10 : Besta*i

Hati Rere terlalu rapuh. Ia yang selama ini haus perhatian sekaligus kasih sayang, seolah mendapatkan pawang. Bersama Ojan, ia mendapatkan semuanya. Memang jumlah materi yang Ojan berikan kepadanya tidak banyak. Namun cara Ojan mendapatkannya, juga kenyataan pria itu yang selalu serba memberikan semuanya serba untuknya, memang menjadi keistimewaan tersendiri. Terlebih, tak semua orang termasuk itu seorang suami, akan melakukan seperti yang Ojan lakukan. Karena jangankan yang dianggap kurang waras, yang waras saja belum tentu akan melakukannya.

“Mom—my, kenapa malah ... nangis?” lirih Ojan jadi merasa bersalah. “Maaf banget ya, belum bisa kasih banyak apalagi yang merah-merah.” Yang Ojan pikir, alasan Rere sedih karena uang yang ia berikan terlalu sedikit. “Tadinya mau langsung aku kasih semuanya, tapi masa iya kalian enggak jajan? Aku saja senang jajan, apalagi kalian, kan?”

Rere menggeleng-geleng, menepis anggapan sekaligus kekhawatiran Ojan yang ia yakini lantaran bagi pria itu, alasannya menangis karena sedih, uang yang Ojan berikan hanya sedikit. “Enggak, Dad. Ini aku beneran bahagia!” yakinnya setelah ia juga sampai mendekap sang suami. Dekapan yang makin lama makin erat.

Beberapa saat kemudian, kenyataan Rere yang masih terisak, juga kedua matanya yang sembam, menjadi perhatian tersendiri untuk Excel. Di depan ruang kerjanya, Excel yang kebetulan akan keluar dari ruangannya dan masih berdiri di bibir pintu, menatap berat kesedihan sang adik.

“Kenapa? Kalian berantem? Tadi aku lihat, kamu sama Ojan di bawah sudah nangis-nangis.” Excel menatap Rere penuh ketenangan. Sang adik langsung sibuk menggeleng dan berakhir mendekapnya. Dekapan yang makin lama makin erat.

“Aku bahagia banget, Mas. Alasanku nangis karena—” Rere menceritakan semuanya. Ia diberi es krim dan juga pendapatan pertama suaminya, padahal biaya rumah sakit saja sudah Ojan yang membiayai menggunakan tabungan Ojan dan selama ini diurus Sepri.

Mendengar itu, Excel berangsur menghela napas lega seiring ia yang juga balas mendekap adiknya. “Sesuatu yang mengandalkan rupa, memang belum tentu bikin kamu bahagia. Apalagi kalau kamu sudah tahu wataknya kurang baik dan dia enggak bisa diajak berubah.”

“Jadi yang harus kamu lakukan sekarang, syukuri sekaligus jaga. Kamu sudah pernah terlunta-lunta karen cinta memandang fisik sekaligus tahta dan harta. Fisik dia terluka, harta dia diambil, beneran enggak ada yang tersisa. Bayangin kalau kamu sama yang tanggung jawab, mau kerja dan bahkan memuliakan kamu. Enggak apa-apa enggak bagus rupa, yang penting bisa bikin kamu nyaman. No KDRT apalagi jajan sembarangan.” Hanya itu yang bisa Excel katakan, meski ia yakin, sang adik akan jauh lebih bahagia jika bersama Ojan. “Kuncinya sabar, arahin, terus dukung setiap kerja kerasnya karena aku lihat, Ojan bakalan kerja apa pun asal dia dibayar dan bisa kasih kamu sama Adam kebahagiaan. Syukur-syukur, cita-citanya jadi artis besar terus kasih kalian kehidupan layak, terwujud dalam waktu dekat.”

“Amin, Mas. Amin ... sekarang doaku beneran itu!” balas Rere merasa sangat bersyukur sekaligus beruntung. Yang mana sampai detik ini, ia masih tidak menyangka. Dirinya akan menemukan kenyamanan dari seorang Ojan. Padahal dulu, awal mereka bertemu dan itu niatnya akan menjodohkan Alena adik mereka dengan Sepri, Rere takut setengah mati kepada Ojan. Lain dengan Adam yang saat itu sudah langsung yakin kalau Ojan justru daddy-nya.

Kisah hari ini benar-benar ditutup dengan kenangan Indah Rere atas perjuangan Ojan yang selalu ingin membahagiakan keluarga kecil mereka.

“Daddy, boleh peluk?” rengek Rere ketika semuanya sudah tidur, tapi ia belum bisa.

Ojan yang sudah setengah sadar, langsung bersemangat. “Ya pasti, Maiwaifi. Aku ya mau banget!” girangnya sudah langsung membentangkan kedua tangannya, dan siap merengkuh tubuh Rere.

Mendapatkan sambutan tersebut, Rere juga jadi kegirangan. Hingga diam-diam wanita itu menyadari sekaligus mengakui, cintanya kepada Ojan membuatnya jadi mulai ala*y.

Keesokan harinya, Ojan yang sudah siap sarapan di meja makan, tak sengaja mendengar suara Azzam dari ponsel. Ojan mengetahui ponsel tersebut sebagai ponsel Azzura. Namun karena Ojan penasaran, ia sengaja mengintip layar ponsel itu dengan sangat hati-hati dari samping.

“Innalilahi dubilah set*an!” kaget Azzam dari seberang sana.

Padahal, Ojan hanya mengintip dari jarak sangat dekat.

“Kumis sama bibir apalagi gigimu loh. Aku tahu kamu Ojan, soalnya enggak ada yang lebih je*lek dari kamu!” lanjut Azzam yang kali ini mengomel.

“Hahahahahaha!” Ojan tertawa penuh kemenangan. “Jam-Jam, Jam! Ini aku Jam! Aku jadi orang kota, Jam! Kemarin aku soting, Jam. Meski cuma gigi aku yang diambil. Dibayar lima puluh ribu aku! Hahaha!”

“Jan, tolong dikondisikan, Jan. Jaga jarak dari lensa kamera biar yang kelihatan di sini, bukan hanya kumis sama bibir dan gigi kamu!” omel Azzam lagi.

Tak sedikit pun merasa tersinggung apalagi marah, Ojan segera melakukan saran Azzam. Ia segera mundur guna menatap Azzam secara saksama.

“Oh, sudah sama Uncle Ojan?” lembut Azzura sembari mengemban Sabiru. Ia baru kembali datang, dan langsung santai-santai saja ketika Ojan izin untuk mengobrol dengan Azzam.

“Mbak Azzura, tolong dikoreksi panggilannya buat Ojan. Enggak sudi aku, Sabiru sama Aurora manggil Ojan uncle juga!” protes Azzam dari sana, dan benar-benar sewot.

Sambil meraih ponsel Azzura yang disandarkan ke wadah sendok, Ojan berkata, “Apa salahnya kalau aku dipanggil angker juga lah Jam.”

“Nah, bener. Angker saja. Kamu memang angker dan cocok dipanggil angker!” balas Ojan yang seketika menjadi semangat.

“Heran yah, Jam. Bahasa inggrisnya paman kok angker. Angker kan maksudnya serem, horor kan lah intinya yah, Jam,” ucap Ojan sambil duduk di salah satu kursi yang ada di sana.

“Ya intinya memang cocok buat kamu!” sergah Azzam.

“Tapi bojoku ayu, Jam!” balas Ojan dengan bangganya sambil tersenyum cerah kepada Azzam. Sementara maksud dari kata “Bojoku ayu”, ialah istri cantik.

“Aku sampai mau ke duk*un buat tanya, kok bisa-bisanya Rere mau sama kamu. Matanya kena gu*na-gun*a apa gimana? Atau, dia kesu*rupan, apa gimana?” balas Azzam dan sudah langsung membuat Ojan ngakak.

“Orang syirik tanda kurang menarik, makanya belum soledut!” balas Ojan merasa bangga pada nasibnya. Sebab baginya, mendadak diajak nikah oleh Rere memang ibarat rezeki nomplok.

“Sumpah lo Jan. Sini balik ke kampung, aku geprek kamu buat makan lele dumbo di belakang rumah mami Septi!” dari seberang, Azzam tampak begitu emosi, tapi itu justru menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Ojan.

“Sabar Jam, sabar. Orang sabar pant*at sama perutnya lebar. Gini-gini kan, kita besta*i. Iya, kan. Apa kamu cuma mau besta*i sama ibu Siti?” balas Ojan yang malah makin membuat lawan bicaranya bertanduk.

Lalu, akan ada keseruan apa lagi?

Terpopuler

Comments

Nendah Wenda

Nendah Wenda

ceria banget Ojan bikin nular

2024-12-17

0

Ida Ulfiana

Ida Ulfiana

maknya sudh gak ada kabarnya ya

2024-05-21

0

👏vanzhoel🖤²²¹º

👏vanzhoel🖤²²¹º

wkwkk apa kabra tuh c ibu siti mak nya c ilham🤣🤣🤣

2023-11-29

3

lihat semua
Episodes
1 1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2 2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3 3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4 4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5 5 : Ngemal
6 6 : Merasa Sangat Bahagia
7 7 : Keramas
8 8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9 9 : Penghasilan Pertama
10 10 : Besta*i
11 11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12 12 : Saranghiyu~
13 13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14 14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15 15 : Syuting Hari Pertama
16 16 : Paket Hemat Berobat
17 17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18 18 : Makin Cinta Ke Suami
19 19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20 20 : Memulai Bisnis
21 21 : Narik
22 22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23 23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24 24 : Bunga Ibu Septi
25 25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26 26 : Ter—Ojan-Ojan
27 27 : Bunga Pengganti
28 28 : Ngevlog
29 29 : Hamil Dan Melahirkan
30 30 : Mengenai Anak
31 31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32 32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33 33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34 34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35 35 : Kemajuan yang Positif
36 36 : Mendadak Nyekar
37 37 : Masa Lalu
38 38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39 39 : Spesial
40 40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41 41 : Rasa yang Pernah Ada
42 42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43 43 : Keluarga Kecil Kami
44 44 : Penayangan Film
45 45 : Adam VS Chiko
46 46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47 47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48 48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49 49 : Kesedihan Rere
50 50 : Ceraikan Ojan!
51 51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52 52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53 53 : Siapa Dalangnya?
54 54 : Gagal Hemat
55 55 : Rere Jatuh Sakit
56 56 : Donor Ginjal
57 57 : Terpaksa Berbohong
58 58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59 59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60 60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61 61 : Saking Bingungnya
62 62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63 63 : Pol In Lop
64 64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65 65 : Lika-Liku Anak Pertama
66 66 : Kontraksi
67 67 : Pernikahan Manis
68 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72 Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74 Novel Kakeknya Ojan
75 Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78 Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2
2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3
3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4
4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5
5 : Ngemal
6
6 : Merasa Sangat Bahagia
7
7 : Keramas
8
8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9
9 : Penghasilan Pertama
10
10 : Besta*i
11
11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12
12 : Saranghiyu~
13
13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14
14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15
15 : Syuting Hari Pertama
16
16 : Paket Hemat Berobat
17
17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18
18 : Makin Cinta Ke Suami
19
19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20
20 : Memulai Bisnis
21
21 : Narik
22
22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23
23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24
24 : Bunga Ibu Septi
25
25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26
26 : Ter—Ojan-Ojan
27
27 : Bunga Pengganti
28
28 : Ngevlog
29
29 : Hamil Dan Melahirkan
30
30 : Mengenai Anak
31
31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32
32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33
33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34
34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35
35 : Kemajuan yang Positif
36
36 : Mendadak Nyekar
37
37 : Masa Lalu
38
38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39
39 : Spesial
40
40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41
41 : Rasa yang Pernah Ada
42
42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43
43 : Keluarga Kecil Kami
44
44 : Penayangan Film
45
45 : Adam VS Chiko
46
46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47
47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48
48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49
49 : Kesedihan Rere
50
50 : Ceraikan Ojan!
51
51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52
52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53
53 : Siapa Dalangnya?
54
54 : Gagal Hemat
55
55 : Rere Jatuh Sakit
56
56 : Donor Ginjal
57
57 : Terpaksa Berbohong
58
58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59
59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60
60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61
61 : Saking Bingungnya
62
62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63
63 : Pol In Lop
64
64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65
65 : Lika-Liku Anak Pertama
66
66 : Kontraksi
67
67 : Pernikahan Manis
68
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72
Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74
Novel Kakeknya Ojan
75
Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78
Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!