Kamu suka kan?

"Cemburu nie ye! kamu suka ya pada tuan Alexander?"

Rambo kembali meledek, dia paling suka melihat wajah kesal Lisa, yang ampuh membuat detak jantungnya terus berpacu tak menentu. Rambo sudah lama menahan rasa pada Lisa, namun dia tidak pernah mempunyai keberanian untuk berterus-terang, meskipun begitu hubungan persahabatan mereka cukup dekat.

"Dia bukan levelku, Rambo. kamu tahu sendiri bagaimana kak Alex memperlakukan para wanita yang dekat dengannya selama ini, paling setelah puas dan bosan, kak Alex akan membuangnya dan mengganti dengan sekertaris yang baru." Lisa tersenyum sinis.

"Tidak Lisa, tuan Alex memperlakukan Cika begitu spesial dan beda dengan wanita lainya. bahkan Cika wanita pertama yang diajaknya datang kerumah ini dan memasuki kamar pribadinya." terang Rambo membuat Lisa semakin marah tak keruan, dia mengepalkan tinju dan melayangkan kelengan Rambo.

"Aku tidak akan pernah membiarkan hal itu, Rambo. karena hanya aku yang tahu apa yang terbaik untuk kak Alex."

"Kenapa kamu bisa seyakin itu Lisa? bisa jadi tuan Alex sudah merasa nyaman bersama Cika."

"Tidak! Cika bukan wanita yang pantas untuk bersanding dengan kak Alex."

"Lalu, siapa perempuan yang menurutmu pantas menjadi pendamping tuan Alex, apa kamu sendiri?" tunjuk Rambo kembali menggoda sekalian sengaja meledek Lisa.

"Bu.. bukan begitu." Lisa menjadi salah tingkah dan berusaha menyembunyikan perasaannya dengan berpura-pura marah.

"Rambo, kamu jangan asal bicara. kamu tahu sendiri bagaimana hubunganku dengan kak Alex. bisa-bisa kamu sendiri yang bakal kena hukuman darinya." ancam Lisa.

"Loh aku salah apa coba? aku cuma bertanya apakah kamu menyukai tuan Alex? tapi kenapa kamu jadi salah tingkah dan marah nggak jelas seperti ini?"

"Aku tidak marah dan juga tidak menyukai kak Alex." Lisa berusaha menyanggah.

"Suka sih nggak, tapi naksir iya kan?" Rambo semakin gemas melihat ekspresi Lisa seperti maling yang tertangkap basah.

"Tidak! sekali tidak tetap tidak!" teriak Cika mengagetkan Alex dan Cika, keduanya langsung berjalan kearah asal suara barusan.

"Hayo ngaku saja, suka.... suka...sukakan?"

"Stop...! brengsek kamu Rambo." teriak Cika dengan nada suara yang semakin tinggi.

"Sedang apa kalian didepan pintu kamarku?" tanya Alex dengan tatapan mengintimidasi.

"Ka..kami hanya ingin menyampaikan jika malam ini, kita harus mendatangi kepala komplotan geng naga." adu Rambo.

"Baiklah, kita kesana sekarang. lebih cepat lebih baik." ujar Alex tersenyum penuh kemenangan. apalagi setelah Cika menggenggam erat sebelah tangannya karena masih trauma begitu melihat Lisa dihadapanya.

"Lisa, sebagai hukuman atas perbuatanmu pada Cika, mulai dari sekarang kamu harus menjadi pengawal pribadinya. aku tidak ingin geng naga melibatkan Cika dan melukainya." ucap Alex.

"Kenapa harus aku, kak." Lisa tidak terima dan menatap kesal kearah Cika.

"Itu hukumanmu, ingat jika Cika sampai kenapa-napa. maka hukumanmu akan lebih berat lagi dari pada ini." ancam Alex.

Cika tersenyum bahagia karena merasa mendapat pembelaan dari Alex, dia senyum-senyum sendiri membayangkan Lisa yang akan menjadi bawahannya meskipun itu hanya sementara waktu.

"Tuan, terimakasih karena sudah perhatian pada saya."

"Kamu suka saya perhatikan?"

"Ya."

"Sebagai imbalannya, aku ingin malam nanti kamu bisa lebih memuaskan aku lagi." ucap Alex tersenyum mesum.

"Tapi tuan, saya masih-"

Ucapan Cika menggantung karena Alex tiba-tiba ******* bibirnya seraya berbisik.

"Lakukan dengan cara apapun, yang penting aku senang dan puas dengan permainanmu." bisikan Alex membuat Cika panas dingin membayangkannya, apalagi dia belum berpengalaman dalam bercinta dan menyenangkan seorang pria dewasa yang begitu tampan dan penuh kharismatik.

***

Pagi ini Cika tidak menemukan Alex yang tidur disampingnya, dia mencari-cari pria itu disetiap ruangan kamar, namun kosong.

"Pergi kemana tuan muda yang kejam itu, apa dia kekantor tapi kenapa tidak membangunkan dan mengajakku sekalian, aku kan sektretaris kantornya?" gumam Cika.

"Peduli amat, mending aku bersih-bersih diri setelah itu berjalan-jalan di taman rumah yang begitu mewah ini, pasti lebih mengasyikkan."

Setelah mandi, Cika mengenakan pakaian yang sederhana. Yang membuatnya begitu nyaman mengenakannya, dia melangkah menuju taman bunga bermekaran, disana juga terdapat air mancur dan kolam ikan.

"Tempat ini seperti surga." gumam Cika tanpa sadar.

"Jangan kepedean dulu dengan perlakuan istimewa dari kak Alex. para wanita sebelum kamu juga diperlakukan seperti ini, namun setelah bosan mereka langsung dibuang begitu saja bahkan ada yang disiksa terlebih dahulu." ucap Lisa tiba-tiba muncul disamping Cika, Lisa berusaha menakut-nakuti agar Cika segera pergi dari kehidupan Alex, apapun caranya.

"Apa?"

Cika memegangi tengkuknya merasa ngeri membayangkan jika tubuh kecilnya disiksa Alex, sedangkan menghadapi Lisa saja dia tidak mampu apalagi Alex.

"Kamu takut ya, jika begitu cepatlah kabur dari rumah ini sebelum kak Alex kembali." bujuk Lisa.

"Aku tidak mau, bagaimana jika tuan Alex kembali menemukan aku, lalu dia akan menyiksaku."

"Aku bisa membantumu, asalkan kamu bisa aku ajak untuk bekerjasama."

"Kerjasama apa maksudmu, Lisa?"

"Aku akan membantu untuk kabur, tapi jika seandainya ketahuan kak Alex. jangan pernah libatkan aku." tantang Lisa.

Cika manggut-manggut mencerna kata-kata yang diucapkan Lisa, hingga akhirnya dia mengambil keputusan untuk tetap memilih bekerja dengan Alex, karena dia yakin sejauh manapun dia kabur dan bersembunyi, Alex pasti akan menemukannya kembali, dia juga tidak ingin melibatkan sang ibu yang sering menjadi objek Alex jika ingin mengancamnya.

"Bagaimana apa kamu menerima tawaran ku?"

"Tidak Lisa, tuan Alex bukan orang sembarangan. dan aku tidak akan mampu melawannya. lagian aku mendapatkan uang sangat mudah darinya, kamu lihatlah tuan Alex barusan kembali mentransfer uang dua ratus juga ke rekening pribadiku." Cika tersenyum senang bukan kepalang memperlihatkan notifikasi Mbangking pada Lisa.

"Jangan senang dulu, itu cuma bayaranmu karena telah menjadi pemuas nafsunya semalaman, dasar perempuan murahan." wajah Lisa memerah menahan marah dan rasa cemburunya.

"Kamu salah menilaiku Lisa, sampai detik ini aku masih perawan tingting. tuan Alex memperlakukan aku sangat lembut dan penuh perasaan sehingga aku berfikir ulang untuk pergi meninggalkannya." Cika semakin senang memanas-manasi Lisa, sebagai cara balas dendamnya karena Lisa pernah memukuli tubuhnya tanpa ampun.

"Brengsek kamu." tangan Lisa mengepal siap melayangkan pukulannya.

"Pukul... pukul saja aku Lisa, palingan setelah ini hukumanmu semakin bertambah." ledek Cika. sehingga Lisa menurunkan kembali tangannya. dia tidak ingin membuat Alex lebih marah lagi padanya.

"Awas kamu Cika, aku pasti akan membalasmu. aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri. aku harus bermain cantik agar kak Alex tidak mengetahui jika aku adalah dalang dibalik semua itu." umpat Lisa dalam hatinya, senyuman iblis terukir di bibirnya. dia sudah tidak sabaran lagi untuk menjalankan aksinya sambil memikirkan metode pembunuhan apa yang cocok untuk Cika.

Terpopuler

Comments

Nur fadillah

Nur fadillah

Kalau cemburu merasuk sukma apapun akan dilakukan...ihhh atuuuut...😃😃😃

2024-06-06

0

Nur Lizza

Nur Lizza

mantap Cika panasin trus si lisa

2024-05-03

0

Narimah Ahmad

Narimah Ahmad

🤔 kenapa kebalikan siapa ancam siapa 🤭🤭🤭 aduh seru 👍 lanjutt 🤣🤣🤣

2023-10-30

2

lihat semua
Episodes
1 Hari pertama bekerja
2 Merubah jadwal sesuka hati
3 Ciuman Pertamaku
4 Aku ingin memakanmu
5 Tolong aku
6 Blackman
7 Kamu Ajari Cika
8 Apa Anda seorang Mafia?
9 Masuk kandang singa
10 Dasar penakut
11 Kamu suka kan?
12 Kakak sepupu
13 Cemburu buta
14 Bukan seperti yang kuinginkan
15 Direndahkan
16 Mimpi Basah
17 Murni kecelakaan kerja
18 Sekretaris Kampungan
19 Melihat Bintang
20 Selalu Melindungimu
21 Bertemu kakek
22 Keracunan
23 Makan Banyak
24 Mimpi indah
25 Kesepakatan
26 Merasa tersingkirkan
27 Apakah aku hamil?
28 Tidak bisa jauh darimu
29 Tipu daya Naga dan Lisa
30 Perang segera dimulai
31 Harapan cinta yang kandas
32 Harusnya malam ini kita bahagia
33 Pergi dari hidupku
34 Selamat tinggal Alex
35 Hukuman Yang Pantas
36 Rasa penyesalan
37 Tidak mungkin dia
38 Banyak hal yang telah berubah
39 Menghilang tanpa jejak
40 Semangat baru
41 Pergi dari hidupku Lisa
42 Wanita yang sama
43 Harapanku pupus sudah
44 Jangan tinggalkan aku
45 Mommy jangan pergi!!
46 Aku bukan pembunuh!!!
47 Apakah Kyano anakku
48 Hidup harus berjalan
49 Selalu menggodaku
50 Nyonya Cika Jevericho
51 Pembunuh bayaran
52 Bunga mawar merah
53 Bom waktu
54 Aku disini untukmu
55 Pergilah aku akan terus mengikutimu
56 Menunggangi kuda
57 Ibu ikhlas jika harus pergi!
58 Sah menjadi suami-istri
59 Kejadian dimasa lalu
60 Tantangan untuk tiga ronde
61 Sayang kamu dimana?
62 Pergi menuju hutan liar
63 Melawan semua rasa
64 Berhasil kabur
65 Musuh-musuh Alex
66 Kursus bela diri
67 Membuka lembaran baru
68 Promo karya Baru judul Gairah Terlarang Lolly
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Hari pertama bekerja
2
Merubah jadwal sesuka hati
3
Ciuman Pertamaku
4
Aku ingin memakanmu
5
Tolong aku
6
Blackman
7
Kamu Ajari Cika
8
Apa Anda seorang Mafia?
9
Masuk kandang singa
10
Dasar penakut
11
Kamu suka kan?
12
Kakak sepupu
13
Cemburu buta
14
Bukan seperti yang kuinginkan
15
Direndahkan
16
Mimpi Basah
17
Murni kecelakaan kerja
18
Sekretaris Kampungan
19
Melihat Bintang
20
Selalu Melindungimu
21
Bertemu kakek
22
Keracunan
23
Makan Banyak
24
Mimpi indah
25
Kesepakatan
26
Merasa tersingkirkan
27
Apakah aku hamil?
28
Tidak bisa jauh darimu
29
Tipu daya Naga dan Lisa
30
Perang segera dimulai
31
Harapan cinta yang kandas
32
Harusnya malam ini kita bahagia
33
Pergi dari hidupku
34
Selamat tinggal Alex
35
Hukuman Yang Pantas
36
Rasa penyesalan
37
Tidak mungkin dia
38
Banyak hal yang telah berubah
39
Menghilang tanpa jejak
40
Semangat baru
41
Pergi dari hidupku Lisa
42
Wanita yang sama
43
Harapanku pupus sudah
44
Jangan tinggalkan aku
45
Mommy jangan pergi!!
46
Aku bukan pembunuh!!!
47
Apakah Kyano anakku
48
Hidup harus berjalan
49
Selalu menggodaku
50
Nyonya Cika Jevericho
51
Pembunuh bayaran
52
Bunga mawar merah
53
Bom waktu
54
Aku disini untukmu
55
Pergilah aku akan terus mengikutimu
56
Menunggangi kuda
57
Ibu ikhlas jika harus pergi!
58
Sah menjadi suami-istri
59
Kejadian dimasa lalu
60
Tantangan untuk tiga ronde
61
Sayang kamu dimana?
62
Pergi menuju hutan liar
63
Melawan semua rasa
64
Berhasil kabur
65
Musuh-musuh Alex
66
Kursus bela diri
67
Membuka lembaran baru
68
Promo karya Baru judul Gairah Terlarang Lolly

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!