Pengobatan Alternatif

Mengobati semua orang dengan obat yang diracik sendiri, telah dilakukan oleh Lin Feng di kehidupan sebelumnya. Saat ini ia mengalami kesulitan untuk menemukan tanaman obat. Pengobatan modern juga tidak bisa. Namun jika ingin belajar pengobatan modern, ia juga akan kesulitan.

Sudah diputuskan. Tidak peduli apa, tujuannya saat ini bukanlah menjadi seorang dokter hebat. Pengalaman berbicara, menjadi Dewa Obat sebelumnya, malah mendatangkan musuh dari berbagai tempat.

Dalam kehidupan sebelumnya, Lin Feng bukan hanya satu dua kali hampir terbunuh. Untung saja ia memiliki pupil ganda yang dapat mengetahui rencana mereka. Sehingga tidak ada yang berhasil selama puluhan tahun.

Hanya karena kelalaian sesaat, dia juga terlalu mempercayai istrinya. Karena rasa percaya pada sang istri di kehidupan sebelumnya, membuatnya lengah dan tidak pernah menggunakan pupil ganda padanya.

Yang dia tahu, Shu Mei adalah wanita baik-baik. Datang ke Gunung Linshan untuk belajar pengobatan. Awalnya memang Lin Feng memasang kewaspadaan pada wanita itu. Rupanya Shu Mei telah memiliki informasi tentangnya. Sehingga dapat mengantisipasi dan bersabar.

Hingga pada suatu hari, Shu Mei menyatakan perasaannya yang palsu. Ingin menjadi istri sang Dewa Obat. Lin Feng yang sudah cukup umur pun tidak menyangka, akan mendapatkan istri.

"Mengapa aku mengingat masa lalu itu? Shu Mei. Jika kamu ada di dunia ini, aku pasti akan membalaskan dendamku ini. Jika ada pria yang bersamamu waktu itu, aku juga akan membalaskan dendam ini padanya."

Tak terasa emosi Lin Feng semakin besar. Membuat racun di tubuhnya kambuh. Rasa sakit yang terus menyiksanya, tak tertahankan. Ia harus mengendalikan emosinya agar tidak terkena serangan racun itu.

Hal-hal yang harus dilakukan untuk menekan racun adalah menghindari pantangan. Seperti harus mengendalikan emosinya. Tidak boleh menyalurkan energi qi pada orang lain. Melakukan pengobatan dengan energi spiritual. Berkelahi juga hal yang menjadi pantangan baginya. Kalau tidak, racun di tubuhnya semakin menyerangnya.

Semakin rendah kultivasi seseorang, daya tahan akan racun akan semakin rendah. Dengan meningkatkan kultivasi, maka daya tahan akan semakin tinggi. Jadi tidak akan terlalu berefek. Orang yang mengalami keracunan juga akan kesulitan meningkatkan kultivasi. Sehingga lebih baik mengobati daripada fokus untuk meningkatkannya.

"Aku membutukan jarum untuk mengeluarkan racun. Kuharap di sini masih ada tempat pengobatan tradisional." Lin Feng berkeliling kota dan mengandalkan ingatan pemilik tubuh.

Di depan sebuah toko tertulis, 'Pengobatan Alternatif Raja Obat'. Sebuah tempat yang ditemukan oleh Lin Feng saat ini. Di dalamnya terdapat obat-obatan tradisional. Obat-obatan kering sampai ada beberapa obat cair dan pil obat kuno.

'Semoga saja di sini ada jarum perak. Dengan begitu, bisa mengeluarkan racun secara perlahan.' Lin Feng masuk ke dalam dan melihat seorang pria tua dengan rambut panjang berwarna putih. Dengan jenggot dan kumisnya yang juga memutih.

Melihat Lin Feng, pria tua itu menatap dengan lekat-lekat. Tidak biasanya ada seorang pemuda yang mau mendatangi tempatnya. Karena hal itu, diperlukan kewaspadaan tinggi untuk melihat apa yang akan dilakukan.

Setelah melihat dengan seksama, terlihat jelas di matanya, pemuda itu mengalami gejala keracunan. Dengan wajah yang pucat, ada bekas hitam kebiruan di kulit. Jika orang awam, sulit untuk membedakan kulit itu normal atau tidak. Hanya ahli pengobatan tradisional yang tahu dengan pasti.

'Hem, menarik. Dilihat dari gejalanya, seharusnya bocah itu sudah mati. Tapi sungguh beruntung racunnya telah berhenti bergerak. Hanya orang yang tahu medis kuno yang dapat mempertahankannya.'

Menurut pemikiran pria tua, pemuda yang datang tersebut bukanlah ingin membuat masalah. Ia berpikir, ada seorang pria tua yang menyuruhnya berobat di tempatnya. Maka ia akan melihat dan mencoba yang terbaik. Dengan ilmu pengobatannya, ia yakin dapat menetralkan racun Lin Feng dalam waktu beberapa bulan.

"Pria tua, aku mau meminjam jarum perakmu sebentar." Lin Feng tidak berniat untuk mengacau. Namun ia merasa dirinya tidak punya banyak waktu. Harus segera kembali ke rumah untuk menjalani peran sebagai seorang suami.

Sejenak pria tua itu tidak memahami perkataan Lin Feng. Ia tidak berpikir pemuda di depannya akan mengatakan itu. Jadi ia hanya menganggap imajinasi seperti layaknya berada dalam dunia novel.

"Tidak. Tunggu! Apakah kau kemari untuk meminjam jarum perak dariku?" Tiba-tiba pria tua itu menyadari perkataan pemuda di depannya memang benar. "Untuk apa meminjamkan jarum? Jangan katakan kamu akan melakukan akupunktur?"

"Tepat sekali! Aku memang ke sini untuk melakukan pengobatan akupunktur." Tanpa rasa ragu, Lin Feng mengutarakan maksud sebenarnya. Pengobatan akupunktur sudah diluar kepala. Bahkan dengan menutup mata, ia masih dapat melakukannya.

"Anak muda! Jangan main-main dengan pengobatan akupunktur. Aku sudah puluhan tahun mempelajari akupunktur. Tapi tidak berani mengobati tanpa melihat lebih jelas. Setidaknya dibutuhkan waktu lebih dari dua puluh tahun untuk mempelajarinya. Sedangkan umurmu?"

Lin Feng merasa diremehkan orang tua itu. Namun perkataan orang tua itu memang benar adanya. Tidak mudah untuk mempelajari ketrampilan itu dengan waktu yang sebentar. Sayangnya Lin Feng selama berada di Gunung Linshan, melakukan pengobatan dalam waktu yang lama. Bahkan seumur hidupnya telah melakukan pengobatan.

"Kau sangat sombong, anak muda. Ingat, orang tua ini sudah memperingatkanmu. Aku berikan jarum-jarum ini dengan gratis. Dan jangan melakukan akupunktur di sini. Aku tidak ingin ada mayat di tempatku ini."

Setelah menerima paket jarum perak, Lin Feng mencari tempat yang luas di lantai. Lalu mengambil tujuh jarum sekaligus. Duduk bersila dan menusukan jarum-jarum di tujuh titik yang berbeda.

'Titik jantung. Nadi berhenti, titik pangkreas. Usus dua belas jari. Energi qi masuk membawa racun. Melewati saluran pencernaan. Saluran pencernaan terbalik. Tenggorokan sampai ke mulut. Keluarkan!'

Dengan mengalirkan energi qi ke dalam saluran darah ke saluran pencernaan, Lin Feng mengeluarkan sebagian besar racunnya. Pria tua yang telah melihat prosesnya sampai tercengang. Tidak disangka, ia seperti melihat sosok dewa obat dari pemuda bernama Lin Feng itu.

"Dewa Obat? Apakah ini adalah Dewa Obat yang bereinkarnasi? Ah, maafkan kelancangan hamba, Tuan Raja Obat." Orang sepuh itu menunduk di depan Lin Feng. Ia tidak pernah melakukan itu sebelumnya. Dan hanya pernah mendengar kehebatan Dewa Obat di dari orang tuanya.

Ada orang yang baru datang ke tempat pengobatan alternatif. Seorang pelanggan yang sedang menjalani pengobatan alternatif selama berbulan-bulan. Ia kaget melihat pria tua pemilik toko memberikan hormat pada pemuda yang sedang duduk di lantai. Dengan darah hitam yang keluar dari mulut.

"Tuan Lin. Mengapa anda memberi hormat dan berlutut?" Seorang pria paruh baya adalah orang kaya dan seorang yang menderita penyakit kronis. Ia datang untuk menjalani pengobatan seperti biasanya.

"Tuan Nanggong? Kau sudah tiba?" Pria tua yang disebut dengan tuan Lin menoleh ke belakang. Melihat pasien setianya yang datang dengan beberapa pengawal di belakang.

***

Terpopuler

Comments

Emil Djibran

Emil Djibran

iya,para reader sudah tahu klo lin feng mengobati semua orang di masa lalu,tidak usah di jelaskan lagi

2023-12-24

1

ciru

ciru

cakep

2023-11-27

0

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Lanjuuuuutt Thor 😛😀💪👍🙏

2023-11-16

1

lihat semua
Episodes
1 Kematian Dewa Obat
2 Bangkit Dari Kematian
3 Kejamnya Dunia
4 Sebuah Pijatan Lembut
5 Keinginan Egois
6 Perubahan
7 Kebusukkan Keluarga
8 Orang Kepercayaan
9 Si Kecil Posesif
10 Serangan Jantung
11 Racun Menyebar
12 Identitas Rahasia
13 Perawatan Terbaik
14 Tekanan Batin
15 Wanita Paling Berharga
16 Pengobatan Alternatif
17 Hanya Orang Berobat
18 Biaya Pengobatan
19 Ketidak Percayaan
20 Pil Peremajaan
21 Nyamuk
22 Memberikan Pil
23 Membunuh Lima Kecoak
24 Tamparan Untuk Hanna
25 Ego Dua Wanita Dewasa
26 Bubuk Diare
27 Membalikkan Keadaan
28 Habiskan Ratusan Juta
29 Penghianatan
30 Membalaskan Dendam
31 Aura Pembunuh
32 Menahan Emosi
33 Kambing Hitam
34 Dewa Penyelamat
35 Dendam Dua Kehidupan
36 Makan Malam
37 Penyesalan
38 Wanita Dari Kehidupan Sebelumnya
39 Kebenaran Ambigu
40 Pantangan Pengobatan
41 Serangan Pembunuh
42 Awal Dari Bencana
43 Kerjasama
44 Bunuh Tanpa Tebang Pilih
45 Cincin Serigala
46 Tak Dikenal Tak Diajak
47 Kontak Wanita Lain
48 Mengejar Lin Feng
49 Pertarungan Kultivator Kuat
50 Pegar Menantikan Rajawali
51 Tujuan Hidup
52 Paginya Sebuah Keluarga
53 Sepasang Ayah Dan Anak
54 Rumah Klasik Mewah
55 Tungku Kaisar Yan
56 Alkemis
57 Wanita Pencemburu
58 Keluarga Kecil Bahagia
59 Berfoya-foya
60 Membayar Hutang
61 Nyonya Lin Menggemaskan
62 Hal Mengesalkan
63 Pemuda Sombong
64 Wanita Incaran
65 Istri Posesif
66 Kedatangan Musuh Bersenjata
67 Serangan Tersembunyi
68 Pembunuh Dibunuh
69 Ucapan Terima Kasih Qin Hai
70 Memegang Erat
71 Kebahagiaan Kecil
72 Darah (18+)
73 Lien Grup
74 Jeweran Telinga
75 Dewa Obat Dan Pelayan
76 Dewa Obat Dan Pelayan 2
77 Cincin Pernikahan
78 Anak Yang Mengganggu
79 Paviliun Changshi
80 Patung Feniks Kayu Yin
81 Lelang Pil Peremajaan
82 Cincin Serigala
83 Hei Jianghuang
84 Tekanan Mengerikan
85 Pertaruhan Hidup Dan Mati
86 Bombardir Senjata Modern
87 Kebenaran Untuk Hanna
88 Pertemuan Hanna Dan Alysa
89 Tembok Baja
90 Ketakutan Alysa
91 Kabur Dari Markas Serigala Hitam
92 Alysa Hamil?
93 Pil Penguat Kandungan
94 Saling Cerita
95 Rumah Besar
96 Pekerja Baru
97 Penguntit
98 Mengatasi Penguntit
99 Menggendong
100 Undangan Nanggong Muwan
101 Kemarahan Lin Feng
102 Menggunakan Kertas Mantra
103 Penempaan Tubuh
104 Ikut Ke Perusahaan
105 Pergerakan Keluarga Lien
106 Istri Yang Dimanja
107 Perasaan Terpendam Alysa
108 Bertindak Kejam
109 Menyerang Mental Lin Mian
110 Pembalasan Dendam
111 Aura Negatif
112 Mata Formasi
113 Kultivasi Alysa
114 Kedatangan Kultivator Janin Suci
115 Formasi Balok
116 Terluka Lagi
117 Gunung Hanshan
118 Dantian Kedua
119 Alih Perusahaan
120 Undangan Pesta
121 Lamaran Yang Salah
122 Pesta Yang Hancur
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Kematian Dewa Obat
2
Bangkit Dari Kematian
3
Kejamnya Dunia
4
Sebuah Pijatan Lembut
5
Keinginan Egois
6
Perubahan
7
Kebusukkan Keluarga
8
Orang Kepercayaan
9
Si Kecil Posesif
10
Serangan Jantung
11
Racun Menyebar
12
Identitas Rahasia
13
Perawatan Terbaik
14
Tekanan Batin
15
Wanita Paling Berharga
16
Pengobatan Alternatif
17
Hanya Orang Berobat
18
Biaya Pengobatan
19
Ketidak Percayaan
20
Pil Peremajaan
21
Nyamuk
22
Memberikan Pil
23
Membunuh Lima Kecoak
24
Tamparan Untuk Hanna
25
Ego Dua Wanita Dewasa
26
Bubuk Diare
27
Membalikkan Keadaan
28
Habiskan Ratusan Juta
29
Penghianatan
30
Membalaskan Dendam
31
Aura Pembunuh
32
Menahan Emosi
33
Kambing Hitam
34
Dewa Penyelamat
35
Dendam Dua Kehidupan
36
Makan Malam
37
Penyesalan
38
Wanita Dari Kehidupan Sebelumnya
39
Kebenaran Ambigu
40
Pantangan Pengobatan
41
Serangan Pembunuh
42
Awal Dari Bencana
43
Kerjasama
44
Bunuh Tanpa Tebang Pilih
45
Cincin Serigala
46
Tak Dikenal Tak Diajak
47
Kontak Wanita Lain
48
Mengejar Lin Feng
49
Pertarungan Kultivator Kuat
50
Pegar Menantikan Rajawali
51
Tujuan Hidup
52
Paginya Sebuah Keluarga
53
Sepasang Ayah Dan Anak
54
Rumah Klasik Mewah
55
Tungku Kaisar Yan
56
Alkemis
57
Wanita Pencemburu
58
Keluarga Kecil Bahagia
59
Berfoya-foya
60
Membayar Hutang
61
Nyonya Lin Menggemaskan
62
Hal Mengesalkan
63
Pemuda Sombong
64
Wanita Incaran
65
Istri Posesif
66
Kedatangan Musuh Bersenjata
67
Serangan Tersembunyi
68
Pembunuh Dibunuh
69
Ucapan Terima Kasih Qin Hai
70
Memegang Erat
71
Kebahagiaan Kecil
72
Darah (18+)
73
Lien Grup
74
Jeweran Telinga
75
Dewa Obat Dan Pelayan
76
Dewa Obat Dan Pelayan 2
77
Cincin Pernikahan
78
Anak Yang Mengganggu
79
Paviliun Changshi
80
Patung Feniks Kayu Yin
81
Lelang Pil Peremajaan
82
Cincin Serigala
83
Hei Jianghuang
84
Tekanan Mengerikan
85
Pertaruhan Hidup Dan Mati
86
Bombardir Senjata Modern
87
Kebenaran Untuk Hanna
88
Pertemuan Hanna Dan Alysa
89
Tembok Baja
90
Ketakutan Alysa
91
Kabur Dari Markas Serigala Hitam
92
Alysa Hamil?
93
Pil Penguat Kandungan
94
Saling Cerita
95
Rumah Besar
96
Pekerja Baru
97
Penguntit
98
Mengatasi Penguntit
99
Menggendong
100
Undangan Nanggong Muwan
101
Kemarahan Lin Feng
102
Menggunakan Kertas Mantra
103
Penempaan Tubuh
104
Ikut Ke Perusahaan
105
Pergerakan Keluarga Lien
106
Istri Yang Dimanja
107
Perasaan Terpendam Alysa
108
Bertindak Kejam
109
Menyerang Mental Lin Mian
110
Pembalasan Dendam
111
Aura Negatif
112
Mata Formasi
113
Kultivasi Alysa
114
Kedatangan Kultivator Janin Suci
115
Formasi Balok
116
Terluka Lagi
117
Gunung Hanshan
118
Dantian Kedua
119
Alih Perusahaan
120
Undangan Pesta
121
Lamaran Yang Salah
122
Pesta Yang Hancur

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!