20 : Memulai Bisnis

“Ini loh, Gaes ... ini kripik tempenya. Ini yang belum dikemas, nah itu proses pembuatannya. Mohon maaf, semua pegawai sudah disegel. Maksudnya, sudah solidet alias sudah enggak singel. Yang pria gantengnya kaya Rahwana, yang perempuan, cantiknya kaya Srikandi. Tokoh kuat semua. Hah? Bukan Rahwana? Arjuna? Alaaah, ... Arjuna terlalu biasa. Arjuna itu ciwinya banyak. Buat apa ganteng kalau cintanya dibagi-bagi. Mending sama Rahwana meski enggak seganteng Arjuna, tapi sangat setia. Sampai dia nekat culik dewi Sinta. Kalian tahu kisahnya dan alasannya, kan? Yang enggak tahu, berarti pas pelajaran di sekolah, kalian transmigrasi atau malah ngerogo sukmo! Atau malah membelah diri? Omegat!”

Baru live pertama, Ojan tak hanya mendapat banyak penonton. Karena caranya yang memperlakukan penonton layaknya sahabat, dan boleh-boleh saja sekalian curhat, membuat sebagian besar penonton, memberinya hadiah.

“Eh subahanalloh, ini kalian kasih aku t-tiga juta? Ini kalian yakin, mau akhir bulan loh. Nanti dapur kalian enggak ngebul.” Ojan terbengong-bengong menyaksikan nominal hadiah yang terus bertambah dengan cepat. “Nanti kalau dapur sampai enggak ngebul, kalian wajib ngebon ke rumah makan Bu Arum, ya. Jam—Jam. Hallo, Jam. Hahaha, siap-siap diser*ang ngebon, Jam. Eh, yang jaga rumah makan si Akala sama Nina ya.”

“Oke ... oke. Aku jawab satu-satu, ya. Perempuan berhijab yang suka ngonten sama aku? Itu Maiwaifi alias istri! Bidadari surga dunia akheratku itu! Kalian para jomlo, wajib cari yang gitu!”

“Memangnya boleh, istrimu buat aku?” Ojan kembali membaca komentar penontonnya. “Ya enggak boleh lah. Itu kan istriku. Kamu cari yang lain, tapi maksudnya, cari yang beneran mau nerima kamu terus dukung kamu dari nol. Sama-sama berjuang gitu.”

Rere yang masih mengawasi dari balik kamera, tidak bisa untuk tidak meleleh. Iya, hatinya semakin dipenuhi rasa syukur karena ia memiliki suami seperti Ojan. Bukan hanya tanggung jawabnya, tapi juga lucu dan tingkah manisnya.

“Ini ada yang tanya, alamat pabrik sama toko tahu atau tempe produk sini. Ini sebenarnya kata maiwaifi, tahu dan tempenya sudah sampai ke seluruh Jatohbebek. Eh, jadahbebek.” Ojan kesulitan berbicara. “Sayang, kamu saja yang bilang, yang kenceng. Susah sumpah, lidahku keseleo terus!”

“Jabotabek, sama Bandung juga!” seru Rere benar-benar berteriak, tapi Ojan malah menertawakannya.

“Kalian kalau mau beli, nanti aku bikin video, di mana saja biasanya tahu tempe dikirim. Pokoknya kalau ada merek Tahu Tempe Super Kedelai, itu punya sini. Nah besok, ini kripik segala rupa, ada foto aku! Biar kalian terus ingat sama aku, tapi plis, jangan disante*t ya!” Ojan sudah kembali mengambil alih obrolan.

Rere yang kembali mesem-mesem, mengacungkan kedua jempol tangannya kepada Ojan.

“Gaes ... Gaes, aku dikasih dua jempol sama Maiwaifi. Lihat, tuh!” Ojan yang kegirangan sengaja mengarahkan kameranya kepada Rere.

Rere yang meski gugup sekaligus kebingungan, berangsur melambaikan kedua tangannya ke kamera. Tak lupa, ia juga menuntun hal yang sama, dilakukan oleh Adam sang putra yang kebetulan duduk di kursi sebelahnya.

“Itu anak aku. Namanya Adam. Hah? Terlalu ganteng? Hah? Kalian ngira aku ngaku-ngaku? Bercyandah kalian ya! Itu beneran anakku. Besok kalau punya anak cewek, berarti namanya wajib Hawa. Ya Allah Maiwaifi, masa suamimu yang gantengnya pas-pasan ini, dikira fitnah. Asli, Adam anakku. Bentar, Dam ... Adam sayang, ayo sapa Gaes ... Gaes yang lagi nemenin Daddy live!”

Di tengah kesibukan Ojan live, Excel dan sepuluh kliennya datang. Namun karena semuanya kompak meragukan kinerja Ojan sekaligus cara pabrik Excel melakukan promosi produk baru mereka, Excel sengaja menggunakan prestasi baru Ojan sebagai influencer.

“Baru satu bulan, Ojan sudah berhasil membuat beberapa videonya tembus satu juta. Lihat, live-nya saja banyak yang nonton. Yang kasih saweran juga banyan.” Excel sampai ikut live dengan Ojan.

“Wahhh ... Broder—” Ojan keceplosan nyaris menyebut Excel, tapi dengan cepat, Ezcel meletakan telunjuk tangan kirinya di tengah bibir.

Berbeda dengan Ojan yang sangat ingin terkenal karena melalui itu juga Ojan mendapatkan banyak rezeki, tidak dengan Excel yang tidak mau terkenal.

“Oke ... oke. Broderku langsung borong.” Ojan paham, Excel tak mau disebut bahkan sekadar disapa. “Yuk yuk, pada borong yuk. Dikripik-dikripik. Dioseng dibalado. Beli banyak makin berkah, aku doakan yang beli juga masuk surga!” Ucap Ojan yang juga menjanjikan, sebagian pesanan akan mulai dikemas dan dikirimkan secara bertahap.

Saking banyaknya pesanan, terlepas dari pesanan Excel, mereka langsung lembur sampai malam. Ojan turut andil membungkus-bungkus bersama Rere maupun Excel. Sementara Adam yang akhirnya kelelahan, berakhir tidur di sofa.

“Ini fotoku yang di sini, enggak ada ganteng-gantengnya. Tapi enggak apa-apa, yang begini yang biasanya bikin kangen. Oalah iya, Eyang Fatimah sama Sepri wajib coba ini!” ucap Ojan sangat bersemangat. Saking bersemangatnya karena akhirnya, usahanya menghasilkan rezeki untuk orang lain juga, ia sama sekali tidak merasa capek.

“Yang tadi aku pesan kan dikirim ke rumah mamah Arum, Mas,” ucap Excel.

“Ya tetap beda lah Broder. Itu kan ke keluarga Broder, dari Broder. Yang aku ke Eyang Fatimah sama Sepri, tetap wajib sendiri. Apalagi, gini-gini, aslinya aku kangeeeeen banget ke eyang maupun Sepri. Kangen Binar juga soalnya biasa main bareng. Antar dia sekolah dan aku jadi mamah Suci jadi-jadian!” ujar Ojan.

Menyimak itu, Rere dan Excel yang duduk mengapit Ojan, refleks bertatapan. Dalam hati mereka, baik Excel maupun Rere berdalih, Ojan sedang ada di fase merasa kehilangan masa-masa santainya. Hingga di tengah kesibukannya, sebagian hati Ojan terasa hampa lantaran pria itu jadi tidak bisa bercengkerama dengan beberapa orang yang disayang, secara leluasa.

“Dua apa tiga minggu lagi, kita pulang kampung yuk, Dad. Sepertinya, Mas Excel juga mau pulang kampung. Dua mingguan di kampung harusnya bisa,” ucap Rere yang sukses membuat Ojan terbengong-bengong menatapnya.

“S-serius, Maiwaifi?” ucap Ojan memastikan dengan suara bergetar saking bahagianya.

Rere yang tetap membungkus setiap masakan, mengangguk-angguk sambil terus memasang senyum tulus.

“Berarti langsung resepsi sama sunat Adam? Buat itu nunggu kendors saja lah ya. Soalnya aku yakin, kita bakalan dapat banyak kendors! Yang penting tetap narik kondangan biar bisa narik kondangannya Jam-jam yang lima puluh juta! Hahahaha!” ucap Azzam yang baru membayangkannya saja, sudah merasa sangat bahagia. Belum lagi jika ia membayangkan wajah tak rela Azzam ketika kondangan kepadanya. “Duh Gustiiiii, bahagia banget hamba!” batinnya.

“Jangan lupa bunganya loh, Mas Ojan. Karena saat Mas balikin kondangannya ke mas Azzam, Mas wajib balikin enam puluh juta!” ucap Excel yang sudah ikut menahan tawa layaknya sang adik hanya karena kebahagiaan Ojan.

“Loh, Broder. Dengar gitu kok ya aku langsung sedih gini toh. Lah, rugi bandar berarti aku ya?” ucap Ojan berkeluh kesah, tapi kakak adik di sebelahnya malah tertawa sampai lemas.

Terpopuler

Comments

Nendah Wenda

Nendah Wenda

Ojan bikin bahagia orang di sekitarnya

2024-12-18

0

Maulida Hayati

Maulida Hayati

Aku suka ceritanya .

2024-10-06

0

azka myson28

azka myson28

jabotabek jadi jadahbebek jadi jatuhbebek😂😂😂😂😂ngakak q..authior kamu pinter ngelucu yaa

2024-05-31

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2 2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3 3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4 4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5 5 : Ngemal
6 6 : Merasa Sangat Bahagia
7 7 : Keramas
8 8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9 9 : Penghasilan Pertama
10 10 : Besta*i
11 11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12 12 : Saranghiyu~
13 13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14 14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15 15 : Syuting Hari Pertama
16 16 : Paket Hemat Berobat
17 17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18 18 : Makin Cinta Ke Suami
19 19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20 20 : Memulai Bisnis
21 21 : Narik
22 22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23 23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24 24 : Bunga Ibu Septi
25 25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26 26 : Ter—Ojan-Ojan
27 27 : Bunga Pengganti
28 28 : Ngevlog
29 29 : Hamil Dan Melahirkan
30 30 : Mengenai Anak
31 31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32 32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33 33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34 34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35 35 : Kemajuan yang Positif
36 36 : Mendadak Nyekar
37 37 : Masa Lalu
38 38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39 39 : Spesial
40 40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41 41 : Rasa yang Pernah Ada
42 42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43 43 : Keluarga Kecil Kami
44 44 : Penayangan Film
45 45 : Adam VS Chiko
46 46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47 47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48 48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49 49 : Kesedihan Rere
50 50 : Ceraikan Ojan!
51 51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52 52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53 53 : Siapa Dalangnya?
54 54 : Gagal Hemat
55 55 : Rere Jatuh Sakit
56 56 : Donor Ginjal
57 57 : Terpaksa Berbohong
58 58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59 59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60 60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61 61 : Saking Bingungnya
62 62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63 63 : Pol In Lop
64 64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65 65 : Lika-Liku Anak Pertama
66 66 : Kontraksi
67 67 : Pernikahan Manis
68 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72 Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74 Novel Kakeknya Ojan
75 Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78 Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2
2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3
3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4
4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5
5 : Ngemal
6
6 : Merasa Sangat Bahagia
7
7 : Keramas
8
8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9
9 : Penghasilan Pertama
10
10 : Besta*i
11
11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12
12 : Saranghiyu~
13
13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14
14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15
15 : Syuting Hari Pertama
16
16 : Paket Hemat Berobat
17
17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18
18 : Makin Cinta Ke Suami
19
19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20
20 : Memulai Bisnis
21
21 : Narik
22
22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23
23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24
24 : Bunga Ibu Septi
25
25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26
26 : Ter—Ojan-Ojan
27
27 : Bunga Pengganti
28
28 : Ngevlog
29
29 : Hamil Dan Melahirkan
30
30 : Mengenai Anak
31
31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32
32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33
33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34
34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35
35 : Kemajuan yang Positif
36
36 : Mendadak Nyekar
37
37 : Masa Lalu
38
38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39
39 : Spesial
40
40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41
41 : Rasa yang Pernah Ada
42
42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43
43 : Keluarga Kecil Kami
44
44 : Penayangan Film
45
45 : Adam VS Chiko
46
46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47
47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48
48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49
49 : Kesedihan Rere
50
50 : Ceraikan Ojan!
51
51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52
52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53
53 : Siapa Dalangnya?
54
54 : Gagal Hemat
55
55 : Rere Jatuh Sakit
56
56 : Donor Ginjal
57
57 : Terpaksa Berbohong
58
58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59
59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60
60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61
61 : Saking Bingungnya
62
62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63
63 : Pol In Lop
64
64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65
65 : Lika-Liku Anak Pertama
66
66 : Kontraksi
67
67 : Pernikahan Manis
68
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72
Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74
Novel Kakeknya Ojan
75
Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78
Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!