“Guang, apakah benar aku menikah hari ini?” tanya Shenzen yang tidak percaya dan menatap takjub di cermin yang menampilkan dirinya sendiri dengan perasaan takjub dan kagum akan dirinya yang sudah didandani bagaikan putri di negeri dongeng.
“Tentu, hari ini Kakak akan menikah dengan suami tampan Kakak,” ledek Guang yang membuat rona merah Shenzen keluar dan mengalahkan brush on yang digunakan di pipi tembem Shenzen membuat Shenzen malu-malu dimabuk cinta mengingat muka suami tampannya hanya seinci dari mukanya membuat Guang hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat reaksi kakaknya yang dia tahu jika kakaknya langsung jatuh cinta dengan Kak Chen karena kakaknya begitu muda ditahlukkan dan sudah dimabuk dengan cintah.
“Guang, jangan ledek aku tahu, malu tahu,” ucap Shenzen yang cemberut dikarenakan sang adik selalu meledeknya yang membuatnya malu namun dia tidak bisa menyangkal jika ada perasaan aneh dan asing yang menggelitik hatinya membuatnya pipinya dam wajahnya yang menggemaskan langsung memerah seperti kepiting rebus.
Pada saat ahli waris dari keluarga Xiao sedikit ribut akibat percakapan Shenzen yang tidak terima jika dirinya digoda oleh adik laki-lakinya sementara Guang yang tertawa sembari menggoda sang kakak yang mukanya sudah seperti kepiting rebus terdengar suara ketukan pintu serta pintu yang terbuka membuat menampilkan Wan yang masuk dengan hormat kepada kedua orang penting hari ini.
“Tuan muda Xiao dan nyonya muda Liang, apakah ada cemilan yang ingin nyonya muda Liang makan agar mengganjal perut nyonya?” tanya Wan yang membuat Shenzen yang mendengarkan langsung saja membinarkan matanya dan berharap jika dirinya diperbolehkan makan cemilan dari suami tampannya sehingga muncul sinar malaikat yang menggemaskan membuat tiga manusia langsung memakai kacamata hitam dikarenakan pesona keimutan dan menggemaskan Shenzen.
“Tuan Wan, apakah Shenzen boleh makan cemilan kesukaan Shenzen?” tanya Shenzen dengan wajah semangat dan tatapan matanya yang berbinar membuat aura menggemaskan dan keimutannya maksimal.
“Aduh nyonya muda sudah semangat saja tebar pesona jika tuan muda mengetahui pasti akan dikurung karena tuan muda tergolong pelit membagi-bagikan keimutan dan kecerian nyonya muda,” batin Wan yang hanya bisa menatap gemas nyonya mudanya yang sangat bersemangat untuk makan cemilan.
“Kakak, aku yakin nanti Kakak akan dikurung di penjara emas oleh Kak Chen karena keimutan, kepolosan, keluguan dan keceriaan Kakak pasti hanya Kak Chen yang boleh melihatnya dan aku pasti dilarang melihat kakak lagi sejak sekarang,” batin Guang yang sudah menebak jika nanti dirinya akan dibuat kesulitan jika akan bertemu dengan kakak yang dia sangat sayangi akibat suami kakaknya yang tidak akan memperboleh dirinya bertemu kakak.
“Kapten Liang sangat sungguh beruntung sekali dapat gadis yang benar-benar sempurna jadi pingin masukkan karung tetapi aku masih sayang sama nyawaku,” batin ahli rias yang dapat menonton keimutan dan kelucuan nyonya muda Liang sepuas-puasnya karena setelah itu dia tidak diperbolehkan melihatnnya kembali.
“Tentu saja, nyonya muda karena tuan muda menyuruh untuk nyonya muda mengatakan cemilan yang ingin dimakan oleh nyonya muda sehingga dapur bisa membuatnya sesuai dengan keinginan nyonya muda,” ucap Wan membuat Shenzen senang dan menatap berbinar sehingga keimutannya dan keceriannya terpancar sempurna.
“Shenzen ingin makan cake resberry dan cake red velved dengan taburan coklat beku, itu saja tuan Wan dan Guang, kamu mau cake apa?” tanya Shenzen kepada adiknya supaya adiknya bisa memilih cemilan yang biasa adiknya makan di kediaman mereka. Mendengar jika dirinya ditawari oleh kakaknya membuat menolaknya namun sebelum menolak dengan sopan supaya tidak membuat kakaknya bersedih sudah dijawab oleh Wan terlebih dahulu.
“Nyonya muda, untuk tuan muda Xiao, tuan muda melarang untuk tuan muda Xiao memakan cemilan atau dessert terlebih dahulu dikarenakan tuan muda Xiao pasti bisa menahan lapar,” ucap Wan membuat Shenzen menunduk sedih dikarenakan hanya dirinya saja yang bisa menikmati kelezatan cake favoritnya.
“Sudah kuduga jika tuan Wan menjawab seperti yang dikatakan oleh Kak Chen yang membuat kakaku bersedih,” batin Xiao Guang yang sudah melihat kakak tercintanya sedang menampilkan wajah sedihnya namun mulutnya dikerucutkan sehingga menampakkan jika dia cemberut karena dirinya tidak diinjinkan oleh tuan Wan yang merupakan perintah suami kakaknya.
“Astaga nyonya muda nampak bersedih nih, bagaimana ini? Tuan muda menyuruhku untuk membuat nyonya muda selalu bahagia namun kesedihannya karena tuan muda Xiao tidak boleh karena perintah tuan muda,” batin Wan yang melihat jika nyonya mudanya sedih dikarenakan perkataannya yang sudah disuruh oleh tuan mudanya membuatnya bingung dengan keputusannya.
“Nyonya muda, tuan muda Xiao boleh memilih satu saja cemilannya atau minum saja karena tuan muda Xiao sedang diet,” ucap Wan pada akhirnya memutuskan untuk mengizin tuan muda Xiao untuk memilih satu cemilan walaupun tuan mudanya melarang namun keputusan utama dari tuan mudanya mutlak sehingga dia terpaksa melanggar perintah lainnya ketimbang membuat nyonya mudanya sedih.
Keputusannya tepat membuat Shenzen yang tadi menampilkan ekspresi sedihnya yang sangat menggemaskan dan membuat orang yang melihat tidak tega langsung mendongak ketika mendengar ucapan asisten suaminya sehingga mimik mukanya berubah menjadi kembali ceria.
“Guang, dengar apa kata tuan Wan, ayo pilih cake kesukaanmu,” ucap Shenzen yang sudah kembali girang dan semangat membuat Wan dan Guang bersyukur akibat pilihan Wan.
“Kakak sangat senang jika mengetahui tuan Wan mengijinkan padahal tuan Wan terpaksa melanggar ucapan kak Chen karena Kakak sedih,” batinnya sembari menjawab pilihannya membuat Shenzen semangat. “Aku minum teh madu saja karena pagi aku sangat suka teh madu dan jangan lupa minuman kesukaan Kakak adalah coklat panas,” ucap Guang yang membuat Wan mengangguk mengerti.
“Baiklah, kalau begitu akan saya sampaikan kepada pihak dapur, saya mohon tuan muda Xiao dan nyonya muda menunggu pesanan kalian,” ucap Wan yang menunduk tubuhnya dengan hormat kepada nyonya mudanya dan adik nyonya mudanya lalu meninggalkan kamar utama tuan dan nyonya muda menuju dapur untuk memberi perintah agar pihak koki segera mempersiapkan dan membuat pesanan yang diinginkan oleh nyonya mudanya agar nyonya muda mereka tidak menunggu sehingga dapat jatuh sakit karena terlalu lapar.
...----------------...
Sementara di ruang tamu di kediaman Liang Chen, Liang Chen yang mengeluarkan dokumen penting yang sudah disiapkan dari jauh-jauh harinya memberikan kepada kedua orang tua Xiao Shenzen.
”Saya mohon untuk ayah dan ibu membuka dokumen tersebut setelah pesta pernikahan saya selesai dan saya akan berbicara empat mata dengan ayah mertua setelah pesta,” ucap Liang Chen sembari menyerahkan kepada ayah mertuanya dan ayah mertuanya langsung menerima tanpa membukanya karena sudah diberi tahu oleh menantunya.
”Untuk petinggi biro pernikahan saya minta kalian mengrahasiakan pernikahan saya dengan putri pertama Xiao sehingga pihak luar tidak mengetahui jika saya sudah menikah karena itu saya membuat pernikahan di kediaman saya dan hanya mengundang saksi dari pihak mempelai wanita, Anda sekalian dan sekretaris yang saya percayai. Meski pernikahan saya tersembunyi dan tidak saya sebarkan luas namun jangan salah saya sudah mempersiapkan semewah mungkin di taman belakang,” ucap Liang Chen yang membuat keluarga Xiao dan petinggi terkejut dikarenakan Liang Chen ingin pernikahan disembunyikan oleh publik yang membuat tuan dan nyonya Xiao ingin bertanya mengenai arti perkataan Liang Chen namun mereka pendam karena Liang Chen yang akan memberi tahu sesudah putrinya menikah dengan Liang Chen.
......................
Wahh kenapa Liang Chen sangat ingin menyembunyikan pernikahannya padahal dia cinta mati dengan istri mungilnya?
Sorry ya man-teman kalau digantung sama Author.
Note : Selama novel ini berlangsung Author tetap akan menggunaka bahasa Indonesia setiap percakapan walaupun latar negara sedang berada di negara Taiwan.
Dukung karya Auhtor selalu ya dengan cara rate 5, like, vote, gift, dan comment. Xie xie dan pay pay.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments