18 : Makin Cinta Ke Suami

Acara syuting yang hampir memakan waktu dua puluh hari akibat terhambat Ojan sakit, akhirnya usai. Semuanya tinggal proses pembuatan dan Ojan tak lagi dilibatkan.

Kini, aktivitas Ojan kembali layaknya biasa. Menemani Adam sekolah, kemudian membawanya ke pabrik tahu dan tempe milik Excel, selaku tempat Rere bekerja. Namun, Ojan berniat untuk kembali menjadi bagian dari sebuah syuting, jika di sekitar sana masih ada yang menyelenggarakan. Ojan masih berharap mendapatkan pekerjaan di depan layar.

“Maiwaifi, aku punya ide. Ini mengenai resepsi sama acara hajatan buat sunat Adam. Jadi, kita tunggu filmku tayang, dan semoga meledak. Biar ibaratnya, kita dapat kendors! Biar biayanya enggak banyak loh. Dimodalin sama mereka.” Ojan yang baru kembali dari luar setelah mengasuh Adam yang sampai detik ini masih ia gendong, mengabarkan ide berliannya.

Rere yang baru mencuci tangan di wastafel khusus tak jauh dari meja kerja sang suami, langsung merenung serius. “Kendors itu, maksud Daddy, ... endorse, ya?” tanyanya yang kemudian mengelap kedua tangannya menggunakan handuk kecil yang tersedia. Meski sampai detik ini, tatapannya masih fokus pada kedua mata Ojan. Kedua mata yang langsung berbinar-binar setelah ia mengoreksi maksud ucapan Ojan.

Seiring bergulirnya waktu dan terjadinya kebersamaan, Rere memang jadi lebih cepat memahami bahasa Ojan yang lebih sering jauh dari maksud bahasa seharusnya. Terlepas dari semuanya, Rere juga menyadari, makin ke sini, cara pikir Ojan jadi makin terarahkan. Ojan bahkan jadi bisa berbisnis waktu dan sebisa mungkin membuat segala sesuatu yang dikerjakan, menjadi uang. Termasuk itu mengenai pengeluaran resepsi, hajatan, maupun keperluan hidup mereka yang lain. Ojan sungguh akan memanfaatkan statusnya sebagai aktor, untuk membiayai semua itu.

“Maiwaifi. Itu kalau kita bikin video lucu-lucu, banyak yang nonton, kita juga bisa dapat duit, kan?” tanya Ojan lagi yang ingin memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mendapatkan pundi-pundi rezeki.

Meski tidak begitu paham, Rere yang tahu bahwa mengunggah video di sebuah aplikasi tonton, termasuk video lucu bisa menghasilkan uang, berangsur mengangguk-angguk. “Bisa, Dad. Setahuku bisa.”

“Ayo kita bikin. Sekalian bikin promo usahamu. Keripik tempe, tahu, sama olahan yang mau dipromosikan. Pakai gaya lucu pasti lebih seru dan lebih banyak peminat!” sergah Ojan, otak bisnisnya benar-benar sedang encer.

Rere yang akan selalu mendukung kerja keras sang suami, mau-mau saja diajak membuat video lucu seperti permintaan sang suami, di sela kesibukannya bekerja. Keduanya bertekad memiliki kehidupan lebih baik termasuk itu untuk urusan ekonomi. Akan tetapi, Rere yang harusnya lelah, malah merasa sangat terhibur dengan kekocakan suaminya. Wanita itu sama sekali tidak merasa lelah. Malahan menjadi awal mula mereka menjadi perhatian orang-orang di sekitar. Dari orang pabrik, orang rumah, juga orang-orang di tempat yang mereka kunjungi sekaligus mereka gunakan untuk ngonten.

“Lihat ... lihat. Lah baru dikit,” ucap Ojan kepo mengawasi setiap unggahan videonya.

“Sudah mau seribu like dan followernya juga ada seribuan loh, Dad. Ini satu bulan dapat segini sudah alhamdullilah banget!” yakin Rere yang sudah tak menutup kepalanya menggunakan kerudung karena mereka memang siap untuk tidur.

Ojan tak lagi berkomentar. Ekspresinya tampak kecewa dan baik Rere maupun Adam menyaksikan itu.

“Pelan-pelan, Dad. Jangan terlalu berharap, jadikan ini usaha sampingan saja. Kalau Daddy terlalu merodikan diri, yang ada Daddy tipes lagi. Ingat, infus rumah sakit belum ada yang bisa diisi ulang apalagi diisi ulang pa ke air keran,” lembut Rere sambil mengelus punggung suaminya.

Ojan yang sebenarnya merasa sangat sedih karena merasa belum jadi suami yang baik khususnya dalam segi materi, berangsur mengangguk-angguk. Ia mencoba tegar, kembali melapangkan kesabarannya, dan lagi-lagi menyembunyikan kesedihannya di balik keceriaannya.

“Ya Allah hamba mohon, biarkan hamba bekerja. Enggak apa-apa capek, yang penting ada hasil. Lagian, enggak enak juga kalau hamba terus membiarkan keluarga hamba tinggal di sini. Dibawa ke kampung, juga enggak mungkin. Ke kampung ibarat liburan saja. Niatnya hamba ingin punya rumah meski kecil-kecilan, buat keluarga kecil hamba. Jadi tolong banget, biarkan hamba kerja dan dapat rezeki dari setiap rezeki hamba.”

Di tengah kesunyian sepertiga malam, Rere memergoki suaminya tersedu-sedu duduk dengan sangat tumaninah di atas sajadah. Ojan memang berucap lirih dan tampaknya sengaja menjaga suaranya agar tidak mengusik Rere maupun Adam.

“Amin ...,” batin Rere sambil kembali memunggungi Ojan yang salat di sebelah dinding agak jauh darinya. Padahal biasanya, mereka akan menunaikan salat di depan tempat tidur jika mereka tidak melakukannya di luar kamar. Namun kini, tampaknya Ojan memang sengaja menghindari sekaligus tak mau mengusik Rere maupun Adam.

“Semoga doa tulus Daddy segera terkabul yah, Dad. Doa mulia, Insya Allah hasilnya juga mulia!” batin Rere yang jadi berlinang air mata. Dalam hatinya, Rere juga jadi berujar, di balik banyak ya suami dakjal, ada suami tulus layaknya Ojan yang diam-diam menangis karena terlalu takut, anak dan istrinya tidak makan atau malah tidak punya tempat tinggal.

“Kalau tahu dicintai olehmu seindah ini, aku maunya dari dulu kita bersama-sama Dad. Enggak apa-apa, kamu bukan pria keren. Enggak apa-apa, kamu bukan pria berdasi yang kerjanya di meja megah dengan jabatan wah. Enggak apa-apa, kamu tidak bepergian menggunakan mobil mewah. Bagiku, tanggung jawab dan ketulusan sekaligus perhatianmu kepada aku dan Adam, lebih mewah, bahkan istimewa melebihi apa pun. Malahan kalau bisa, aku juga maunya, Adam benar-benar anakmu!” batin Rere lagi dan buru-buru menyeka air matanya yang sudah membuat sebagian bantal basah.

Keesokan harinya, Rere sengaja masak agak spesial. Untuk sarapan, maupun bekal. Kakak, adik, maupun mamahnya juga turut ia masakan.

“Re, Tante Arnita yang desainer itu nawarin kostum buat acara primer peluncuran film Mas Ojan. Kamu mau enggak? Saranku sih mau, toh ibu Arnita bukan desainer ecek-ecek. Keren-keren pokoknya,” ucap Azzura yang baru datang ke dapur meski Rere sudah beres memasak bahkan menyusun bekal.

Alasan Azzura baru datang karena si kembar sakit. Sementara ketika si kembar sakit, keduanya benar-benar sakit semuanya. Karena saking dekatnya hubungan anak kembar Azzura dan Excel, sakit satu sakit semuanya. Dan biasanya, jika sudah begitu, Excel akan otomatis libur ngantor. Excel akan mengerjakan pekerjaan kantor secara online, dan Rere lah yang akan mengurus segala sesuatunya di kantor.

Kini, kembali ke tawaran Azzura. Seolah mendapatkan rezeki nomplok di pagi-pagi, terlebih di sepertiga malam tadi Rere memergoki sang suami tersedu-sedu hanya karena terlalu bingung tak bisa memberikan kehidupan layak, Rere langsung menerima tawaran Azzura dengan senang hati.

“Kalau gitu aku kirim nomor WA tante Arnita ke kamu ya. Kebetulan, beliau juga minta aku kasih nomornya ke kamu. Biar kalian bisa ngobrol lebih leluasa,” ucap Azzura.

“Siap, Mbak. Sekali lagi, makasih banyak, ya!” balas Rere begitu bersemangat. Rere yakin, rezeki pagi ini juga bagian doa sekaligus kerja keras dari sang suami.

Terpopuler

Comments

Nendah Wenda

Nendah Wenda

Ojan di kira gak normal jauh lebih baik dari yang normal

2024-12-18

0

Endang Werdiningsih

Endang Werdiningsih

dari sekian novel yg ada ojan'a,,disinilah bisa nangis bombay karena ojan,,yg biasa spt orang berkebutuhan khusus tiba" menjadi sgt bertanggung jwb kpd anak sambung dan istei'a,,😭😭😭😭😭

2024-07-30

0

guntur 1609

guntur 1609

kalau kau gak merasakan masa sulit kau gak akan hijrah. rere. dan kau gak akan mau sm ojan. secara lie dulu masihh jahat..tapi terima saja kedrpanya takdirmu. yg akhirnya bahagia

2024-01-09

2

lihat semua
Episodes
1 1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2 2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3 3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4 4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5 5 : Ngemal
6 6 : Merasa Sangat Bahagia
7 7 : Keramas
8 8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9 9 : Penghasilan Pertama
10 10 : Besta*i
11 11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12 12 : Saranghiyu~
13 13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14 14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15 15 : Syuting Hari Pertama
16 16 : Paket Hemat Berobat
17 17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18 18 : Makin Cinta Ke Suami
19 19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20 20 : Memulai Bisnis
21 21 : Narik
22 22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23 23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24 24 : Bunga Ibu Septi
25 25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26 26 : Ter—Ojan-Ojan
27 27 : Bunga Pengganti
28 28 : Ngevlog
29 29 : Hamil Dan Melahirkan
30 30 : Mengenai Anak
31 31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32 32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33 33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34 34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35 35 : Kemajuan yang Positif
36 36 : Mendadak Nyekar
37 37 : Masa Lalu
38 38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39 39 : Spesial
40 40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41 41 : Rasa yang Pernah Ada
42 42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43 43 : Keluarga Kecil Kami
44 44 : Penayangan Film
45 45 : Adam VS Chiko
46 46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47 47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48 48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49 49 : Kesedihan Rere
50 50 : Ceraikan Ojan!
51 51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52 52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53 53 : Siapa Dalangnya?
54 54 : Gagal Hemat
55 55 : Rere Jatuh Sakit
56 56 : Donor Ginjal
57 57 : Terpaksa Berbohong
58 58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59 59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60 60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61 61 : Saking Bingungnya
62 62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63 63 : Pol In Lop
64 64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65 65 : Lika-Liku Anak Pertama
66 66 : Kontraksi
67 67 : Pernikahan Manis
68 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72 Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74 Novel Kakeknya Ojan
75 Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78 Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1 : Ancaman, Kecelakaan, Dan Juga Nazar
2
2 : Benar-Benar Langsung Menikah
3
3 : Ojan, Pria yang Berbeda
4
4 : Rere yang Mengapresiasi Usaha Ojan
5
5 : Ngemal
6
6 : Merasa Sangat Bahagia
7
7 : Keramas
8
8 : Romantisnya Ojan dan Rere
9
9 : Penghasilan Pertama
10
10 : Besta*i
11
11 : Rencana Resepsi Dan Hajatan Sunat
12
12 : Saranghiyu~
13
13 : Kedatangan Keluarga Cikho
14
14 : Misteri Kecelakaan Rere Dan Adam
15
15 : Syuting Hari Pertama
16
16 : Paket Hemat Berobat
17
17 : Mendapatkan Banyak Cinta
18
18 : Makin Cinta Ke Suami
19
19 : Debut Ojan Menjadi Influencer
20
20 : Memulai Bisnis
21
21 : Narik
22
22 : Akhirnya Pulang Kampung!
23
23 : Dampak Viral Dan Kesuksesan Ojan
24
24 : Bunga Ibu Septi
25
25 : Beberapa Kebiasaan Ojan yang Mulai Rere Ketahui
26
26 : Ter—Ojan-Ojan
27
27 : Bunga Pengganti
28
28 : Ngevlog
29
29 : Hamil Dan Melahirkan
30
30 : Mengenai Anak
31
31 : Muyen Dan Bapak Rumah Tangga yang Baik
32
32 : Di Antara Kolam Lele dan Pohon Kelapa Hijau
33
33 : Secuil Masa Lalu Ojan
34
34 : Suami Kumis Lele dan Daun Kelor
35
35 : Kemajuan yang Positif
36
36 : Mendadak Nyekar
37
37 : Masa Lalu
38
38 : Belajar Dari Kisah Mereka
39
39 : Spesial
40
40 : Kejutan Manis Untuk Ojan
41
41 : Rasa yang Pernah Ada
42
42 : Perpisahan, dan Kabar Film
43
43 : Keluarga Kecil Kami
44
44 : Penayangan Film
45
45 : Adam VS Chiko
46
46 : Menyiapkan Masa Depan Mapan
47
47 : Penyesalan Dan Rencana Cikho
48
48 : Pria Gundul yang Terus Mengikuti
49
49 : Kesedihan Rere
50
50 : Ceraikan Ojan!
51
51 : DASAR PEMB-U-NUH!
52
52 : Pasca Kecelakaan Ojan
53
53 : Siapa Dalangnya?
54
54 : Gagal Hemat
55
55 : Rere Jatuh Sakit
56
56 : Donor Ginjal
57
57 : Terpaksa Berbohong
58
58 : Kunjungan Orang Tua Angkat Ojan
59
59 : Setia Dan Tanggung Jawab
60
60 : Nyaman, Bucin, dan Ala—y
61
61 : Saking Bingungnya
62
62 : Kosa Kata Ajaib Ojan
63
63 : Pol In Lop
64
64 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
65
65 : Lika-Liku Anak Pertama
66
66 : Kontraksi
67
67 : Pernikahan Manis
68
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
69
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
70
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
71
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
72
Novelnya Rain : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Sampa-h
73
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
74
Novel Kakeknya Ojan
75
Novel Cucunya Ojan : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
76
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
77
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
78
Novel Anaknya Azzam : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
79
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!