Perawatan Terbaik

Qin Hai mencoba duduk setelah kedatangan cucunya. Ia dibantu oleh sang cucu yang baru datang. Rasa sakit sudah banyak berkurang. Hidupnya pun tidak dalam bahaya lagi.

"Apa kamu sudah menemukan orang itu?" Qin Hai bertanya pada Qin Nanran. Berharap penyelamatnya bisa ditemukan. Karena ini terkait dengan nyawa.

Meski hanya mendapatkan bantuan kecil, tapi bantuan itu yang menentukan hidup dan matinya. Jika tidak mendapatkan bantuan sebelum ambulan datang, sudah dipastikan nyawanya telah melayang.

Qin Nanran menggelengkan kepala tanda tidak menemukannya. Namun ia masih memiliki kesempatan di masa depan. Ia sudah mendapatkan beberapa foto yang akan membantunya menyelidiki siapa orang itu.

"Aihh ... sudahlah. Jika dia tidak ada, mungkin nyawaku sudah melayang sekarang. Nyawaku sekarang sudah tertolong. Tapi tidak bisa menemukannya."

Tidak ada tanggapan dari Qin Nanran. Wanita itu sudah tahu apa yang harus dilakukan. Ia juga menyesal karena membiarkan mereka keluar tanpa pengawalan. Selain itu, mereka juga memiliki musuh yang mengintai dalam gelap.

Orang yang ada hubungannya dengan peristiwa barusan. Merupakan seorang yang memiliki kekuatan tinggi dan memegang banyak orang di sisinya.

Bukan sekali dua kali mereka mengalami kejadian naas tersebut. Jika tidak waspada, mereka sudah hampir mati sebelumnya. Beberapa kali pernah hampir mati tertabrak truk dan dilarikan ke rumah sakit.

Untuk menemukan orang yang menyelamatkan kakeknya, Qin Nanran harus berhati-hati. Ia tidak boleh mengekspos orang tersebut dan membuatnya terseret dalam masalah keluarganya. Demi keamanan pun, Lin Feng tidak boleh sampai ketahuan sebelum ditemukan oleh orang-orangnya.

Tidak ada rencana untuk memberitahu pria tua itu sebelum semuanya jelas. Orang tak dikenal itu juga tidak sederhana. Karena tanpa diperiksa sebelumya, sudah tahu penyakit yang diderita. Maka kemungkinan penyelamat itu tahu sesuatu.

'Kakek. Aku tidak bisa memberitahumu saat ini. Biarkan kuselidiki orang itu dengan caraku. Kakek tidak perlu banyak berpikir.'

"Apa yang sedang kamu pikirkan? Apa kamu punya petunjuk tentang penyelamat itu? Kalau ada, beritahu pada kakekmu ini. Biar kakek yang akan mencari orang itu, uhukk!"

Pria lanjut usia itu bersikeras untuk menemukan penyelamatnya. Tidak peduli harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli informasi. Atau ia akan mengirim anggotanya untuk turut serta dalam pencarian. Sayangnya ia juga tidak ingat dengan jelas orang yang telah menyelamatkan dirinya.

Melihat kakeknya yang mulai mencurigainya, Qin Nanran tidak bisa hanya diam saja. Sebelumnya tidak banyak berpikir tentang penyelamat itu. Namun saat ini pikirannya dipenuhi dengan rasa waspada. Ia menyembunyikan foto dan video Lin Feng di ponselnya. Tidak ingin pria tua itu tahu apa yang disembunyikan.

"Hem, kakek. Mungkin ini tidak sesederhana itu. Coba kakek pikir, mengapa orang itu langsung tahu kalau kakek terkena penyakit jantung? Mungkin dia memiliki rencana tersembunyi untuk dekat dengan kita."

Satu-satunya alasan yang terpikir oleh Qin Nanran adalah hal demikian. Meski hanya spekulasinya sendiri. Namun kecurigaan pada sang penolong semakin kuat karena dapat menyelesaikan masalah dengan cepat. Namun jika niat orang itu ingin dekat dengan keluarganya, mengapa dia langsung pergi? Itu sudah menjadi sesuatu yang belum terpikir oleh wanita itu.

"Kamu jangan berpikir sempit seperti itu. Bagaimanapun juga, dia adalah penyelamatku. Kalau begitu, coba kau temukan orangnya terlebih dahulu. Masalah ini, biarkan kakekmu bertanya langsung. Kuyakin kamu sudah memiliki petunjuk, bukan?"

Sejak sadar dari serangan jantung, Qin Hai merasa tubuhnya lebih sehat dari sebelumnya. Ia juga tidak banyak berpikir sebelum akhirnya dokter mengatakan sesuatu. Dokter pun sulit untuk menjelaskan bagaimana bisa seperti itu.

'Ilmu medis pemuda itu tidak biasa. Bagaimana mungkin melepaskan begitu saja? Tanpa peralatan medis tanpa obat, dia telah menolongku. Sebenarnya rahasia apa yang ada pada dirinya?'

Qin Hai pun tidak bisa mengatakan pendapatnya pada sang cucu. Ia juga tidak berani berspekulasi berlebihan. Namun ia merasa penasaran dengan teknik pengobatan yang tidak biasa.

***

Setelah meninggalkan taman bermain, Lin Feng sepenuhnya dirawat oleh istrinya. Alysa tidak bisa membiarkan orang yang membuat putrinya bahagia mengalami sakit yang berlanjut.

Tanpa sadar, Alysa memeluk Lin Feng selama berada di dalam mobil. Sementara Lin Yu'er hanya bisa bengong dan memilih untuk duduk di depan bersama Hanna.

Hanna yang merasa kesal karena kehadiran Lin Feng pun hanya bisa menyetir dengan gusar. Hatinya dipenuhi dengan rasa tidak suka pada pria yang meninggalkan istri dan putrinya. Juga menjadi beban bagi wanita.

'Kenapa kedua orang itu tidak terlihat ada masalah? Kenapa nona juga tidak bisa membenci pria bren-gsek itu? Huh, sungguh menyedihkan.'

Hanna tidak bisa terang-terangan mengatai Lin Feng. Tapi ia masih belum terbiasa dengan kehadiran pria itu di sisi Alysa. Mau melawan pun tidak mampu melakukannya. Satu-satunya cara sekarang adalah memanfaatkan waktu. Ia bisa membuktikan betapa tidak bergunanya Lin Feng disaat kritis.

'Pria lemah tetap pria lemah. Hanya pergi bermain saja sudah sakit seperti itu. Tapi bagaimana bisa, pria lemah ini bisa membuat nona sampai hamil? Huh, nona juga sangat bodoh.'

"Bibi Hanna, apa bibi memikirkan sesuatu?" tanya Lin Yu'er. Gadis kecil itu meski belum tahu banyak masalah orang dewasa, ia bisa melihat aura aneh dari Hanna.

"Oh, nona kecil bilang apa? Bibi sedang fokus menyetir. Nanti kita bermain di rumah, yah." Hanna menjawab ucapan Lin Yu'er dengan hati-hati. Tidak ingin membuat nona mudanya merasa khawatir.

"Kenapa badanmu panas sekali? Sebenarnya apa yang salah denganmu? Lebih baik kita ke rumah sakit, yah?" tawar Alysa khawatir.

Sejak Lin Feng mengalami demam yang tinggi, tidak terpikirkan oleh Alysa untuk meninggalkannya. Ia adalah wanita biasa yang berharap hidup sederhana. Bukan wanita baik-baik tapi tidak pula menjadi wanita jahat.

Selama hidupnya, Alysa sudah cukup merasakan penderitaan. Ia tidak ingin apa yang ia alami akan imbas ke putrinya. Putrinya menginginkan sosok kedua orang tua. Ia juga berharap bisa memberikan kasih sayang. Namun ia tidak bisa melakukan seorang diri.

Cara terbaik adalah merawat Lin Feng yang terbaik. Jika tidak mau ke rumah sakit, maka bisa memanggil dokter untuk memeriksa. Dilihat bagaimanapun juga, Lin Feng sangat menyayangi putrinya. Maka ia juga tidak berpikir untuk meninggalkannya.

"Kamu harus sembuh. Jika tidak mau ke rumah sakit. Aku akan merawatmu begitu sampai di rumah."

"Jangan khawatir. Aku hanya perlu istirahat beberapa jam. Nanti malam sudah baikkan. Kau suruh Hanna cepat mengendarai mobilnya."

"Baiklah. Hanna, bisa dipercepat mobilnya? Kita harus secepatnya sampai di rumah." Alysa langsung menuruti permintaan Lin Feng. Memerintahkan Hanna mempercepat laju mobilnya.

"Siap, Nona. Kita akan sampai dalam lima belas menit," jawab Hanna dengan patuh. Yang harus dilakukan adalah menuruti semua mau majikan. Meski rasa tidak suka pada Lin Feng masih ada.

***

Terpopuler

Comments

Saifa Ahmad

Saifa Ahmad

curiga si Hanna itu penyuka warna pelangi

2024-01-09

0

Emil Djibran

Emil Djibran

disini kurangnya,kenapa mc tidak jujur sama istrinya klo dia terkena racun ?

2023-12-24

1

ciru

ciru

cakep

2023-11-27

0

lihat semua
Episodes
1 Kematian Dewa Obat
2 Bangkit Dari Kematian
3 Kejamnya Dunia
4 Sebuah Pijatan Lembut
5 Keinginan Egois
6 Perubahan
7 Kebusukkan Keluarga
8 Orang Kepercayaan
9 Si Kecil Posesif
10 Serangan Jantung
11 Racun Menyebar
12 Identitas Rahasia
13 Perawatan Terbaik
14 Tekanan Batin
15 Wanita Paling Berharga
16 Pengobatan Alternatif
17 Hanya Orang Berobat
18 Biaya Pengobatan
19 Ketidak Percayaan
20 Pil Peremajaan
21 Nyamuk
22 Memberikan Pil
23 Membunuh Lima Kecoak
24 Tamparan Untuk Hanna
25 Ego Dua Wanita Dewasa
26 Bubuk Diare
27 Membalikkan Keadaan
28 Habiskan Ratusan Juta
29 Penghianatan
30 Membalaskan Dendam
31 Aura Pembunuh
32 Menahan Emosi
33 Kambing Hitam
34 Dewa Penyelamat
35 Dendam Dua Kehidupan
36 Makan Malam
37 Penyesalan
38 Wanita Dari Kehidupan Sebelumnya
39 Kebenaran Ambigu
40 Pantangan Pengobatan
41 Serangan Pembunuh
42 Awal Dari Bencana
43 Kerjasama
44 Bunuh Tanpa Tebang Pilih
45 Cincin Serigala
46 Tak Dikenal Tak Diajak
47 Kontak Wanita Lain
48 Mengejar Lin Feng
49 Pertarungan Kultivator Kuat
50 Pegar Menantikan Rajawali
51 Tujuan Hidup
52 Paginya Sebuah Keluarga
53 Sepasang Ayah Dan Anak
54 Rumah Klasik Mewah
55 Tungku Kaisar Yan
56 Alkemis
57 Wanita Pencemburu
58 Keluarga Kecil Bahagia
59 Berfoya-foya
60 Membayar Hutang
61 Nyonya Lin Menggemaskan
62 Hal Mengesalkan
63 Pemuda Sombong
64 Wanita Incaran
65 Istri Posesif
66 Kedatangan Musuh Bersenjata
67 Serangan Tersembunyi
68 Pembunuh Dibunuh
69 Ucapan Terima Kasih Qin Hai
70 Memegang Erat
71 Kebahagiaan Kecil
72 Darah (18+)
73 Lien Grup
74 Jeweran Telinga
75 Dewa Obat Dan Pelayan
76 Dewa Obat Dan Pelayan 2
77 Cincin Pernikahan
78 Anak Yang Mengganggu
79 Paviliun Changshi
80 Patung Feniks Kayu Yin
81 Lelang Pil Peremajaan
82 Cincin Serigala
83 Hei Jianghuang
84 Tekanan Mengerikan
85 Pertaruhan Hidup Dan Mati
86 Bombardir Senjata Modern
87 Kebenaran Untuk Hanna
88 Pertemuan Hanna Dan Alysa
89 Tembok Baja
90 Ketakutan Alysa
91 Kabur Dari Markas Serigala Hitam
92 Alysa Hamil?
93 Pil Penguat Kandungan
94 Saling Cerita
95 Rumah Besar
96 Pekerja Baru
97 Penguntit
98 Mengatasi Penguntit
99 Menggendong
100 Undangan Nanggong Muwan
101 Kemarahan Lin Feng
102 Menggunakan Kertas Mantra
103 Penempaan Tubuh
104 Ikut Ke Perusahaan
105 Pergerakan Keluarga Lien
106 Istri Yang Dimanja
107 Perasaan Terpendam Alysa
108 Bertindak Kejam
109 Menyerang Mental Lin Mian
110 Pembalasan Dendam
111 Aura Negatif
112 Mata Formasi
113 Kultivasi Alysa
114 Kedatangan Kultivator Janin Suci
115 Formasi Balok
116 Terluka Lagi
117 Gunung Hanshan
118 Dantian Kedua
119 Alih Perusahaan
120 Undangan Pesta
121 Lamaran Yang Salah
122 Pesta Yang Hancur
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Kematian Dewa Obat
2
Bangkit Dari Kematian
3
Kejamnya Dunia
4
Sebuah Pijatan Lembut
5
Keinginan Egois
6
Perubahan
7
Kebusukkan Keluarga
8
Orang Kepercayaan
9
Si Kecil Posesif
10
Serangan Jantung
11
Racun Menyebar
12
Identitas Rahasia
13
Perawatan Terbaik
14
Tekanan Batin
15
Wanita Paling Berharga
16
Pengobatan Alternatif
17
Hanya Orang Berobat
18
Biaya Pengobatan
19
Ketidak Percayaan
20
Pil Peremajaan
21
Nyamuk
22
Memberikan Pil
23
Membunuh Lima Kecoak
24
Tamparan Untuk Hanna
25
Ego Dua Wanita Dewasa
26
Bubuk Diare
27
Membalikkan Keadaan
28
Habiskan Ratusan Juta
29
Penghianatan
30
Membalaskan Dendam
31
Aura Pembunuh
32
Menahan Emosi
33
Kambing Hitam
34
Dewa Penyelamat
35
Dendam Dua Kehidupan
36
Makan Malam
37
Penyesalan
38
Wanita Dari Kehidupan Sebelumnya
39
Kebenaran Ambigu
40
Pantangan Pengobatan
41
Serangan Pembunuh
42
Awal Dari Bencana
43
Kerjasama
44
Bunuh Tanpa Tebang Pilih
45
Cincin Serigala
46
Tak Dikenal Tak Diajak
47
Kontak Wanita Lain
48
Mengejar Lin Feng
49
Pertarungan Kultivator Kuat
50
Pegar Menantikan Rajawali
51
Tujuan Hidup
52
Paginya Sebuah Keluarga
53
Sepasang Ayah Dan Anak
54
Rumah Klasik Mewah
55
Tungku Kaisar Yan
56
Alkemis
57
Wanita Pencemburu
58
Keluarga Kecil Bahagia
59
Berfoya-foya
60
Membayar Hutang
61
Nyonya Lin Menggemaskan
62
Hal Mengesalkan
63
Pemuda Sombong
64
Wanita Incaran
65
Istri Posesif
66
Kedatangan Musuh Bersenjata
67
Serangan Tersembunyi
68
Pembunuh Dibunuh
69
Ucapan Terima Kasih Qin Hai
70
Memegang Erat
71
Kebahagiaan Kecil
72
Darah (18+)
73
Lien Grup
74
Jeweran Telinga
75
Dewa Obat Dan Pelayan
76
Dewa Obat Dan Pelayan 2
77
Cincin Pernikahan
78
Anak Yang Mengganggu
79
Paviliun Changshi
80
Patung Feniks Kayu Yin
81
Lelang Pil Peremajaan
82
Cincin Serigala
83
Hei Jianghuang
84
Tekanan Mengerikan
85
Pertaruhan Hidup Dan Mati
86
Bombardir Senjata Modern
87
Kebenaran Untuk Hanna
88
Pertemuan Hanna Dan Alysa
89
Tembok Baja
90
Ketakutan Alysa
91
Kabur Dari Markas Serigala Hitam
92
Alysa Hamil?
93
Pil Penguat Kandungan
94
Saling Cerita
95
Rumah Besar
96
Pekerja Baru
97
Penguntit
98
Mengatasi Penguntit
99
Menggendong
100
Undangan Nanggong Muwan
101
Kemarahan Lin Feng
102
Menggunakan Kertas Mantra
103
Penempaan Tubuh
104
Ikut Ke Perusahaan
105
Pergerakan Keluarga Lien
106
Istri Yang Dimanja
107
Perasaan Terpendam Alysa
108
Bertindak Kejam
109
Menyerang Mental Lin Mian
110
Pembalasan Dendam
111
Aura Negatif
112
Mata Formasi
113
Kultivasi Alysa
114
Kedatangan Kultivator Janin Suci
115
Formasi Balok
116
Terluka Lagi
117
Gunung Hanshan
118
Dantian Kedua
119
Alih Perusahaan
120
Undangan Pesta
121
Lamaran Yang Salah
122
Pesta Yang Hancur

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!