PENAWARAN

Pagi ini wajah Devan terlihat tidak baik karena semalaman pria itu tidak dapat tidur. Namun, walaupun begitu, ketampatan Devan tidak berkurang sedikit pun.

Seperti biasa Devan berangkat ke perusahaan miliknya, sedangkan Ainsley berangkat ke sekolah dengan diantar oleh supir.

Setibanya di ruangan yang didominasi dengan warna abu-abu itu, Devan segera menanyakan perihal Fara ke pada Jhon.

“Apakah wanita itu sudah hadir?” tanya Devan.

Kening Jhon tampak mengkerut mendengar pertanyaan dari bosnya.

“Aku hanya ingin tau apakah wanita sombong itu benar-benar menjalankan apa yang ia ucapkan atau tidak,” ucap Devan segera menjelaskan saat melihat gurat-gurat curiga di wajah orang kepercayaanya.

Aneh sekali, biasanya tuan Devan tidak pernah seperti ini. Jhon bermonolog dalam hati.

“Jangan berpikir macam-macam Jhon!” Tegas Devan seakan tahu apa yang ada di pikiran Jhon.

“Maaf, Tuan.”

 

***

“Selamat datang dunia pengangguran.” Fara merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal.

“Mulai hari ini aku harus bangkit! No galau-galau.” Dengan kedua tangan mengepal Fara memasang wajah semangat.

Tiba-tiba Fara teringat kedua orang tuanya yang sedang membutuhkan uang, dengan segera Fara mengirimkan uang lewat mobile banking miliknya.

Fara mengetikkan sebuah pesan ke pada sang adik jika dirinya sudah mengirimkan uang untuk biaya berobat orang tua mereka.

“Huh. Masih ada sisa di tabungan, tapi bagaimana dengan uang penalti yang harus kubayar?” Fara terlihat bingung.

Di perusahaan Devan Corporation, Ainsley terlihat tidak bersemangat karena tidak menemukan keberadaan Fara.

“Daddy, kenapa mommy tidak datang? Apa daddy memarahi mommy lagi?” tanya bocah cerdas itu beruntun.

Devan sendiri juga bingung, ia pikir wanita yang dipanggil mommy oleh Ainsley akan datang hari ini dan memohon kepadanya agar bisa bekerja kembali.

“Daddy tidak tahu Ley.” Devan menjawab dengan wajah datarnya.

Ainsley memasang wajah cemberut. Bocah berusia 5 tahun itu tidak kehabisan akal, ia mulai memikirkan sebuah ide untuk bertemu dengan Fara.

“Daddy bolehkah Ley meminjam HP daddy?”

“Tentu sayang.” Devan memberikan smartphone khusus tanpa ada urusan pekerjaan di dalamnya pada sang anak.

Ia tidak merasa curiga sedikit pun, hal itu dikarenakan Ainsley yang memang belum diizinkan untuk memiliki smartphone sendiri. Jadi, sesekali bocah berusia 5 tahun itu akan meminjam smartphone milik daddy-nya untuk bermain game cooking mama.

“Thank you, Daddy.” Ainsley mengambil ponsel daddy-nya dengan mata berbinar.

Bocah dengan sejuta akal itu mulai mengetik sesuatu di laman pencarian.

“Huh, kenapa tidak ada jawabannya? Kata Moli semua jawaban ada di gogogel. Moli pembohong!” Ainsley mencebikkan bibir, merasa kesal.

“Ini daddy, Ley tidak mau bermain Hp lagi,” kata Ley dengan wajah masam.

“Ada apa, Ley?” Devan menaikkan kaca mata yang bertengger di hidungnya.

Ainsley menggelengkan kepala, bocah berusia 5 tahun itu memilih untuk kembali duduk di sofa yang berada di ruangan daddy-nya.

Sementara itu, Devan mengecek laman pencarian di smartphone-nya setiap kali Ainsley selesai menggunakan benda pipih berteknologi canggih itu.

Ia melakukannya sebagai sosok ayah yang siaga untuk sang anak agar terlindungi dari hal-hal yang merusak cara berpikir putrinya.

Mata Devan menyipit kala sebuah jejak laman pencariannya berisi dengan pertanyaan seputar keberadaan Fara.

“Kau benar-benar membuat putriku teracuni olehmu.”

 

***

Dua hari berlalu begitu cepat. Semenjak Fara tidak bekerja lagi di perusahaan milik Devan, Ainsley menjadi anak yang pemurung dan sering menangis.

Tidak hanya itu, Devan semakin dibuat pusing saat Ainsley tumbang dan di rawat di rumah sakit karena bocah berambut pirang it uterus menangis dan tidak mau makan. Sebelum bertemu dengan Fara.

“Mau mommy, Ley tidak mau disuntik!” Ley terus menolak saat suster akan memasang infus di tanganya.

Devan tidak tahu harus membujuk Ainsley dengan cara apa lagi, jalan satu-satunya hanya dengan membawa Fara berjumpa dengan anaknya.

Pria itu menghubungi Jhon lewat smartphone-nya. “Kirimkan alamat wanita itu.”

“Baik, Tuan.” Jhon menjawab dengan cepat, ia tahu betul wanita mana yang Devan maksud.

Hanya dalam hitungan menit, sebuah pesan berisikan alamat kontrakan Fara sudah terkirim ke benda pipih berteknologi canggih miliknya.

“Daddy akan membawa mommy ke sini, tapi janji jangan menangis lagi,” ucap Devan pada sang anak.

Mendengar ucapan Devan membuat Ainsley menjadi senang, dengan segera Ainsley menjawab lewat anggukkan kepala.

Mau tak mau Devan pergi ke alamat kontrakkan Fara, jika bukan karena sang anak, dirinya tidak akan pernah mau mengambil langkah sebesar ini.

Devan sudah berada di depan rumah Fara yang terlihat sangat kecil dibanding dengan rumahnya.

Cklek!

“P-pak?!” pekik Fara terkejut dan langsung masuk kembali.

Ia menutup pintunya dengan rapat dan tak lupa pula ia mengunci pintu itu agar Devan tidak dapat masuk. Jantung Fara berdegup sangat kenjang.

“Apa yang dilakukan pak Devan di sini? Apa jangan-jangan kedatangan pak Devan ke sini mau membahas soal uang penalti?” ucap Fara dengan panik.

Tok! Tok!

“Buka pintunya! Saya mau bicara.” Devan merasa geram karena Fara langsung masuk begitu melihat dirinya.

“Ampun pak! Saya janji akan bayar uang penalti nya, jangan penjarain saya ya, Pak.” Fara memohon di balik pintu rumahnya.

Devan menghela napas kasar, ia mencoba untuk sabar. “Buka pintunya atau saya akan memanggil polisi sekarang juga!” ucap Devan dengan nada mengancam.

Mendengar hal itu membuat Fara semakin panik, dengan berat hati Fara membuka pintu rumahnya dengan perlahan.

Saat pintu terbuka, Devan masuk begitu saja tanpa di suruh. Matanya menatap ke sekeliling.

“Apa tidak ada tempat duduk di sini?” tanya Devan dengan wajah datarnya.

Jari Fara menunjuk ke arah tikar yang terbentang di lantai kontrakkannya. “Saya Cuma punya itu, silahkan duduk, Pak.” Fara mempersilahkan Devan untuk duduk tanpa mau menatap wajah pria itu sangking takutnya.

Devan yang tidak terbiasa duduk lesehan seperti itu lebih memilih untuk berdiri. Pria itu berdeham sebelum mulai bicara.

“Apa kau punya uang untuk membayar uang penalti karena sudah melanggar kontrak kerja?” Devan bertanya dengan nada sombong.

“T-tidak, Pak,” jawab Fara jujur.

Karena dirinya memang tidak memiliki uang lagi selain uang di tabungan yang tidak seberapa. Apa lagi masa kontrak kerjanya masih lama berakhir, tentu uang penalti yang harus ia bayar tidaklah sedikit.

“Saya punya penawaran yang bagus untukmu. Jika bersedia, kamu tidak perlu membayar uang penalti dan saya akan memberimu uang setiap bulannya.”

“Penawaran?” tanya Fara merasa bingung

“Ya.”

“Penawaran apa, Pak?”

“Saat ini Ainsley sedang berada di rumah sakit. Ia terus mencarimu dan menginginkanmu menajadi mommy-nya.”

“Tunggu dulu, Pak. Saya tidak mengerti kemana arah pembicaraan ini,” ucap Fara memotong pembicaraan Devan.

“Dengarkan saya bicara tanpa memotongnya!” Tatapan tajam milik Devan menghununs ke arah Fara.

Kepala Fara tertunduk demi menghindari tatapan tajam itu, ia memilih diam mendengarkan kelanjutan atas apa yang ingin dibicarakan mantan bosnya.

“Menikahlah denganku dan jadilah mommy Ley!”

Raut wajah takut Fara berganti menjadi terkejut, bahkan mata Fara kini mendelik lebar karena tak percaya akan apa yang barusan ia dengar.

 

Bersambung ….

 

Kira-kira Fara akan menjawab apa ya?

 

Terpopuler

Comments

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

issssssh pasti maulah daripada harus bayar pinalti

2024-07-25

1

Ney 🐌

Ney 🐌

ishhh... mau lah

2024-01-20

0

sherly

sherly

gile nih duda ngajak nikah macam ngajak ke mall... ampun deh bozzz

2024-01-14

0

lihat semua
Episodes
1 CEO GALAK
2 MOMMY
3 MOMMY 2
4 PROMISE MOM?
5 BABAK TERBERAT
6 JATUH TERTIMPA TANGGA
7 PENAWARAN
8 ISTRI KEDUA?
9 SUAMI DADAKAN
10 BURUNG HANTU
11 SUAMI SENSI
12 CIUM-CIUM
13 CAPER
14 ROTI ENAM PACK
15 BATASAN DAN PERJANJIAN
16 ANAK GENIUS
17 NANNY BARU
18 GENIT
19 !!!
20 USAHA DUO CIWI
21 GODAAN
22 NGINTIP
23 RENCANA JAHAT
24 BESAR?
25 KEGANASAN DUGAN
26 SELEPAS MALAM PANJANG
27 DIPATUK BURUNG
28 GANJARAN
29 I LOVE U
30 SATU RANJANG
31 PARKIR ILEGAL
32 PRIA ASING
33 BERTEMU KEMBALI
34 DI BALIK SIFAT DINGIN DEVAN
35 TERULANG LAGI
36 KESALAHAN YANG KESERINGAN
37 KELUARGA KECIL
38 KESIALAN DEVAN
39 KIKUK
40 ZACK
41 CEMBURU
42 KEANEHAN DEVAN
43 SELENA
44 RESAH
45 KETEGANGAN MELANDA
46 DICULIK
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 SECRET BABY
80 BAB 79
81 BAB 80
82 BAB 81
83 BAB 82
84 BAB 83
85 BAB 84
86 BAB 85
87 BAB 86
88 BAB 87
89 BAB 88
90 BAB 89
91 BAB 90
92 BAB 91
93 BAB 92
94 BAB 93
95 BAB 94
96 BAB 95
97 BAB 96
98 BAB 97
99 MELAHIRKAN TANPA SUAMI
100 BAB 98
101 Pelampiasan Hasrat Suami Kejam
102 BAB BONUS 1
103 BAB BONUS 2
104 TAMAT
105 Istri penebus Hutang Milik Duda Kejam
106 Belenggu Cinta Mafia Depresi (Author : AdlanAdam)
107 Menikah Dengan Hot Daddy (Author : Kacan)
108 Dosen With Benefit (Author v d_viamy)
Episodes

Updated 108 Episodes

1
CEO GALAK
2
MOMMY
3
MOMMY 2
4
PROMISE MOM?
5
BABAK TERBERAT
6
JATUH TERTIMPA TANGGA
7
PENAWARAN
8
ISTRI KEDUA?
9
SUAMI DADAKAN
10
BURUNG HANTU
11
SUAMI SENSI
12
CIUM-CIUM
13
CAPER
14
ROTI ENAM PACK
15
BATASAN DAN PERJANJIAN
16
ANAK GENIUS
17
NANNY BARU
18
GENIT
19
!!!
20
USAHA DUO CIWI
21
GODAAN
22
NGINTIP
23
RENCANA JAHAT
24
BESAR?
25
KEGANASAN DUGAN
26
SELEPAS MALAM PANJANG
27
DIPATUK BURUNG
28
GANJARAN
29
I LOVE U
30
SATU RANJANG
31
PARKIR ILEGAL
32
PRIA ASING
33
BERTEMU KEMBALI
34
DI BALIK SIFAT DINGIN DEVAN
35
TERULANG LAGI
36
KESALAHAN YANG KESERINGAN
37
KELUARGA KECIL
38
KESIALAN DEVAN
39
KIKUK
40
ZACK
41
CEMBURU
42
KEANEHAN DEVAN
43
SELENA
44
RESAH
45
KETEGANGAN MELANDA
46
DICULIK
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
SECRET BABY
80
BAB 79
81
BAB 80
82
BAB 81
83
BAB 82
84
BAB 83
85
BAB 84
86
BAB 85
87
BAB 86
88
BAB 87
89
BAB 88
90
BAB 89
91
BAB 90
92
BAB 91
93
BAB 92
94
BAB 93
95
BAB 94
96
BAB 95
97
BAB 96
98
BAB 97
99
MELAHIRKAN TANPA SUAMI
100
BAB 98
101
Pelampiasan Hasrat Suami Kejam
102
BAB BONUS 1
103
BAB BONUS 2
104
TAMAT
105
Istri penebus Hutang Milik Duda Kejam
106
Belenggu Cinta Mafia Depresi (Author : AdlanAdam)
107
Menikah Dengan Hot Daddy (Author : Kacan)
108
Dosen With Benefit (Author v d_viamy)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!