7 : Keramas

“Yakin, ini Mas enggak mau?”

“Nanti dulu. Takut ditelu*h Sepri! Besok saja kalau aku sudah kerja.”

“Ya kenapa? Dosa, loh!”

Ojan mendadak takut dilema.

“Mas Ojan, juga sudah haji, kan?” ujar Rere.

“Iya, Haji mabur aku!” jawab Ojan dengan polosnya.

Detik itu juga Rere menahan senyumnya. “Bukan mabur, Mas. Namun haji mabrur.” Rere sengaja membenarkan.

Dengan segera, Ojan langsung berpikir keras. “Itu sejak kapan ganti begitu? Bukannya dari dulu memang mabur? Mabur itu kalau di kampungku artinya terbang, Dek Rere tersayang-sayang!”

Rere yang awalnya serius, malah menjadi kembali tertawa sampai lemas akibat panggilan baru yang ia dapatkan dari sang suami—Dek Rere Tersayang-sayang.

“Haji mabrur berarti maqbul, dan artinya ibadah hajinya diterima, Mas. Paham?” lembut Rere sembari menatap sopan Ojan.

Setelah obrolan yang cukup panjang dihiasi kekonyolan Ojan sekaligus rencana mereka ke depan, dan sukses membuat Rere lemas karena tertawa, selain Rere yang juga merasa sangat terharu sekaligus bahagia, pada akhirnya, Ojan menyerah. Ojan membiarkan pakaiannya dilepa*s oleh Rere karena Rere juga yang memulai berbekal dosa sekaligus menjalani sunnah untuk melengkapkan ibadah mereka.

“Ini berarti nanti aku yang hamil yah, Dek Rere? Ini aku yang dihamili? Ya sudah Dek, biar aku saja yang hamil soalnya mbak Suci bilang, hamil itu rasanya sarno-sarno!” ucap Ojan.

Rere yang sudah sangat tabah karena harus memulai, berakhir terduduk lemas di lantai akibat tawa yang sibuk wanita itu tahan.

“Mas ....”

“Iya, Dek. Kamu jangan ketawa terus yah, Dek. Aku bingung jadinya.”

“Makanya Mas jangan ngelawak terus. Tolong Mas diem dulu ya. Kita ibadah dulu, soalnya aku sudah agak ngantuk.” Rere benar-benar memohon dan masih terduduk lemas di lantai. Entah mengapa, mungkin karena kebersamaan mereka yang terlalu santai tapi hidup, akibat obrolan yang diwarnai gelak tawa sekaligus keseriusan, rasa nyaman yang ia dapatkan juga membuatnya seolah sudah mengenal Ojan sangat lama. Rere sama sekali tidak merasa asing pada Ojan.

Setelah langsung Diam, Ojan yang hanya tinggal memakai celana d*alam langsung menunduk tegang. Kenyataan tersebut pula yang membuat Rere jadi ikut tegang. Sembari membuka piyama lengan panjangnya, Rere menanyakan alasan Ojan jadi diam tegang layaknya sekarang.

“Sebenarnya ....” Terhitung sudah empat kali, Ojan mengatakannya, tapi hanya sebatas itu.

“Yang hamil itu aku, Mas. Bukan Mas. Namun kita tunda dulu, ya. Tunggu Adam sampai masuk SD dulu. Enggak apa-apa, kan?” yakin Rere yang beranjak duduk di hadapan Ojan. Mereka sama-sama duduk di pinggir tempat tidur.

Ojan yang refleks menatap Rere dan sebelumnya, belum tahu bahwa istrinya sudah melepas setiap kancing piyama, langsung melotot. Dalam hatinya ia berkata, “Ya Allah, rezeki nomplok!” Namun dengan segera, Ojan menggunakan kedua tangannya untuk menutupi wajah, meski ia tetap mengintip dari sela-sela jemari tangannya.

Meski ulah Ojan sukses membuatnya kikuk, Rere memberanikan diri untuk menatap sambil lanjut melepas bajunya. “Ini semua, ... semua yang ada pada tubuh sekaligus hidupku punya Mas. Begitupun dengan Mas ke aku. Semua yang Mas punya, juga otomatis menjadi milikku setelah kita menikah,” lembutnya yang memang sengaja berbicara dengan nada hati-hati.

“Tapi punyaku kecil, Dek. Gimana dong, aku malu bukanya!” ucap Ojam sembari menutupi pangkal perutnya menggunakan kedua tangannya, hingga ia tak lagi menutupi wajahnya. Ia bahkan telah kembali menatap Rere.

“Kecil bagaimana, Mas?” lirih Rere yang memnag sudah langsung bingung.

“Kecil pokoknya,” rengek Ojan nyaris menangis.

Kekhawatiran Ojan sekaligus tingkah pria itu yang terus menutupi pangkal perutnya membuat Rere mulai menerka-nerka.

“Kecil banget pokoknya. Makanya aku ditinggalin terus, setelah mereka lihat!” rengek Ojan lagi. “Entah gimana pas suna*t kok dibabat habis!”

Sempat agak canggung sekaligus kikuk, pada akhirnya lagi-lagi Rere tertawa. “Enggak apa-apa, Mas. Enggak apa-apa. Sudah jangan nangis, ya. Yang aku tahu, Allah enggak akan menciptakan satu hal pun tanpa manfaat.” Ia berusaha membuat sang suami untuk tidak berkecil hati.

Detik itu juga Ojan langsung ceria. “Iya juga sih, Dek. Harusnya masih berfungsi buat bikin a*nak!” Ia mendadak begitu yakin, tapi Rere malah tetap sibuk menahan tawa.

***

Subuh yang benar-benar segar. Tak kalah segar dari Ojan yang baru beres keramas. Ojan sampai bersiul-siul dan tampak sangat bahagia. Segera pria itu menghampiri putra sambungnya yang memang baru bangun.

“Daddy, Mommy mana?” tanya Adam masih sangat lesu sambil mendekap punggung Ojan yang sudah mengembannya.

“Mommy masih mandi. Kita bikin susu di dapur ya,” sergah Ojan sembari membawa baskom berisi beberapa botol dot, sekali wadah sufor Adam.

Baru keluar dari kamar, Ojan sudah berpapasan dengan Excel yang juga mengemban Sabiru. “Wahhhh ... keramas juga yah, Broder Ipar!” cerianya yang juga sudah langsung membuat sekelas Excel yang selalu kalem, sibuk menahan senyum.

“Pagi Mas Ojan. Bahagia banget?” ucap Excel sengaja menunggu Ojan mendekatinya.

Mendengar sapaan dari Excel, Ojan langsung mengernyit. “Kok masih manggil mas, sih Broder Ipar? Kan harusnya saya yang panggil gitu. Harusnya ... eh, harusnya aku dipanggil Dedek dong! Yihuuuuh, berasa abege kalau gini caranya.”

“Abegenya hanya sebutan, Pakde Ojan. Rupanya sudah beda cerita,” ucap Azzura yang juga baru keluar dari kamar sambil mengemban anak perempuannya.

Mendengar tanggapan sang istri, Excel makin sibuk menahan tawanya. Meski pada akhirnya, ia juga ngakak. Terlebih ketika Ojan juga turut menggo*da Azzura yang sudah bercadar dengan tudingan “baru saja keramas”.

“Ya iya, kan? Kalian habis keramas juga, kan? Ya iyalah ... sunah penuh kenik*matan, masa enggak dijalani,” ucap Ojan yang menuduh Azzura, tapi dijawab sendiri.

“Daddy, aku haus mau susu,” rengek Adam.

“Oh iya, iya. Sori menyori Adam anak Daddy yang paling ganteng mirip Daddy Kim Oh Jan. Yuk kita bikin susu yuk di dapur!” sergah Ojan sudah langsung sigap.

Awalnya, Excel dan Azzura kompak diam. Namun tak lama setelah kepergian Ojan, keduanya jadi cekikan. Azzura sampai menepuk-nepuk gemas punggung sang suami beberapa kali.

“Apa sih, ya. Pernikahan mereka mirip keajaiban dunia, ya. Namun jika diamati lebih jeli, memang orang seperti Ojan yang Adam dan Rere butuhkan loh, Yang!” ucap Excel di sela tawanya.

“Dari awal aku kasih kabar ke mas Azzam kalau akhirnya mereka menikah, ... ya ampun Yang ....” Azzura sampai tidak bisa berbicara karena tawanya yang sampai membuatnya menitikkan air mata.

“Kenapa?” balas Excel yang menyikapi sang istri dengan sangat manis, menatapnya penuh cinta dengan jarak yang sangat dekat.

“Kondangan! Lima puluh juta!” ucap Azzura yang akhirnya bisa mengatakannya.

Jika kalian sudah membaca novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan), Istri yang Haram Disentuh, juga novel Excel dan Azzura yaitu : Muslimah Tangguh Untuk Sang Mafia. Pasti kalian tahu mengenai kondangan Lima puluh juta, antara Azzam dan Ojan. Alasan yang membuat pasangan manis Azzura dan Excel, jadi sibuk cekikikan di subuh yang harusnya membuat keduanya bersiap melangsungkan salat subuh.

Terpopuler

Comments

Dewisartika Hutabarat

Dewisartika Hutabarat

berarti cerita Ojan yang terakhir ya Thor,belum baca yang lain habis ini baru baca

2025-02-20

0

Nendah Wenda

Nendah Wenda

akhirnya Ojan ngerasain juga nikmatnya nganu

2024-12-17

0

Lela

Lela

thor cerita ecxel sama ayura ga ada di sini thor

2024-11-09

1

lihat semua
Episodes
1 1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2 2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3 3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4 4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5 5 : Ngemal
6 6 : Merasa Sangat Bahagia
7 7 : Keramas
8 8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9 9 : Penghasilan Pertama
10 10 : Besta*i
11 11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12 12 : Saranghiyu~
13 13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14 14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15 15 : Syuting Hari Pertama
16 16 : Paket Hemat Berobat
17 17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18 18 : Makin Cinta Ke Suami
19 19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20 20 : Memulai Bisnis
21 21 : Narik
22 22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23 23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24 24 : Bunga Ibu Septi
25 25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26 26 : Ter—Ojan-Ojan
27 27 : Bunga Pengganti
28 28 : Ngevlog
29 29 : Hamil Dan Melahirkan
30 30 : Mengenai Anak
31 31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32 32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33 33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34 34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35 35 : Kemajuan yang Positif
36 36 : Mendadak Nyekar
37 37 : Masa Lalu
38 38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39 39 : Spesial
40 40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41 41 : Rasa yang Pernah Ada
42 42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43 43 : Keluarga Kecil Kami
44 44 : Penayangan Film
45 45 : Adam VS Chiko
46 46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47 47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48 48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49 49 : Kesedihan Rere
50 50 : Ceraikan Ojan!
51 51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52 52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53 53 : Siapa Dalangnya?
54 54 : Gagal Hemat
55 55 : Rere Jatuh Sakit
56 56 : Donor Ginjal
57 57 : Terpaksa Berbohong
58 58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59 59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60 60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61 61 : Saking Bingungnya
62 62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63 63 : Pol In Lop
64 64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65 65 : Lika-Liku Anak Pertama
66 66 : Kontraksi
67 67 : Pernikahan Manis
68 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72 Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74 Novel Kakeknya Ojan
75 Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78 Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2
2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3
3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4
4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5
5 : Ngemal
6
6 : Merasa Sangat Bahagia
7
7 : Keramas
8
8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9
9 : Penghasilan Pertama
10
10 : Besta*i
11
11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12
12 : Saranghiyu~
13
13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14
14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15
15 : Syuting Hari Pertama
16
16 : Paket Hemat Berobat
17
17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18
18 : Makin Cinta Ke Suami
19
19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20
20 : Memulai Bisnis
21
21 : Narik
22
22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23
23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24
24 : Bunga Ibu Septi
25
25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26
26 : Ter—Ojan-Ojan
27
27 : Bunga Pengganti
28
28 : Ngevlog
29
29 : Hamil Dan Melahirkan
30
30 : Mengenai Anak
31
31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32
32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33
33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34
34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35
35 : Kemajuan yang Positif
36
36 : Mendadak Nyekar
37
37 : Masa Lalu
38
38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39
39 : Spesial
40
40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41
41 : Rasa yang Pernah Ada
42
42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43
43 : Keluarga Kecil Kami
44
44 : Penayangan Film
45
45 : Adam VS Chiko
46
46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47
47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48
48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49
49 : Kesedihan Rere
50
50 : Ceraikan Ojan!
51
51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52
52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53
53 : Siapa Dalangnya?
54
54 : Gagal Hemat
55
55 : Rere Jatuh Sakit
56
56 : Donor Ginjal
57
57 : Terpaksa Berbohong
58
58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59
59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60
60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61
61 : Saking Bingungnya
62
62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63
63 : Pol In Lop
64
64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65
65 : Lika-Liku Anak Pertama
66
66 : Kontraksi
67
67 : Pernikahan Manis
68
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72
Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74
Novel Kakeknya Ojan
75
Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78
Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!