
11 Racun Menyebar
12 Identitas Rahasia
13 Perawatan Terbaik
14 Tekanan Batin
15 Wanita Paling Berharga
16 Pengobatan Alternatif
17 Hanya Orang Berobat
18 Biaya Pengobatan
19 Ketidak Percayaan
20 Pil Peremajaan
21 Nyamuk
22 Memberikan Pil
23 Membunuh Lima Kecoak
24 Tamparan Untuk Hanna
25 Ego Dua Wanita Dewasa
26 Bubuk Diare
27 Membalikkan Keadaan
28 Habiskan Ratusan Juta
29 Penghianatan
30 Membalaskan Dendam
31 Aura Pembunuh
32 Menahan Emosi
33 Kambing Hitam
34 Dewa Penyelamat
35 Dendam Dua Kehidupan
36 Makan Malam
37 Penyesalan
38 Wanita Dari Kehidupan Sebelumnya
39 Kebenaran Ambigu
40 Pantangan Pengobatan
41 Serangan Pembunuh
42 Awal Dari Bencana
43 Kerjasama
44 Bunuh Tanpa Tebang Pilih
45 Cincin Serigala
46 Tak Dikenal Tak Diajak
47 Kontak Wanita Lain
48 Mengejar Lin Feng
49 Pertarungan Kultivator Kuat
50 Pegar Menantikan Rajawali
51 Tujuan Hidup
52 Paginya Sebuah Keluarga
53 Sepasang Ayah Dan Anak
54 Rumah Klasik Mewah
55 Tungku Kaisar Yan
56 Alkemis
57 Wanita Pencemburu
58 Keluarga Kecil Bahagia
59 Berfoya-foya
60 Membayar Hutang
61 Nyonya Lin Menggemaskan
62 Hal Mengesalkan
63 Pemuda Sombong
64 Wanita Incaran
65 Istri Posesif
66 Kedatangan Musuh Bersenjata
67 Serangan Tersembunyi
68 Pembunuh Dibunuh
69 Ucapan Terima Kasih Qin Hai
70 Memegang Erat
71 Kebahagiaan Kecil
72 Darah (18+)
73 Lien Grup
74 Jeweran Telinga
75 Dewa Obat Dan Pelayan
76 Dewa Obat Dan Pelayan 2
77 Cincin Pernikahan
78 Anak Yang Mengganggu
79 Paviliun Changshi
80 Patung Feniks Kayu Yin
81 Lelang Pil Peremajaan
82 Cincin Serigala
83 Hei Jianghuang
84 Tekanan Mengerikan
85 Pertaruhan Hidup Dan Mati
86 Bombardir Senjata Modern
87 Kebenaran Untuk Hanna
88 Pertemuan Hanna Dan Alysa
89 Tembok Baja
90 Ketakutan Alysa
91 Kabur Dari Markas Serigala Hitam
92 Alysa Hamil?
93 Pil Penguat Kandungan
94 Saling Cerita
95 Rumah Besar
96 Pekerja Baru
97 Penguntit
98 Mengatasi Penguntit
99 Menggendong
100 Undangan Nanggong Muwan
101 Kemarahan Lin Feng
102 Menggunakan Kertas Mantra
103 Penempaan Tubuh
104 Ikut Ke Perusahaan
105 Pergerakan Keluarga Lien
106 Istri Yang Dimanja
107 Perasaan Terpendam Alysa
108 Bertindak Kejam
109 Menyerang Mental Lin Mian
110 Pembalasan Dendam
111 Aura Negatif
112 Mata Formasi
113 Kultivasi Alysa
114 Kedatangan Kultivator Janin Suci
115 Formasi Balok
116 Terluka Lagi
117 Gunung Hanshan
118 Dantian Kedua
119 Alih Perusahaan
120 Undangan Pesta
121 Lamaran Yang Salah
122 Pesta Yang Hancur
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Kematian Dewa Obat
2
Bangkit Dari Kematian
3
Kejamnya Dunia
4
Sebuah Pijatan Lembut
5
Keinginan Egois
6
Perubahan
7
Kebusukkan Keluarga
8
Orang Kepercayaan
9
Si Kecil Posesif
10
Serangan Jantung
11
Racun Menyebar
12
Identitas Rahasia
13
Perawatan Terbaik
14
Tekanan Batin
15
Wanita Paling Berharga
16
Pengobatan Alternatif
17
Hanya Orang Berobat
18
Biaya Pengobatan
19
Ketidak Percayaan
20
Pil Peremajaan
21
Nyamuk
22
Memberikan Pil
23
Membunuh Lima Kecoak
24
Tamparan Untuk Hanna
25
Ego Dua Wanita Dewasa
26
Bubuk Diare
27
Membalikkan Keadaan
28
Habiskan Ratusan Juta
29
Penghianatan
30
Membalaskan Dendam
31
Aura Pembunuh
32
Menahan Emosi
33
Kambing Hitam
34
Dewa Penyelamat
35
Dendam Dua Kehidupan
36
Makan Malam
37
Penyesalan
38
Wanita Dari Kehidupan Sebelumnya
39
Kebenaran Ambigu
40
Pantangan Pengobatan
41
Serangan Pembunuh
42
Awal Dari Bencana
43
Kerjasama
44
Bunuh Tanpa Tebang Pilih
45
Cincin Serigala
46
Tak Dikenal Tak Diajak
47
Kontak Wanita Lain
48
Mengejar Lin Feng
49
Pertarungan Kultivator Kuat
50
Pegar Menantikan Rajawali
51
Tujuan Hidup
52
Paginya Sebuah Keluarga
53
Sepasang Ayah Dan Anak
54
Rumah Klasik Mewah
55
Tungku Kaisar Yan
56
Alkemis
57
Wanita Pencemburu
58
Keluarga Kecil Bahagia
59
Berfoya-foya
60
Membayar Hutang
61
Nyonya Lin Menggemaskan
62
Hal Mengesalkan
63
Pemuda Sombong
64
Wanita Incaran
65
Istri Posesif
66
Kedatangan Musuh Bersenjata
67
Serangan Tersembunyi
68
Pembunuh Dibunuh
69
Ucapan Terima Kasih Qin Hai
70
Memegang Erat
71
Kebahagiaan Kecil
72
Darah (18+)
73
Lien Grup
74
Jeweran Telinga
75
Dewa Obat Dan Pelayan
76
Dewa Obat Dan Pelayan 2
77
Cincin Pernikahan
78
Anak Yang Mengganggu
79
Paviliun Changshi
80
Patung Feniks Kayu Yin
81
Lelang Pil Peremajaan
82
Cincin Serigala
83
Hei Jianghuang
84
Tekanan Mengerikan
85
Pertaruhan Hidup Dan Mati
86
Bombardir Senjata Modern
87
Kebenaran Untuk Hanna
88
Pertemuan Hanna Dan Alysa
89
Tembok Baja
90
Ketakutan Alysa
91
Kabur Dari Markas Serigala Hitam
92
Alysa Hamil?
93
Pil Penguat Kandungan
94
Saling Cerita
95
Rumah Besar
96
Pekerja Baru
97
Penguntit
98
Mengatasi Penguntit
99
Menggendong
100
Undangan Nanggong Muwan
101
Kemarahan Lin Feng
102
Menggunakan Kertas Mantra
103
Penempaan Tubuh
104
Ikut Ke Perusahaan
105
Pergerakan Keluarga Lien
106
Istri Yang Dimanja
107
Perasaan Terpendam Alysa
108
Bertindak Kejam
109
Menyerang Mental Lin Mian
110
Pembalasan Dendam
111
Aura Negatif
112
Mata Formasi
113
Kultivasi Alysa
114
Kedatangan Kultivator Janin Suci
115
Formasi Balok
116
Terluka Lagi
117
Gunung Hanshan
118
Dantian Kedua
119
Alih Perusahaan
120
Undangan Pesta
121
Lamaran Yang Salah
122
Pesta Yang Hancur

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!