CIUM-CIUM

Gadis kecil yang terlihat cantik dan imut itu menarik tangan Fara dengan menuntut, Fara yang tangannya ditarik pun mengikuti kemana sang anak membawanya.

Ternyata gadis kecil berambut pirang itu membawa Fara mendekat pada Devan yang tengah duduk di sofa. Fara bingung apa tujuan anak sambungnya.

“Daddy, Ley belum pernah foto bersama mommy dan daddy … semua teman Ley pernah berfoto dengan keluarganya.”

“Kapan-kapan kita foto bersama,” ucap Devan.

Jawaban dari Devan tidak membuat hati Ainsley senang, pipi gadis kecil itu menggembung yang menandakan jika sedang merajuk.

“Huh tapi Ley mau sekarang, kita foto selfie ya, Daddy.” Ainsley memasang wajah memelasnya.

Anak pintar dan cerdas berusia 5 tahun ini benar-benar tidak pernah kehabisan akal untuk membuat sang daddy mengangguk setuju.

“Baiklah, ayo sini naik kepangkuan Daddy,” ujar Devan menepuk pahanya.

“Horeee!” Ainsley bersorak riang lalu naik ke atas pangkuan sang daddy.

Fara yang bingung harus apa, memilih untuk berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikit pun. Melihat Devan yang duduk di single sofa membuat dirinya tak tau harus berada di posisi mana.

“Mom, ayo duduk dipangkuan daddy, di sini masih muat kan, Dad?” Ainsley mendongak—menatap wajah sang daddy yang berubah kaku, sementara Ainsley tersenyum dengan wajah tak berdosa.

Fara kaget saat perkataan itu keluar dari mulut anak angkatnya. Apa yang harus ia lakukan? Duduk di pangkuan mantan bosnya? Membayangkannya saja membuat bulu kuduk berdiri, apa lagi jika benar-benar duduk di atas paha Devan yang ada burung hatunya.

“Ley, kita selfie-nya sambil berdiri saja ya, Sayang. Biar daddy yang menggendong kamu.” Devan berdiri dan membawa putri kecilnya dalam gendongan.

“Kenapa tidak dipangku saja, Daddy? Apa daddy tidak kuat memangku mommy dan Ley ya?” tanya Ainsley dengan memegang kedua pipi Devan.

“Tidak, Sayang. Daddy kuat, hanya saja lebih bagus jika selfie-nya berdiri.”

“Uhmm, begitu ya, Dad?” Dengan tatapan polos gadis kecil berusia 5 tahun itu kembali bertanya.

“Iya, Sayang.”

Fara memperhatikan interaksi antara anak dan ayah itu dengan tersenyum kecil. Namun, senyuman di bibir Fara luntur seketika saat Devan menatapnya dengan sangat tajam.

Kurang ajar! Apa yang dipikirkan oleh wanita ceroboh dan nekat ini? Apa dia sedang mengejekku?! Devan menduga-duga dalam hati.

His, pasti dan tidak diragukan lagi si bos kejam ini sedang menuduhku yang tidak-tidak. Batin Fara.

“Mom, Dad. Ayo kita berfoto!” Ainsley menyadarkan kedua insan yang saat ini sedang berperang mata.

“Eh, i-iya.” Fara berjalan mendekat ke tempat Devan berdiri.

Devan mengeluarkan smartphone dari dalam sakunya, pria itu membuka aplikasi berbentuk kamera dan mengarahkan benda pipih itu ke arah mereka dengan menggunakan satu tangannya.

Baru saja pria itu akan menekan tombol tangkap gambar. Namun, gerakkannya terhenti kala Ainsley meminta Fara untuk mendekat karena jarak antara Devan dan Fara cukup membuiat jarak.

Kaki Fara mengambil langkah hemat. Ainsley yang melihat itu memberi kode pada mommy-nya untuk maju lebih dekat. Tangan Ainsley kembali bergerak dengan senyum mengembang di wajahnya agar Fara lebih memangkas jarak lagi.

“He-he-he, sini mommy peluk daddy dari samping.” Gadis kecil berusia 5 tahun itu berlakon bak photographer yang mengarahkan pose berfoto pada Fara.

“E-eh, begini Ley?” tanya Fara sembari memeluk pinggang Devan dengan hati-hati, sebab pria yang dipeluknya langsung berubah tegang,

“Perfect, Mom.” Ainsley mengangkat kedua jempolnya dan diiringi dengan kerlingan mata.

Sungguh kelakuan yang unik dan lucu untuk anak seumuran 5 tahun.

“Daddy, ayo! Ley dan mommy sudah siap.” Tangan Ainsley mengguncang sebelah bahu Devan yang mematung seperti batu.

Pria itu berusaha untuk tetap tenang dan mulai mengangkat tangannya, lalu mengarahkan layar hp ke arah mereka.

Ainsley dan Fara memasang senyum manis, sementara Devan berselfie dengan wajah datar tanpa senyuman, ditambah dengan kacamatanya yang menambah kesan badass pada aura pria itu.

“Sudah ya, Daddy harus kembali ke perusahaan, ada hal yang harus Daddy selesaikan,” kata Devan pada putrinya.

Fara melepaskan tangannya dari pinggang sang suami, tangan dirinya sedikit bergetar saat merasakan perut Devan yang keras dan terasa seperti kotak-kotak.

“Dad, Ley mau lagi. Foto dengan mommy dan daddy sambil cium pipi Ley,” rengek Ainsley pada Devan. Gadis kecil itu merasa belum puas.

Devan menarik napas dengan berat. Namun, ia menuruti permintaan putrinya dengan kembali mengarahkan layar smartphone-nya ke depan.

“Daddy cium pipi Ley yang ini, mommy cium pipi Ley yang ini,” kata Ainsley dengan girang dan ceria.

Pasangan suami istri itu mengikuti arahan dari gadis kecil berusia 5 tahun yang saat ini sedang merencanakan sesuatu.

Pandangan Ainsley fokus ke depan ponsel sang daddy, sementara Fara dan Devan saling menatap karena kini mereka sedang menjatuhkan ciuman pada pipi bocah yang saat ini sedang tersenyum sangat lebar.

Ckrek!

Devan langsung menarik wajahnya saat dirinya selesai mengambil gambar.

“Daddy sekali lagi. Cium pipi Ley.”

“Ini yang terakhir ya, Ley.”

“Okey, Daddy,” sahut Ainsley dengan senyum mengembang.

Mereka kembali bersiap untuk bergaya seperti yang Ainsley mau. Namun, saat Devan dan Fara memajukan bibirnya, Ainsley dengan sigap memundurkan kepala.

“He-he-he, yeeeey.” Ainsley bersorak girang seperti sedang mendapatkan hadiah.

Berbeda dengan reaksi gadis kecil itu, Devan dan Fara terkejut karena aksi Ainsley yang di luar dugaan. Bibir keduanya yang saling menyentuh. Namun, langsung terpisah saat pasangan suami istri itu menarik diri.

“Ley, daddy pergi dulu. Dah sayang.” Devan mengecup kening sang putri, lalu menurunkan Ainsley dari gendongannya dan bergegas pergi tanpa mau berpamitan dengan Fara.

“Pak tunggu! Ada yang mau saya bicarakan.” Fara berteriak kecil untuk menghentikan langkah pria itu.

Akan tetapi, tampaknya Devan tidak memperdulikan panggilan Fara dan berjalan keluar dari rumah dengan langkah lebar.

“Mom, jantung daddy deg-deg an,” ucap Ainsley sembari menarik-narik ujung kaus Fara.

Fara yang masih menatap jejak bayang kepergian suaminya beralih menjadi menatap Ainsley.

“Deg-deg an? Ha-ha-ha. Ley sayang, tentu saja jantung daddy deg-deg an … kan daddy masih hidup jadi jantungnya tetap berdegup.” Fara tertawa mendengar ucapan anak sambungnya.

“No, Mommy. Yang ini berbeda. Jantung daddy mirip seperti drum yang dipukul.” Ainsley menjelaskan dengan tangan bergerak seperti sedang memainkan alat musik ritmis tersebut.

“Kamu pinter banget sih. Mommy jadi gemas, Mommy boleh gigit pipi Ley tidak?” tanya Fara pada sang anak yang langsung terdiam saat mendengar kata ‘gigit’.

“Gigit? No, no, no. nanti Ley bisa nangis.” Gadis kecil itu langsung menghindar dan bersembunyi di balik sofa.

Fara yang melihat tingkah lucu anak sambungnya sontak tergelak dalam tawanya yang menggelitik perut.

“Mommy hanya bercanda sayang. Sini sama Mommy.” Panggil Fara dengan tangan terbuka lebar.

Bik Sani yang diam-diam mengintip nona dan nyonya nya dari balik dinding pembatas turut merasa senang dan berharap tuannya bisa membentuk keluarga yang bahagia.

Awalnya wanita yang sudah bekerja selama lima tahun di kediaman Devan merasa kasihan pada nona kecilnya yang tidak pernah bertemu dengan ibu kandung yang melahirkan gadis kecil itu. Tapi, dengan kehadiran Fara, bik Sani menjadi lega. Apa lagi Fara yang bersikap baik walau saat ini Devan sedang tidak ada di rumah.

“Sebenarnya siapa istri tuan Devan terdahulu? Pertama kali bekerja di sini ibunya nona tidak pernah terlihat.” Bik Sani pergi kembali ke dapur untuk menyusun makanan di atas meja.

Bersambung ….

Kalau Fara ndak mau dipangku sama daddy-nya Ainsley, tenang … ada othor yang siap sedia dipangku, ditimang-timang, disayang-sayang, ditium-tium. Othor mah pasrah.

Besok othor double up ya zeyeng-zeyeng

Terpopuler

Comments

Ney Maniez

Ney Maniez

🤭🤭🤣🤣🤣

2024-01-23

1

Mulyani Asti

Mulyani Asti

hadeuh otor berniat jadi pelakor emang nya?awas aja ya otor sentil juga nih wkwkwk

2024-01-14

0

Novi Susanti

Novi Susanti

maap Author... pak devan saya yg punya.... 😎😎😎

2024-01-02

4

lihat semua
Episodes
1 CEO GALAK
2 MOMMY
3 MOMMY 2
4 PROMISE MOM?
5 BABAK TERBERAT
6 JATUH TERTIMPA TANGGA
7 PENAWARAN
8 ISTRI KEDUA?
9 SUAMI DADAKAN
10 BURUNG HANTU
11 SUAMI SENSI
12 CIUM-CIUM
13 CAPER
14 ROTI ENAM PACK
15 BATASAN DAN PERJANJIAN
16 ANAK GENIUS
17 NANNY BARU
18 GENIT
19 !!!
20 USAHA DUO CIWI
21 GODAAN
22 NGINTIP
23 RENCANA JAHAT
24 BESAR?
25 KEGANASAN DUGAN
26 SELEPAS MALAM PANJANG
27 DIPATUK BURUNG
28 GANJARAN
29 I LOVE U
30 SATU RANJANG
31 PARKIR ILEGAL
32 PRIA ASING
33 BERTEMU KEMBALI
34 DI BALIK SIFAT DINGIN DEVAN
35 TERULANG LAGI
36 KESALAHAN YANG KESERINGAN
37 KELUARGA KECIL
38 KESIALAN DEVAN
39 KIKUK
40 ZACK
41 CEMBURU
42 KEANEHAN DEVAN
43 SELENA
44 RESAH
45 KETEGANGAN MELANDA
46 DICULIK
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 SECRET BABY
80 BAB 79
81 BAB 80
82 BAB 81
83 BAB 82
84 BAB 83
85 BAB 84
86 BAB 85
87 BAB 86
88 BAB 87
89 BAB 88
90 BAB 89
91 BAB 90
92 BAB 91
93 BAB 92
94 BAB 93
95 BAB 94
96 BAB 95
97 BAB 96
98 BAB 97
99 MELAHIRKAN TANPA SUAMI
100 BAB 98
101 Pelampiasan Hasrat Suami Kejam
102 BAB BONUS 1
103 BAB BONUS 2
104 TAMAT
105 Istri penebus Hutang Milik Duda Kejam
106 Belenggu Cinta Mafia Depresi (Author : AdlanAdam)
107 Menikah Dengan Hot Daddy (Author : Kacan)
108 Dosen With Benefit (Author v d_viamy)
Episodes

Updated 108 Episodes

1
CEO GALAK
2
MOMMY
3
MOMMY 2
4
PROMISE MOM?
5
BABAK TERBERAT
6
JATUH TERTIMPA TANGGA
7
PENAWARAN
8
ISTRI KEDUA?
9
SUAMI DADAKAN
10
BURUNG HANTU
11
SUAMI SENSI
12
CIUM-CIUM
13
CAPER
14
ROTI ENAM PACK
15
BATASAN DAN PERJANJIAN
16
ANAK GENIUS
17
NANNY BARU
18
GENIT
19
!!!
20
USAHA DUO CIWI
21
GODAAN
22
NGINTIP
23
RENCANA JAHAT
24
BESAR?
25
KEGANASAN DUGAN
26
SELEPAS MALAM PANJANG
27
DIPATUK BURUNG
28
GANJARAN
29
I LOVE U
30
SATU RANJANG
31
PARKIR ILEGAL
32
PRIA ASING
33
BERTEMU KEMBALI
34
DI BALIK SIFAT DINGIN DEVAN
35
TERULANG LAGI
36
KESALAHAN YANG KESERINGAN
37
KELUARGA KECIL
38
KESIALAN DEVAN
39
KIKUK
40
ZACK
41
CEMBURU
42
KEANEHAN DEVAN
43
SELENA
44
RESAH
45
KETEGANGAN MELANDA
46
DICULIK
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
SECRET BABY
80
BAB 79
81
BAB 80
82
BAB 81
83
BAB 82
84
BAB 83
85
BAB 84
86
BAB 85
87
BAB 86
88
BAB 87
89
BAB 88
90
BAB 89
91
BAB 90
92
BAB 91
93
BAB 92
94
BAB 93
95
BAB 94
96
BAB 95
97
BAB 96
98
BAB 97
99
MELAHIRKAN TANPA SUAMI
100
BAB 98
101
Pelampiasan Hasrat Suami Kejam
102
BAB BONUS 1
103
BAB BONUS 2
104
TAMAT
105
Istri penebus Hutang Milik Duda Kejam
106
Belenggu Cinta Mafia Depresi (Author : AdlanAdam)
107
Menikah Dengan Hot Daddy (Author : Kacan)
108
Dosen With Benefit (Author v d_viamy)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!