17 : Mendapatkan Banyak Cinta

Memikirkan biaya rumah sakit benar-benar membuat Ojan tidak bisa tenang. Ojan bahkan jadi tidak bisa tidur dan malah membangunkan kedua pria mantan mafia yang masih menjaganya untuk kabur.

“Please, jangan bikin perut kaku apalagi bikin aku malu! Besok aku yang bayarin biaya berobat kamu!” semprot Helios yang awalnya sudah tidur di sofa lipat ruang VIP kebersamaan mereka.

Sementara Excel yang duduk di sofa kecil sebelah Ojan, hanya mesem memperhatikan kebersamaan di sana. Tak beda dengan Helios, ia juga baru saja terbangun dan itu gara-gara omelan Helios kepada Ojan.

Setelah terdiam sejenak, Ojan yang berangsur duduk di sebelah Helios sambil menenteng selang infusnya sengaja berkata, “Kalau gitu, uangnya masuk kantongku saja, Pih. Jadi, dikira-kira biayanya sampai aku sembuh, tapi besok aku pulang dan sisa biayanya tetap buat aku!”

“Kamu dikasih hati masih saja nekat minta empedu!” semprot Helios Helios lagi.

Ojan yang langsung takut, buru-buru minta maaf kemudian kembali ke ranjang rawatnya.

“Sudah jangan terlalu banyak pikiran karena banyak pikiran alias setr*es, juga menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami tipes.” Berbeda dengan Helios, Excel terbilang masih sangat lembut dalam menyikapi Ojan.

Ojan mengangguk-angguk paham kepada Excel. “Makasih banyak Broder!”

Excel yang awalnya juga sudah tidur, berangsur mengangguk-angguk santai. “Manfaatkan pengobatan sekarang buat istirahat total. Biar kamu cepat sembuh, dan pastinya bisa secepatnya kumpul dengan istri dan anak lagi.” Excel tahu, Ojan terlalu takut keluar banyak duit untuk biaya berobat di rumah sakit. Selain itu, Ojan juga Excel yakini terlalu bingung karena selama sakit, otomatis Ojan juga tidak bekerja dan lagi-lagi tidak bisa memberi anak maupun istrinya nafkah. Karena meski Ojan memang tukang rusuh, kepada Rere dan Adam, Ojan sangat tanggung jawab.

Hingga empat hari menjalani rawat inap di rumah sakit, akhirnya Ojan dibolehkan pulang. Helios sungguh membayarkan semua biaya pengobatan hingga Ojan memberinya hadiah kecu*pan.

“Enggak beres memang si Kojan!” sinis Helios sambi mengusap asal bekas kecup*an Ojan.

Rere yang masih mendekap lengan kiri Ojan hanya tersenyum geli. Tak lupa, wanita itu juga mengucapkan terima kasih kepada Helios yang begitu perhatian dan sampai di akhir pengobatan masih menemani Ojan. Terhitung, selama Ojan dirawat di rumah sakit, Helios hanya absen sehari. Itu saja, Helios meminta Syam untuk menggantikannya menjaga sekaligus menemani Ojan.

“Itu nanti kalau syuting lagi tapi sakit lagi, aku sudah enggak mau bayar, ya!” ucap Helios terdengar sangat sinis, bahkan oleh telinganya sendiri.

Kendati demikian, Rere hang paham watak Helios yang meski bengis tapi perhatian, hanya tersenyum geli. Karena layaknya Ojan suaminya, Helios juga memiliki hati lembut sekaligus jiwa tanggung jawab tinggi.

“Kalau gitu, habis ini aku langsung ke rumah Papi. Gendong beberapa guci pasti dijual mahal dan aku bisa kaya!” ucap Ojan dengan entengnya dan sudah langsung membuat Helios mendelik.

Dering WA masuk menghiasi ponsel Ojan yang ada di saku sisi celana bahan warna hitam panjangnya. “Ada WA. Biasa ... artis ya banyak yang WA!” ucap Ojan dengan bangganya. Kebetulan, mereka baru sampai di depan pintu masuk utama rumah sakit.

Helios sudah terlalu biasa menyaksikan kesombongan duniawi seorang Ojan. Andai tidak ingat bahwa pria di sebelahnya dan jadi makin kurus mirip bambu kering tidak sedang sakit, sudah ia tempe*leng sampai muter tujuh keliling.

“Dari pak ratadata. Jan, lo orang langsung syuting ya. Mumpung lo orang habis tipes dan wajah lo orang pasti lebih melas, biar feelnya makin dapat! Cepat ya ke lokasi. Kamu sudah keluar dari rumah sakit kan?” ucap Ojan membaca pesan WA masuk yang ternyata justru dari pak Salim sang sutradara.

“Lah ... tuh orang bosan hidup atau malah lagi punya banyak beban hidup?” kesal Helios sudah langsung berkomentar. “Pas kamu sakit saja dia enggak jenguk! Eh sekarang giliran suruh-suruh kerja, dia langsung mangap! Pengin dirujak apa gimana!”

“Tapi kalau aku enggak kerja, anak istriku makan apa, Pih?” lirih Ojan menunduk nelangsa.

“Ya nasi, masa iya makan orang mati!” kesal Helios lagi.

“Mungkin ini bagian dari wujud proporsiku, sih. Maksudnya, pak Ratadata pengin lihat tanggung jawabku. Ya proporsinyal gitu maksudnya. Walau sakit tetap kerja!” yakin Ojan.

“Profesional yah, Dad?” lembut Rere mencoba mengoreksi ucapan sang suami.

“Nah, itu maksudnya, Mih!” balas Ojan yang kemudian tersenyum semringah. Tak sampai di situ karena ia juga tak segan mendekap penuh cinta kepala sekaligus tubuh Rere. Tak lupa, beberapa kecu*pan manis juga ia layangkan di kepala Rere hingga Helios mendadak baper sekaligus mirip obat nyamuk untuk keduanya.

Sekitar dua jam kemudian, rasa tanggung jawab seorang Ojan kepada pekerjaan, pria itu buktikan melalui totalitas aktingnya. Chole bahkan Helios yang sengaja datang dan memang untuk pertama kalinya menyaksikan Ojan berakting secara langsung, sampai tidak bisa berkat-kata.

Adegan Ojan ditabra*k truk ketika mengayuh sepeda tua sambil membonceng putranya menjadi kejadian paling menguras air mata di sana. Sebab di bawah guyuran hujan palsu, Ojan yang kepala dan kedua tangannya berdarah-darah, menangisi sang putra yang tak kalah terluka parah darinya.

“Itu kol dia bisa sekeren itu ya, aktingnya. Keseringan halu, makanya jadi pintar akting apa gimana? Tuh lihat, tuh. Habis akting nangis kok bisa wuahahaha enggak mau diam mirip kuda lump*ing?” bisik Helios kepada sang istri yang malah jadi sibuk menertawakannya.

“Tapi andai aku ditawari syuting terus lawan mainnya,” ucap Chole yang sebenarnya belum beres berbicara.

“Lawan mainnya J*in penunggu rumah makan?” sela Helios benar-benar sinis sambil tetap mengemban di depan dada sang putra. Namun bukannya takut ia marah terlebih merayunya, sang istri malah makin tertawa bahagia.

“Keren banget, Dad. Ganti baju dulu, ya. Habis itu kita makan. Itu mbak Chole sama mas Helios sudah datang bareng Kim,” lembut Rere sambil menyelimuti tubuh bagian atas suaminya menggunakan handuk.

“Oh, maksud kamu, orang tua angkatku sama broder Kim, datang, Maiwaifi?” sergah Ojan sangat bersemangat.

Menyinggung status Helios dan Chole dalam hidup Ojan, dan Ojan sebut sebagai orang tua angkatnya, Rere tidak bisa untuk tidak tertawa.

“Mas Ojan selalu mendapatkan banyak perhatian bahkan cinta. Sebab, kebiasaannya rusuh sekaligus mengundang gelak tawa, membuat hidup orang-orang di sekitarnya jadi sangat berwarna. Enggak kebayang, saat peluncuran filmnya nanti, pasti akan heboh banget. Dan pastinya akan menjadi kebahagiaan tersendiri buat keluarga kami apalagi aku dan mas Ojan sendiri. Karena dengan kata lain, melalui itu juga, mas Ojan membuktikan bahwa dirinya berharga!” batin Rere yang jadi sibuk tertawa hanya karena melihat interaksi berisik antara Ojan dan Helios.

Terpopuler

Comments

Nendah Wenda

Nendah Wenda

gitu gitu Ojan tangjung jawab banget

2024-12-18

0

Lasiani

Lasiani

kkkkkk

2024-01-23

1

Sarti Patimuan

Sarti Patimuan

Gak sabar nunggu filmnya rilis dan bagaimana reaksi para penonton.melihat aktingnya Ojan

2023-09-30

2

lihat semua
Episodes
1 1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2 2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3 3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4 4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5 5 : Ngemal
6 6 : Merasa Sangat Bahagia
7 7 : Keramas
8 8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9 9 : Penghasilan Pertama
10 10 : Besta*i
11 11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12 12 : Saranghiyu~
13 13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14 14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15 15 : Syuting Hari Pertama
16 16 : Paket Hemat Berobat
17 17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18 18 : Makin Cinta Ke Suami
19 19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20 20 : Memulai Bisnis
21 21 : Narik
22 22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23 23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24 24 : Bunga Ibu Septi
25 25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26 26 : Ter—Ojan-Ojan
27 27 : Bunga Pengganti
28 28 : Ngevlog
29 29 : Hamil Dan Melahirkan
30 30 : Mengenai Anak
31 31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32 32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33 33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34 34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35 35 : Kemajuan yang Positif
36 36 : Mendadak Nyekar
37 37 : Masa Lalu
38 38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39 39 : Spesial
40 40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41 41 : Rasa yang Pernah Ada
42 42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43 43 : Keluarga Kecil Kami
44 44 : Penayangan Film
45 45 : Adam VS Chiko
46 46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47 47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48 48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49 49 : Kesedihan Rere
50 50 : Ceraikan Ojan!
51 51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52 52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53 53 : Siapa Dalangnya?
54 54 : Gagal Hemat
55 55 : Rere Jatuh Sakit
56 56 : Donor Ginjal
57 57 : Terpaksa Berbohong
58 58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59 59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60 60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61 61 : Saking Bingungnya
62 62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63 63 : Pol In Lop
64 64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65 65 : Lika-Liku Anak Pertama
66 66 : Kontraksi
67 67 : Pernikahan Manis
68 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72 Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74 Novel Kakeknya Ojan
75 Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78 Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2
2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3
3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4
4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5
5 : Ngemal
6
6 : Merasa Sangat Bahagia
7
7 : Keramas
8
8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9
9 : Penghasilan Pertama
10
10 : Besta*i
11
11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12
12 : Saranghiyu~
13
13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14
14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15
15 : Syuting Hari Pertama
16
16 : Paket Hemat Berobat
17
17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18
18 : Makin Cinta Ke Suami
19
19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20
20 : Memulai Bisnis
21
21 : Narik
22
22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23
23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24
24 : Bunga Ibu Septi
25
25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26
26 : Ter—Ojan-Ojan
27
27 : Bunga Pengganti
28
28 : Ngevlog
29
29 : Hamil Dan Melahirkan
30
30 : Mengenai Anak
31
31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32
32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33
33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34
34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35
35 : Kemajuan yang Positif
36
36 : Mendadak Nyekar
37
37 : Masa Lalu
38
38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39
39 : Spesial
40
40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41
41 : Rasa yang Pernah Ada
42
42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43
43 : Keluarga Kecil Kami
44
44 : Penayangan Film
45
45 : Adam VS Chiko
46
46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47
47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48
48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49
49 : Kesedihan Rere
50
50 : Ceraikan Ojan!
51
51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52
52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53
53 : Siapa Dalangnya?
54
54 : Gagal Hemat
55
55 : Rere Jatuh Sakit
56
56 : Donor Ginjal
57
57 : Terpaksa Berbohong
58
58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59
59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60
60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61
61 : Saking Bingungnya
62
62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63
63 : Pol In Lop
64
64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65
65 : Lika-Liku Anak Pertama
66
66 : Kontraksi
67
67 : Pernikahan Manis
68
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72
Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74
Novel Kakeknya Ojan
75
Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78
Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!