BAB 4 KEBUSUKAN YUKO

Pak Hayate awali pagi hari dengan segelas teh panas dan makanan ringan untuk sarapan sebelum berangkat bekerja di kepolisian sektor desa kumogumi.

Dan putranya Kubo Hayate juga akan berangkat bekerja di kota kyoto dan menjadi kepolisian di pemerintahan.

"pagi ayah, apa ayah selama bekerja di desa kumogumi banyak sekali kendala?" tanya Kubo Hayate sambil sarapan pagi

"tidak ada, hanya saja aku mencurigai adanya pasukan pemberontak di badan pemerintahan" jawab hayate

"saya sudah tahu akan hal itu ayah, akan tetapi kita belum ada bukti yang kuat untuk menangkapnya" ucap Kubo Hayate.

mereka akhirnya berangkat bekerja.

Diperjalanan menuju kantor, Kubo Hayate melihat Yuko sedang menyuruh polisi lain menangkap warga kota karena tidak mau bekerjasama untuk menjual tanahnya untuk tempat hiburan malam yang akan dibeli orang asing dari Soviet

Yuko memaksa warga tersebut untuk tanda tangan tanah miliknya dijual ke Yuko dengan setengah harga, dan Yuko akan menjual dengan harga mahal karena warga asing sangat menyukai lahan strategis milik warga tersebut.

Kubo Hayate hanya bisa memandang saja akan kebobrokan atasannya, dia tidak bisa berbuat apa - apa. hanya memendam kemarahannya saja dalam hati dan rasa malu karena tercorengnya penegak hukum demi kekayaan dirinya.

Malam telah tiba dan Kubo Hayate mendatangi Akane dikedai, untuk pulang bersama - sama. Kubo yang sudah dikenal dikedai karena menjemput Akane. semua pegawai kedai berfikir mereka pacaran dan selalu Akane diejek teman - temannya dikedai karena kemesraan Kubo dan Akane.

Kubo selalu cerita tentang semua yang dialami dipemerintahan oleh Akane, dan oknum - oknum bobrok yang membuat warga sengsara. Akane mendengarkan saja dan sambil memberi semangat Kubo Hayate. Akan tetapi Akane sudah menandai Yuko diincarannya karena Yuko terkenal di jajaran pemerintah yang selalu memperkaya dirinya dan memaksa warga yang tidak patuh untuk dihukum.

Esoknya,..

Hayate diberi surat perintah untuk menarik pajak warga desa kumogumi sebagai pengganti sementara Hakibe kepala desa yang telah dibunuh, dan Hayate melaksanakan perintah dari Yuko akan tetapi Hayate memungut pajak dengan murah tidak sesuai dengan Hakibe pungut dulu.

Yuko marah besar, karena pajak yang selama ini besar menjadi setengah dari apa yang Hakibe pungut dulu.

"ada apa ini Hayate, kenapa pajak kita sangat kecil dari desa kumogumi? Tanya Yuko

"karena warga kumogumi sudah tidak mampu membayar seperti dulu lagi pak, mereka tidak sanggup! hanya ini yang mereka punya" jawab Hayate

"kamu bisa saja memaksa mereka atau menggunakan kekerasan agar mereka menurut! Atau masukkan mereka ke penjara jika tidak patuh.." tegas Yuko

"maaf pak saya tidak sanggup memaksa mereka karena mereka betul - betul tidak punya apa - apa" ucap Hayate

"itukan hanya alasanmu saja dan alasan dari mereka, jika kamu tidak sanggup memaksa mereka. Saya akan datang besok untuk meminta setengahnya dari hasil ini" ancam Yuko

Hayate hanya diam dan kembali ke desa kumogumi dengan rasa bersalah ke warga, karena tidak bisa melindungi warganya.

Saat dirumah, Hayate meminta Kubo Hayate putranya agar tidak terpengaruh dengan Yuko yang selalu semena - mene dengan masyarakat. Dan Kubo Hayate patuh dengan apa yang dikatakan ayahnya.

Esoknya.

Yuko dan bawahannya mendatangi desa kumogumi untuk meminta setengah pajak yang belum dibayarkan. Seluruh anggota polisi bawahannya mendatangi satu persatu rumah didesa kumogumi. dan memaksa mereka membayar jika tidak akan dihukum karena melawan pemerintah.

Pak Hayate datang dan meminta atasannya Yuko untuk memberi keringanan ke para warga.

"tolong pak, warga sedang kesusahan melaut karena badai dan gelombang tinggi. Jadi beri mereka waktu" mohon Hayate

"pergi kamu Hayate, kamu tidak becus ikuti perintah saya. Tidak ada toleransi buat warga desa kumogumi, semua harus bayar!" bentak Yuko ke Hayate

Akhirnya warga dipukuli bawahannya Yuko karena tidak bisa membayar setengah pajak, Hayate berlari kerumah dan kembali lagi ke Yuko dengan membawa sertifikat tanah Hayate untuk menutupi kekurangan setengah pajak warga desa kumogumi

"berhenti, berhenti.. Saya bilang!! jangan ada yang memukul warga, ini ambillah sertifikat tanah milikku sebagai jaminan setengah pajak yang belum terbayar" teriak Hayate

"Baik, lepaskan mereka semua.. Dan sertifikat tanah ini akan aku ambil untuk jaminan hidup mereka (warga desa kumogumi), aku beri waktu 1 hari untuk membersihkan barang - barangmu dirumah." ucap Yuko

Yuko dan bawahannya kembali menuju kota kyoto, Dan Hayate hanya bisa duduk dipos polisi dengan kesedihan. Dan warga desa kumogumi berterima kasih ke Hayate dan mempersilahkan pak Hayate tinggal bersama mereka.

Mendengar kabar itu, Kubo Hayate marah besar dan masuk keruang kepala kepolisian untuk menanyakan apa yang terjadi di desa kumogumi

"kenapa anda mengambil sertifikat rumah kami? Tanya Kubo Hayate

"mengambil? Katamu? Tidak, ayahmu yang memberikannya kepada kami pemerintah untuk jaminan warga desa kumogumi" jawab Yuko

"jadi jangan macam - macam dengan saya dan pemerintahan, jika kamu tetap ingin bekerja di kepolisian anak muda!" ancam Yuko

Lalu Kubo Hayate pergi pulang dan menyusul Akane dikedai untuk segera pulang, diperjalanan Kubo Hayate menceritakan semuanya dan Akane sedih apa yang didengarnya.

Setelah sampai dirumah Kubo Hayate melihat ibunya yang menangis dan warga desa mengeluarkan barang - barang milik Hayate, dan Hayate meminta ke Kubo untuk bersabar dan jangan berbuat gegabah.

Dibelakang rumah, Akamaru kakak Akane sedang mengangkat barang - barang miliknya dan adiknya akane keluar rumah.

"kak?" tanya akane

"sudahlah, bantu kakak untuk mengangkat barang kita keluar" jawab Akamaru

Setelah itu, semua barang pak Hayate dan keluarga dibawa ke gudang kosong bekas penumpukan beras warga desa kumogumi. Semua warga desa membantu mengangkat barang.

Sedangkan Akamaru dan Akane memilih untuk tinggal bersama di gudang pasar ikan yang tak jauh dari gudang tempat pak Hayate dan keluarga tinggali.

Hari berganti Hari, pak Hayate hanya bisa memandang rumah miliknya dengan segel pemerintahan. Kubo Hayate yang mulai renggang dengan atasannya.

Dan Yuko mulai berulah lagi, dengan menitik kedai akira sebagai tempat yang akan dia beli untuk bisnisnya. Kubo yang mengetahui hal itu segera menemui Akane dan memberitahukannya. Akane yang segera memberitahukan ke pemilik kedai Akira Nakata Asamiya.

Dan pemilik kedai menolak dan bersiap menunggu kedatangan Yuko dan bawahannya ke kedai.

2 hari berlalu, benar saja. Yuko dan bawahannya datang ke kedai Akira untuk memberi surat negosiasi tanah dan bangunan kedai, dan setelah pemilik kedai membaca surat. Pemilik kedai langsung menolak.

"maaf pak, kedai ini tidak dijual. Kedai ini adalah warisan dari mendiang suami saya yang akan saya jaga." ucap pemilik kedai Akira

"baik, saya beri waktu satu Minggu untuk berfikir, akan tetapi saya tidak menerima jika ditolak" jawab. Yuko

setalah itu, Yuko pergi bersama rombongannya meninggalkan kedai.

Pemilik kedai Akira, berkeras tidak akan menjual tanah dan bangunan kedai. dan banyak pegawai yang menggantungkan hidup dikedai.

Tetapi ancaman Yuko menjadi sebuah ketakutan tersendiri bagi pemilik kedai Akira, karena Yuko selalu menggunakan cara kotor jika menolak.

"ibu Asamiya, jangan kawatir. Kami disini akan selalu mendukungmu dan kita akan melawan bersama - sama kekejaman Yuko" ucap Akane

"terima kasih kalian semua dan Akane, karena sudah mau melindungi kedai ini" ujar pemilik kedai

Akane menceritakan tentang masalah yang dihadapi dikedai ke Akamaru Kakaknya, Akamaru yang juga mulai bosan dengan tingkah Yuko sebagai atasan selalu semena - mena ke masyarakat.

"Bersabarlah, masih 1 hari menjelang Yuko datang ke kedai untuk membelinya" ucap Akamaru

"kakak akan tangani masalah ini"

Kubo Hayate yang kawatir dengan Akane, langsung menuju kerumah Akane.

"Akane, bagaimana pemilik kedai mau menjual kedainya? Karena Yuko akan berbuat kotor jika ditolak" ucap Kubo Hayate

"pemilik kedai tidak menjual kedainya meski dengan Yuko dan Yuko akan kami lawan!" ucap Akane

"bagaimana caranya?" tanya Kubo Hayate

Akane hanya diam saja dan tersenyum, lalu berkata

"aku akan mendatanginya" ucap Akane dengan tatapan tajam

"apa maksudmu, Yuko sangat berbahaya dan kamu mau apa?" tanya Kubo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!